45 research outputs found

    Study of Symbolic Meaning in Tuban Traditional Art Sandur Ronggo Budoyo

    Full text link
    Traditional theatrical performance art is a valuable cultural asset in every region. Various performances of modern art have eroded traditional art into blurred and even invisible. The current globalization makes the existence of traditional art lose its true symbolic meaning because artists or artists prefer to follow the market in the process of cultivation. The traditional art of Sandur that still survives by prioritizing grip and symbolic things is the art of Sandur Ronggo Budoyo hamlet, Randu Pokak village, Prunggahan Kulon district, and Semanding Tuban district. The author is interested in researching this because some aesthetic things are studied from the symbolic study of the art of Sandur Ronggo Budoyo. This research uses a qualitative method with a case study approach—descriptive data analysis techniques with data reduction stages, data presentation, and inference. The informants in this study were government, community leaders, traditional art practitioners, and Sandur artists

    ANALISA TATA KELOLA INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI INFORMASI BERDASARKAN COBIT FRAMEWORK4.1 DAN IT BALANCED SCORECARD

    Full text link
    Penggunaan infrastruktur teknologi informasi pada suatu perguruan tinggi tentunya juga akan membawa banyak keuntungan bagi perguruan tinggi itu sendiri. Maka diperlukan tata kelola infrastruktur teknologi informasi yang baik pada suatu perguruan tinggi dimulai dari perencanaan sampai dengan implementasi, itu dilakukan agar proses bisnis perguruan tinggi tersebut dapat berjalan secara optimal. Tahapan dalam penelitian ini pertama pengumpulan data, kedua analisa kinerja organisai TI, ketiga analisa tingkat kematangan, keempat hasil analisa dan kelima rekomendasi. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur telah menerapkan tata kelola teknologi informasi pada level 2 (Repeatable but Intuitive). Nilai rata – rata yang dihasilkan untuk domain PO, AI dan DS adalah 1.91, Artinya Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur telah melakukan tata kelola Infrastruktur teknologi informasi akan tetapi masih berada pada kriteria kurang. Berdasarkan penilaian kinerja dengan menggunakan IT Balanced Scorecard, nilai rata – rata yang dihasilkan dari 4 perspektif adalah 34,22 %. Dimana masuk kedalam kriteria kurang karena nilai prosentasenya terbilang kecil dan kurang dari 50 %

    Analisis dan Perbaikan User Interface (UI) untuk Meningkatkan User Experience (UX) pada Aplikasi Mobile Siakadu UNESA Menggunakan Metode Double Diamond

    Full text link
    Pesatnya pertumbuhan teknologi smartphone telah merevolusi kehidupan sehari-hari, dengan 58,6% populasi menggunakan smartphone pada tahun 2021. Hal ini menunjukkan dampak yang cukup besar, khususnya di sektor pendidikan. Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memiliki aplikasi mobile Siakadu yang memudahkan pengelolaan informasi akademik. Namun, aplikasi yang ada telah dihapus dari Playstore karena peringkat yang buruk dan tidak pernah diperbaharui. Temuan awal menggunakan user experience questionnaire (UEQ) menunjukkan hasil yang kurang memuaskan pada enam aspek yang diuji, dengan aspek kejelasan, efisiensi, dan ketepatan berada dalam kategori di bawah rata-rata (below average), sedangkan aspek daya tarik, stimulasi, dan kebaruan berada dalam kategori buruk (bad). Guna mengatasi hal tersebut, diperlukan desain ulang pada aplikasi mobile Siakadu UNESA. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan user interface (UI) aplikasi mobile Siakadu UNESA dengan pendekatan double diamond. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi mobile Siakadu UNESA yang lebih menarik, efektif, dan ramah pengguna, sehingga meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Kata kunci : User Interface (UI), Double Diamond, User Experience Questionnaire (UEQ

    Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Aset Tanah (SIMAMAT) di Dinas PU-SDA

    Full text link
    Indonesia adalah negara yang memberikan kesempatan kepada tiap badan otonomi daerah nya untuk mengurus dan mengatur urusan nya masing-masing. Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU-SDA) Jawa Timur adalah salah satu dinas otonomi daerah yang bertanggung jawab melakukan pengelolaan sumber daya air dan pengembangan infrastruktur publik di daerah jawa timur. Pengelolaan aset tanah merupakan salah satu tanggung jawab PU-SDA yang dibantu oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT). PU-SDA merasa kesulitan dalam mengelola aset tanah dikarenakan harus berkordinasi langsung dengan pihak UPT secara manual dan berkala, walaupun sebelumnya sudah ada aplikasi yang dibuatkan pemerintah yaitu SIMAS, akan tetapi sistem tersebut masih belum bisa digunakan dengan optimal. PU-SDA merasa tidak efektif dan memakan waktu yang sangat lama dalam melakukan pekerjaannya. Oleh karena itu, peneliti melakukan pengembangan sistem informasi manajemen aset tanah ini untuk memudahkan pihak PU-SDA dan UPT dalam melakukan pengelolaan aset tanah di jawa timur, yang menggunakan metode Waterfall dalam pengembangannya dan Unified Modelling Language untuk perancangan sistemnya. Lalu untuk teknologi yang digunakan adalah Framework Laravel dan ReactJS

    Penerapan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Berbasis Website Dalam Menentukan Penilaian Kinerja Perangkat Desa Claket

    Full text link
    Sistem pendukung keputusan penilaian kinerja pegawai kelurahan adalah sistem yang digunakan untuk membantu proses penilaian kinerja pegawai dikelurahan. Sistem ini dapat memberikan rekomendasi atau saran yang objektif dalam menilai kinerja pegawai berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Namun sampai saat ini Kelurahan Desa Claket masih menggunakan cara manual dalam proses penilaian kinerja pegawai yaitu dengan menghitung skor setiap kriteria menggunakan microsoft excel, sehingga dalam pelaksanaanya sering mengalami kendala serta membutuhkan waktu yang sedikit lama. Dalam menentukan pemilihan kelurahan terbaik akan dibutuhkan sebuah aplikasi website sistem pendukung keputusan untuk membantu pengambilan keputusan  tersebut menggunakan metode SAW. Metode simple additive Weighting (SAW) adalah metode yang digunakan untuk penjumlahan terbobot pada penyelesaian masalah dalam sebuah sistem pendukung keputusan. Dari hasil nilai terbesar yang terpilih sebagai alternatif maka perhitungan akan sesuai apabila alternatif yang terpilih memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan yang menggunakan metode SAW serta kuesioner bahwa pemeringkatan karyawan terbaik mendapatkan nilai 1301 sampai terendah 865,20

    Perancangan SIPEKA (Sistem Informasi Penilaian Karyawan) Menggunakan Pendekatan Personal Balanced Scorecard Pada PT Sasmito

    Full text link
    PT Sasmito merupakan sebuah perusahaan dibidang jasa konstruksi bangunan khususnya gedung yang berpusat di Surabaya. PT Sasmito saat ini sudah melakukan penilaian kinerja karyawan dengan metode manual menggunakan kertas yang dibagikan oleh HRD kepada site manager. PT Sasmito memiliki empat indikator yang digunakan sebagai penilaian kinerja karyawan. Indikator yang dimiliki yaitu kemampuan, keinginan berkembang, kedisiplinan, dan kerjasama tim. Site manager melakukan penilaian dengan menulis nilai bawahannya dengan standar masing-masing site manager sesuai dengan keempat indikator tersebut. Bentuk nilai yang digunakan seperti nilai A diperoleh dari angka antara 90-100. Site manager mengembalikan form yang sudah diisi kepada HRD untuk diolah dengan program Microsoft Excel. Oleh karena itu, penilaian dengan model tersebut memiliki masalah subjektifitas seperti saat penilaian dari dua site manager kepada bawahan yang sama, pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode personal balanced scorecard (PBSC) dengan menentukan key performance indicator yang sesuai dengan empat perspektif metode PBSC. Terdapat 11 indikator penilaian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kesetiaan, tanggung jawab, ketaatan, kepemimpinan, kejujuran, disiplin, komunikasi, sesuai instruksi, kerjasama, kompetensi, dan kesejahteraan. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa Dian Eka, S.T. mendapatkan nilai tertinggi dari 10 pegawai lainya. Penggunaan metode PBSC dinilai sangat cocok untuk diterapkan pada PT Sasmito karena PBSC dapat melakukan penentuan KPI pada cakupan karyawan atau personal
    corecore