671 research outputs found
Wastu Miruda Arsitektur Koprol : Sebuah Kritik Arsitektur
sebuah gerbang, titik awal. Setiap orang memiliki sebuah dunia dirinya sendiri (sebuah mikrokosmos) untuk ditawarkan kepada khalayak, bahwa inilah aku, inilah jati diriku. Wastumiruda adalah persona yang dibuat oleh Anas Hidayat untuk memberikan pencerahan untuk dirinya sendiri. Di dalam hati kecilnya, ia gusar, marah, sedih, dan hal tersebut ia tunjukkan melalui sudut pandang orang ketiga. Wastumiruda adalah juga sebuah bayangan untuk dirinya sendiri, bayangan yang gelap, dan hal-hal yang didambakannya akan muncul, sebuah sosok yang mau untuk berjuang demi orang lain. Wastumiruda juga adalah seorang tua yang bijaksana, seseorang yang memberikan kesejukan terhadap dirinya sendiri. Wastumiruda adalah sebuah cerminan besar yang bisa menjadi sebuah tolak ukur bagaimana menikmati sebuah titik yang harus diperbaiki
Sistem dan prosedur operasional Bank Syariah/ Muhammad; (penyunt.: Anas Hidayat; Sobirin Malian)
114 hal.; 21 cm
Sistem dan prosedur operasional Bank Syariah/ Muhammad; (penyunt.: Anas Hidayat; Sobirin Malian)
114 hal.; 21 cm
Sistem dan prosedur operasional Bank Syariah/ Muhammad; (penyunt.: Anas Hidayat; Sobirin Malian)
114 hal.; 21 cm
HUBUNGAN PERSEPSI DAN SIKAP DENGAN PERILAKU SEKS PRANIKAH DI SMU PGRI 1 SRAGEN
ABSTRACT
Anas Rahmad Hidayat. 2010. The Correlation Of Perception And Attitude About Pre Sex
marries with Behavior of pre sex marries at adolescent in SMU PGRI 1 Sragen Kabupaten
Sragen, Thesis, Medical Education, Postgraduate Program, Sebelas Maret University.
Purpose of in this research is to know : ( 1) Relation between perception about pre sex
marries with pre sexual behaviour to marry at adolescent in SMU PGRI I Sragen, ( 2) Relation
between Attitude about pre sex marries with pre sexual behaviour to marry at adolescent in SMU
PGRI I Sragen, ( 3) Relation between perception and Attitude about sex pranikah with pre sexual
behaviour marries at adolescent in SMU PGRI I Sragen
This research executed in SMA PGRI 1 Sub-Province Sragen starts August up to
September 2010. Method applied in this research is correlation and descriptive . Population in
research is storey student one, two and three. Instrument applied is kuesiner. Examination of
validity and instrument reliability applies test Product Moment and alpha chonbrach. Data
analysis at research applies Spearman Rho test at hypothesis one and two continued with Logistic
Regresion Test at hypothesis three with level of signifikansi 5 %.
Result of research : ( 1) There is relationship which negative and enough signifikan
between perceptions about pre sex marries with pre sexual behaviour to marry at adolescent in
SMU PGRI I Sragen with value p = 0005 and r value = - 0,273, ( 2) There is relationship which
negative and enough signifikan between Attitudes about pre sex marries with pre sexual behaviour
to marry at adolescent in SMU PGRI I Sragen with value p = 0011 and r value = - 0,250, ( 3)
There are no relationship which negative and enough signifikan between perceptions and Attitude
about sex collectively/together with pre sexual behaviour marries at adolescent in SMU PGRI I
Sragen, with value p = 0,102 and Psedu R2= 0,043 meaning that perception and Attitude only
give contribution in behavior of pre sex marries at adolescent 4,3 %.
implication of This research is the many other related factors with behavior of pre sex
married adolescent to need in digs deeper again, for example religiusity, the role of old fellow
with child and a lot still other. Behavior of pre sex marries expected is not done by the adolescents
with stabilization the application of morality and religiusity dalm all day long his(its is at the same
time the role of communicating between old fellows and also teacher in school and wide public to
be able to control to realize family, healthy public and Indonesia borned and spiritual.
Keyword : Perception, Attitude and Behavior of pre sex marrie
Norma dan standar laboratorium/bengkel SMK kompetensi keahlian produksi film dan program televisi
Norma dan standar peralatan praktik ini dirancang berlandaskan pada kebutuhan kurikulum, kerangka kualifikasi dan standar kompetensi kerja nasional Indonesia, relevan dengan pjabatan lulisan SMK di industri, kebutuhan pedagogis dan berorientasi industri 4.0 memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja. Norma, standar, prosedur, dan kriteria peralatan praktik SMK ini dikembangkan berlandaskan dokumen standar sarana prasarana dalam SNP SMK 2018 dan struktur kurikulum SMK 2018 untuk menjabarkan lebih spesifik seperangkat peralatan praktik yang menunjang kompetensi keahlian. Untuk memenuhi kebutuhan SDM di era revolusi 4.0 diperlukan mengupgrade peralatan sesuai dengan spesifikasi terbaru dan atau menambah ruang praktik baru sebagai pengembangan dari SNP SMK 2018. Norma, standar, prosedur, dan kriteria peralatan praktik SMK ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan seperangkat peralatan praktik yang menunjang untuk kempetensi keahlian Produksi Film dan Program Televisi untuk menghasilkan profil lulusan seperti yang dijelaskan dalam gambar 1
Norma dan standar laboratorium/bengkel SMK kompetensi keahlian penataan karawitan
Norma dan standar peralatan praktik ini dirancang berlandaskan pada kebutuhan kurikulum, kerangka kualifikasi dan standar kompetensi kerja nasional Indonesia, relevan dengan jabatan lulusan SMK di industri, kebutuhan pedagogis dan berorientasi industri 4.0 memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja. Norma, standar, prosedur, dan kriteria peralatan praktik SMK ini dikembangkan berlandaskan dokumen standar sarana prasarana dalam SNP SMK 2018 dan struktur kurikulum SMK 2018 untuk menjabarkan lebih spesifik seperangkat peralatan praktik yang menunjang kompetensi keahlian. Untuk memenuhi kebutuhan SDM di era revolusi 4.0 diperlukan mengupgrade peralatan sesuai dengan spesifikasi terbaru dan atau menambah ruang praktik baru sebagai pengembangan dari SNP SMK 2018.Norma, standar, prosedur, dan kriteria peralatan praktik SMK ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan seperangkat peralatan praktik yang menunjang untuk kompetensi keahlian Penataan Karawitan untuk menghasilkan profil lulusan seperti yang dijelaskan dalam gambar 1
Determinants of satisfaction, trust, and loyalty of Indonesian e-commerce customer
This study aimed to investigate the antecedents of online customer
satisfaction and online customer trust in Indonesia toward a particular
e-commerce website. This study also analyzes the effect of online customer
satisfaction and customer trust as key factors influencing online customer
loyalty. A quantitative approach has been employed. The gathered data
obtained using online questionnaire with itemized rating scale resulting
in 443 respondents. For the purpose of data analysis, Structured Equation
Model (SEM) method has been adopted. This study found that user
interface quality, information quality, customer service, and security and
privacy have a positive significant impact on online customer satisfaction
and online customer trust. This study also found that online customer
satisfaction and online customer satisfaction influencing online customer
loyalty significantly in Indonesia. This study suggests that Indonesian
online merchant can win the loyalty of online customer by focusing their
strategies on the satisfaction and trust of Indonesian online customers
Norma dan standar laboratorium/bengkel SMK kompetensi keahlian penataan tari
Norma dan standar peralatan praktik ini dirancang berlandaskan pada kebutuhan kurikulum, kerangka kualifikasi dan standar kompetensi kerja nasional Indonesia, relevan dengan jabatan lulusan SMK di industri, kebutuhan pedagogis dan berorientasi industri 4.0 memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja. Norma, standar, prosedur, dan kriteria peralatan praktik SMK ini dikembangkan berlandaskan dokumen standar sarana prasarana dalam SNP SMK 2018 dan struktur kurikulum SMK 2018 untuk menjabarkan lebih spesifik seperangkat peralatan praktik yang menunjang kompetensi keahlian. Untuk memenuhi kebutuhan SDM di era revolusi 4.0 diperlukan mengupgrade peralatan sesuai dengan spesifikasi terbaru dan atau menambah ruang praktik baru sebagai pengembangan dari SNP SMK 2018. Norma, standar, prosedur, dan kriteria peralatan praktik SMK ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan seperangkat peralatan praktik yang menunjang untuk kompetensi keahlian Penataan Tari untuk menghasilkan profil lulusan seperti dijelaskan dalam gambar 1
Norma dan standar laboratorium/bengkel SMK kompetensi keahlian seni musik populer
Untuk meminimalkan gap teknologi dan kompetensi dengan dunia kerja dan serta memberikan penjaminan mutu maka diperlukan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang sarana prasarana SMK. Norma dan standar peralatan praktik SMK bertujuan untuk memberikan panduan bagi para pemangku kepentingan dalam pengembangan sarana dan prasarana SMK yang relevan dengan tuntutan pasar kerja nasional dan global. Norma dan standar peralatan praktik ini dirancang berlandaskan pada kebutuhan kurikulum, kerangka kualifikasi dan standar kompetensi kerja nasional Indonesia, relevan dengan jabatan lulusan SMK di industri, kebutuhan pedagogis dan berorientasi industri 4.0 memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja. Norma, standar, prosedur, dan kriteria peralatan praktik SMK ini dikembangkan berlandaskan dokumen standar sarana prasarana dalam SNP SMK 2018 dan struktur kurikulum SMK 2018 untuk menjabarkan lebih spesifik seperangkat peralatan praktik yang menunjang kompetensi keahlian. Untuk memenuhi kebutuhan SDM di era revolusi 4.0 diperlukan meningkatkan peralatan sesuai dengan spesifikasi terbaru dan atau menambah ruang praktik baru sebagai pengembangan dari SNP SMK 2018.Norma, standar, prosedur, dan kriteria peralatan praktik SMK ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan seperangkat peralatan praktik yang menunjang untuk kompetensi keahlian Seni Musik Populer untuk menghasilkan profil lulusan seperti yang dijelaskan dalam kegiatan teaching factory SMK dalam menumbuhkan kompetensi, kemandirian dan kewirausahaan
- …
