1,720,961 research outputs found

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Penerapan Contextual Teaching Learning (CTL) dengan metode Inquiri untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PKN di kelas IV MI Al-Ittihad Saronggi Sumenep

    No full text
    ABSTRAK Pemikiran bahwa belajar akan lebih baik jika lingkungan diciptakan alamiah. Belajar akan lebih bermakna jika anak mengalami apa yang dipelajarinya, bukan mengetahuinya. Pembelajaran yang berorintasi target penguasaan materi terbukti berhasil dalam kompetensi mengingat dalam jangka pendek, tetapi gagal dalam membekali anak memecahkan persoalan dalam kehidupan jangka panjang, dan itulah yang terjadi di kelas-kelas sekolah kita. Menyadari pentingnya kualitas pendidikan, maka lembaga pendidikan dan seluruh tenaga edukatifnya senantiasa dituntut untuk selalu berupaya meningkatkan pelayanan pendidikan untuk mendidik, membimbing dan mengarahkan serta memotivasi siswa dalam belajar sehingga tujuan belajar dapat dicapai secara optimal. Belajar merupakan suatu proses yang ditandai adanya perubahan pada diri seseorang. Perubahan tersebut ditunjukkan dalam berbagai bentuk seperti perubahan pengetahuan, pemahaman, sikap dan tingkah laku, ketrampilan, kecakapan, kebiasaan serta perubahan aspek-aspek lain yang ada pada individu yang belajar. Terkait dengan upaya peningkatan kualitas pembelajaran, penerapan yang selama ini digunakan harus diubah. Penerapan yang sebelumnya berorientasi pada guru, harus diubah menjadi penerapan yang berorientasi pada siswa. Hal ini bertujuan agar siswa lebih aktif dan tidak hanya menjadi pendengar. Motivasi ini juga sering disebut motivasi murni. Motivasi yang sebenarnya timbul dalam diri siswa sendiri. Misalnya, keinginan untuk mendapat keterampilan tertentu, memperoleh informasi dan pengertian, mengembangkan sikap untuk berhasil, menyenangi kehidupan, menyadari sumbangannya terhadap usaha kelompok, keinginan diterima orang lain, dan lain sebagainya. Jadi, motivasi ini timbul tanpa pengaruh dari luar. Dengan menggunakan metode inkuiri dalam pembelajaran PKN, diharapkan siswa mampu mencari sendiri pengetahuan dari pada memperoleh pengetahuan. Serta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VI MI Al-Ittihad Saronggi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengamatan, wawancara dan dokumentasi, maka penerapan pendekatan inkuiri, mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, Pendekatan inkuiri sangat sesuai dengan materi yang akan diajarkan yaitu tentang “desa-kota”, Sedangkan bukti yang lain adalah pernyataan siswa yang mengatakan senang terhadap pendekatan yang diterapkan, sehingga kelas lebih hidup dan tidak hanya menunggu dari guru saja, tetapi siswa mampu mencari dan menemukan sendiri

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Pengaruh Extra Virgin Olive Oil (EVOO) Terhadap Ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) Dan Jumlah Arteriol Pada Endometrium Rattus Norvegicus Galur Wistar Betina Yang Dipapar Rhodamin B

    Get PDF
    Rhodamin B masih banyak digunakan di Indonesia dalam berbagai macam makanan dan kosmetik. Rhodamin B telah terbukti dapat menyebabkan terbentuknya ROS sehingga menimbulkan stess oksidatif diberbagai organ reproduksi. Paparan Rhodamin B terbukti mengakibatkan penurunan jumlah folikel pada ovarium sehingga terjadi penurunan hormon 17β Estradiol. Salah satu peran penting 17β Estradiol dalam siklus menstruasi adalah mempengaruhi proses proliferasi pada endometrium dengan meregulasi VEGF yang berfungsi untuk menginduksi peningkatan permeabilitas pembuluh darah mikro dan angiogenesis. 17β Estradiol yang rendah juga mempengaruhi regulasi VEGF sehingga menghambat proses proliferasi pada siklus di endometrium. Penurunan ekspresi VEGF di endometrium akan mempengaruhi proses angiogenesis arteri spiralis dengan menurunkan jumlah arteriole spiralis di endometrium sehingga proliferasi jaringan endometrium tidak dapat terjadi dengan baik. Tubuh manusia umumnya mempunyai mekanisme pertahanan dalam menghadapi radikal bebas dengan antioksidan endogenos. Namun peningkatan radikal bebas yang berlebihan dalam tubuh menyebabkan antioksidan endogenos tidak mampu menangkal radikal bebas sehingga timbul stres okdidatif. Kondisi yang demikian dapat dicegah dengan Extra Virgin Olive Oil (EVOO). Senyawa fenolik dalam EVOO dapat mendonorkan ion hidrogen yang mampu mengubah radikal LOO• menjadi hipoperoksida lipid (LOOH) sehingga ROS akan menurun dan stres oksidatif akan berkurang. Selain itu EVOO dapat mengurangi kekuatan aktivitas ikatan dengan logam, menginduksi enzim antioksidan endogenos, serta meningkakan transkripsi mRNA dari enzim antioksidan glutathione peroxidase. Dengan kondisi ROS yang terkontrol maka ovarium akan kembali memproduksi folikel dan hormon 17β Estradiol dengan baik sehingga jumlah arteriol dan ekspresi VEGF meningkat dan terjadi angiogenesis yang normal di endometrium. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Extra Virgin Olive Oil (EVOO) terhadap Ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) dan Jumlah Arteriole pada Endometrium Rattus norvegicus galur Wistar Betina yang Dipapar Rodhamin B. Desain penelitian yang digunakan adalah true experimental dengan pendekatan Posttest Only Control Group Design. Sampel yang digunakan adalah 25 ekor Rattus norvegicus galur Wistar Betina yang terbagi dalam 5 kelompok masing-masing 5 ekor tikus, yakni : 1) Kontrol Negatif/ KN (tikus tidak dipapar Rhodamin B dan tidak diberikan EVOO), 2) Kontrol Positif/KP (tikus dipapar Rhodamin B dengan dosis 18 mg/200 g BB/hari tanpa pemberian EVOO, 3) Perlakuan 1/P1 (tikus dipapar Rhodamin B dengan dosis 18 mg/200 g BB/hari + EVOO 1,5 ml/KgBB/hari, 4) Perlakuan 2/P2 (tikus dipapar Rhodamin B dengan dosis 18 mg/200 g BB/hari + EVOO 3 ml/KgBB/hari, 5) Perlakuan 3/P3 (tikus dipapar Rhodamin B dengan dosis 18 mg/200 g BB/hari + EVOO 4,5 ml/KgBB/hari. Rhodamin B terbukti signifikan menurunkan ekspresi VEGF dan jumlah arteriole pada endometrium Rattus norvegicus galur wistar betina. Dan pemberian EVOO berpengaruh signifikan untuk meningkatkan ekspresi VEGF dan jumlah arteriole pada tikus Rattus norvegicus yang dipapar Rhodamin B. EVOO dapat menjadi alternatif pencegahan stres oksidatif akibat paparan Rhodamin B karena fungsi antioksidan yang dimilikinya terbukti dapat menetralisir radikal bebas yang ditimbulkan oleh paparan Rhodamin B

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore