102 research outputs found

    PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN GAYA KOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU SOSIAL (Studi Eksperimental di Kelas IV SD 02 Muktiwari Cibitung Kabupaten Bekasi Tahun 2014/2015)

    Full text link
    Gaya kognitif (Field Independent dan Field Dependent) yang dimiliki oleh individu menjadi salah satu faktor internal mendukung penciptaan hasil belajar yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik metode pembelajaran kooperatif make a match dan think pair share terhadap hasil belajar kognitif siswa pada Ilmu Sosial.Penelitian ini merupakan rancangan penelitian eksperimental dengan menggunakan Desain dengan level 2 x 2 dengan deret double variance test (ANOVA 2x2). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SDN Muktiwari 02 Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi tahun ajaran 2014/2015. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian dengan cara teknik random sampling. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur dan pengujian simple effect dengan Uji Tuckey.Hasil penelitian menyebutkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara interaksi antara metode pembelajaran cooperative (teknik Make a match dan teknik Think Pair Share) dengan gaya kognitif dan berpengaruh terhadap tinggi rendahnya hasil belajar IPS siswa kelas IV Sekolah Dasar

    PENGARUH KONSEP DIRI, POLA BERPIKIR LOGIS DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL (Studi pada Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Se-Jawa Barat Tahun Akademik 2021/2022)

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsep diri, pola berpikir logis dan kecerdasan emosional terhadap kemampuan literasi digital. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang dilaksanakan pada populasi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar di Universitas Se Jawa Barat yang berjumlah 12.714 mahasiswa, dengan pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling yang berjumlah 275 mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar. Teknik pengambilan data menggunakan instrumen berupa kuesioner untuk mengukur tiga variabel yaitu mengenai konsep diri, kecerdasan emosional dan literasi digital, sedangkan instrument tes untuk mengukur satu variable yaitu pola berpikir logis. Hasil penelitian ini menunjukkan dan dapat disimpulkan bahwa (1) terdapat pengaruh konsep diri, pola berpikir logis dan kecerdasan emosional secara bersama-sama (simultan) terhadap kemampuan literasi digital. (2) terdapat pengaruh konsep diri terhadap kemampuan literasi digital; (3) terdapat pengaruh pola berpikir logis terhadap kemampuan literasi digital; (4) terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap kemampuan literasi digital. Berdasarkan hasil penelitian ini dikemukakan beberapa saran sebagai berikut: (1) Bagi mahasiswa calon guru hendaknya terus melatih diri, salah satunya dengan banyak belajar menuntaskan kasus-kasus yang terjadi dalam lingkungan pendidikan, baik di sekolah maupun lingkungan kampus dan juga lingkungan sosial secara sistematis, objektif, senantiasa berpikir positif, mendahulukan data dan fakta, serta bersabar dalam prosesnya (2) Bagi para dosen/pendidik dapat mengembangkan konsep pembelajaran yang kontekstual dengan menggunakan kasus-kasus, baik yang terjadi di lingkungan sekolah, kampus, maupun lingkungan sosial untuk diselesaikan oleh para mahasiswa dengan memanfaatkan literasi digital, (3) Bagi peneliti bidang Pendidikan Guru Sekolah Dasar untuk dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai salah satu referensi dalam melakukan penelitian yang masih relevan, (4) Bagi akademisi di bidang Pendidikan Guru Sekolah Dasar untuk melakukan penelitian selanjutnya dengan menggunakan variabel-variabel lainnya. Kata Kunci : konsep diri, pola berpikir logis, kecerdasan emosional, dan kemampuan literasi digital.************This study aimed to determine the effect of self-concept, logical thinking patterns, and emotional intelligence on digital literacy skills. This survey was conducted on a population of elementary school teacher education students at universities in West Java, totaling 12,714 students. The sample for this study used a proportional random sampling technique, totaling 275 elementary school teacher education students. The data collection technique uses an instrument in the form of a questionnaire to measure three variables, namely self-concept, emotional intelligence, and digital literacy. In contrast, the test instrument measures one variable: logical thinking patterns. The results of this study indicate, and it can be concluded that (1) there is an effect of self-concept, logical thinking patterns, and emotional intelligence simultaneously (simultaneously) on digital literacy skills. (2) there is an influence of self-concept on digital literacy skills; (3) there is an influence of logical thinking patterns on digital literacy skills; (4) there is an influence of emotional intelligence on digital literacy skills. Based on the results of this study, several suggestions were put forward as follows: (1) For prospective teachers, students should continue to train themselves, one of which is by studying a lot to solve cases that occur in the educational environment, both at school and campus environment and also the social environment in a systematic manner, objective, always think positively, put data and facts first, and be patient in the process (2) For lecturers/educators to be able to develop contextual learning concepts by using cases, both those that occur in the school, campus, and social environment to be resolved by students by utilizing digital literacy, (3) For researchers in the field of Elementary School Teacher Education to be able to utilize the results of this study as a reference in conducting research that is still relevant, (4) For academics in the field of Elementary School Teacher Education to conduct further research with using variable other labels. Keywords: self-concept, logical thinking patterns, emotional intelligence, and digital literacy ability

    PROGRAM GERAKAN PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) DALAM MEMBANGUN WAWASAN KESETARAAN GENDER DI DESA KUTARAHARJA, KECAMATAN BANYUSARI, KABUPATEN KARAWANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan program dan aktivitas Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam membangun kesetaraan gender ibu di Desa Kutaraharja, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan teori peran Talcot Parsons struktural-fungsional dengan empat skema AGIL Talcott Parsons yaitu: adaptasi (Adaptation), tujuan (Goal), integrasi (Integration), dan Latensi

    SOSIALISASI POLA HIDUP SEHAT BAGI ANAK USIA SEKOLAH DASAR PADA MASA COVID-19 DI KOMUNITAS FORUM KREATIVITAS REMAJA BABAKAN CIBARUSAH

    No full text
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pola hidup sehat di masa covid-19 saat ini, Metode yang digunakan dalam kegiatan pegabdian kepada masyarakat ini melalui kegiatan yang dikemas secara workshop tentang pola hidup sehat bagi anak usia sekolah dasar pada mas covid-19, sedangakan yang menjadi khalayak sasarannya adalah para anak-anak usia sekolah dasar di Desa Cibarusah Kota Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam Forum Kreativitas Remaja Babakan Cibarusah. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi anak-anak dalam menerapkan pola hidup sehat pada masa covid-19 ini, dengan cara menerapkan protocol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari

    SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING PADA POSYANDU DAN KELAS IBU HAMIL DI DESA KUTARAHARJA

    No full text
    Kuliah Kerja Nyata (KKN) Merupakan Contoh in-kuriluler pelaksanaa Tri Dharma Perguruan Tinggi Untuk menentukan bagaiamana memperkenalkan dan menyampaikan pengalaman kerja dan belajar kepada mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat. Sekelompok mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang melakukan kegiatan KKN Tahun 2023 di Desa KutaraharjaKec. Banyusari Kab. Karawang

    HUKUM DAN PERLINDUNGAN ANAK: MENGATASI BULLYING DI LINGKUNGAN SEKOLAH

    No full text
    Bullying di lingkungan sekolah merupakan masalah serius yang membutuhkan perhatian dan tindakan efektif. Pengabdian ini menyoroti peran penting berbagai pihak, termasuk satuan tugas anti- bullying, guru, kepala sekolah, dan pemerintah, dalam menangani fenomena bullying. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya bullying serta memahami dampak dan sanksinya yang didapat melalui program penyuluhan yang dilakukan oleh mahasiswa di SMP Negeri 2 Cibarusah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berbasis ceramah, diskusi, dan evaluasi langsung, yang diikuti oleh siswa SMP Negeri 2 Cibarusah pada tanggal 30 Juli 2024. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan kuissingkat untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa penyuluhan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang bullying,  termasuk jenis-jenis dan dampak negatifnya. Selain itu, siswa menjadi lebih empati terhadap korban dan lebih berani melaporkan kasus bullying. Implementasi kebijakan anti-bullying di sekolah juga diperkuat pasca penyuluhan. Kesimpulannya, program penyuluhan ini merupakan langkah penting dalam upaya pencegahan bullying di sekolah. Sinergi antara pendidikan, kebijakan hukum, dan peraturan sekolah diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yangaman dan inklusif bagi semua siswa

    SOSIALISASI STRATEGI DIGITAL MARKETING PADA UMKM SEBLAK DI DESA RIDOGALIH

    No full text
    Program pengabdian masyarakat bertujuan untuk mengevaluasi proses sosialisasi strategi digital marketing pada umkm di Desa Ridogalih. Dengan pesatnya perkembangan teknologi dan internet, digital marketing telah menjadi salah satu aspek penting dalam dunia bisnis. Sosialisasi ini penting untuk memberikan pemahaman awal kepada siswa tentang bagaimana strategi digital marketing dapat diterapkan, serta bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk keperluan pemasaran. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Partisipan pengabdian masyarakat meliputi berbagai kalangan, serta beberapa pengajar dan praktisi digital marketing. Hasil yang menunjukkan bahwa sosialisasi ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai konsep dasar digital marketing, termasuk penggunaan media sosial, SEO (Search Engine Optimization), dan iklan digital. Selain itu, siswa juga menunjukkanpeningkatan keterampilan dalam merancang strategi pemasaran digital sederhan

    Sosialisasi Anti-Bullying: Membentuk Karakter Positif Sejak Dini

    No full text
    Bullying di sekolah adalah masalah sosial yang serius dan terjadi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa MTs Baiturrahman tentang Bullying, termasuk definisi, jenis, dampak, serta sanksi bagi pelaku Bullying. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi melalui sosialisasi yang melibatkan 35 siswa kelas VIII pada tanggal 1 Agustus 2024. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dalam beberapa tahapan: identifikasi masalah, perencanaan kegiatan, persiapan, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang berbagai bentuk Bullying. Sosialisasi anti-Bullying ini berkontribusi secarasignifikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif bagi semua siswa. Penting untuk terus melanjutkan edukasi dan kampanye anti-Bullying di sekolah dan masyarakat untuk mencegah dan menangani kasus Bullying secara efektif

    SOSIALISASI PENTINGNYA MENABUNG SEJAK DINI DI SDN 1 KUTARAHARJA

    No full text
    Secara finansial, generasi bangsa harus mampu menjaga keuangan sejak dini, yang dapat dilakukan melalui langkah pertama yaitu menabung. Menabung merupakan salah satu cara mengatur keuangan sejak dini dan bisa dilakukan menabung pengeluaran atau menggunakan uang sesuai dengan kebutuhan pokok atau kebutuhan yang mendesak, kemudian sisa uang tersebut dapat disimpan di bank tabungan untuk ditabung Pengelolaan keuangan merupakan salah satu hal terpenting yang harus dilakukan di masa depan
    corecore