1,773 research outputs found
Proses Kreatif Penciptaan Tari Batik Sinom Parijotho Salak Karya Ratih Dwi Anjani Di Kabupaten Sleman
Tari Batik Sinom Parijotho Salak merupakan tari kreasi baru yang diciptakan oleh Ratih Dwi Anjani pada tahun 2017. Tarian ini diciptakan untuk mengisi pembukaan Festival Sriwijaya di Palembang. Tari Batik Sinom Parijotho Salak terinspirasi dari aktivitas masyarakat Kabupaten Sleman yang sedang melakukan kegiatan membatik dengan semangat serta penuh kegembiraan, tarian ini juga terinspirasi dengan buah salak dan buah parijotho dimana kedua tumbuhan ini tumbuh subur dan sangat bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Bentuk koreografi tari Batik Sinom Parijotho Salak termasuk dalam bentuk koreografi kelompok dengan 12 orang penari, tarian ini menyajikan gerak dengan berpijak pada gerak tari kerakyatan Badui, gerak pada tari klasik gaya Yogyakarta serta menyajikan beberapa gerak teknik lifting.
Teori yang digunakan untuk membantu membedah permasalahan yang diangkat oleh peneliti adalah teori Rhodes dengan tahapan 4P. Tahapan 4P ini meliputi aspek Person, Press, Process, Produtc. Person membahas Ratih Dwi Anjani sebagai koreografer. Press membahas faktor pendorong yang didapatkan Ratih Dwi Anjani pada penciptaan karya tari. Process membahas bagaimana proses Ratih Dwi Anjani dalam menciptakan karya tari. Product membahas tari Batik Sinom Parijotho Salak yang diciptakan oleh Ratih Dwi Anjani. Dalam aktivitas penemuan gerak Ratih Dwi Anjani mengacu pada metode penciptaan yang dikemukakan oleh Alma. M Hawkins meliputi eksplorasi, improvisasi, komposisi dan evaluasi.
Tari Batik Sinom Parijotho Salak yang diciptakan merupakan perwujudan rasa kecintaan terhadap kesenian tradisi serta kekayaan alam karya yang menjadi sumber inspirasi dalam karya yang diciptakan. Tari ini merupakan produk kreatif. Tarian ini menghadirkan inovasi-inovasi baru dalam pengembangannya. Proses penciptaan tari Batik Sinom Parijotho Salak menghasilkan pengembangan dari gerak-gerak tradisi menjadi gerak baru. Kehadiran tari Batik Sinom Parijotho Salak dapat diterima oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman dan masyarakat sekitar. Tarian ini sudah diakui dengan dibuatnya video tutorial tari Batik Sinom Partijotho Salak yang diupload pada chanel YouTube Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman
DINAMIKA PENGARUH RATU JIN DWI ANJANI SEBAGAI TOKOH PEREMPUAN SUCI DI GUNUNG RINJANI LOMBOK: KAJIAN EKOFEMINIS PADA ORGANISASI NAHDATUL WATHAN
Artikel ini secara khusus akan membahas tentang relasi perempuan dan alam yang ditinjau secara etnografis pada sosok perempuan suci Ratu Jin Dewi Anjani yang memerintah Lombok dari gunung Rinjani. Ratu Dwi Anjani merupakan representasi dari agensi perempuan pribumi Sasak Lombok yang membentuk pengalaman mistik dan sakral dalam memberikan makna kehidupan yang komperhensif antara gender dan pemeliharaan dewi. Tujuan penelian ini adalah untuk mengetahui hubungan feminim sosok suci Ratu Roh Jin Dewi Anjani yang memimpin dan membentuk spiritualitas para perempuan dalam organisasi Nahdatul Wathan. Metode penelitian ini adalah pendekatan analisis data kualitatif dengan studi pustaka (Library research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ratu Jin Dewi Anjani merupakan sosok perempuan yang disakralkan dan berperan penting dalam membentuk persepsi masyarakat Lombok tentang hubungan antara manusia dan lingkungan alam. Kehadirannya menciptakan dinamika spiritual yang terorganisir dalam organisasi Nahdatul Wathan yang merupakan organisasi Islam terbesar dan berpengaruh di Lombok sebagai representasi dari semangat ekofeminis untuk menjaga dan merawat alam lingkungan, kehidupan sosial masyarakat, politisasi dan religious-gender.Kata kunci: Ratu Dwi Anjani, Ekofeminis, Nahdatul Wathan, Lombok
Manajemen Pemberian Pakan Dengan Metode Pemuasaan Pada Pendederan Ikan Nila Anjani (Oreochromis Niloticus)
Ikan nila Anjani mempakan akronim dari andalan jejaring nila Indonesia.Ikan nila Anjani adalah strain induk unggul Nusa Tenggara Barat (NTB).Dukungan potensi alam dan adanya induk unggul dan benih nila Anjani yang memiliki keunggulan pertumbuhan relatif cepat dan tingkat kelangsungan hidup
tinggi menjadi peluang usaha dalam pengembangan budidaya ikan nila,khususnya di NTB. Tingginya permintaan dan kebutuhan benih nila Anjani yang banyak diminati pembudidaya adalah benih pada fase pendederan yaitu benih umur 1 - 2 bulan. Keterbatasan kemampuan dan keterampilan pembudidaya dalam teknik pemberian pakan mengakibatkan pemberian pakan berlebih dan biaya pakan pada fase pendederan menjadi tinggi. Salah satu upaya dalam menghemat pakan dan mempersingkat percepatan pertumbuhan adalah dengan metode
pemuasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh tingkat pertumbuhan dan menghitung tingkat efisiensi ekonomi pada pendederan ikan nila
Anjani dengan metode pemuasaan. Penelitian ini menggunakan 2 eksperimen yaitu eksperimen 1 pada kolam umur benih 1 bulan dengan ukuran benih 2-3cm dan eksperimen 2 pada kolam umur benih 2 bulan dengan ukuran benih 4-Scm.
Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu B 1 (ikan makan setiap hari/kontrol), B2 (1 hari dibeRi pakan 1 hari puasa), B3 (2 hari diberi pakan 1 hari puasa), B4 (3 hari diberi
pakan 1 hari puasa). Parameter yang dianalisis adalah RGR (Relative Growth Rate), pertumbuhan panjang, SR (Survival Rate), TKP (Total Konsumsi Pakan),FCR (Feed Convertion Ratio), EPP (Efisiensi Pemanfaatan Pakan), kualitas air
dan efisiensi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemuasaan pada eksperimen I (umur 1 bulan) dan eksperimen II memberikan pengaruh nyata (P<0,005) terhadap pertumbuhan ikan nila Anjani. Metode pemuasaan pada
eksperimen I (umur 1 bulan) dan eksperimen II (umur 2 bulan) menunjukkan bahwa perlakuan B4 (3 hari diberi pakan 1 hari puasa) memiliki tingkat pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 4.58±0.34%/hari dan 3.97 ±0.33%/hari. Pada ekspe1imen I dan ekseperimen II menunjukkan bahwa periakuan pemuasaan B3 (2
hari makan, 1 hari puasa) memberikan tingkat efisiensi ekonomi pada fase pendederan dengan keuntungan tertinggi diantara perlakuan pemuasaan lainnya
PENGARUH STRES KERJA, KOMPENSASI, DAN BEBAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN PT. POS INDONESIA TEGAL
Putri Dwi Anjani , Pengaruh Stres Kerja, Kompensasi dan Beban kerja terhadap Komitmen Organisasi karyawan PT. Pos Indonesia Tegal. Skripsi : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasakti Tegal 2020.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Stres Kerja , Kompensasi , dan Beban Kerja terhadap Komitmen Organisasi pada Karyawan PT. Pos Indonesia Tegal baik secara parsial maupun secara simultan . penulisan ini berisi hasil penelitian yang berjudul Pengaruh Stres Kerja , Kompensasi, dan Beban Kerja Terhadap Komitmen Organisasi yang saya lakukan di PT. Pos Indonesia Tegal . jenis penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dengan pendekatan Kuantitatif, Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah 40 orang karyawan dan teknik pengambilan sempel menggunakan sempel jenuh, responden dalam penelitian ini adalah 40 orang karyawan , teknik pengumpulan data menggunakan Kuesioner , teknik pengolahan data menggunakan program SPSS versi 22. Metode analisis yang digunakan adalah uji asumsi klasik ( Uji Normalitas , Uji Multikolinearitas , Uji Heteroskedastisitas) , analisis regresi linier berganda, pengujian hipotesis ( Uji T dan Uji F) dan koefisien determinasi.
Hasil penelitian dengan analisis regresi linier berganda Stres kerja, Kompensasi , dan beban Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Komitmen Organisasi dengan tingkat signifikansi 0,003 . Stres Kerja berpengaruh secara parsial terhadap komitmen Organisasi dengan tingkat signifikansi 0,002< 0,005 artinya hipotesis diterima, Kompensasi berpengaruh secara parsial terhadap Komitmen Organisasi karyawan dengan tingkat signifikansi 0,001< 0,005 artinya hipotesis diterima. Dan Beban Kerja berpengaruh secara parsial terhadap Komitmen Organisasi dengan tingkat signifikansi 0,004<0,005artinya hipotesis diterima.
Kata kunci: Komitmen Organisasi , Stres Kerja , Kompensasi , dan Beban Kerja
APLIKASI REKAPITULASI PELAPORAN PRESENSI SIDIK JARI PEGAWAI UNIT KERJA SE-KABUPATEN MADIUN
DINA FITRIA, DWI FITRI ANJANI.2016. APLIKASI REKAPITULASI PELAPORAN PRESENSI SIDIK JARI PEGAWAI UNIT KERJA SE-KABUPATEN MADIUN (STUDI KASUS BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN MADIUN). Teknik Informatika Diploma II PDD UNS Akademi Komunitas Negeri Madiun. Pelaporan adalah suatu kegiatan yang rutin dilakukan oleh suatu organisasi yang bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan suatu program atau untuk mengevaluasi suatu program yang berjalan pada suatu organisasi. Dengan adanya kecanggihan dan kemajuan teknologi, saat ini telah banyak digunakan alat presensi kehadiran pegawai seperti mesin presensi sidik jari. Namun hal tersebut memiliki kendala yaitu adanya perbedaan file output dari perangkat presensi sidik jari yang berbeda-beda sehingga proses rekapitulasi dan pelaporan kurang efisien dan kurang efektif. Untuk itu perlu adanya suatu sistem yang mampu mengelola file output dari perangkat presensi sidik jari. Sistem tersebutdapat diakses oleh semua Satuan Kerja Perangkat Daerah di Pemerintah Kabupaten Madiun, mudah digunakan dan menghasilkan laporan sesuai kebutuhan organisasi. Oleh karena itu akan dirancang sebuah sistem informasi rekapitulasi dan pelaporan presensi sidik jari online berbasis webdengan fasilitas uploadfile outputperangkat presensi sidik jari, mengolah file outputtersebut dan merekam data-data dari file output tersebut kedalam sebuah tabel dalam database. Sistem ini dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Sistem ini diharapkan mampumemudahkan proses rekapitulasi dan memberikan output sesuai kebutuhan organisasi sehingga dapat mengefektifkan dan mengefisienkan kegiatan monitoring dan evaluasi manajemen kepegawaian khususnya disiplin pegawai. Kata kunci: presensi, sidik jari, online, PHP, Mysq
HUBUNGAN KOMUNIKASI PENDIDIK DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PESERTA DIDIK DI SD MUHAMMADIYAH 1 BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
HUBUNGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI PENDIDIK DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PESERTA DIDIK DI SD
MUHAMMADIYAH 1 BANDAR LAMPUNG
OLEH : EKA DWI ANJANI
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan komunikasi pendidik sebagai alat interaksi antara pendidik dan peserta didik, yang mana tugas seorang pendidik menyampaikan materi kepada peserta didik melaluin interaksi komunikasi dalam proses belajar mengajar yang dilakukannya. Serta mampu mengontrol kecerdasan emosional peserta didik baik dari internal maupun eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan komunikasi pendidik, kecerdasan emosional peserta didik dan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara kemampuan komunikasi pendidik terhadap kecertdasan emosional peserta didik di SD Muhammadiyah 1 Bandar Lampung.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional untuk dapat menguji hubungan antara dua variabel yaitu kemampuan komunikasi pendidik dan kecerdasan emosional peserta didik. Sampel dalam penelitian ini yaitu pendidik 34 orang dan peserta didik 36 orang.
Penelitian ini menggunakan pengumpulan data dengan koesioner/angket yang dinyatakan dalam bentuk skala likert. Teknik analisis yang di gunakan yaitu teknik uji hipotesis/korelasi produc moment. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan komunikasi pendidik dan kecerdasan emosional peserta didik di SD Muhammadiyah 1 Bandar Lampung dengan koefisien korelasi rhitung 0,741>0,05. Terdapat hasil korelasi antara kemampuan komunikasi pendidik dengan kecerdasan emosional peserta didik di SD Muhammadiyah 1 Bandar Lampung sebesar 0,445 dengan tingkat korelasi sedang.
Kata Kunci : Kemampuan Komunikasi Pendidik, Kecerdasan Emosiona
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-35 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR DINGIN PADANG TAHUN 2018
PROGRAM STUDI S1 KEBIDANAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS ANDALAS
Skripsi, 5 September 2018
WELLA DWI ANJANI, No.BP 1410332012
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-35 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR DINGIN PADANG TAHUN 2018
xx + 86 halaman, 5 tabel, 6 gambar,10 lampiran
ABSTRAK
Latar Belakang dan Tujuan Penelitian
Stunting merupakan salah satu masalah gizi akibat kekurangan gizi kronik dalam 1000 hari pertama kehidupan yang akan berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembanagn fisik dan mental anak. Faktor penyebab stunting salah satunya yaitu kurangnya asupan gizi selama balita dimana pemberian ASI eksklusif merupakan gizi terbaik yang diterima bayi dalam 6 bulan pertama kehidupan. Jumlah anak yang mengalami stunting tertinggi di kota padang adalah di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 12-35 bulan di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Padang tahun 2018.
Metode
Penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, dilakukan di wilayah kerja Air Dingin dari bulan Februari sampai Juli 2018. Sampel penelitian adalah balita usia 12-35 bulan sebanyak 77 orang. Pengumpulan data dengan wawancara dan Pengukuran PB/TB. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square dengan p-value ≤ 0,05
Hasil
Hasil penelitian menunjukkan persentase kejadian stunting pada balita usia 12-35 bulan lebih besar pada balita yang tidak diberi ASI eksklusif (51,4%) dibandingkan balita yang mendapat ASI eksklusif (19%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting dengan p-value ≤ 0,05
Kesimpulan
Terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 12-35 bulan. Oleh karena itu ibu menyusui harus memberikan ASI secara eksklusif kepada bayi agar bayi dapat tumbuh optimal.
Daftar Pustaka : 113 (2002-2018)
kata kunci : stunting, pemberian ASI eksklusi
PERAN GURU DALAM MEMBANGUN KREATIVITAS ANAK DI TKIT 1 QURROTA A'YUN PONOROGO
Monika Dwi Anjani, 2023. Peran Guru dalam Membangun Kreativitas Anak di
TKIT 1 Qurrota A’yun Ponorogo. Thesis. Department of Early Childhood
Education, Muhammadiyah University of Ponorogo. Advisor 1 Dr. Bambang
Harmanto, M. Pd, Advisor 2 Muhammad Azzam Muttaqin, M. Pd.
Creativity is one aspect of development in Early Childhood that needs
attention from an early age. Creativity itself is the ability possessed by a person
where he is able to create a work or be able to express ideas that have never existed
before. To increase children's creativity, a teacher is needed. At TKIT 1 Qurrota
A'yun Ponorogo researchers found creativity problems, such as children who were
still not able to do the activities given by the teacher which activities were to
increase children's creativity, children were still not able to find solutions when
children were in problems such as children not wanting to clean up toys which he
shed. So that the role of the teacher is needed so that there is achievement of
development indicators, especially the creativity of early childhood.
This study aims: 1) To describe the profile of early childhood creativity at
TKIT 1 Qurrota A'yun Ponorogo, 2) To describe the role of the teacher as educator
and teacher in enhancing early childhood creativity at TKIT 1 Qurrota A'yun
Ponorogo, 3) To describes the role of the teacher as a coach and model in building
early childhood creativity at TKIT 1 Qurrota A'yun Ponorogo. This studyuses a type
of qualitative research. Data collection techniques used the observation method at
TKIT 1 Qurrot A'yun Ponorogo, interviews with school principals and class A3
teachers and documentation. The data analysis used is the Miles and Huberman
model, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions.
The results of this study are: (1) Profile of early childhood creativity in
TKIT 1 Qurrota A'yun Ponorogo In general, the creativity of children in class A3
TKIT 1 Qurrota A'yun Ponorogo is in the developing category according to
expectations, but there are still some children who need stimulus from surrounding
people such as parents and teachers. (2) The role of the teacher as an educator and
teacher in increasing the creativity of early childhood at TKIT 1 Qurrota A'yun
Ponorogo is to stimulate imagination, free children to be creative, give praise to
children, provide activities through videos. (3) The role of the teacher as a trainer
in increasing the creativity of early childhood at TKIT 1 Qurrota A'yun Ponorogo
is that the teacher provides training, direction, and motivates children and the
teacher practices activities for children. while the role of the teacher as a model is
to provide an example for students and society such as speaking kind words and
behaving politely.
Keywords: Teacher's Role, Creativity, Early Childhoo
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TS-TS) PADA MATERI GARIS SINGGUNG LINGKARAN DITINJAU DARI SIKAP SOSIAL SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP SMP NEGERI 16 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Yessy Dwi Anjani. K1311080. EXPERIMENTATION OF TWO STAY TWO STRAY (TS-TS) LEARNING MODEL ON THE SUBJECT OF TANGENT LINE OF CIRCLE VIEWED FROM SOCIAL MANNERED FOR THE EIGHT GRADE STUDENTS EVEN SEMESTER OF SMP NEGERI 16 SURAKARTA IN THE ACADEMIC YEAR 2015/2016. Thesis, Surakarta: Teacher Training and Education Faculty, Sebelas Maret University, August 2016. This research is aimed at investigating on the subject of tangent line of circle: (1) which TS-TS learning model or direct instruction model gives better learning achievement; (2) which students has better learning achievement among those having good, average, bad level of social manner; (3) in each cooperative learning, which one gives better learning achievement for students having good, average, bad level of social mannered; (4) in each level of social mannered, which one gives better mathematics achievement by the use of TS-TS learning model or direct instruction. This reseacrh belongs to a quasi-experimental research. The population of the research is all students of eight grade of SMP Negeri 16 Surakarta academic year 2015/2016. Sampling was done by cluster random sampling. Methods of collecting data were the documentation for students’ initial capability, the questionnaire for students’ social manner and the test for students’ Math learning achievement on the subject of tangent line of circle. Data was analyzed with two-way analysis of variance with different cells, then analyzed with multiple comparison test using Scheffemethod with 0,05 significance level. The result showed of this research. (1) TS-TS learning model gives better achievement then direct instruction on the subject of tangent line of circle. (2) On the subject of tangent line of circle, students with good social manner achieved same learning outcome then average social manner; students with good social manner achieved better learning outcome then bad social manner; students with average social manner achieved better learning outcome then bad social manner. (3) In each learning model students with good social manner achieved same learning outcome then average social manner; students with good social manner achieved better learning outcome then bad social manner; students with average social manner achieved better learning outcome then bad social manner. (4) In each social manner, TS-TS learning model gives better achievement then direct instruction. Keywords: two stay two stray (TS-TS), social mannered, achievemen
PENGARUH KELEKATAN ORANG TUA (PARENT ATTACHMENT) TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS (PSYCHOLOGICAL WELL-BEING) DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SDN 1 TURI KOTA BLITAR
Skripsi dengan judul “Pengaruh Kelekatan Orang Tua (Parent Attachment) terhadap Kesejahteraan Psikologis (Psychological Well-Being) dan Prestasi Belajar Peserta Didik di SDN 1 Turi Kota Blitar” ditulis oleh Diana Dwi Anjani, NIM. 126205202149, Dosen Pembimbing Mirna Wahyu Agustina, M.Psi.
Kata Kunci: Kelekatan Orang Tua, Kesejahteraan Psikologis, Prestasi Belajar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan peneliti untuk membuktikan teori yang dikemukakan oleh John Bowlby terkait kelekatan (attachment theory). John Bowlby mengemukakan bahwa kelekatan yang aman antara anak dan orang tua membuat anak dapat mengelola stress dengan baik. Anak yang mampu mengelola stres dengan baik berarti juga mempunyai kesejahteraan psikologis yang baik. Hal tersebut sejalan dengan teori yang dikemukakan Ryyf aspek-aspek kesejahteran psikologis meliputi kemandirian, penguasaan lingkungan, pertumbuhan pribadi, hubungan positif dengan orang lain, tujuan hidup, dan penerimaan diri. Kelekatan anak dengan orang tua penting bagi peserta didik SD/MI sebab dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung kesejahteraan psikologis dan prestasi belajar peserta didik di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk membuktikan adanya pengaruh kelekatan orang tua terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik di SDN 1 Turi Kota Blitar. (2) untuk membuktikan adanya pengaruh kelekatan orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik di SDN 1 Turi Kota Blitar. (3) untuk membuktikan adanya pengaruh kelekatan orang tua terhadap kesejahteraan psikologis dan prestasi belajar peserta didik di SDN 1 Turi Kota Blitar.
Pendekatan penelitian ini ialah penelitian kuantitatif. Jenis penelitian ini ialah ex-postfacto tipe correlational study. Populasi penelitian ini berjumlah 139 peserta didik SDN 1 Turi Kota Blitar. Sampel penelitian ini ialah 27 peserta didik dari kelas IV dan V dengan teknik non-probability jenis purposive sampling. Teknik pengambilan data ialah dengan observasi, penyebaran kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana dan uji regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Uji regresi linier sederhana diperoleh nilai signifikasi sebesar 0,008 ttabel 2,052 sehingga menunjukkan hasil bahwa ada pengaruh yang signifikan kelekatan orang tua terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik. (2) nilai signifikasi sebesar 0,009 ttabel 2,052, sehingga diperoleh hasil ada pengaruh yang signifikan kelekatan orang tua terhadap preastasi belajar didik. (3) Hasil uji regresi linier berganda MANOVA dari keempat nilai p value yang berbeda menghasilkan nilai signifikasi (0,016), (0,009), (0,005),(0,001) < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh yang signifikan pada variabel kelekatan orang tua terhadap kesejahteraan psikologis dan prestasi belajar peserta didik di SDN 1 Turi Kota Blitar
- …
