9 research outputs found

    Menurunkan tingkat depresi melalui acceptance and commitment therapy (ACT) pada ODHA

    No full text
    Acceptance and commitment therapy merupakan intervensi yang dapat mempengaruhi penurunan tingkat depresi pada ODHA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas acceptance and commitment therapy dalam menurunkan tingkat depresi ODHA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian kuasi ekperimen one-group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini berjumlah enam orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument DASS 42. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa ACT efektif dalam menurunkan tingkat depresi ODHA, penurunan tingkat depresi tersebut terlihat dari adanya perbedaan yang signifikan antara skor depresi saat pretest dengan posttest. Nilai Z=-2,201 dengan p=0,028 dan terjadi penurunan antara mean pretest dan mean posttest, sehingga ACT dapat diberikan sebagai salah satu metode program pemulihan bagi ODHA

    Adaptasi Kenormalan Baru Ditinjau dari Ketahanan Keluarga dan Perilaku Disiplin Ibu Rumah Tangga di Yogyakarta

    No full text
    The COVID-19 pandemic made much influence to human being life, having a systemic impact, life regulation, and stressing situation in Indonesia families. They got depressed and new normality adaptability which determines the functioning and well-being of the family in the future. This study aims examine the adaptation of new normality in terms of family resilience and self-disciplined behaviour. This study used a quantitative approach with a random sampling technique of 253 housewives in Yogyakarta. Data were collected using Google Form (3 scales of adaptation, resilience and seld-descipline). The results the regresion analysis showed that there was a slight contribution among family resilience and self-disciplined behaviour to the adaptation to new normality of housewife subjects (F count> F table, namely 117.657> 10.597 and Sig F < 5% (0.000 < 0.05). ThIn addition, In addition, the Pearson corellation of the 2 minor hypothesis of this study proved r value .651 between adaptation variable to Self-dicipline and another one with r value .641 between adaptation and family resilience. The effective contribution of the two variables to adaptability is 48.5%, while the remaining 51.5% is influenced by other variables. These results support the researcher's assumption that mother's resilience and self-disciplined behavior are able to adapt to the demands of the new-normality situation due to the COVID-19 pandemic

    PEMBERDAYAAN PENGRAJIN MELALUI KONSEP TRI N PENGGUNAAN MESIN BUBUT KAYU DI SUKORENO KULON PROGO

    No full text
    Hacotan Craft merupakan usaha ekonomi kreatif yang berfokus pada pengolahan serat alam. Hacotan Craft mempunyai tekad untuk mengembangkan usahanya ke pengolahan kayu yang lebih unik dan menarik melalui konsep pembuatan alat dapur berupa gelas, nampan cangkir dsb. Akan tetapi penggunaan dari mesin bubut ini belum optimal, pemilik usaha Hacotan Craft juga terkendala dalam mendesain, konsep dan membuat produk menggunakan mesin bubut kayu tersebut. Tujuan pengabdian memberikan pendampingan dalam optimalisasi penggunaan mesin bubut agar dapat mendukung proses produksi yang optimal. Metode dilakukan dengan action research melalui penyuluhan secara partisipatif yaitu penyuluhan yang mendorong mitra untuk berkontribusi mengikuti kegiatan pendampingan dengan alur persiapan dengan berbagai alat dan media yang digunakan, Penyampaian desain produk dan konsep yang akan dibuat, Mendemonstrasikan penggunaan alat msin bubut kayu dengan pendampingan, Mitra mencoba membuat produk yang telah dibuat desain, Monitoring dan Evaluasi program. Kreativitas kunci utama dalam mengembangkan produk, selain itu di dukung dengan pengembangan keterampilan yang tepat akan menghasilakan produk unik dan berkualitas. konsep Tri N (Niteni, Nirokke, Nambahi) para pengrajin dapat mengoptimalkan alat mesin bubut kayu untuk menghasilkan produk yang unik dan berkualitas

    PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP BOOK TEMA PERISTIWA UNTUK KELAS III SD

    No full text
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan media Pop-Up Book dan mengetahui tingkat validitas media Pop-Up Book yang dikembangkan. Penelitian dilakukan di SD Negeri Pakem dengan subjek penelitian siswa kelas III sejumlah 29 siswa dengan rincian 3 siswa pada uji coba perorangan, 6 siswa pada uji coba terbatas dan 20 siswa pada uji pelaksanaan secara luas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (RD). Prosedur pengembangan yang digunakan penulis mengacu pada model penelitian dan pengembangan Borg dan Gall. Model ini terdiri dari 3 tahap. Tahap tersebut yakni (1) studi pendahuluan yakni melakukan observasi; (2) studi pengembangan media meliputi perencanaan media, pembuatan prototipe,validasi oleh dosen ahli dan uji pelaksanaan kepada siswa; dan (3) studi evaluasi yakni diseminasi. Dikarenakan adanya keterbatasan peneliti, pengembangan produk hanya sampai pada tahap validasi dosen ahli dan uji pelaksanaan kepada siswa. Instrumen yang digunakan berupa lembar angket untuk validasi media oleh dosen ahli dan lembar angket untuk respon siswa. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa kualitas media Pop-Up Book yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat baik (SB) dengan rata-rata 4,62 dari ahli materi dan rata-rata 4,67 dari ahli media. Respon siswa terhadap media Pop-Up Book pada uji pelaksanaan lapangan mendapat rata-rata 4,31 dengan kategorisangat baik (SB)Kata kunci: media Pop-Up Book, kelas III SDAbstractThe purpose of this research is to describe the stages of developing media Pop-Up Book and find the validity level of media Pop-Up Book which was developed. The research was done in Pakem 1 Elementary school with the subject of research are 29 students of third grade class, consist of threestudents for personal trial, six students for limited trial, and 20 students for wider trial research . The method used in this research is research and development (RD). The procedures used by the author refers to the Borg and Gall research and development model. This model of research consist of 3 stages. They are (1) the beginning study by observating (2) the developing study consist of media design planning, creating protoypes, validating the media done by lecturer expert and doing field trial to the students (3) the evaluation study or dissemination, This stage were done because there is a limit of theresearcher, where the developing product reach only the stage of validation by lecturers expert and product trial to the students. The instrument used in the reseach is questionnaire sheet for media validation by expert lecturers and questionnaire sheet for the student responses. Based on data analysis can be concluded that the quality of the developed media Pop-Up Book was included in the excellent category, with the average score of 4,62 from matter expert and an average score 4,67 from media expert. Students response to media Pop-Up Book on the implementation of field trials got an average score 4,31 with the excellent category.Keyword: media Pop-Up Book, third grade student of elementary school

    Terapi Progressive Muscle Relaxation Mandiri bagi Perempuan dalam Menghadapi Stress Pandemi COVID-19

    No full text
    Women groups are vulnerable to psychological issues during Covid-19. The burden of domestic work and household problems can trigger stress and anxiety for them. The purpose of this community service is to reduce stress levels in women using progressive muscle relaxation techniques. The progressive muscle relaxation technique is the simplest and easiest relaxation method, simply by tensing and relaxing the muscles of the body. This therapy was carried out offline and online in seven sessions. The method for measuring the results of this activity was by a quasi-experimental one-group pretest-posttest design model. The community service was located in Padukuhan Ngelorejo, Gari, Wonosari, Yogyakarta Special Region, involving women PKK cadres. The results showed an effect of manipulation of progressive muscle relaxation therapy on reducing stress levels. Based on these results, there was a decrease in stress levels in participants after a progressive muscle relaxation therapy session. The effect of physical changes felt by participants was in the form of a lighter and relaxed body condition, while the psychological impact was a feeling of calm and comfort. Through the modules and video tutorials, participants were expected to facilitate progressive muscle relaxation therapy techniques to others independently.

    Analisis Penerimaan Penerapan Aplikasi Berbasis Cloud Computing Pada Industri Perbankan Di Indonesia Dengan Metode Technology Acceptance Model (TAM) 2 Studi Kasus Salah Satu Bank Swasta Nasional Di Area Surabaya Dan Bali

    No full text
    Aplikasi berbasis cloud computing merupakan aplikasi yang masih jarang digunakan di industri perbankan. X merupakan salah satu bank swasta nasional di Indonesia yang merupakan bank pertama yang menggunakan aplikasi berbasis cloud computing dalam operasional mereka. Karena merupakan bank pertama yang menggunakan teknologi tersebut, penulis bertujuan mengukur seberapa besar pengaruh penerimaan dan kemudahan penggunaan aplikasi berbasis cloud computing, serta mengukur tingkat kepuasan pengguna dengan metode TAM (Technology Acceptance Model) 2. Penyebaran sampel kuesioner yang dilakukan sebanyak 90 responden. Data dari kuesioner tersebut akan di uji validitas dan reliabilitas, uji korelasi dan regresi, uji analisa deskriptif variabel, serta pengujian hipotesis. Dari hasil penelitian ini, didapatkan bahwa kedua belas hipotesis yang terdapat pada TAM 2 semuanya dapat diterima dan hasil yang paling berpengaruh signifikan adalah variabel kualitas hasil terhadap manfaat penggunaan aplikasi cloud computing sebesar 41,2%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin berkualitas hasil dari aplikasi cloud computing semakin besar juga manfaat yang didapat dari teknologi tersebut. ================================================================================================================================= Cloud computing applications is still rarely used in the banking industry in Indonesia. X is one of the national private banks in Indonesia which is the first bank that use cloud computing applications in their operations. Because it is the first bank to use this technology, the author purpose to measure how much influence the acceptance and ease of use of cloud computing-based applications, and measure the level of user satisfaction with the TAM 2 method (Technology Acceptance Model 2). The author uses the TAM 2 method because it is a development of the TAM 1 method that adds social influence and external perspective variables. Variables that used in TAM 2 are subjective norms, image, result demonstrability, job relevance, voluntarines, perceived usefulness, perceived ease of use, intention to use and usage behavior. Distribution of questionnaire samples conducted by 90 respondents from Surabaya and Bali area. Data from the questionnaire will be tested for validity and reliability, correlation and regression tests, variable descriptive analysis tests, and hypothesis testing. From the results of this study, it was found that the twelve hypotheses in TAM 2 were all acceptable and the most significant effect was the outcome quality variable towards the benefits of using cloud computing applications at 41.2%. So that it can be concluded that the greater the quality of the results of cloud computing applications, the greater the benefits of these technologies

    MEMBIMBING KEDISIPLINAN DENGAN PRESENSI DIGITAL (STUDI KASUS DI SDN TAMAN KALIJAGA PERMAI, KOTA CIREBON)

    No full text
    This study aims to explore how a digital attendance system can be utilized to foster discipline in elementary school students. Digital attendance is combined with deep learning principles to foster time awareness, responsibility, and self-reflection in students. The study was conducted at Taman Kalijaga Permai Elementary School in Cirebon City, using a descriptive qualitative approach. The results showed a decrease in tardiness, an increase in learning readiness, and the establishment of more open communication between students and teachers. By designing a reflective attendance system, teachers can strengthen their role as character mentors. These findings support the importance of contextually utilizing technology in shaping positive student behavior.. Abstract contains 150-350 words. The abstract is made in a clear and concise manner.Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana sistem presensi digital dapat dimanfaatkan untuk membina kedisiplinan siswa sekolah dasar. Presensi digital dipadukan dengan prinsip pembelajaran mendalam (deep learning) untuk menumbuhkan kesadaran waktu, tanggung jawab, dan refleksi diri pada siswa. Penelitian dilakukan di SDN Taman Kalijaga Permai, Kota Cirebon, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan keterlambatan, peningkatan kesiapan belajar, serta terbangunnya komunikasi yang lebih terbuka antara siswa dan guru. Dengan mendesain sistem presensi yang bersifat reflektif, guru dapat memperkuat peran sebagai pembimbing karakter. Temuan ini mendukung pentingnya pemanfaatan teknologi secara kontekstual dalam membentuk perilaku positif siswa

    CARA BERPIKIR ORANG MISKIN MENURUT BUKU RICH DAD POOR DAD SEBAGAI GAGASAN BERKARYA SENI PATUNG

    No full text
    Kemiskinan merupakan masalah yang selalu aktual terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Fenomena orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin miskin seringkali terjadi. Penyebab kemiskinan juga sangat kompleks, salah satunya adalah cara berpikir mereka tentang keuangan. Dalam buku Rich Dad Poor Dad sedikit banyaknya telah diuraikan perbedaan orang miskin dan orang kaya dalam cara mereka berpikir, hal ini beberapa sesuai dengan yang dialami penulis. Karya ini bertujuan untuk mewujudkan isu dan fenomena tersebut. Penggayaan patung dengan mengadopsi gaya arsitektur brutalism memiliki kecocokan dengan gagasan ini. Metode yang digunakan pada penciptaan karya ini adalah metode Research in the Arts, dimana seluruh rangkaian penciptaan dilakukan oleh penulis itu sendiri. Penciptaan karya ini melalui beberapa tahapan sebagai proses kreatif mulai dari pra ide, stimulus, ide, pengumpulan data pengolahan ide, proses pembuatan karya, hasil karya, evaluasi karya, pengemasan karya dan penyajian karya. Material yang dipilih melalui berbagai studi teknik dan bahan disesuaikan dengan teknik yang digunakan untuk menunjang penciptaan. Subject matter utama pada patung ini adalah perwujudan kolom bangunan kasar warna monochrome dominan abu-abu alami dari materialnya sendiri yang dilengkapi dengan objek berwarna putih sebagai kontras pada setiap patung. Karya patung yang diwujudkan berjumlah lima buah secara keseluruhan gagasan patung ini mengangkat cara pikir miskin menurut R. T. Kiyosaki Penggayaan patung dengan meminjam gaya arsitektur brutalism menjadi daya tarik tersendiri dalam dunia seni yang kian hari kian bebas, hal ini dapat memperkaya wacana kesenirupaan terutama pada masa kontemporer ini. Poverty is an issue that remains highly relevant, especially in developing countries such as Indonesia. The phenomenon of the rich becoming richer and the poor becoming poorer frequently occurs. The causes of poverty are also highly complex, one of which is the way people think about finance. In the book Rich Dad Poor Dad, Robert T. Kiyosaki outlines, to some extent, the differences between the mindset of the poor and the rich, several of which align with the author’s own experiences. This work aims to manifest these issues and phenomena. The stylistic choice of adopting Brutalist architectural elements in sculpture is considered compatible with this idea. The method employed in this creation is Research in the Arts, where the entire creative process is carried out by the author. The process involves several stages, including pre-idea, stimulus, idea development, data collection, idea processing, artwork production, evaluation, packaging, and presentation. The selection of materials is based on technical and material studies, adjusted to the techniques applied to support the creation process. The main subject matter of these sculptures is the embodiment of rough architectural columns in natural monochrome gray, inherent to the material itself, combined with white objects as contrasting elements in each sculpture. A total of five sculptures were created, collectively representing the mindset of the poor as described by R. T. Kiyosaki. The adoption of Brutalist architecture as a stylistic approach adds a distinctive appeal to the contemporary art scene, enriching discourses in fine arts in today’s increasingly open artistic landscape

    Sosialisasi Pentingnya Penerimaan Diri Bagi WBP di Lapas Perempuan Yogyakarta

    No full text
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Lapas Perempuan Yogyakarta dilakukan untuk membantu mengurangi permasalahan psikologis tentang rendahnya penerimaan diri Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang sering kali menghambat efektivitas program pembinaan. Penerimaan diri yang buruk menyebabkan WBP mengalami kesulitan dalam bersosialisasi, rendahnya kepercayaan diri, dan perasaan isolasi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan penerimaan diri WBP melalui program sosialisasi berbasis edukasi dan interaksi aktif. Metode pelaksanaan mencakup observasi, dokumentasi, serta pre-test dan post-test yang melibatkan 18 WBP. Program sosialisasi dalam bentuk ceramah mengenai pentingnya penerimaan diri, cara mengenali kelebihan dan kekurangan diri, serta permainan interaktif untuk meningkatkan keterlibatan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor penerimaan diri dari 48,7 pada pre-test menjadi 54,8 pada post-test, mengindikasikan efektivitas kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi berbasis edukasi dan permainan interaktif dapat meningkatkan pemahaman, sikap, dan penerapan penerimaan diri pada WBP. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap pembinaan kepribadian di lembaga pemasyarakatan dan dapat dijadikan model untuk intervensi serupa
    corecore