1,721,012 research outputs found

    PENGARUH LEVERAGE, LIQUIDITY, DAN INSTITUTIONAL OWNERSHIP TERHADAP DIVIDEND POLICY DENGAN PROFITABILITY SEBAGAI VARIABEL MODERASI

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh bukti empiris terkait pengaruh leverage, liquidity, dan institutional ownership terhadap dividend policy dengan menggunakan profitability sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan purposive sampling untuk memperoleh 54 sampel data dari perusahaan consumer cyclical dan non-cyclical yang terdaftar dari Bursa Efek Indonesia dari tahun 2019-2021. Pengolahan data penelitian menggunakan analisis regresi berganda dan moderasi dengan bantuan aplikasi EViews 10. Hasil dari penelitian ini adalah leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap dividend policy. Liquidity berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap dividend policy; Institutional ownership berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap dividend policy; Profitability berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap dividend policy. Selain itu, profitability tidak mampu memoderasi hubungan leverage dan liquidity terhadap dividend policy. Namun, profitability mampu memoderasi dengan memperkuat hubungan institutional ownership terhadap dividend policy. Kata Kunci: Leverage, Likuiditas, Kepemilikan Institusional, Profitabilitas, dan Kebijakan Dividen ABSTRACT The purpose of this research is to find empirical evidences regarding the effect of leverage, liquidity, and institutional ownership on dividend policy with profitability as moderating variable. Purposive sampling method used in this research to find the total of 54 samples of consumer cyclical and non-cyclical companies registered in Indonesia Stock Exchange from 2019-2021. Research data techniques used in this research are multiple regression analysis and moderated regression analysis with the help EViews 10 application. The results obtained through the data processing that leverage has positive and significant effect on dividend policy. While, liquidity, institutional ownership, and profitability have negative and insignificant effects on dividend policy. Profitability cannot moderate the effect of leverage and liquidity on dividend policy. On the other hand, profitability can moderate by strengthening the effect of institutional ownership on dividend policy. Keywords: Leverage, Liquidity, Institutional Ownership, Profitability, and Dividend Polic

    Aktivitas public relations dalam event management di mall fx sudirman

    Full text link
    Laporan magang yang berjudul Aktifitas Public Relations dalam Event Management di Mall fX Sudirman ini ditulis oleh penulis berdasarkan praktek kerja magang yang dijalankan penulis selama 2 (dua) bulan di fX Sudirman. Selama menjalankan praktek kerja magang di fX Sudirman, penulis di letakkan pada Divisi Event and Promotion di bawahbimbingan bapak Indra Hedy Lesmana yang menjabat sebagai Event Coordinator disana. Selama 2 (dua) bulan menjalankan praktek kerja magang di fX Sudirman, penulis melakukan berbagai pekerjaan seputar event management seperti melakukan penyusunan perencanaan event yang akan dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Mei seperti melakukan penyusunan kalender event, mengawasi jalannya special event yang diadakan baik oleh fX Sudirman ataupun dari pihak kedua namun tetap menggunakan venue dari fX Sudirman, memonitoring pemberitaan media terkait dengan event yang berlangsung di fX Sudirman, menjalin hubungan baik dengan para Event Organiser, komunitas, juga pihak lain yang mengadakan event di fX Sudirman termasuk media, melakukan evaluasi dengan membuat laporan event yang berlangsung setiap minggunya di fX Sudirman. Dari hasil selama 2 (dua) bulan menjalankan praktek kerja magang di fX Sudirman, penulis mendapatkan adanya gap antara apa yang dipelajari di kampus dengan apa yang dilakukan dalam dunia kerja secara nyata khususnya dalam event management yang ada di fX Sudirman

    PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, STRUKTUR MODAL, DAN TOTAL ASSET TURNOVER TERHADAP NILAI PERUSAHAAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Struktur Modal, dan Total Asset Turnover terhadap Nilai Perusahaan. Profitabilitas diproksikan dengan Return On Equity (ROE), Likuiditas diproksikan dengan Current Ratio (CR), Struktur Modal diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), Total Asset Turnover (TATO) dan Nilai Perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value (PBV). Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dari perusahaan food and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2020 yang diambil dengan metode purposive sampling. Terdapat 26 perusahaan yang memenuhi kriteria dan menjadi sampel pada penelitian ini. Data diperoleh melalui website BEI www.idx.co.id dan website perusahaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap Nilai Perusahaan, (2) Likuiditas berpengaruh negatif terhadap Nilai Perusahaan, (3) Struktur Modal tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan, dan (4) Total Asset Turnover berpengaruh negatif terhadap Nilai Perusahaa

    Prosedur audit atas penjualan kepada pihak berelasi dan pihak tidak-berelasi di PT. A

    Full text link
    Laporan tugas akhir ini dibuat untuk mengetahui dan menganalisis prosedur audit atas penjualan kepada pihak berelasi dan pihak tidak-berelasi di PT A serta memastikan kewajaran atas nilai penjualan dalam laporan keuangan. Secara garis besar, terdapat 2 metode dalam prosedur audit penjualan yaitu pengujian pengendalian dan pengujian substantif. Pertama, berdasarkan hasil pengujian pengendalian, dapat diketahui bahwa terdapat pemisahan tugas di dalam PT A serta dokumen transaksi penjualan PT A telah diotorisasi dengan lengkap, kecuali pada dokumen kontrak. PT A dan lawan transaksi seharusnya tetap menandatangi kontrak agar dokumen tersebut dapat menjadi dokumen yang sah. Kedua, pengujian substantif terdiri dari 3 jenis, yaitu pengujian substantif transaksi, prosedur analitis dan pengujian detil saldo. Prosedur audit dilakukan pada semua bagian dalam fungsi bisnis, yaitu pesanan pelanggan, pengiriman pesanan ke pelanggan, penagihan, retur dan potongan penjualan, dan penghapusan piutang pelanggan. Hasil pengujian substantif atas penjualan PT A adalah pencatatan sudah dilakukan pada periode yang tepat, sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum, serta nilai penjualan PT A kepada pihak berelasi dan pihak tidak-berelasi adalah wajar

    Designing an Academic Advising Information System: A Human-Centered Design Approach

    Full text link
    The digital transformation in higher education necessitates a reliable academic advising information system to enhance student support and academic decision-making. This study presents the design of an Academic Advising Information System using a Human-Centered Design (HCD) approach to address various challenges in academic advising, including ineffective communication, fragmented platforms, and inefficient documentation. By applying HCD principles, the system prioritizes usability, accessibility, and emotional considerations, ensuring an intuitive and supportive user experience for both students and academic advisors. This study follows an iterative development framework, integrating user insights through observations, interviews, and iterative improvements to refine system features such as advising history tracking and streamlined communication channels. The results indicate that the application of HCD effectively optimizes advising interactions, reduces administrative burdens, and enhances student engagement. This study contributes to the broader discourse on user-centered educational technology, emphasizing the importance of aligning digital solutions with user expectations. Future research should explore the scalability and adaptability of this system across various academic institutions to validate its broader applicability

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    POLA KOMUNIKASI ANTARA GURU DENGAN SISWA DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR UNTUK MEMPRAKTEKAN BUDAYA HUMANIS PADA SISWA DI TZU CHI SCHOOL

    No full text
    Komunikasi yang berlangsung antara guru dan siswanya di lingkungan sekolah akan membentuk pola-pola komunikasi yang memiliki ciri khas dengan unsur-unsur tertentu dan merupakan proses interaksi menciptakan struktur sistem. Melalui pola komunikasi yang dirancang dengan baik dan dipersiapkan dengan matang dengan bantuan saluran tertentu diharapkan para guru mampu mengajak bahkan mengubah perilaku siswanya untuk dapat bekerja sama mengikuti aturan yang ada demi mencapai tujuan tertentu. Oleh karena itu, dalam hal memberi pengertian serta pemahaman mengenai kebudayaan kepada siswanya, seorang guru harus memiliki keterampilan khusus serta kecakapan berkomunikasi secara baik terarah dan efektif. Adapun teori yang digunakan yaitu Komunikasi, Komunikasi Pendidikan, Pola Komunikasi, dan Budaya Humanis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang terjadi di Tzu Chi School adalah pola komunikasi kedua yaitu adanya interaksi dua arah antara guru dengan siswa dan adanya umpan balik dari yang di dapat. Dengan adanya budaya humanis, pola komunikasi antara guru dengan murid dapat lebih mempermudah para guru dalam melakukan kegiatan belajar mengajar sebab para siswa dididik untuk menghormati guru dan sesamanya dengan sopan dan menghasilakan perilaku yang berbudi pekerti luhur Kata Kunci: Komunikasi Pendidikan, Pola Komunikasi, Budaya Humani

    Perancangan Interior Museum Seni Rupa dan Keramik Pinangsia, Jakarta Barat (DI - 2077)

    No full text
    Kebudayaan adalah suatu cara hidup yang berkembang yang dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Wujud dari hasil kebudayaan yang diwariskan turun temurun menjadi sebuah sumber kebanggaan bangsa Indonesia. Sehingga dalam upaya pelestarian hasil karya kebudayaan tersebut pemerintah berkewajiban untuk pemeliharaan terhadap hasil karya tersebut, seperti mendirikan sebuah museum. Akan tetapi, dengan maraknya tempat wisata baru, museum mulai ditinggalkan wisatawan, khususnya generasi muda. Menurunnya ketertarikan museum disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah Museum Seni Rupa dan Keramik. Salah satu upaya dalam menanggapi hal tersebut perlu adanya penerapan revitalisasi dalam perancangan interior Museum Seni rupa dan Keramik. Perancangan dilakukan secara programatis dengan metode kualitatif dengan mengumpulkan data terlebih dahulu mengenai Museum Seni Rupa dan Keramik yang dilanjutkan dengan proses analisis yang berkaitan dengan kebutuhan-kebutuhan teknis maupun non teknis yang ada pada museum. Konsep yang diterapkan pada museum ini adalah konsep chronosphere yang berarti mesin waktu dimana museum dibuat suasana yang lebih modern dan ruang koleksi menggunakan pendekatan tematik berdasarkan sejarah dari kebudayaan koleksi agar dapat membantu proses daya ingat pengujung dengan merasakan perbedaan suasana setiap ruang yang didukung dengan teknologi informasi yang interaktif

    Pelaksanaan Hak Pesangon Atas Pemutusan Hubungan Kerja Secara Sepihak Dengan Alasan Pekerja Melanggar Peraturan Perusahaan (Studi Kasus Putusan Nomor 214/Pdt.Sus-PHI/2021)

    No full text
    Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) merupakan salah satu isu penting dalam hubungan industrial yang sering menimbulkan perselisihan antara pekerja dan pemberi kerja. Terdapat berbagai macam alasan untuk melakukan PHK, salah satunya karena pekerja melanggar peraturan perusahaan. Seperti yang terjadi pada kasus PT Global Digital Niaga dengan salah satu pekerjanya, yaitu Arief Dian Lazuardi yang di PHK dengan alasan melanggar ketentuan pada peraturan perusahaan. Dalam kasus ini, PT Global Digital Niaga memberikan uang pisah atas PHK yang dilakukannya berdasarkan ketentuan dalam peraturan perusahaan. Hal ini tidak sesuai dalam Pasal 161 UU Ketenagakerjaan yang mana seharusnya pekerja mendapatkan hak uang pesangon atas PHK dengan alasan tersebut. Dari latar belakang tersebut, penulis mengidentifikasi permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini yang berfokus pada pelaksanaan hak pesangon untuk pekerja yang mengalami PHK secara sepihak dengan alasan melanggar peraturan perusahaan dan kesesuaian pertimbangan Majelis Hakim dengan UU Ketenagakerjaan mengenai PHK secara sepihak dengan alasan pekerja melanggar peraturan perusahaan pada Putusan Pengadilan Nomor 214/Pdt.Sus-PHI/2021/PN.Jkt.Pst. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi kasus. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa PHK secara sepihak harus dilaksanakan sesuai pada prosedur yang ditentukan dalam UU Ketenagakerjaan, serta peraturan perusahaan yang mengatur tentang hak-hak pekerja yang mengalami PHK tidak boleh bertentangan dengan suatu peraturan perundang-undangan yang berlaku
    corecore