4 research outputs found

    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGALOKASIAN ASISTEN: Studi Kasus : Laboratorium Program Studi Teknik Informatika Universitas Pasundan (LPSTIUP)

    No full text
    Sebagian besar mata kuliah Program Studi Teknik Informatika Universitas Pasundan, memerlukan kegiatan yang dapat membantu mahasiswa untuk memahami materi ajar yang disampaikan dosen dikelas, maka untuk membantu mahasiswa tersebut diperlukan kegiatan praktikum setiap periode pengajarannya. Dalam penyelenggaran kegiatan praktikum diperlukan alokasi asisten yang bisa mendayagunakan asisten sesuai kebutuhan mata kuliah praktikum, sehingga asisten dapat membimbing praktikan dalam suatu kegiatan praktikum. Namun dalam penyesuaian pendayagunaan asisten ke dalam jadwal praktikum yang tersedia, kadang kala belum bisa memenuhi kebutuhan mata kuliah praktikum, karena latar belakang kompetensi asisten belum sesuai dengan kebutuhan mata kuliah praktikum, dan ketidakselarasan antara jadwal praktikum yang telah tersedia dengan waktu luang yang dimiliki asisten. Penelitian ini dilakukan untuk mengantisipasi masalah-masalah yang terjadi dalam pengalokasian asisten, dalam penelitian ini akan merancang sistem informasi pengalokasian asisten dengan menerapkan beberapa fungsi manajemen sumber daya manusia. Fungsi manajemen sumber daya manusia yang diusulkan adalah domain untuk mendapatkan kemampuan asisten, sehingga dapat menarik kesimpulan serta mengusulkan model sistem yang dapat membantu pengguna sistem dalam pengalokasian asisten. Berdasarkan hasil perancangan sistem informasi pengalokasian asisten, maka hasil rancangan model sistem informasi pengalokasian asisten ditunjukan untuk membantu LPSTIUP dalam pengalokasian asisten ke jadwal praktikum, sehingga pengalokasian asisten sesuai kebutuhan mata kuliah praktikum, berdasarkan histori alokasi asisten, dan kompetensi yang dimiliki asisten

    Penerapan The Seven Stages Of Visualizing Data Dalam Visualisasi Data Surat Suara Di Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI)

    No full text
    Demokrasi adalah mekanisme agar sistem pemerintahan suatu negara berupaya untuk menjalankan kedaulatan rakyat (citizen power) atas negara yang diperintah oleh pemerintah negara tersebut. Pelaksanaan kedaulatan berada di tangan rakyat, khususnya pemilihan umum diatur dalam Pasal 22 E UUD 1945. Dengan demikian, dalam penyelenggaraan pemilihan umum, penyelenggara harus mengikuti asas: kemandirian, kejujuran, keadilan, kepastian hukum, ketertiban, kepentingan umum, transparansi, proporsionalitas, profesionalisme, akuntabilitas, efisiensi, efektivitas dan aksesibilitas. Salah satu ukuran keberhasilan penyelenggaraan pemilihan umum adalah terpenuhinya hak rakyat untuk memilih dan/atau dipilih. Sarana yang direncanakan adalah ketersediaan alat penghitungan suara pemilu dan pemungutan suara pemilu di TPS. Sarana dan prasarana yang diperlukan untuk proses pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sesuai Pasal 4 dan 5 Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2018, salah satu logistik perlengkapan ialah dokumen pemilihan. Data pendistribusian data logistik menjadi hal penting untuk membantu pengawasan logistik telah distribusi sesuai ketentuan. Cara penyajian informasi menjadi hal krusial, visualisasi data menjadi cara terbaik dalam hal ini. Visualisasi data menjadi komponen utama dalam analisis dan representasi data, metode Seven Steps of Data Visualization, yang berorientasi dengan menyajikan data dan memberikan data untuk memudahkan pengguna dengan Langkah-langkah yang jelas untuk memberikan visualisasi data pendistribusian surat suara untuk pemilu di seluruh provinsi Republik Indonesia. Pendistribusian surat suara akan disertai dengan informasi tentang DPT (Daftar Tetap Pemilih) dan TPS (Tempat Pemungutan Suara) untuk memastikan jumlah surat suara sesuai dengan kebutuhan masing-masing dapil.Democracy is a mechanism by which a country’s government systemseeks to exercise popular sovereignty (citizen power) over the country governed by the country's government. The implementation of sovereignty in the hands of the people, especially general elections, is regulated in Pasal 22 E UUD 1945. Thus, in organizing general elections, organizers must follow principles of independence, honesty, justice, legal certainty, order, public interest, transparency, proportionality, professionalism, accountability, efficiency, effectiveness, and accessibility. One measure of the success of organizing general elections is the fulfillment of people's right to choose and/or be chosen. The planned facilities include the availability of election vote-counting tools and election voting at polling stations. The facilities and infrastructure needed for the voting process at Tempat Pemungutan Suara (TPS) according to Pasal 4 and 5 Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2018, one of the logistics of equipment is election documents. Logistics data distribution data are important for monitoring logistics distribution according to the provisions. Data visualization is a major component in data analysis and representation. The Seven Steps of Data Visualization method are oriented by presenting data and providing data to facilitate users with clear steps to provide visualization of ballot distribution data for elections in all provinces of the Republic of Indonesia. The distribution of ballots will be accompanied by information about the DPT (Daftar Tetap Pemilih) and TPS (Tempat Pemungutan Suara) to ensure the number of ballots in accordance with the needs of each electoral district

    Visualisasi Data Curah Hujan Daerah Aliran Sungai Citarum Hulu Sebagai Indikator Ketersediaan Air Di Bandung Raya Dengan Menggunakan Metode The Seven Stages Of Visualizing Data

    No full text
    Teknologi informasi dapat membantu dalam mengolah data sehingga dihasilkannya informasi yang bermanfaat masyarakat dan instansi yang memanfaatkan sumber daya air sebagai sarana dalam perencanaan maupun pengambilan keputusan. Pengolahan data yang tepat dapat menghasilkan output yang baik dan akan memudahkan semua pihak dalam menerima hasil dari pengolahan data, salah satu output tersebut yaitu Visualisasi Data. Visualisasi data merupakan salah satu media output dari pengolahan data yang memiliki tujuan untuk merepresentasikan informasi hasil pengolahan data sehingga dapat memudahkan pihak dalam mengetahui makna dari informasi hasil pengolahan data tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk membantu pihak yang memanfaatkan sumber daya air terutama masyarakat dalam usaha mengefisienkan pemanfaatan sumber daya air dan menyediakan media informatif untuk mengetahui ketersediaan air bagi masyarakat khususnya, juga dapat digunakan oleh instansi yang memanfaatkan sumber daya air serta diketahuinya visualisasi data curah hujan dan tren curah hujan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum Hulu. Penelitian dilakukan dengan melakukan identifikasi masalah terhadap peristiwa yang terjadi agar diketahui solusi sementara untuk mengatasi masalah tersebut, pengumpulan data dengan melakukan wawancara, studi literatur dan dokumen yang berkaitan dengan visualisasi data curah hujan, pengolahan data yang dilakukan berdasarkan pengumpulan data yang telah dilakukan dan visualisasi data berdasarkan metode The Seven Stages of Visualizing Data. Salah satu dokumen yang penting digunakan pada visualisasi data ini yaitu Data Curah Hujan Harian di setiap pos hujan DAS Citarum Hulu beserta sebaran pos hujan dan batas Sub DAS yang didapatkan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air (PUSAIR). Hasil akhir dari penelitian ini adalah visualisasi data curah hujan serta tren curah hujan di DAS Citarum Hulu dan juga contoh penerapan untuk usaha dalam pemanfaatan sumber daya air

    Proceedings of the 3rd International Conference on Community Engagement and Education for Sustainable Development

    No full text
    This proceeding contains articles on the various ideas of the academic community presented at The 3rd International Conference on Community Engagement and Education for Sustainable Development (ICCEESD 2022) organized by the Universitas Gadjah Mada, Indonesia on 7th-8th December 2022.  ICCEESD is a biannual forum for sharing, benchmarking, and discussing HEI’s activities in developing Education for Sustainable Development towards community engagement. Education for Sustainability as a teaching strategy for resolving community challenges through formal, informal, or non-formal education is expected to benefit from various community service best practices by academics, researchers, and students. The 3rd ICCEESD has “Strengthening Education for Sustainability Towards Better Community Engagement” as its theme this year. It is expected that the 3rd ICCEESD will provide a forum for the presenters and participants to exchange best practices, policies, and conceptual implementation of Education for Sustainability towards better community engagement and explore ideas to address community needs.  Conference Title: 3rd International Conference on Community Engagement and Education for Sustainable DevelopmentConference Theme: Strengthening Education for Sustainability Towards Better Community EngagementConference Acronyms: ICCEESD 2022Conference Date: 7th-8th December 2022Conference Location: Grand Rohan Jogja Yogyakarta, IndonesiaConference Organizer: Universitas Gadjah Mada, Indonesi
    corecore