1,721,084 research outputs found

    Analisis Penerapan Akuntansi Keuangan Pada Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Ansharullah Desa Pulau Birandang Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar

    Full text link
    Madrasah Aliyah Ansharullah Boarding School is a nonprofit organization engaged in education which is located in a side street of district pekanbaru cross-Bangkinang KM 42. The purpose of this study was to determine the suitability of the applied accounting Madrasah Aliyah Boarding School Ansharullah with accounting principles General Acceptable. This study was divided into two, namely primary data and secondary data. The writer is research suggested that the madrasah aliyah Ansharullah boarding school in the process of preparing the financial statements, the school is only preparing the financial statements balance sheet and income statement and cash flow statement does not compile and notes to financial statements. From the description of the discussion and the results of research by the author can be argued that the application of accounting research at Madrasah Aliyah Boarding School Ansharullah not in accordance with the General Acceptable Accounting Principles

    Analisis Gaya Kepemimpinan Politik Mahyeldi Ansharullah Sebagai Walikota Padang Periode 2014-2019

    Full text link
    Berdasarkan penelitian tentang analisis gaya kepemimpinan politik Mahyeldi Ansharullah sebagai Walikota Padang periode 2014-2019 ini, berangkat dari gaya kepemimpinan politik Mahyeldi sebagai Walikota Padang yang menampakkan gaya kepemimpinan politiknya yang berbeda dengan kepemimpinan Walikota sebelumnya. Dimana penelitian tentang gaya kepemimpinan Mahyeldi merupakan hal yang menarik untuk dibahas, karena Mahyeldi pernah menjabat sebagai Wakil Walikota periode pemerintahan sebelumnya dan dalam masa periode kepemimpinannya saat ini Kota Padang dinilai telah mengalami perubahan yang cukup signifikan dalam pembangunan tata kota serta tata kelola pemerintahan yang dibuktikan dengan berbagai penghargaan ataupun prestasi yang telah diperoleh Kota Padang. Mahyeldi sebagai salah satu pemimpin politik, tentu mempunyai gaya kepemimpinan tertentu, dan juga ada sejumlah faktor yang mempengaruhi kepemimpinan politiknya. Hal inilah yang dikaji melalui penelitian yang telah dilakukan untuk mencari tahu 1.) Bagaimana bentuk gaya kepemimpinan politik yang diterapkan Mahyeldi Ansharullah sebagai Walikota Padang periode 2014-2019. 2.) Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinannya tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan melayani. penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa gaya kepemimpinan politik yang diterapkan oleh Mahyeldi Ansharullah sebagai Walikota Padang yang dianalisis dengan mengkombinasikan antara teori kepemimpinan melayani dan kepemimpinan transformasional belum sepenuhnya mampu diaplikasikannya secara optimal. Dalam penelitian ini, menemukan ada dua bentuk gaya kepemimpinan yang digunakan oleh mahyeldi Ansharullah; pertama, Mahyeldi sebagai kepala daerah berusaha menjalankan tugas dan tanggung jawabnya kepada masyarakat dan hubungannya dengan pegawai di Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kinerja untuk pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Kedua, pada sisi lain dalam keadaan yang dilematis Mahyeldi sebagai Walikota yang merupakan jabatan politis yang diusung oleh partai politik, dia harus mengakomodasi kepentingan politik dan harus tunduk dengan perintah partainya. Dan faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinan politik Mahyeldi Ansharullah sebagai Walikota Padang dibagi menjadi dua jenis yaitu faktor internal yaitu berasal dari personalitasnya dan faktor eksternal berasal dari pengaruh kelompok partai politiknya. Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Kepemimpinan Melayani, Kepemimpinan Transformasional, Mahyeldi Ansharulla

    HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN PENYESUAIAN DIRI SANTRI MTs PONDOK PESANTREN ANSHARULLAH PULAU BIRANDANG

    Full text link
    HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN PENYESUAIAN DIRI SANTRI MTs PONDOK PESANTREN ANSHARULLAH PULAU BIRANDANG Oleh : Wahyu Angraini [email protected] Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Abstrak Penyesuaian diri merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan manusia. Berbagai permasalahan yang dihadapi manusia dalam kehidupannya kebanyakan dikarenakan proses penyesuaian diri yang kurang baik. Selain itu, keberhasilan atau kegagalan seseorang dalam meraih kesuksesan dalam hidup juga dipengaruhi oleh kecerdasan. Namun, apabila kecerdasan tidak disertai dengan pengolahan emosi yang baik, maka tidak akan mengantarkan seseorang pada keberhasilan. Hal inilah yang merupakan alasan pentingnya kecerdasan emosional dengan penyesuaian diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan kecerdasan emosional dan penyesuaian diri santri MTs Pondok Pesantren Ansharullah Pulau Birandang. Subjek penelitian ini berjumlah 163 santri MTs Pondok Pesantren Ansharullah Pulau Birandang yang dipilih dengan teknik proportionate stratified random sampling. Instrument yang digunakan dalam mengukur variabel pada penelitian ini yaitu skala penyesuaian diri disusun oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek penyesuaian diri Schneiders (1964), dan skala kecerdasan emosional oleh Salovey dan Mayer (1990). Hasil analisis data menggunakan Product Moment Correlation dari Carl Pearson dengan menggunakan bantuan SPPS 20.0 for Windows diperoleh hasil dari Adjust R Square sebesar 0,041 serta nilai signifikansi (p) sebesar 0,31 (p < 0,05) dan sumbangsih efektif sebesar 11,5 %. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan penyesuaian diri santri MTs Pondok Pesantren Ansharullah Pulau Birandang. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Penyesuaian Dir

    Pengaruh Model Pembelajaran VAK (Visualization Auditory Kinestethik) Terhadap Hasil Belajar Bahasa Arab Siswa Kelas VIII MTs PP Ansharullah Pulau Birandang

    Full text link
    Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental research, yang terdiri dari dua variable yaitu Model Pembelajaran VAK (Visualization Auditory Kinestethik (X) dan Hasil Belajar bahasa arab (Y) di MTs PP Ansharullah Pulau Birandang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran VAK (Visualization Auditory Kinestethik) terhadap Hasil Belajar bahasa arab siswa kelas VIII MTs PP Ansharullah Pulau Birandang. Rumusan masalah dalam penilitian ini adalah “Apakah Model Pembelajaran VAK (Visualization Auditory Kinestethik) berpengaruh terhadap Hasil Belajar bahasa arab siswa kelas VIII MTs PP Ansharullah Pulau Birandang?”. Objek dari penelitian ini adalah Hasil Belajar siswa. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs PP Ansharullah TP. 2023/2024. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di MTs PP Ansharullah Pulau Birandang dan sampelnya adalah siswa kelas VIII A:19 dan VIII B:19 yang berjumlah 38 siswa. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulkan data adalah tes dan observasi. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan rumus t-test, diperoleh nilai thitung = 4,79 lebih besar dari ttabel pada taraf signifikansi 1%=2,43 dan taraf signifikansi 5%=1,68. Sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti bahwa Model Pembelajaran VAK (Visualization Auditory Kinestethik) berpengaruh terhadap Hasil Belajar bahasa arab siswa di MTs PP Ansharullah Pulau Birandan

    EFEKTIVITAS STRATEGI EVERYONE IS A TEACHER HERE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BERDASARKAN KEPERCAYAAN DIRI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB SISWA MADRASAH TSANAWIYAH ANSHARULLAH PULAU BIRANDANG KAMPAR

    Full text link
    ABSTRAK Aisyah Mardianti, (0202): Efektivitas Strategi Pembelajaran Everyone Is A Teacher Here Untuk Meningkatkan Maharotul Kalam Berdasarkan Self Confidence Siswa Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Siswa Mts Ansharullah Pulau Birandang Kampar. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan keterampilan berbicara antara siswa yang menggunakan strategi pembelajaran EIATH dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional berdasarkan self confidence siswa Madrasah Stanawiyah Ansharullah Pulau Birandang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah pertama, “Apakah strategi pembelajaran EIATH efektif terhadap keterampilan berbicara berdasarkan Self Confident siswa?” kedua, “Apakah terdapat pengaruh interaksi hubungan antara strategi pembelajaran EIATH dan self confidence terhadap keterampilan berbicara siswa Madrasah Tsanawiyah Ansharullah Pulau Birandang?”. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Madrasah Tsanawiyah Ansharullah, dengan sampel kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 00 orang, dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 00 orang. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa Madrasah Tsanawiyah Ansharullah. Objek penelitian ini adalah efektivitas strategi pembelajaran EIATH untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran Bahasa Arab berdasarkan self confidence. Teknik analisis data menggunakan uji-t dan anova dua arah. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen tes dan angket. Berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa pertama, strategi pembelajaran EIATH efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa Madrasah tsanawiyah Ansharullah. Hal ini terbukti dengan nilai thitung sebesar 07270 lebih besar dari ttabel27158 pada taraf signifikan 85, dan 07405 pada tarif signafikan 25 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Begitu juga pada tabel observasi %05, katerogi baik sekali karena terletak pada tarif signifikan 515 - 2005. Kedua, Tidak terdapat pengaruh interaksi hubungan antara strategi pembelajaran EIATH dan self confidence terhadap keterampilan berbicara siswa Madrasah Tsanawiyah Ansharullah, berdasarkan uji Anova dengan nilai Sig 07070 lebih besar dari 0708 pada taraf signifikansi 85. Kata Kunci : Efektivitas, Penggunaan, Strategi Pembelajaran Everyone Is A Tacher here, Keterampilan Berbicara, Self Confidence

    Pengaruh Social Media dan Active Involvement Terhadap Personal Branding Pemimpin Daerah (Studi Terhadap Mahyeldi Ansharullah (Wali Kota Padang) dan Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung))

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh social media dan active involvement terhadap personal branding pemimpin daerah Mahyeldi Ansharullah (Wali Kota Padang) dan Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung). Sampel penelitian ini sebanyak 180 responden kepada masyarakat Kota Padang pengguna media sosial facebook, twitter, instagram, mengenal sosok Mahyeldi Ansharullah (Wali Kota Padang) dan sosok Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung). Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, menggunakan teknik purposive sampling. Pengolahan data penelitian dilakukan dengan SPSS 16.0. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 variabel yaitu social media, active involvement, dan personal branding. Variabel independen pada penelitian ini ialah social media dan active involvement, variabel dependen pada penelitian ini ialah personal branding. Untuk variabel social media, hasil penelitian menunjukkan bahwa social media berpengaruh positif dan signifikan terhadap personal branding pemimpin daerah Mahyeldi Ansharullah (Wali Kota Padang) dan Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung). Untuk variabel active involvement, hasil penelitian menunjukkan bahwa active involvement berpengaruh positif dan signifikan terhadap personal branding pemimpin daerah Mahyeldi Ansharullah (Wali Kota Padang) dan Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung). Kata Kunci: Social Media, Active Involvement, Personal Brandin

    Profil Pengajian Tasawuf di Majlis Tadzkir Wat Ta'lim Asshalawatiyah dan Motivasi Jema'ahnya di Kabupaten Kapuas

    Full text link
    Ansharullah, S.Ag., PROFIL PENGAJIAN TASAWUF DI MAJLIS TADZKIR WAT TA’LIM ASSHALAWATIYAH DAN MOTIVASI JEMA’AHNYA DI KABUPATEN KAPUAS di bawah bimbingan: I. Prof. Dr. Asmaran AS, MA, dan II. Dr. Mujiburrahman, pada Pascasarjana IAIN Antasari, (2013). Kata Kunci: profil, pengajian tasawuf, motivasi, jema’ah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan beragama pada manusia pada umunya, dan masyarakat Kabupaten Kapuas pada khususnya, yang berharap tersalurnya fitrah yang dimilikinya sebagai manusia yang berjiwa sementara itu kecenderungan tersebut disalurkan pada sebuah pengajian tasawuf sebagai hasil dari perkembangan pemikiran Islam sebelumnya. Dengan mengangkat permasalahan tentang profil pengajian tasawuf di Majlis Tadzkir dan Ta’lim dan motivasi jema’ahnya di Kabupaten Kapuas, penelitian ini bertujuan mengetahui profil pengajian tasawuf di Majlis Tadzkir dan Ta’lim dan motivasi jema’ah di Kabupaten Kapuas. Dengan menggunakan wawancara, pengamatan, dokumenter, angket yang dipakai pada penelitian ini, data yang didapat dikumpulkan, diedit, dipertimbangkan dan diklasifikasi untuk dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Setelah dianalisis, ditemukan bahwa profil pengajian tasawuf Guru Achmad Humaidi Kuala Kapuas berawal dari bimbingan remaja yang berkembang menjadi Majelis Tadzkir wat Ta’lim Asshalawatiyah dengan tujuan mengedepankan pendidikan akhlak sufistik dengan semboyan “berdiri bebas dan untuk semua golongan”. Bersandarkan berbagai buku tasawuf akhlaki, pengajian ini bermaterikan tasawuf akhlakiy yang tak hanya digambarkan secara ukhrawiy semboyan sufistik dan digambarkan duniawi untuk peserta umum, dan bermaterikan pengenalan materi tarekat dan pengenalan dan pemahaman haqîqah Muhammadiyah untuk peserta khusus. Metode dalam pengajian ini dua macam, untuk peserta umum yang berlatar belakang sosial, usia, sejenis kelamin yang berbeda menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan konsultasi. Untuk peserta khusus, digunakan metode ceramah, tanya jawab, pelatihan ibadah ‘amaliyah dan penggunaan media lain yang dirasa perlu. Metode dan materi yang dipakai tidak terikat pada aliran tertentu, disesuaikan dengan peserta. Motivasi peserta dalam mengikuti pengajian tasawuf Guru Achmad Humaidi ini, secara intrinsik terdiri dari menuntut ilmu, bertambahnya tingkat keimanan, mendapat ketenangan, rasa dekat dengan Allah, pergaulan luas, mendapatkan rejeki yang lebih, lebih optimis menjalani hidup, berkah guru, dan mencari keridaan Allah. Motivasi ekstrinsiknya adalah ikut teman dan ajakan keluarga. Faktor penyebab motivasinya adalah kharisma guru, metode dan materi yang dipegang membuat mereka tertarik untuk mempelajari dan faktor ajakan orang lain. Dengan penelitian ini disarankan kepada para pemerhati perkembangan tasawuf di Kalimantan untuk lebih mengembangkan hasil penelitian tesis ini dan ataupun aspek lain dari pengajian tasawuf di Majlis Tadzkir wat Ta’lim Asshalawatiyah di Kabupaten Kapuas ini dan kepada majelis-majelis pengajian tasawuf lainnya untuk tidak kaku dalam menerapkan materi dan metode pembimbingan sufistik yang dipakai terhadap peserta pengajian di masa sekarang yang beragam latarbelakang mereka

    MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN MASTERY LEARNING SISWA KELAS VIII PONPES ANSHARULLAH KECAMATAN KAMPAR TIMUR

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan bahwa penerapan strategi pembelajaran mastery learning dapat meningkatan kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VIII Pondok Pesantren Ansharullah Kecamatan Kampar Timur. Rumusan masalahnya adalah ”Bagaimana peningkatan kemampuan komunikasi matematika melalui penerapan strategi pembelajaran mastery learning siswa Pondok Pesantren Ansharullah Kecamatan Kampar Timur?” Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas, yang merupakan kolaborasi antara guru mata pelajaran matematika dengan peneliti. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII Pondok Pesantren Ansharullah Kecamatan Kampar Timur yang berjumlah 33 orang, yaitu 24 orang laki-laki dan 9 orang perempuan. Sedangkan objek penelitian adalah peningkatan kemampuan komunikasi matematika siswa melalui penerapan strategi pembelajaran mastery learning (belajar tuntas). Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tes berbentuk soal essay, yang dilakukan diakhir pembelajaran setiap kali pertemuan. Peneliti memberikan skor pada setiap jawaban siswa berdasarkan indikator kemampuan komunikasi matematika. Total skor yang diperoleh siswa sebelum dan setelah melakukan tindakan dijadikan sebagai data hasil belajar siswa yang kemudian dianalisis dengan menggunkan teknik analisis statistik deskriptif. Analisis data hasil tes kemampuan komunikasi matematika siswa sebelum tindakan, diperoleh ketuntasan individual dari 33 siswa yaitu 13 siswa tuntas dan 20 siswa yang tidak tuntas, dengan rata-rata ketuntasan secara klasikal 39.39%. Sedangkan hasil tes kemampuan komunikasi matematika dengan penerapan strategi pembelajaran mastery learning pada pertemuan terakhir (siklus III), diperoleh ketuntasan individual yaitu 24 siswa tuntas dan 9 siswa yang tidak tuntas, dengan rata-rata ketuntasan secara klasikal mencapai 72.73%. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa terjadi peningkatan kemampuan komunikasi matematika melalui penerapan strategi pembelajaran mastery learning (belajar tuntas) siswa kelas VIII Pondok Pesantren Ansharullah Kecamatan Kampar Timur
    corecore