8 research outputs found

    PENGARUH DUKUNGAN PSIKOSOSIAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BANJIR DI KELURAHAN BANDAR DURIAN KAB. LABUHANBATU UTARA TAHUN 2015

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan psikososial terhadap tingkat kecemasan anak usia sekolah di daerah rawan banjir di Kelurahan Bandar Durian Kabupaten Labuhanbatu Utara Tahun 2015.             Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis eksperimen quasi dengan rancangan One Group Pre Tes-Post Test. Sampel penelitian adalah anak  usia sekolah di daerah rawan banjir di kelurahan Bandar Durian Kabupaten Labuhanbatu Utara Tahun 2015 sebanyak 35 orang anak, dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner yang diolah melalui proses editing, coding ,tabulating, scoring. Analisa data dilakukan dengan uji T  berpasangan. Hasil Penelitian didapatkan pemberian dukungan psikososial terhadap tingkat kecemasan menurun dengan nilai P value sebesar (0.000) dengan nilai hasil ≤ 0,05., hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh tingkat kecemasan sebelum dan sesudah pemberian dukungan psikososial. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh dukungan psikososial terhadap tingkat kecemasan anak usia sekolah di daerah rawan banjir di Kelurhan Baandar Durian Kabupaten Labuhanbatu Utara Tahun 2015. Disarankan kepada peneliti selanjutnya agar lebih mengembangkan teknik dukungan psikososial pada tingkat kecemasan anak.Kata Kunci: dukungan sosial, kecemasan, anak usia sekolah dasar, daerah rawan banji

    Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Kesiapsiagaan Siswa/I SMA N 9 Takengon Terhadap Bencana Gempa Bumi di Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2017

    Get PDF
    Gempa bumi yang berkekuatan 6,2 SR melanda Kabupaten Aceh Tengah pada juli 2013 lalu meluluh lantakkan hampir seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Kecamatan Ketol adalah wilayah terparah yang terkena dampak gempa tersebut. Tanah longsor, rumah ambruk hingga korban jiwa yang tidak sedikit. Setelah terjadinya musibah tersebut, pendidikan pelatihan dan simulasi menghadapi bencana belum pernah dilakukan, namun dalam fase rehabilitasi bencana tanggap darurat hal ntersebut perlu dilakukan. apabila suatu saat dampak bencana serupa dapat minimalisir bahkan di hindari. Penelitian ini mengunakan jenis Deskriptif Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah populasi sebanyak 95 orang. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan tekhnik Total Sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 95 orang. Analisa data yang digunakan uji spearman’s Rho. Hasil penelitian pengetahuan dengan tingkat kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi diperoleh nilai p=0,000. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang pengetahuan dengan tingkat kesiapsiagaan siswa/I SMA N 9 Takengon terhadap bencana gempa bumi di Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2017. Sebagai Kesimpulan dan harapan peneliti kepada sekolah sekolah maupun pemerintah terkait untuk membentuk kegiatan kesiapsiagaan demi meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gempa bumi. Sehingga kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dapat lebih maksimal

    PENGARUH PIJAT REFLEKSI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI

    No full text
    Hipertensi disebut sebagai pembunuh gelap karena salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Penderita hipertensi dari tahun ke tahun terus berkembang di Indonesia, prevalensi hipertensi cukup tinggi. Menurut National Basic Health Survey, prevalensi hipertensi pada kelompok usia 15-24 tahun adalah 8,7%, pada kelompok 25-34 tahun adalah 14,7%, 35-44 tahun 24,8%, 45-54 tahun 35,6%, 55-64 tahun 45,9%, 65-74 tahun 57,6%, dan lebih dari 75 tahun adalah 63,8%. Pengobatan secara non farmakologis seperti pijat refleksi diharapkan mampu menurunkan angka kejadian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh pijat refleksi terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Air Joman. Jenis penelitian ini menggunakan pre eksperimen dengan Desain penelitian one group pretest-posttest, populasi penelitian sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 14 orang. Instrument menggunaka spynomanometer. Penyajian data dilakukan dengan univariat dan bivariat menggunakan uji T berpasangan (paired sampel t test). Hasil penelitian yaitu, rata-rata tekanan darah sebelum pijat refleksi pada penderita hipertensi sistolik sebesar 158,57 mmHg, diastolik sebesar 99,28 mmHg. Rata-rata tekanan darah sesudah pijat refleksi pada penderita hipertensi sistolik sebesar 145,48 mmHg, diastolik sebesar 95,72 mmHg. Hasil uji statistik T berpasangan menunjukan ada pengaruh pijat refleksi terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan nilai p value sebesar 0,001 untuk sistolik dan 0,022 untuk diastolik. Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh pijat refleksi terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini diharapkan sebagai landasan dalam bekerja sama dengan tim kesehatan lain, seperti tim kesehatan komunitas serta memberikan wawasan bagi masyarakat dengan memberikan informasi bahwa pijat refleksi efektif dalam pengobatan non farmakolog

    Pengaruh Metode Focus Group Discussion Terhadap Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi di SMK Negeri 1 Alo’oa Kota Gunungsitoli

    Get PDF
    Kesiapsiagaan adalah upaya-upaya yang memungkinkan pemerintah, masyarakat dan individu merespon secara cepat situasi bencana secara efektif dan salah satu cara meningkatkannya yaitu melalui focus group discussion. Tujuan dari penelitian ini untuk membuktikan adanya pengaruh sebelum dan sesudah dilakukannya  metode focus group discussion  terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi di SMK Alo’oa Kota Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini seluruh siswa di SMK Negeri 1 Alo’oa sebanyak 200 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas X dan XI sebanyak 15 orang. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik probability sampling jenis systematic random sampling. Data Instumen penelitian menggunakan skala kesiapsiagaan bencana gempa bumi yang di kembangkan oleh LIPI. Data diolah dengan uji Wilcoxon test dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil Penelitian menunjukkan pengaruh metode focus group discussion terhadap kesiapsiagaan siswa menghadapi bencana gempa meningkat dengan nilai p value sebesar (0.001) dengan nilai hasil ≤ 0,05., Artinya ada pengaruh metode focus group discussion terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bum

    Pengaruh Kompres Serei Hangat Terhadap Pengurangan Rasa Nyeri pada Penderita Rematik Di Panti Jompo Babussalam Nurul Hikma Kecamatan Batang Kuis

    Get PDF
    Rematik adalah penyakit yang menyerang sendi, penyakit ini menyebabkan inflamasi, kekakuan, pembengkakan, dan rasa sakit pada sendi, otot, ligamen, dan tulang, hingga menyebabkan kelumpuhan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompres serei hangat terhadap pengurangan rasa nyeri pada penderita rematik. Penelitian ini menggunakan desain quasi exprimen one group pre and posttest. Populasi yaitu seluruh lanjut usia yang mengalami nyeri rematik yaitu 15 orang, teknik pengambilan sampel total sampling dengan jumlah 15 orang. Pengumpulan data di lakukan dengan lembar observasi. Analisa data dilakukan dengan univariat dan bivariat menggunakan Uji paired t-test. Hasil penelitian intensitas nyeri rematik sebelum kompres serei hangat 5,87 dan setelah kompres serei hangat 3,33. Hasil perbedaan intensitas nyeri rematik sebelum dan sesudah kompres serei hangat yaitu 2,533. Kesimpulan dari penelitian ini adanya pengaruh kompres serei hangat terhadap pengurangan rasa nyeri pada penderita rematik di Panti Jompo Babussalam Nurul Hikmah Kecamatan Batang Kuis. Saran untuk penelitian ini bagi institusi pendidikan diharapkan dapat menjadi bahan bacaan kepustakaan, untuk tempat penelitian diharapkan pimpinan Panti Jompo menambahkan program pengobatan nyeri dengan cara nonfarmakologi

    Hubungan Pengetahuan dengan Peran Petugas Kesehatan dalam Manajemen Bencana Alam di Rumah Sakit Umum Muyang Kute Kabupaten Bener Meriah Tahun 2017

    Get PDF
    Disaster is a series of events that disrupt people's lives and livelihoods caused by natural, nonnatural and human factors that result in human casualties, environmental damage, property loss and psychological impacts. National Board for Disaster Management. Recorded 513 disasters occurred from January to March 2017. The purpose of this study was to determine the relationship of knowledge with the role of health workers in natural disaster management in Muyang Kute General Hospital, Bukit District, Bener Meriah District, 2017. This type of research was analytic descriptive with cross sectional approach. The population in this study were all health workers in Muyang Kute General Hospital, as many as 541 people. The sampling technique was using simple random sampling with a total sample of 84 people. The instruments used were questionnaire sheets and analysis of Chi-square correlation test data. The results of the study the majority of good knowledge as many as 43 people (51.2%), and the role of health is good as many as 43 people (51.2). Chi-Square test results0.035 (<0.05) there is a relationship of knowledge with the role of health workers in natural disaster management at Muyang Kute General Hospital, Bukit District, Bener Meriah District in 2017. The conclusion of the research there is a relationship of knowledge with the role of health workers in disaster management In the 2017 Muyang Kute General Hospital, Bukit District, Bener Meriah Regency, it is expected that the Local Government will hold a disaster simulation activity in terms of increasing the role and knowledge of health workers

    KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

    No full text
    Buku Keperawatan Medikal Bedah ini merupakan panduan komprehensif yang membahas secara sistematis berbagai konsep dasar dan lanjutan dalam praktik keperawatan medikal bedah. Buku ini disusun untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada mahasiswa keperawatan, perawat praktik, maupun tenaga medis lainnya mengenai asuhan keperawatan pada pasien dewasa dengan gangguan kesehatan akut maupun kronis. Pembahasan dalam buku ini mencakup anatomi dan fisiologi tubuh manusia, proses penyakit, diagnostik, intervensi keperawatan, serta penatalaksanaan berbasis bukti. Disertai pendekatan asuhan keperawatan menggunakan metode proses keperawatan (pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi), buku ini juga menekankan pentingnya komunikasi terapeutik, keselamatan pasien, dan kolaborasi antarprofesional. Dengan penyajian materi yang terstruktur dan disertai studi kasus serta ilustrasi klinis, buku ini menjadi referensi penting dalam pendidikan dan praktik keperawatan medikal bedah yang berorientasi pada mutu pelayanan dan kebutuhan pasien

    Nurse Managers’ Experience in Managing Patient Screening at RSUP H. Adam Malik’s Emergency Department During the COVID-19 Pandemic

    Get PDF
    Nurse managers play an essential role in coordinating emergency department functions, especially during global health crises such as the COVID-19 pandemic. In low- and middle-income countries (LMICs), including Indonesia, their experiences have not been widely explored, despite facing unique logistical, emotional, and cultural challenges. This study aims to explore the lived experiences of nurse managers in overseeing COVID-19 screening procedures in the emergency department of RSUP H. Adam Malik Hospital in Medan, Indonesia. A descriptive phenomenological approach was employed to capture the essence of their experiences. Ten nurse managers were selected using purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews lasting 30 to 60 minutes, supplemented by field notes and document analysis. Colaizzi’s seven-step method guided the analysis, with credibility ensured via member checking and triangulation using multiple informants. The study identified five major themes: (1) psychological distress in the early phase of the pandemic, stemming from fear, uncertainty, and concern for family safety; (2) challenges in implementing screening, including patient resistance, resource limitations, and PPE shortages; (3) proactive efforts for early COVID-19 detection through triage protocols and symptom-checking tools; (4) improvements in screening management, emphasizing leadership, education, and compliance; and (5) adaptation and resilience, as nurse managers developed strategies to cope with evolving demands and pressures. These themes reveal both universal healthcare struggles and context-specific issues—such as anxiety about infecting multigenerational households—that shaped nurse managers’ responses. This research contributes to the limited body of qualitative evidence on pandemic leadership in LMICs. The insights gained underscore the importance of robust emergency preparedness, targeted psychological support for healthcare leaders, and ongoing improvements in screening protocols. Strengthening these areas can better equip healthcare systems to face future public health emergencies. Keywords: Nurse Managers, COVID-19, Emergency Department, Screening, Indonesia, LMICs
    corecore