22 research outputs found
Hubungan sikap tauhid terhadap kesadaran beragama narapidana pencurian di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Bandung
Dalam agama Islam kejahatan sangat dilarang bahkan sampai mendapat ganjaran baik secara fisik maupun batin. Seperti halnya kasus pencurian, maraknya kasus pencurian di berbagai manca negara mengakibatkan angka kejahatan atau kriminalitas di seluruh dunia meningkat pesat. Pentingnya mempelajari agama karena dapat mengantarkan manusia selamat di dunia dan akhirat. Sejauhmana seseorang beramal mengikut ajaran agama, maka hidupnya akan terarah, tenang dan terhindar dari kegelisahan. Tauhīd itu kunci yang menentukan diterima atau tidaknya amal seseorang. Sempurna tidaknya amal seseorang bergantung pada tauhīdnya. Oleh karena itu tingkatan tauhīd atau keimanan seorang kepada Tuhannya menjadi landasan seseorang dalam kesadaran beragama narapidana pencurian di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Bandung.
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi sikap tauhīd narapidana pencurian di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Bandung, untuk mengetahui kondisi kesadaran beragama narapidana pencurian di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Bandung, serta untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan sikap tauhīd terhadap kesadaran beragama narapidana pencurian di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Bandung.
Teori sikap tauhīd yang digunakan dalam penelitian ini menurut Muhammad Taqi Misbah Yazdi. Adapun untuk kesadaran beragama menggunakan teori menurut Abraham Maslow. Hipotesis yang diajukan yaitu jika H0 ditolak maka Ha diterima yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sikap tauhid dengan kesadaran beragama narapidana pencurian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bandung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang digunakan yaitu metode analisis korelasi yang bertujuan untuk menunjukkan sejauh mana keterkaitan antara hubungan antara variabel satu dengan variabel lainnya. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebar kepada 38 narapidana pencurian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bandung.
Berdasarkan data yang sudah diolah, penelitian ini medapatkan hasil secara keseluruhan, sikap tauhīd pada narapidana kasus pencurian di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Bandung ini tergolong sedang dengan persentase sebesar 65,8%, dan gambaran untuk kesadaran beragama pun sama dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 53%. Adapun pada uji korelasi dan uji hipotesis yang telah dilakukan menunjukan bahwa hasil dari hipotesis diterima dikarenakan nilai signifikansinya ttabel dan Fhitung > Ftabel. Artinya terdapat hubungan positif yang signifikan secara bersama-sama antara sikap tauhīd dengan kesadaran beragama narapidana pencurian di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Bandung
Liberalisme Dalam Kajian Al-Qur’an (Study Pada Situs www.islamlib.com)
Abstrak—Kontroversi keislaman khususnya mengenai ide-ide kelompok Jaringan Islam Liberal banyak
yang berasal dari pemahaman manusia bukan dari hukum yang diberlakukan oleh tuhan. Peluang seperti ini
sering terjadi apabila agama berada di tangan manusia dan ditafsirkan menurut pandangan dan kemampuan
pemahamannya sendiri, oleh sebab itu tujuan dari penulisan artikel ini untuk mengkaji pandangan kelompok
Jaringan Islam Liberal (JIL) terhadap Al-Qur'an yang dipublikasikan melalui media online pada situs
IslamLib. Dengan menggunakan metode deskriptif analitis melalui studi kepustakaan, penulis mengkaji
pandangan kelompok Jaringan Islam Liberal mengenai Hak Asasi Manusia (HAM), LGBT, Pluralisme
Agama, kemudian menganalisanya berdasarkan pendekatan Al-Qur'an dan kaidah penafsirannya, hasil
penelitian ini adalah mengetahui makna Liberalisme dalam Al- Qur'an yang diaplikasikan melalui situs Islam
Liberal.
Kata Kunci: Liberalisme; Al-Qur'an; Islam; Liberal;
Abstract—Many Islamic controversies, especially regarding the ideas of the Liberal Islamic Network group, stem from
human understanding, not from laws imposed by God. Opportunities like this often occur when religion is in human hands
and resources are based on their own views and understanding abilities, therefore the purpose of writing this article is to examine
the views of the Liberal Islamic Network (JIL) group towards the Al-Qur'an published through online media on the IslamLib
website. Using analytical descriptive methods through a literature review, the author examines the views of the Liberal Islamic
Network group regarding Human Rights (HAM), LGBT, Religious Pluralism, then analyzes them based on the Al-Qur'an
approach and its rules of interpretation. The results of this research are to find out the meaning of Liberalism in the Al-Quran
which is applied through the Liberal Islam website.
Keywords: Liberalism; Al-Qur'an; Islam; Liberal
STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI BAITUL MAL WATTAMWIL (Studi Peran KSPPS BMT Al-Hikmah Bandar Lampung)
The purpose of this research is to discover how the Shari'a Savings and Loans Cooperative (KSPPS) BMT Pondok Pesantren Al-Hikmah Bandar Lampung implements the economic empowerment strategy and its implications for the community. This is a qualitative study that employs data collection techniques such as interviews and documentation. The author used eight customers as research subjects and two administrators from KSPPS BMT Al-Hikmah. In this qualitative study, data was analyzed before entering the field, while in the field, and after it was completed. In practice, however, data analysis is more focused during the data collection process in the field. The findings of this study indicate that the community economic empowerment strategy implemented was a success, as evidenced by the implementation of three excellent programs, namely empowerment, capacity, and empowerment. The findings indicate that KSPPS BMT Al- Hikmah Bandar Lampung is capable of increasing income and economic welfare, as well as the resilience of the members' families
OPTIMALISASI PEMANFAATAN DANA DESA MELALUI PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM DI KABUPATEN PRINGSEWU LAMPUNG
This study aims to describe the management of activities in Pekon that utilize the potential of Natural Resources and Human Resources through the Village Fund Allocation (DDS) as outlined in the Pekon Revenue and Expenditure Budget (APBPekon) 2015 to 2020, which is managed independently by the community. Taking the background in Gadingrejo District, Pringsewu Regency, the subject in this study is the community in Gadingrejo District which consists of 23 Pekon with a population of 38,222 people using Purposive Sampling so that there are criteria in determining the sample. In this study, the author collects data through observation, interviews, and documentation. Actual data was collected using the descriptive analysis method. According to the study's findings, the village fund had a positive impact on the community, as evidenced by the collaboration between the government and the community in improving the development of village facilities and infrastructure such as the construction of roads, bridges, culverts, repairing village facilities by involving the community at all stages from planning to implementation to maintenance, and empowerment activities aimed at improving the econometric situation.
Dakwah Communication: An Alternative Way For Children Caused By Broken Home
The family includes the primary shaper of this character and supporting factors in realizing these teachings through the formation of morality, as we all know that since birth, the people closest to humans are family members. This article aims to find out about da'wah communication, which is used as an alternative way for children who experience broken homes. This study uses a qualitative research method with the type of research in the form of qualitative descriptive by positioning the author as a critical instrument. As for the results in this study, that parent-child often contains views about power and authority. So it is common for children living in such families to experience rebellion. So, da'wah communication can be a solution for broken home children, based on their parents as preachers who encourage children. Because of the participation of the communicants (mad'u) of their children in the ideas or messages conveyed by the communicators (da'i), namely their parents
IMPLEMENTASI KESIAPAN GURU TERHADAP PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA MATA PELAJARAN PAI DI KELAS I DAN IV SD IT AL-FATIH LAMPUNG BARAT
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan
guru terhadap pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka
dalam mata pelajaran PAI dan untuk mengetahui apa saja faktor
pendukung dan penghambat kesiapan guru terhadap pembelajaran
berdiferensiasi pada kurikulum merdeka dalam mata pelajaran PAI.
Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriftif kualitatif,
data diproleh dengan menggunakan tiga metode yaitu, wawancara
sebagai metode pokok, observasi dan dokumentasi digunakan sebagai
metode penunjang. informan dalam penelitian ini diproleh langsung
dari kepala sekolah dan guru PAI. kemudian dalam melakukan
analisis datanya, penulis menggunakan tiga langkah analisis data yaitu
reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.
disamping itu, penulis menggunakan teknik pengecekan keabsahan
data dengan tringulasi sumber untuk menguji kredibilitas data.
Hasil penelitian yang telah dilakukan penulis menemukan hasil
yaitu pada tahap perencanaan guru sudah melakukan dengan baik
sesuai dengan panduan pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum
merdeka, hal ini ditunjukkan bahwa guru sudah melakukan pemetaan,
menganalisis CP, merumuskan TP, menyusun ATP dan merancang
Modul Ajar. pada tahap pelaksanaan pembelajaran guru sudah
melakukan dengan baik sesuai dengan panduan pembelajaran
berdiferensiasi pada kurikulum merdeka, hal ini ditunjukkan bahwa
sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar guru terlebih dahulu
melakukan assessment diagnostic, setelah itu guru melakukan
perencanaan. selanjutnya melakukan proses pembelajaran. pada tahap
evaluasi pembelajaran guru sudah melakukan dengan baik sesuai
dengan panduan pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum
merdeka. dalam pembelajaran guru sudah menerapkan diferensiasi isi,
diferensiasi proses dan lingkungan belajar. guru melakukan penilaian
melalui assesment formatif dan sumatif. selain itu juga pendidik
melakukan refleksi pada akhir pembelajaran. adapun faktor
pendukung dan penghambat dalam menerapkan pembelajaran
berdiferensiasi pada kurikulum merdeka. pertama, faktor
pendukungnya yaitu modul ajar, kedua, faktor penghambatnya yaitu
penyesuaian pada kurikulum merdeka.
Kata Kunci: Implementasi, Kesiapan Guru, Pembelajaran
Berdiferensiasi, Kurikulum Merdeka, PAI
iv
ABSTRACT
The aim of this research is to determine teachers' readiness for
differentiated learning in the independent curriculum in PAI subjects
and to find out what factors support and inhibit teachers' readiness
for differentiated learning in the independent curriculum in PAI
subjects.
The method used is a qualitative descriptive approach, data
was obtained using three methods, namely, interviews as the main
method, observation and documentation were used as supporting
methods. Informants in this research were obtained directly from
school principals and PAI teachers. then in carrying out the data
analysis, the author used three data analysis steps, namely data
reduction, data presentation, conclusion drawing and verification.
Besides that, the author uses the technique of checking the validity of
the data by triangulating sources to test the credibility of the data.
The results of the research carried out by the author found that
at the planning stage the teacher had done well in accordance with
the differentiated learning guide in the independent curriculum. This
showed that the teacher had carried out mapping, analyzed the CP,
formulated the TP, compiled the ATP and designed the Teaching
Module. At the learning implementation stage the teacher has carried
out well in accordance with the differentiated learning guidelines in
the independent curriculum. This shows that before carrying out
teaching and learning activities the teacher first carries out a
diagnostic assessment, after that the teacher carries out planning.
then carry out the learning process. at the learning evaluation stage
the teacher has performed well in accordance with the differentiated
learning guidelines in the independent curriculum. In learning,
teachers have implemented content differentiation, process
differentiation and learning environment. teachers carry out
assessments through formative and summative assessments. Apart
from that, educators also reflect at the end of learning. there are
supporting and inhibiting factors in implementing differentiated
learning in the independent curriculum. first, the supporting factor,
namely the teaching module, second, the inhibiting factor, namely
adjustments to the independent curriculum.
Keywords: Implementation, Teacher Readiness, Differentiated
Learning, Independent Curriculum, PA
LAYANAN BIMBINGAN ISLAM DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN SANTRI BERBASIS AL-QUR'AN PONDOK PESANTREN DARUTH THOLIBIN BALIK BUKIT LAMPUNG BARAT
ABSTRAK
Layanan Bimbingan adalah upaya pemberian bantuan yang di
lakukan oleh Ustadz kepada santri dalam rangka membantu santri
dalam membentuk kerpibadian melalui pembelajaran dan pemberian
nasihat-nasihat yang berkenaan dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan
layanan bimbingan yang diberikan kepada santri di Pondok Pesantren
Daruth Tholibin Balik Bukit Lampung Barat.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research),
yang bertempat di Pondok Pesantren Daruth Tholibin Balik Bukit
Lampung Barat dengan mengunakan teknik purposive sampling dan
penilitian ini bersifat deskriptif adapun populasi dalam penelitian ini
yaitu seluruh warga Pondok Pesantren yang terlibat dalam kegiatan
bimbingan. Sedangkan sampel yang peneliti ambil yaitu Ustadz dan
santri Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah
observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan
data kualitatif melalui 3 jalur pengumpulan data yaitu reduksi data,
penyajian data dan verivikasi data.
Jenis data ini dikumpulkan langsung oleh peneliti untuk
kemudian diolah, dianalisis dan dibuat kesimpulannya.Teknik yang
digunakan dalam sumber data ini yaitu kuesioner, wawancara langsung,
dan survey. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh penulis
sehingga penulis dapat menentukan hasil penelitian ini adalah
pengurus, tenaga pengajar, dan santri Di Pondok Pesantren Daruth
Tholibin Balik Bukit Lampung Barat Sebagai Berikut : (1)
Pengurus/tenaga pengajar 6 ustadz berjumlah 5 dan dan ustadzah
berjumlah 6 (2) Santri laki-laki berjumlah 80 dan santri perempuan
berjumlah 85. Dari jumlah populasi diatas dapat diketahui jumlah
kesuluruhan populasi berjumlah 182 orang. Dari pendapat survei diatas
ada sejumlah individu atau kelompok yang menjadi sampel dalam suatu
penelitian, sehingga penulis menentukan penelitian ini adalah
pengurus, tenaga pengajar, dan santri di Pondok Pesantren Daruth
Tholibin Balik Bukit Lampung Barat sebagai berikut :
Tenaga pengajar yang dijadikan sample: (1) Ustadz yang telah
lama tinggal di Pondok Pesantren minimal 3 tahun (2) Ustadz yang aktif mengajar dan aktif memberikan bimbingan kepada santri. Dari kedua
kriteria diatas maka Ustadz yang ditetapkan menjadi sample yaitu : 2
Ustadz yang dijadikan sample. (a) 5 Santri yang dijadikan sample (b)
Santri perempuan (c) Santri dengan pendidikan akademik tingkat MTs
(d) Santri yang mendapatkan paling banyak bimbingan di Pondok
Pesantren.
Adapun hasil temuan penelitian ini adalah proses pelaksanaan
bimbingan kepribadian berbasis Al-Qur’an di Pondok Pesatren Daruth
Tholibin yang terdiri dari tahapan perkenalan, persiapan, pelaksanaan
bimbingan dan evaluasi, adapun kegiatan bimbingan yang dilaksanakan
meliputi kegiatan pembelajaran diniyah, halaqoh Qur’an, pengamalan
ibadah wajib dan sunnah serta bimbingan kakak asuh, hasil evaluasi
pelaksanaan kegiatan bimbingan ini menunjukan perubahan pada
kepribadian santri dapat dilihat dari menurunya pelanggaran tata tertib
yang dilakukan oleh santri, serta adanya peningkatan kedisiplinan
ibadah dan amalan baik yang termasuk dalam bentuk kepribadian
berbasis Al-Qur’an.
Kata kunci: Layanan bimbingan, kepribadian santri berbasis Al�Qur’an. ABSTRACT
Guidance Services are efforts to provide assistance carried out
by counselors (Ustadz) to students (klein) in order to help students in
forming their personalities through learning and providing advice
relating to the values of the Al-Qur'an. This research aims to find out
how the guidance services provided to students at the Daruth Tholibin
Balik Bukit Lampung Barat Islamic Boarding School are implemented.
This type of research is field research, which takes place at the
Pondok Pesantren Daruth Tholibin Boarding School Balik Bukit
Lampung Barat using purposive sampling techniques and this research
is descriptive. The population in this research is all residents of the
Islamic Boarding School who are involved in guidance activities. .
Meanwhile, the samples taken by researchers were Ustadz and Islamic
boarding school students. The data collection methods used were
observation, interviews and documentation. Data analysis uses
qualitative data through 3 data collection channels, namely data
reduction, data presentation and data verification.
This type of data is collected directly by researchers and then
processed, analyzed and conclusions drawn. The techniques used in this
data source are questionnaires, direct interviews and surveys. Based on
the results of a survey conducted by the author, the author can determine
that the results of this research are the administrators, teaching staff and
students at the Daruth Tholibin Islamic Boarding School in Balik Bukit
Lampung Barat as follows: (1) The administrators/teaching staff of the
6 ustadz totaling 5 and the ustadzah totaling 6 (2) There are 80 male
students and 85 female students. From the population numbers above,
it can be seen that the total population is 182 people. From the opinion
of the survey above, there are a number of individuals or groups who
are samples in a study, so the author determines that this research is the
administrators, teaching staff and students at the Daruth Tholibin
Islamic Boarding School in Balik Bukit Lampung Barat as follows:
Teaching staff used as samples: (1) Ustadz who have lived at the
Islamic boarding school for at least 3 years (2) Ustadz who actively
teach and actively provide guidance to students. From the two criteria
above, the Ustadz who were determined to be the sample were: 2 Ustadz who were used as the sample. (a) 5 Santri used samples (b) Female
Santri (c) Santri with academic education at MTs level (d) Santri who
receive the most guidance at the Islamic Boarding School
The results of the findings of this research are the process of
implementing Al-Qur'an-based personality guidance at the Daruth
Tholibin Islamic Boarding School which consists of the stages of
introduction, preparation, implementation of guidance and evaluation.
obligatory and sunnah worship as well as guidance from foster siblings,
the results of the evaluation of the implementation of this guidance
activity show changes in the personality of the students, which can be
seen from the decrease in violations of rules and regulations committed
by the students, as well as an increase in the discipline of worship and
good deeds which are included in the form of personality based on the
Al-Qur'an. an.
Keywords: Guidance service, student’s personality based on the Al�Qur’an
PENERAPAN METODE BERNYANYI UNTUK MENGEMBANGKAN BAHASA ANAK DI TAMAN KANAK�KANAK RA-ALMUHTARAM
ABSTRAK
Perkembangan bahasa anak di Taman kanak-kanak RA�ALMUHTARAM adalah masih kurang bervariasi, dan metode
bernyanyi masih kurang diterapkan, karena lebih memfokuskan
menulis, membaca, dan berhitung. Usaha ataupun upaya yang
dilakukan guru disana terutama dalam mengembangkan kemampuan
bahasa anak usia dini yang akan memasuki pendidikan kejenjang
selanjutnya masih kurang bervariasi dalam mencapai tujuan
pengembangan bahasa melalui metode bernyanyi, sehingga anak-anak
mudah bosan dan jenuh, kemudian membuat suasana dikelas tidak
kondusif. Metode bernyanyi merupakan salah satu metode yang
sangat digemari oleh anak-anak, ampir setiap anak sangat menikmati
lagu-lagu atau nyanyian yang didengarkan, lebih-lebih jika nyanyian
tersebut dibawakan oleh anak-anak seusianya dan diikuti dengan
gerakan-gerakan tubuh yang sederhana. Dengan demikian tujuan
penulis untuk mengetahui bagaimana penerapan metode bernyanyi
untuk mengembangkan bahasa anak di Taman Kanak-Kanak RA�ALMUHTARAM?
Metode penelitian yang penulis gunakan ini adalah metode
kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa di taman
kanak-kanak AL-MUHTARAM dengan jumlah 20 anak. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk analisis data peneliti
menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.
Dan untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan
perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, dan
menggunakan bahan referensi.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
penerapan metode bernyanyi untuk mengembangkan bahasa anak di
Taman Kanak-Kanak RA-ALMUHTARAM, melalui pengamatan
yang dilakukan oleh penulis selama pembelajaran berlangsung.
Kata kunci : Perkembangan bahasa, metode bernyanyi, anak usia
dini
iii
ABSTRATC
The development of children's language at RA�ALMUHTARAM Kindergarten is still less varied, and the singing
method is still less applied, because it focuses more on writing,
reading, and counting. Efforts or efforts made by teachers there,
especially in developing the language skills of early childhood who
will enter the next level of education, are still less varied in achieving
language development goals through the singing method, so that
children get bored and bored easily, then create an atmosphere in the
classroom that is not conducive. The singing method is one method
that is very popular with children, almost every child really enjoys the
songs or chants that are heard, especially if the songs are sung by
children his age and followed by simple body movements. Thus the
author's goal is to find out how to apply the singing method to develop
children's language in RA-ALMUHTARAM Kindergarten?
The research method that the author uses is descriptive
qualitative method. The subjects in this study were students at AL�MUHTARAM kindergarten with a total of 20 children. Data
collection techniques in this study used interview, observation, and
documentation techniques. For data analysis researchers used data
reduction, data presentation and drawing conclusions. And to test the
validity of the data the researcher used observation extension,
increased persistence, triangulation, and used reference materials.
Based on the results of the study, it can be concluded that the
application of the singing method to develop children's language in
RA-ALMUHTARAM Kindergarten, through observations made by
the author during the learning process, the development of children's
language through the singing method can develop well.
Keywords: Language development, singing method, early
childhoo
Development of Sparkol Vedio Scribe Assisted Learning Media
This study aims at how to develop sparkol video scribe assisted mathematics learning media and produce valid, practical, effective and responsive media. To achieve this goal the authors develop the media using research development methods with steps: (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, (5) evaluation. Subjects in this study were students of the University of Islam Raden Intan Lampung with data collection instruments used in the form of a questionnaire given to the material experts, media experts, and questionnaire responses to students to know the interest of learning media developed mathematics. The results of this study produce a product in the form of sparkol video scribe-assisted mathematics learning media on assignment material (linear program) in higher education; knowing the feasibility of the developed product quality is very feasible with a score of 83,7% based on expert material judgment and 91,5% by the media expert in a very feasible category. Students' responses in sparkol video scribe assisted instructional media on assignment material (linear program) obtained a score of 83,2% with very interesting criteria in college. based on the suggestions from material experts and media experts to the author to be disseminated to lecturers for use in the learning process
PENGARUH WORK OVERLOAD, KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP TURNOVER INTENTION DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN BISNIS ISLAM (Studi Pada Karyawan PT. Perkebunan Nusantara VII Unit Kedaton)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis
pengaruh variabel independen Work Overload, Komunikasi
Interpersonal dan Komitmen Organisasi terhadap variabel dependen
Turnover Intention dalam Perspektif Manajemen Bisnis Islam pada
karyawan PT. Perkebunan Nusantara VII Unit Kedaton. Adapun yang
melatarbelakangi penelitian ini karena dalam suatu perusahaan pasti
memiliki beberapa permasalahan di dalamnya seperti kurangnya
kenyamanan karyawan dalam bekerja karena lingkungan kerja yang
tidak bersahabat, karyawan juga merasa bahwa perusahaan
memberikan beban kerja yang berlebihan yang membuat dirinya stres
dengan pekerjaannya. Perasaan tidak nyaman yang dirasakan
karyawan tersebut akan menurunkan produktivitas kerja mereka
sehingga pekerjaan yang dilakukan tidak maksimal dan berdampak
pada keinginan karyawan untuk keluar dari perusahaan.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan
teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Populasi
pada penelitian ini adalah Karyawan PT. Perkebunan Nusantara VII
Unit Kedaton sebanyak 396 karyawan. Penulis mengambil jenis
sampel Probability yaitu metode simple random sampling dengan
jumlah sampel sebanyak 80 karyawan. Selanjutnya untuk
menganalisis penelitian peneliti menggunakan skala likert dengan
metode analisis SmartPLS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work Overload
berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Turnover Intention.
Komunikasi Interpersonal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap
Turnover Intention. Komitmen Organisasi berpengaruh negatif dan
signifikan terhadap Turnover Intention. Perspektif Manajemen Bisnis
Islam, dalam menjalankan aktivitas bisnis pimpinan maupun
karyawan harus berpegang teguh kepada prinsip-prinsip syariah Islam,
dengan mengacu kepada Al-Qur’an dan hadist. Jika seseorang
meyakini bahwa Allah SWT sebagai tujuan terakhirnya maka apa
yang dia lakukan didunia pasti tidak akan dijalankan dengan
sembarangaan dan semata-mata hanya untuk mencari keridhoan Allah
SWT.
Kata Kunci : Work Overload, Komunikasi Interpersonal,
Komitmen Organisasi dan Turnover Intention.
ABSTRAC
This study aims to test and analyze the effect of the independent
variable Work Overload, Interpersonal Communication and
Organizational Commitment on the dependent variable Turnover
Intention in the perspective of Islamic Business Management on
employees of PT Perkebunan Nusantara VII Kedaton Unit. The
background of this research is because in a company there must be
several problems in it such as the lack of employee comfort at work
due to an unfriendly work environment, employees also feel that the
company provides excessive workload which makes them stressed with
their work. The uncomfortable feelings felt by these employees will
reduce their work productivity so that the work done is not optimal
and have an impact on the employee's desire to leave the company.
This research uses descriptive quantitative methods with data
collection techniques through distributing questionnaires. The
population in this study were 396 employees of PT Perkebunan
Nusantara VII Kedaton Unit. The author took the Probability sample
type, namely the simple random sampling method with a sample size
of 80 employees. Furthermore, to analyze the research, researchers
used a Likert scale with the SmartPLS analysis method.
The results showed that Work Overload has a positive and
insignificant effect on Turnover Intention. Interpersonal
Communication has a negative and significant effect on Turnover
Intention. Organizational Commitment has a negative and significant
effect on Turnover Intention. In the perspective of Islamic Business
Management, in carrying out business activities, leaders and
employees must adhere firmly to the principles of Islamic law, by
referring to the Al-Qur’an and Hadits. If a person believes that Allah
SWT is his final goal then what he does will definitely not be carried
out haphazardly and solely seeking the pleasure of Allah SWT.
Keywords : Work Overload, Interpersonal Communication,
Organizational Commitment and Turnover Intention
