1,720,963 research outputs found

    ANALISIS NILAI-NILAI MORAL DALAM NOVEL “TANGGA PATAH HATI” KARYA YUGHA ERLANGGA DAN ALFRED BOEDIMAN

    Get PDF
    Karya sastra merupakan ciptaan manusia yang dilahirkan dengan bahasa yang indah dan mampu mengunggahserta menimbulkan keharuan rasa dalam diri pembaca dan pendengar. Karya sastra seperti novel merupakan miniaturkehidupan dengan berbagai persoalan. Moral dengan sastra merupakan kegiatan utama manusia untuk menemukandirinya di samping kegiatan lainnya, melalui agama, ilmu pengetahuan dan filsafat. Tujuan penelitian ini adalah untukmencari dan menemukan nilai-nilai moral dalam novel “Tangga Patah Hati” Karya Yugha Erlangga dan AlfredBoediman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dan yang menjadi objekdalam penelitian ini dilakukan pada objek yang alamiah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian iniadalah Teknik baca dan Teknik catat. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah Teknik analisis mengaliryaitu : reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwanilai-nilai moral yang terdapat dalam novel “Tangga Patah Hati” Karya Yugha Erlangga dan Alfred Boediman. Terdiridari 6 (enam) wujud nilai moral yaitu: nilai moral keberanian, kemurahan hati, kejujuran, kesetiaan, pengharapan, dankebijaksanaanKarya sastra merupakan ciptaan manusia yang dilahirkan dengan bahasa yang indah dan mampu mengunggah serta menimbulkan keharuan rasa dalam diri pembaca dan pendengar. Karya sastra seperti novel merupakan miniature kehidupan dengan berbagai persoalan. Moral dengan sastra merupakan kegiatan utama manusia untuk menemukan dirinya disamping kegiatan lainnya, melalui agama, ilmu pengetahuan dan filsafat. Tujuan penelitia ini adalah untuk mencari dan menemukan nilai-nilai moral dalam novel Tangga Patah Hati” Karya Yugha Erlangga dan Alfred Boediman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dan yang menjadi objek dalam penelitian ini dilakukan pada objek yang alamiah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik baca dan Teknik catat. Selanjutnya Teknik analisis data yang digunakan adalah Teknik analisis mengalir yaitu : reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel “Tangga Patah Hati” Karya Yugha Erlangga dan Alfred Boediman. Terdiri dari 6 (enam) wujud nilai moral yaitu: nilai moral keberanian, kemurahan hati, kejujuran, kesetiaan, pengharapan, dan kebijaksanaan. Kata kunci: Novel “Tangga Patah Hati”, Nilai Mora

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Fisika mekanika

    No full text
    Buku ini dirancang agar yang membacanya dapat belajar sendiri. Buku ini ditujukan juga bagi para pengajar fisika agar mereka dapat menggunakannya sebagai salah satu bahan pengajaran. Terdiri dari tujuh belas bab, setiap bab di buku ini dimulai dengan teori dasar dan istilah-istilah fisika dasar, kemudian diikuti dengan beberapa contoh soal. Contoh-contoh soal dibuat sangat terperinci sebab dalam tahap itulah pelajar seharusnya mendapatkan pengukuhan pengertian atas teori yang diberikan. Dalam setiap bab juga terdapat beberapa latihan. Gambar- gambar juga dibuat jelas, dan ditata dengan penomoran yang terkait dengan bab, misalnya Gambar 11.3 adalah gambar ketiga dalam Bab 11. Setiap topik latihan diberikan dua buah jawaban, namun tentu saja hanya ada satu jawaban yang benar. Maksud diberikannya dua jawaban adalah agar pelajar merasa tertantang untuk memecahkannya, dan di lain sisi mereka tidak bisa asal menebak jawaban atas pertanyaan yang diberikan. Bab ditutup dengan sepuluh soal, yang umumnya lebih sulit dari soal-soal latihan

    Inno Fiction "berani gagal dalam berkreasi"

    No full text

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore