1,721,116 research outputs found

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Sosio-Budaya Gizi dan Status Gizi Balita di Kasepuhan Sinar Resmi, Sukabumi.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meneliti aspek sosial dan budaya yang mempengaruhi status gizi balita di masyarakat adat Kasepuhan Sinar Resmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi. Desain penelitian ini adalah cross sectional study dengan 31 responden rumah tangga yang mempunyai balita berusia 7-60 bulan. Kasepuhan Sinar Resmi merupakan salah satu masyarakat adat yang masih memiliki tradisi budaya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam sistem pertanian dan pemilihan makanan. Mayoritas rumah tangga di Sinar Resmi (80.6%) tetap memanfaatkan leuit (lumbung padi) sebagai tempat penyimpanan padi walaupun sebagian lainnya telah memanfaatkan Raskin bantuan dari pemerintah (11.54%). Sebagian besar responden (61.29%) menyatakan tercukupi kebutuhan pangannya dalam waktu satu tahun terakhir. Sebagian besar responden menunjukkan status gizi normal pada kategori TB/U (58.06%), dan BB/TB (80.65%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p<0.05) antara:1) tingkat kecukupan energi dan protein dengan usia ibu, pendidikan kedua orangtua, pendapatan per kapita, dan besar keluarga, 2) Tingkat kecukupan energi dan protein dengan status gizi balita menurut indikator BB/TB maupaun TB/U

    Hubungan Alokasi Waktu Belajar dan Status Anemia dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Gizi Masyarakat IPB Tahun Ajaran 2017/2018.

    No full text
    Alokasi waktu belajar, status gizi, status anemia, dan prestasi akademik adalah hal penting bagi mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan alokasi waktu belajar, status gizi, status kesehatan, dan status anemia dengan prestasi akademik mahasiswa Gizi Masyarakat IPB tahun ajaran 2017/2018. Penelitian dilakukan dengan desain cross sectional study, pada bulan Mei-Juni 2018 dengan jumlah subjek 230 mahasiswa semester dua, semester empat, dan semester enam. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar subjek (62.2%) mengalokasikan waktu belajar 2-6 jam per hari. Sebagian besar subjek memiliki status gizi normal (76.1%), status kesehatan tidak baik (57%), dan indeks prestasi ≥3.51 (42.2%). Prevalensi subjek yang anemia sebesar 14.8%. Hasil uji hubungan menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan (p>0.05) antara status gizi dan status kesehatan dengan status anemia, serta antara status gizi, status kesehatan, dan status anemia dengan prestasi akademik. Terdapat hubungan signifikan (p=0.006, r=0.182) antara alokasi waktu belajar dengan prestasi akademik

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Pengaruh Perilaku Hidup Bersih dan Sehat terhadap Kejadian Gizi Kurang dan Stunting pada Balita Di Kecamatan Pamijahan

    No full text
    Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan indikator kesehatan didalam suatu masyarakat dan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh perilaku hidup bersih dan sehat terhadap kejadian gizi kurang dan stunting pada balita di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dengan sampel sebanyak 32 balita umur 3-5 tahun yang dipilih secara acak sederhana. Hasil penelitian dilakukan uji Regresi, hasil uji menunjukkan perilaku hidup bersih dan sehat secara nyata berpengaruh terhadap penurunan resiko penyakit diare (p=0.036, R2=0.208). Penyakit diare secara nyata berpengaruh terhadap penurunan status gizi (BB/U) (p=0.027, R2=0.023) dan status gizi (TB/U) (p=0.019, R2=0.022). Perilaku hidup bersih dan sehat secara nyata berpengaruh terhadap penurunan resiko penyakit ISPA (p=0.014, R2=0.366). Penyakit ISPA tidak berpengaruh nyata terhadap penurunan status gizi (BB/U) (p=0.187, R2=0.026) dan status gizi (TB/U) (p=0.176, R2=0.029)

    Body Image, Kebiasaan Makan, dan Kepercayaan Diri pada Siswi dengan Status Gizi Obese dan Non Obese di SMAN 3 Bogor

    No full text
    Masa remaja merupakan masa seorang individu mengalami perkembangan secara psikologis dan perubahan fisik. Hal ini disebabkan karena mereka merasa tidak puas dengan penampilan fisik dirinya yang akan mempengaruhi kepercayaan diri dan kebiasaan makan. Kebiasaan makan yang buruk dan kepercayaan diri yang rendah akan mempengaruhi status gizi seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis body image, kebiasaan makan dan kepercayaan diri pada siswi dengan status gizi obese dan non obese di SMAN 3 Bogor. Desain penelitian ini adalah cross-sectional study dan pengambilan subjek menggunakan metode purposive sampling. Subjek yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 54 subjek dengan 27 subjek kelompok obese dan 27 subjek kelompok non obese dengan usia 14-16 tahun dengan status gizi kelompok obese dan kelompok non obese. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa mayoritas subjek berusia 15 tahun (80%), body image negatif pada kelompok obese (59.7%) serta kelompok non obese (66.7%), kebiasaan makan tidak sehat pada kelompok non obese (63%) kebiasaan makan sehat pada kelompok obese (55.6%), kepercayaan diri rendah pada kelompok obese (53.8%), dan kepercayaan diri tinggi pada kelompok non obese (53.6%). Berdasarkan uji chi-square tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara body image, kebiasaan makan, dan kepercayaan diri dengan status gizi obese dan non obese (p>0.05)

    Kualitas Konsumsi Pangan Anak Jalanan Jakarta.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas konsumsi pangan pada anak jalanan di Jakarta. Desain yang digunakan adalah cross sectional study melibatkan 33 anak jalanan dengan rentang umur 10-18 tahun. Penelitian dilakukan pada Mei - Juli 2016. Data yang diambil antara lain karakteristik keluarga dan anak jalanan, aktivitas, pengetahuan gizi, dan konsumsi pangan anak jalanan. Sebanyak 54.55% subjek berjenis kelamin perempuan. Sebagian besar (66.67%) subjek memiliki status gizi normal. Sebanyak 84.84% contoh bekerja selama 5-7 hari dalam seminggu. Sebanyak 51.52% subjek memiliki pengetahuan gizi yang baik. Sebagian besar subjek (75.75%) memiliki kualitas konsumsi pangan yang buruk. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan signifikan (p < 0.05) antara durasi di jalan dengan pendapatan per hari. Tidak terdapat hubungan antara durasi di jalan dan pengetahuan gizi dengan tingkat kecukupan zat gizi, pengetahuan gizi dengan kualitas konsumsi pangan, kecukupan zat gizi dengan status gizi, dan kualitas konsumsi pangan dengan status gizi
    corecore