14 research outputs found
Robot Beroda Yang Berjalan Menurut Jalur Yang Digambar Pada Personal Digital Assistant
Dengan berkembangnya teknologi dan rumitnya jalur yang harus dilalui oleh robot, maka dibuatlah Robot Beroda Yang Berjalan Menurut Jalur Yang Digambar Pada Personal Digital Assistant (PDA). Tujuan dari pembuatan alat tersebut untuk mempermudah operator dalam menentukan jalur yang harus dilalui oleh robot. Cara kerja robot adalah membaca titik yang digambar oleh operator, lalu PDA akan menghitung jarak jalur yang akan dilalui, setelah itu PDA berkomunikasi dengan mikrokontroler untuk berjalan sesuai dengan jalur tersebut. Cara menggambar jalur pada layar PDA adalah dengan menyentuh suatu titik pada layar sentuh, lalu program
akan menempatkan titik pada daerah yang disentuh untuk kemudian dihubungkan secara otomatis dengan titik jalur sebelumnya, sehingga terbentuklah jalur, dan proses itu akan berulang-ulang sampai operator menekan tombol “selesai”. Setelah jalur selesai digambar, maka titik jalur yang digambar pertama kali dianggap sebagai titik START dan yang digambar terakhir sebagai titik END. PDA berkomunikasi dengan mikrokontroler secara 2 arah (kirim–terima) dengan menggunakan rangkaian transmisi data infra merah. Untuk mengenali jarak yang telah dilalui robot, maka digunakan sensor optocoupler pada kedua roda belakang. Sensor optocoupler ini juga digunakan pada saat memutar haluan robot sesuai dengan sudut yang dikehendaki. Aplikasi robot ini pada dunia nyata antara lain robot pembawa barang
Perbaikan tata letak fasilitas produksi pada divisi frame
Masalah tata letak fasilitas produksi merupakan salah satu masalah yang penting dalam suatu industri manufaktur. Tujuan utama dari perancangan tata letak fasilitas produksi ini adalah meminimalkan biaya material handling. Perencanaan tata letak fasilitas produksi sangat dibutuhkan oleh setiap industri manufaktur karena 20-50% dari total biaya produksi merupakan biaya material handling. Perancangan fasilitas produksi yang tepat akan meminimalkan total momen perpindahan yang terjadi di lantai produksi. Dengan menurunnya total momen perpindahan, biaya material handling yang harus ditanggung oleh perusahaan menjadi lebih rendah. Untuk memecahkan masalah perancangan tata letak fasilitas produksi yang melibatkan banyak departemen, digunakan salah satu metode heuristis yaitu algoritma Graph Theoretic Approach yang dapat mengidentifikasi Maximal PAG departemen-departemen pada lantai produksi. PT. Indonesia Golden Cycle Industry adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur penghasil sepeda. Pada Divisi Frame perushaan ini, akan dilakukan perancangan tata letak fasilitias produksi yang dapat meminimalkan total momen perpindahan dengan menggunakan algoritma Graph Theoretic Approach. Dalam penelitian ini, akan diberikan gambaran mengenai bagaimana implementasi algoritma Graph Theoretic Approach dalam mencari solusi untuk permasalahan tata letak fasilitas produksi. Dari hasil penelitian, diperoleh pengurangan total momen perpindahan yang signifikan yaitu mencapai 40.332%
Rancang Bangun Pengaksesan Dan Pengendalian Jaringan Listrik Kelas Dengan RFID
Pada saat ini efektivitas penggunaan ruang kelas di Fakultas Teknik (UKWMS) dengan masih seijin pimpinan Fakultas atau Jurusan dengan cara mengambil kunci di TU. Dengan kemajuan teknologi saat ini, maka pemanfatan teknologi perlu karena dapat mempermudah dan mempercepat pengaksesan ruangan, serta sistem kelistrikan secara otomatis.
Pada topik skripsi terdahulu sudah direalisasikan alat yang dapat melakukan proses pengendalian aliran listrik dalam ruangan. Sistem kontrolnya menggunakan ID yang akan dikirim ke intranet untuk mengetahui apakah ID sudah sesuai atau tidak saat ingin mengakses ruangan. Alat yang telah direalisasikan tersebut sangat bergantung pada server. Jika server mengalami request time out (koneksi intranet yang sangat lambat atau tidak ada koneksi) maka akan terjadi gangguan saat mengakses ruang kelas yang akan digunakan.
Oleh karena itu perlu dikembangkan sebuah alat agar sistem pengaksesan ruang serta pengontrolan kelistrikan tidak bergantung pada koneksi intranet. Dengan cara menggunakan RFID yang ditempelkan ke alat RFID Reader sehingga ID pada kartu terbaca.
Data dari pengujian alat berupa ruangan diakses pada saat Kartu RFID yang ditempelkan pada RFID reader. Saat RFID reader menerima ID yang diterima dari kartu ID maka dikirim ke mikrokontroler saat ID sesuai maka ruangan dapat diakses serta kelistrikan dapat menyala. Dari Pengujian yang dilakukan selama satu minggu didapatkan hasil 75 % dapat bekerja
Sistem Penerangan Jalan Umum Berbasis IoT (Internet Of Things)
Public street lighting (PJU) is important as a public facility, which must be considered so that the system remains well maintained and optimal. Sometimes the condition of the lamp is not known the state of the system, because it is located in a location that is not directly accessible. Solution to overcome these problems using the Internet of Things (IOT), to monitor the condition of PJU equipment that is integrated with the internet network.This tool uses a 12 VDC battery, as the main energy source to operate the entire system. Solar panels will be input for energy for the charging process on the battery and also the lighting process by the PJU lights. This tool uses a microcontroller Wemos D1 Mini to control the system and connecting to the web server. ACS 712 current sensor and voltage sensor as parameters for monitoring the state of the PJU system, during the process of charging and supplying to the PJU lights.To ensure the system functions, measurements and tests are carried out, which include: Measurement of voltage and current from the solar panel for the process of charging to the battery as well as measurement of voltage and current from the battery when charging and discharging; Measurement of voltage and current of LED lights as lighting; Measurement of PIR sensor response time to distance and range distance; and Testing system monitoring on Android applications, as a whole system test.This tool is able to work automatically in the charging process and also the lighting process which is triggered based on the solar panel output voltage by the BCR, and the system can adjust the intensity of the lighting with PIR sensor parameters. The monitoring system can function in real time on an android smartphone
Mesin pembuat pakan ternak dalam bentuk pellet berbasis progammable logic controller
Era sekarang kebutuhan konsumsi hewan ternak semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia. Kebutuhan akan hewan ternak yang meningkat tentunya akan berdampak pada meningkatnya harga dari pelet hewan ternak di pasaran.. hampir sebagian besar penduduk Indonesia yang bertempat tinggal di daerah pedesaan memanfaatkan kondisi alam untuk berternak. Namun hal ini masih kurang adanya dukungan dari sisi kebutuhan pelet yang masih membebani para peternak karena harga yang kurang terjangkau. Sehingga mereka beralih ke dedaunan atau pakan alternatif yang lebih murah. Hal ini tentunya berdampak pada kualitas hewan ternak yang rendah. Dengan adanya alat ini, Mesin pembuat pakan ternak dalam bentuk pelet ini memanfaatkan progammable logic controller pembuatan pellet dapat tercapai. Alat ini juga dapat membantu para peternak untuk dapat memproduksi pellet buatan sendiri dengan menggunakan bahan baku yang sesuai dengan kebutuhan para peternak. Alat ini terdiri dari 2 bagian yaitu pencampur dan pencetak, bagian pencampur digunakan untuk mencampur bahan-bahan pembentuk adonan pakan ternak dan pencetak digunakan untuk mencetak adonan pakan ternak menjadi bentuk pellet. Alat ini dapat memproduksi pakan ternak menjadi bentuk pellet basah dengan memanfaatkan progammable logic controller sebagai sistem kontrol dari mesin ini. Alat ini menggunakan PLC GE Versamax dengan spesifikasi 10 input dan 6 output dan 2 motor AC untuk menggerakan pengaduk pada pencampur dan menggerakan screw conveyor sehingga dapat mendorong adonan pakan ternak ke pencetak
Perancangan Sistem Informasi Produksi di CV. Lintas Bangun Perkasa
CV. Lintas Bangun Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang lantai kayu (flooring). Produk-produk yang dibuat oleh perusahaan diantaranya berupa Flooring Finger Joint Laminating, Flooring Uni Joint, Wood Tiles, dan Profiles Wood Tiles. Kecepatan dalam pelayanan dan ketepatan dalam mengolah data merupakan kunci utama untuk meningkatkan pelayanan kepada customer. Saat ini sistem yang ada pada perusahaan memiliki beberapa kekurangan seperti dalam proses penyimpanan data, pembuatan laporan, dan pengecekan stok produksi. Untuk itu, dibuatlah suatu sistem informasi yang dapat menyelesaikan masalah diatas. Selain itu, sistem ini akan terintegrasi antar divisi dalam departemen produksi dan juga dilengkapi dengan notifikasi stok bahan di lantai produksi baik bahan baku, WIP, maupun bahan jadi
Fall detection and notification system to fast emergency management for the elderly
An elderly person needs special attention from his family environment; however, in general elderly people still want to live independently and not depend on their family. On the other hand, elderly people have a high risk of falling accidents because they experience a decline in health, especially physical health, which can result in serious injury or death if treatment cannot be done immediately. To overcome this, a tool is needed that can detect falls in the elderly so that it is hoped that the elderly can be treated immediately. The elderly fall detection tool is designed using accelerometer, gyroscope and GPS sensors. The function of the tool is to detect an elderly person's fall and then respond by sending information to family members from the mobile phone number that has been stored in the tool's programming. The tool has dimensions of 3.4 x 7 x 3 cm which can be put into an elderly person's pocket. Testing of the tool was carried out by the subject performing a falling movement 10 times. The tool succeeded in detecting and sending fall information to Telegram 9 times so that the success rate of the fall detection tool was 90%
Sistem Pengendalian Aliran Listrik dalam Ruangan Melalui Jaringan Intranet dalam Rangka Penghematan Energi
Salah satu isu global saat ini adalah krisis energi, terutama energi yang paling banyak digunakan salah satunya adalah energi listrik. Menurut kajian PT PLN pertumbuhan beban listrik di pulau Jawa adalah 9 persen tiap tahunnya, potensi krisis listrik terjadi karena pesatnya pertumbuhan aktivitas perekonomian di pulau Jawa . Hal ini berimbas pada meningkatnya energi listrik. Namun demikian cadangan bahan bakar sebagai sumber daya yang tidak dapat diperbarui semakin menipis tiap tahunnya, oleh karena itu penggunaan energi listrik harus tepat guna dan efesien. Sasaran dari penelitian ini adalah instansi Universitas Widya Mandala Surabaya, yaitu pada infrastruktur kelistrikannya. Salah satu upaya penghematan ialah dengan cara mengurangi penggunaan alat-alat listrik di kelas-kelas. Pada penelitian ini beban listrik berupa lampu, LCD proyektor dan AC (Air Conditioner) pada ruang kelas. Sistem bekerja dengan menggunakan rangkaian breaker berupa Solid State Relay. Jadwal penggunaan ruangan dibuat di dalam database. Mikrokontroler diberi pewaktu Real Time Clock (RTC) yang disinkronkan dengan jam server. Browser akan menampilkan kondisi kelas yang dipakai menyala atau tidak ditandai dengan deteksi sensor arus pada tiap phasenya dan jadwal aliran listrik kelas. Hasil didapat adalah sistem mampu mematikan dan menyalakan aliran listrik sesuai program sehingga menghemat energi dengan mengurangi penggunaan listrik yang tidak diperlukan.
Kata kunci : efesiensi energi listrik, intranet, mikrokontroler, Solid State Relay, RTC
Pelatihan dan Implementasi Teknologi Tenaga Surya untuk Lampu Hias di RT 03 RW 03, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya
Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2021 di RT 03 dan RW 03, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, Surabaya. RT 03 RW 03 terletak di Jl. Tambak Segaran IV merupakan daerah yang padat penduduk dan terletak pada gang yang sempit. Sejak tahun 2017, RT 03 RW 03, Kelurahan Tambakrejo bersiap diri dengan mengikuti lomba-lomba yang diadakan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Beberapa kegiatan yang telah dilakukan yaitu memilah sampah plastik dan budidaya tanaman hidroponik. Kegiatan selanjutnya yang direncanakan adalah memperindah tampilan RT 03 dengan menggunakan lampu hias. Dari kebutuhan RT 03 tersebut, tim pengabdian masyarakat bertujuan memberikan pengenalan dan pelatihan pembuatan lampu hias dengan rangka dari rangkaian gantungan baju berbahan kawat. Rangka lampu hias tersebut kemudian dililit menggunakan lampu LED Strip RGB DC 12 V. Untuk menyalakan lampu hias tersebut, tim pengabdian masyarakat memberikan pengenalan, pelatihan, hingga implementasi pemanfaatan teknologi tenaga surya. Teknologi tenaga surya dipilih karena dapat menghasilkan listrik secara mandiri sehingga listrik yang digunakan lampu hias tidak tergantung dari listrik pemerintah kota. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat berupa 6 lampu hias dengan sistem teknologi surya untuk mengaktifkan lampu hias tersebut. Lampu hias digantung berpasangan sehingga terdapat 3 pasang lampu hias. Tiap pasang digantung dengan menggunakan kawat dan diikat pada 2 tiang besi yang saling berseberangan. Tiang besi memiliki tingggi ±3 m. Tiang besi ditempatkan pada dua sisi tepi Jl. Tambak Segaran IV yang mempunyai lebar ±1,5m. Sistem teknologi tenaga surya yang digunakan untuk menyalakan lampu hias terdiri dari panel surya 150 Wp, BCR 15 A, dan accu 100 AH. Peserta terdiri dari muda-mudi, bapak, juga ibu rumah tangga. Lampu hias dapat berfungsi dengan baik, dinyalakan dari jam 18.30 sampai dengan 23.00 WIB
Otomatisasi sistem irigasi dan pemberian kadar nutrisi berdasarkan nilai Total Dissolve Solid (TDS) pada hidroponik Nutrient Film Technique (NFT)
Hidroponik merupakan metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah melainkan air bernutrisi. Prinsip budidaya tanaman ini adalah memberikan atau menyediakan nutrisi yang dibutuhkan berbentuk larutan air bernutrisi dengan cara disiramkan, diteteskan, dialirkan atau disemprotkan. Dari beberapa macam metode pemberian larutan air bernutrisi bercocok taman secara hidroponik dapat dibedakan menjadi beberapa macam sistem, salah satunya adalah sistem Nutrient Film Technique (NFT). Cara bercocok tanam hidroponik sistem NFT menggunakan metode pengaliran air bernutrisi. Kelebihan dari sistem NFT adalah asupan oksigen yang mencukupi. Sistem ini juga memiliki kekurangan yaitu ketergantungannya dengan pompa air karena harus terus menyala selama proses pertumbuhan. Supply nutrisi tumbuhan begitu mengandalkan kinerja dari pompa[5]. Berdasarkan hasil visitasi yang telah dilakukan pengendalian kadar nutrisi yang terlarut pada air saat ini masih dilakukan secara manual. Sehingga pemilik harus secara rutin memonitoring dan menyesuaikan kadar nutrisinya agar tidak terlalu berlebih atau kekurangan. Berpijak dari hal tersebut maka dengan memanfaatkan kemajuan teknologi elektronika dibuatlah automasi sistem irigasi serta pengendalian kadar nutrisi berdasarkan nilai TDS. Tempat penampungan air dilengkapi dengan pelampung untuk mendeteksi kondisi penuh atau kosong dan sebuah sensor TDS untuk mendeteksi kadar nutrisi yang terlarut didalam air, jika kadar nutrisinya dinilai kurang dari batas minimum maka sistem akan menambahkan nutrisi. Sebaliknya, jika kadar nutrisinya berlebihan maka akan ditambahkan air. Selama proses penambahan nutrisi dan air, sistem juga akan menyalakan buzzer untuk memberi tahu pemilik tumbuhan hidroponik. Sistem akan dikendalikan dengan sebuah mikrokontroler. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah sistem dapat bekerja secara otomatis dalam penambahan nutrisi dan air dengan mikrokontroler sebagai pengendalinya untuk memproses input data dari sensor yang ada. Sistem dapat mengatur periode kerja pompa dengan perbandingan waktu pompa bekerja dan mati adalah 1:1.82 sehingga dapat menekan nilai konsumsi daya total sebesar 37.77 kwh per bulan dengan penghematan sebesar Rp. 55.419/ bulan dan menyeimbangkan kadar nutrisi yang terlarut pada air media tanam hidroponik NFT dengan rata- rata persen error 1.545%
