82 research outputs found

    Tittle : Internalization Of Character Education Models Through Preneur Social Leadership In Basic Education To Toward Industrial Revolution 4.0 Indonesia Progress. Author : Feri Tirtoni. “International Conference and Innovation Exhibition on Global Education”, to be held on 28th - 29th November 2018 at School of Education and Modern Languages at Universiti Utara Malaysia Sintok, Kedah, Malaysia.

    No full text
    This is a complete description of scientific publications in the international conference with the titleTittle : Internalization Of Character Education Models Through Preneur Social Leadership In Basic Education To Toward Industrial Revolution 4.0 Indonesia Progress. Author : Feri Tirtoni. “International Conference and Innovation Exhibition on Global Education”, to be held on 28th - 29th November 2018 at School of Education and Modern Languages at Universiti Utara Malaysia Sintok, Kedah, Malaysia

    White Wand: Ruminations, Meditations, Reflections Toward a Feri Aesthetic

    No full text
    This digital asset is a preservation copy authorized by the author given to the Valdosta State University Archives & Special Collections to be part of their of the New Age Movements, Occultism, and Spiritualism Research Library.Anaar, student of Victor Anderson, describes the Feri Tradition from an artist's’ perspective. Defining the various names used for the triplicity of Self, Anaar articulates how an individual's creativity and art melds with one’s own Godself. “God is Self, Self is God, and God is a person like Myself.” She describes “a white wand witch is a bard of the coven, the artist witch.” And so, with exercises and meditations, she instructs us in how to connect with the Fey

    PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN MINYAK KELAPA KRENGSENG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari aktivitas antioksidan yaitu pengaruh konsentrasi dan lama inkubasi ekstrak daun pandan wangi (pandanus amaryllifolius Roxb.) pada minyak kelapa krengseng. Metode yang digunakan untuk uji kualitatif adalah wilstatter dan penambahan FeCl3. Aktivitas antioksidan ditentukan dengan metode FTC (Feri tiosianat) dimana ion fero (Fe2+) berubah menjadi ion feri (Fe3+) akibat oksigen tunggal (On) bereaksi dengan ammonium tiosianat (NH4SCN) membentuk kompleks feri tiosianat [Fe(SCN)6] 3- berwarna merah yang absorbansinya dibaca menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 490 nm. Konsentrasi ekstrak daun pandan wangi yang digunakan adalah 0,01% b/v, 0,05% b/v, 0,1% b/v, sedangkan konsentrasi kontrol positif tanin adalah 0,05% b/v, dan waktu penyimpanan dari hari ke-0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, dan 8. Hasil uji wilstatter menunjukkan bahwa ekstrak daun pandan wangi mengandung flavonoid dengan reagen Mg-HCl memberikan warna jingga dan uji polifenol dengan reagen FeCl3 memberikan warna hijau kehitaman. Hasil uji aktivitas antioksidan, yaitu ekstrak daun pandan wangi konsentrasi 0,1% b/v memiliki aktivitas antioksidan yang lebih besar dibandingkan konsentrasi 0,01% b/v, dan 0,05 b/v. Hasil presentase penghambatan oksidasi ekstrak daun pandan wangi dengan konsentrasi 0,01% b/v, 0,05% b/v, 0,1% b/v berturut-turut sebesar, 60,32%, 62,49%, dan 63,28%. Nilai IC50 yang didapatkan sebesar 0.223015 µg/mL untuk hari pertama, 0.013373 µg/mL untuk hari kedua, dan 0.209676 µg/mL untuk hari kedelapan

    Perubahan Undang undang dasar 1945 melalui penafsiran oleh Mahkamah Konstitusi

    No full text
    x.; 291 hal.; ill.; 19 c

    Menjerakan Pelaku "Uang Mahar" Pemilu

    No full text
    "Uang Mahar" (Dowry for Candidacy) sebagai syarat untuk dicalonkan oleh partai telah merusak tujuan pemilihan. Pemerintah yang dihasilkan cenderung korup. Jadi, pencegahan praktik uang mahar dalam pemilu sangat penting. Upaya untuk menghentikannya tidak dapat bergantung pada pemilih dengan menyarankan mereka tidak memilih politisi yang korup atau yang menggunakan politik uang. Pemilih cenderung permisif. Pelaku korupsi sering dimaafkan dalam pemilihan dengan memilih mereka sekali lagi, terutama politisi yang mempraktikkan politik mahar. Jebakan pelaku mahar adalah untuk menghilangkan hak politik mereka, apakah hak untuk memilih atau hak untuk dicalonkan, dan menerapkan hukuman yang lebih berat kepada para pelaku. Metode ini dianggap mampu mengubah praktik politik mahar dalam demokrasi Indonesia

    Pengisian jabatan hakim agung dan hakim konstitusi

    No full text
    xv.; 523 hal.; ill.; 19 c

    Presidensialisme dan Lembaga Kepresidenan

    No full text
    hal. 31-5
    corecore