1,720,976 research outputs found
Katalogisasi naskah-naskah Islam nusantara
Kemunculan naskah-naskah Nusantara tidak terlepas dari hadirnya agama Islam, Kehadiran agama Islam telah meninggalkan pesan-pesan keagamaan yang kemudian dijadikan sebagai bukti sejarah dari munculnya agama tersebut. Pesan-pesan agama tersebut kemudian terwujud dalam naskah yang mengandung informasi mengenai ajaran-ajaran dan tuntunan dalam agama Islam. Sebagai bukti sejarah, naskah-naskah tersebut tentu perlu dilestarikan melalui pengelolaan yang baik. Salah satunya dengan memperhatikan katalogisasi naskah yang efektif dan efesien dalam pengatalogannya. Memilih pengatalogan yang efektif ini penting dilakukan mengingat variatifnya pengatalogan naskah antara satu Institusi dengan Institusi yang lain dan beragamnya pedoman yang digunakan, karenanya perlu ada suatu konvensi yang menjadi standar pengatalogan yang berlaku untuk area nusantara, khususnya Indonesia dalam melakukan pengatalogan naskah-naskah Islam, Untuk memudahkan dalam pengawasan bibliografi dan terwujudnya katalog induk. Kata kunci: naskah, katalogisasi, pengawasan bibliografi, katalog indu
Jurnal kajian Islam dalam database open akses
Kelahiran dan Pengembangan Jurnal llmiah Elektronik Open akses telah menjadi alternative bagi perpustakaan yang tidak memiliki dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan informasi yang diperoleh dari jurnal atau perpustakaan yang hanya ingin memperluas literaturnya agar pengguna memiliki banyak pilihan dari database Doaj, Open J Gate maupun Electronic Journal Library. Studi ini membahas tentang keberadaan database jurnal open akses yang terkait dengan kajian Islam. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Electronic jurnal library memiliki jumlah yang lebih banyak dibanding kedua jurnal lainnya. Namun doaj mengandung kajian islam yang lebih komprehensif, dilakukan dengan cara evaluasi database O
DEFICIENCY OF MATERIAL DESCRIPTION IN ISLAMIC MANUSCRIPTS OF THESAURUS OF INDONESIAN ISLAMIC MANUSCRIPTS (TIIM)
Menakar program literasi informasi melalui karya ilmiah mahasiswa
The speed and efficiency to obtain information is highly valued by information seekers. Students learn well when the desired information can be found, evaluated and used. using the descriptive quantitative approach on two variables bibliographic analysis and information literacy skills , this study aims to gain an overview of the extent to which students S1 UIN Jakarta FAH using scientific resources in completing college assignments; to analyze barriers experienced in accessing and using sources scientific information , and to determine the appropriate information literacy strategies to be implemented . The results of the study on bibliographic analysis shows that the students use more books than any other resources, more printed materials in Indonesian language, and more resources under two years between 2000 and betwen 2006 to 2010. While the information literacy skills , students scored 49.7 % . Strategies undertaken to refer to Bloom\u27s Taxonomy. This study concludes that the students’ information literacy skills need to be built and improved regularly using different strategies of information literacy programs
Jurnal kajian Islam dalam database open akses
Kelahiran dan Pengembangan Jurnal llmiah Elektronik Open akses telah menjadi alternative bagi perpustakaan yang tidak memiliki dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan informasi yang diperoleh dari jurnal atau perpustakaan yang hanya ingin memperluas literaturnya agar pengguna memiliki banyak pilihan dari database Doaj, Open J Gate maupun Electronic Journal Library. Studi ini membahas tentang keberadaan database jurnal open akses yang terkait dengan kajian Islam. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Electronic jurnal library memiliki jumlah yang lebih banyak dibanding kedua jurnal lainnya. Namun doaj mengandung kajian islam yang lebih komprehensif, dilakukan dengan cara evaluasi database OA Key Word: jurnal open access, kajian islam, database jurnal, jurnal onlin
Menakar program literasi informasi melalui karya ilmiah mahasiswa
Kecepatan dan efisiensi untuk mendapatkan informasi sangat dihargai oleh para pencari informasi. Siswa belajar dengan baik ketika informasi yang diinginkan dapat ditemukan, dievaluasi, dan digunakan. menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif pada dua variabel analisis bibliografi dan keterampilan literasi informasi, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran sejauh mana mahasiswa S1 UIN FAH Jakarta menggunakan sumber daya ilmiah dalam menyelesaikan tugas kuliah; untuk menganalisis hambatan yang dialami dalam mengakses dan menggunakan sumber informasi ilmiah, dan untuk menentukan strategi literasi informasi yang tepat untuk dilaksanakan. Hasil penelitian tentang analisis bibliografi menunjukkan bahwa siswa menggunakan lebih banyak buku daripada sumber daya lainnya, lebih banyak bahan cetak dalam bahasa Indonesia, dan lebih banyak sumber daya di bawah dua tahun antara 2000 dan antara 2006 hingga 2010. Sementara keterampilan literasi informasi, siswa mendapat skor 49,7 %. Strategi yang dilakukan mengacu pada Taksonomi Bloom. Studi ini menyimpulkan bahwa keterampilan literasi informasi siswa perlu dibangun dan ditingkatkan secara teratur menggunakan berbagai strategi program literasi informasi
Incorporating a domain analysis approach in the indexing process
Peledakan informasi yang terjadi saat ini membuat pengindeksan sebagai proses yang penting dalam penelusuran informasi. Masalah masalah yang berkenaan dengan analisis isi dan kebutuhan pemakai muncul saat pembuatan indeks. Berbagai penerapan Ieiah dilakukan, namun selalu saja muncul masalah lain seperti tidak terjawabnya kebutuhan pemakai dan kesulitan dalam pemenuhan kriteria dalam pengindeksan. Pendekatan domain analysis merupakan suatu alternative yang menjawab masalah-masalah tersebut di mana pengindeks dengan mudah mengevaluasi kebutuhan informasi pemakai; menentukan quality judgment; menggali topik dan istilah dalam isi suatu informasi. Tulisan ini akan memaparkan bagaimana pendekatan domain analisis digunakan dan manfaatyang akan diperoleh dan penggunaannya.Kata Kunci: indexing, quality judgmen
Katalogisasi naskah-naskah Islam nusantara
Kemunculan naskah-naskah Nusantara tidak terlepas dari hadirnya agama Islam, Kehadiran agama Islam telah meninggalkan pesan-pesan keagamaan yang kemudian dijadikan sebagai bukti sejarah dari munculnya agama tersebut. Pesan-pesan agama tersebut kemudian terwujud dalam naskah yang mengandung informasi mengenai ajaran-ajaran dan tuntunan dalam agama Islam. Sebagai bukti sejarah, naskah-naskah tersebut tentu perlu dilestarikan melalui pengelolaan yang baik. Salah satunya dengan memperhatikan katalogisasi naskah yang efektif dan efesien dalam pengatalogannya. Memilih pengatalogan yang efektif ini penting dilakukan mengingat variatifnya pengatalogan naskah antara satu Institusi dengan Institusi yang lain dan beragamnya pedoman yang digunakan, karenanya perlu ada suatu konvensi yang menjadi standar pengatalogan yang berlaku untuk area nusantara, khususnya Indonesia dalam melakukan pengatalogan naskah-naskah Islam, Untuk memudahkan dalam pengawasan bibliografi dan terwujudnya katalog induk
Religious Moderation Discourses on Digital Platforms: Upholding Diversity, Rejecting Violence, and Embracing Local Wisdom
This research examines the dissemination of religious moderation discourses through digital platforms, particularly YouTube, by analyzing lectures from two moderate dai, Gus Baha and Adi Hidayat. In light of social change and the evolution of digital media, the study aims to identify the values of religious moderation reflected in their messages. Key research questions address the various da’wah approaches utilized on YouTube and how these pillars such as commitment to national unity, respect for diversity, rejection of violence, and openness to local wisdom are communicated to audiences. Employing a qualitative approach with content analysis, the study selects lecture videos through purposive sampling based on view count and thematic relevance. The findings reveal that both Gus Baha and Adi Hidayat effectively use digital platforms to convey moderation messages, albeit through different strategies. Gus Baha focuses on cultural narratives familiar to the community, while Adi Hidayat employs a scientific, structured approach rooted in religious texts. The analysis indicates that YouTube serves not only as a channel for disseminating moderate religious information but also plays a critical role in preventing radicalization by providing inclusive content. In conclusion, this study offers contribution to digital literacy policy by highlighting the role of digital media in enhancing religious moderation in Indonesia amidst complex information flows and underscores the importance of digital literacy in amplifying the positive impact of moderation messages online.
Tips sukses pustakawan
Kadang-kadang staf perpustakaan merasa tidak termotivasi untuk melaksanakan pekerjaanya sedangkan pekerjaan di perpustakan membutuhkan pekerjaan staf secara efektif, maka dalam hal ini motivasi penting sekali artinya. Saran-saran berikut ini akan mengangkat masalah-masalah sekitar motivasi ke permukaan. Beberapa dari saran-saran ini ditujukan untuk pimpinan, namun semuanya akan berjalan dengan baik jika setiap orang berkenan untuk melaksanakannya
- …
