1,721,055 research outputs found
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Terhadap Sikap Demokratis Siswa SMA Negeri Se Kota Palangka Raya: (Survey Terhadap Siswa Kelas XI SMA Negeri di Kota Palangka Raya)
Fakta yang terjadi di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara fakta miris sering kita lihat dimana kekerasan yang terjadi banyak juga dilakukan oleh pelajar. Hal ini sesuai dengan data yang diperoleh dan dihimpun dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tanggal 27 September 2012, kasus tawuran pada 2010 ada sebanyak 102 kasus. Tahun 2011 sebanyak 96 kasus. Sementara, sejak Januari hingga Agustus 2012 kasus tawuran pelajar sudah terjadi sebanyak 103 kali. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survey ekplanasi, yaitu penjelasan penelitian yang menggunakan kuisioner atau daftar pertanyaan yang ditunjukan kepada responden. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kota PalangkaRaya. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1.660 orang siswa SMA Negeri di Kota Palangka Raya. Sedangkan sampel minimum sebanyak 322 orang siswa SMA Negeri. Angket yang disebar 850, sedangkan angket yang kembali sejumlah 700 angket. Berdasarkan data yang diperoleh melalui penyebaran angket menunjukan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sebagai variabel X berpengaruh positif. Masing-masing indikator variabel X yaitu X1 kecerdasan warganegara (civic intelligence) berpengaruh 0,5969 kategori sedang. X2 tanggungjawab warganegara (civic responsibility) berpengaruh 0,8354 dengan kategori sangat kuat. Sedangkan indikator X3 parisipasi warganegara (civic participation) berpengaruh 0,6867 dengan kategori kuat. Pendidikan kewarganegaraan (PKn) yang meliputi kecerdasan warganegara (civic intelligence) atau X1, tanggungjawab warganegara (civic responsibility) atau X2, partisipasi warganegara (civic participation) atau X3 berpengaruh positif terhadap sikap demokratis (Y) siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri se-Kota Palangka Raya. Hal ini dapat dilihat dari p-value untuk ketiga variabel X1, X2 dan X3 secara berturut-turut 0,001; 0,000; 0,001 yang lebih kecil daria = 5%
EFEKTIVITAS CUSTOMER SERVICE (CS) DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS NASABAH PENABUNG PADA BANK MUAMALAT CABANG PALANGKA RAYA
Penelitian ini dilatarbelakangi karena pesatnya pertumbuhan perbankan yang saling berkompetisi untuk mencari nasabah ataupun membuat nasabah loyal dengan bank. Ketertarikan masyarakat dan tingkat loyalitas mereka dalam dunia perbankan dilatarbelakangi oleh kualitas pelayanan dan kunci dari pelayanan bank adalah customer service. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui sejauh mana efektivitas customer service dalam meningkatkan loyalitas nasabah penabung dan pengguna jasa pada Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini melalui metode deskriptif kualitatif. Metode yang penulis gunakan dalam menganalisis data pada penelitian ini adalah induktif dimana data yang berhasil peneliti kumpulkan dari lokasi penelitian, selanjutnya dianalisa dan kemudian disajikan secara tertulis dalam laporan tersebut. Hasil penelitian yang dilakukan di Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Palangka Raya ini mengenai efektivitas customer service dalam meningkatkan loyalitas nasabah penabung sangatlah penting, hal ini ditunjukkan dengan hasil wawancara yang telah peneliti lakukan yaitu mayoritas sebagian besar kepuasan mereka dan membuat mereka loyal terhadap Bank Maumalat Indonesia Kantor Cabang Palangka Raya. Dengan begitu kualitas pelayanan yang sudah baik dari customer service ini ditingkatkan lagi menjadi taraf yang lebih baik lagi agar nasabah tetap loyal. Kata Kunci: Efektifitas; Loyalitas Nasabah; Customer Service.Penelitian ini dilatarbelakangi karena pesatnya pertumbuhan perbankan yang saling berkompetisi untuk mencari nasabah ataupun membuat nasabah loyal dengan bank. Ketertarikan masyarakat dan tingkat loyalitas mereka dalam dunia perbankan dilatarbelakangi oleh kualitas pelayanan dan kunci dari pelayanan bank adalah customer service. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui sejauh mana efektivitas customer service dalam meningkatkan loyalitas nasabah penabung dan pengguna jasa pada Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini melalui metode deskriptif kualitatif. Metode yang penulis gunakan dalam menganalisis data pada penelitian ini adalah induktif dimana data yang berhasil peneliti kumpulkan dari lokasi penelitian, selanjutnya dianalisa dan kemudian disajikan secara tertulis dalam laporan tersebut. Hasil penelitian yang dilakukan di Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Palangka Raya ini mengenai efektivitas customer service dalam meningkatkan loyalitas nasabah penabung sangatlah penting, hal ini ditunjukkan dengan hasil wawancara yang telah peneliti lakukan yaitu mayoritas sebagian besar kepuasan mereka dan membuat mereka loyal terhadap Bank Maumalat Indonesia Kantor Cabang Palangka Raya. Dengan begitu kualitas pelayanan yang sudah baik dari customer service ini ditingkatkan lagi menjadi taraf yang lebih baik lagi agar nasabah tetap loyal.  Kata Kunci: Efektifitas, Loyalitas Nasabah, Customer Servic
INTERAKSI SOSIAL HAMPUTAN TAMANGGONG NIKODEMUS AMBO DJAJA NEGARA
Masyarakat Dayak Ngaju memiliki istilah pola-pola atau bentuk hubungan dalam kekeluargaan yang mencakup orang-orang yang masih mempunyai ikatan hubungan yang sedarah pada garis keturunan, baik yang vertikal maupun yang horizontal. Tamanggong Nikodemus Ambo Djaja Negara dikenal dengan sebutan hamputan, artinya keturunan, warga atau keluarga beşar dan mempunyai hubungan darah langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Interaksi Sosial Hamputan Tamanggong Nikodemus Ambo Djaja Negara pada masyarakat Dayak Ngaju Kota Palangkaraya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode grounded research artinya peneliti terjun langsung kelapangan untuk mngolah dan menganalisis data. Hasil penelitian adalah toleransi kehidupan beragama sangat tinggi tidak hanya dengan keluarga sendiri melainkan juga dengan orang lain atau suku lain, hal ini tampak pada saling berkunjung di hari besar agama masing-masing. Juga saling hormat menghormati sesama ummat beragama walaupun beda agama. Semakin banyaknya hamputan Tamanggong Nikodemus Djaja Negara dan semakin menyebar tempat tinggal mereka tidak menutup kemungkinan merke bisa saling bertemu dalam satu kantor maupun beda kantor, khususnya terkait untuk meraih jabatan  atau persaingan bisnis. Namun demikian mereka melakukan persaingan secara sehat. Kata Kunci: Interaksi Sosial; Dayak Ngaju; Hamputa
Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi, dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Pengelolaan APBDesa
The village is a social institution that has a very important position and has very close direct interactions with the community. The village is an autonomous institution with its own traditions, customs and laws that are deeply rooted and relatively independent from interference from powers outside the institution. This research has its own reasons for choosing the APBDesa program for this interest because the APBDesa has major implications for the development of a region. The method used in this research is quantitative method. The type of data used in this research is quantitative data, namely, data in the form of numbers and questionnaire assistance to obtain answers to the research objectives. The population in this study was the village government of Tewang Karangan totaling 36 people and the population based on the KK of 489 people. The sample is part of the number and characteristics possessed by the population with the sampling technique using purposive sampling. The analytical tool used is multiple linear analysis using the SPSS 25 progra
Perkembangan Koperasi Banama Palangka Raya Kalimantan Tengah : (Studi Tentang Perkembangan Organisasi, Modal, SHU dan Usaha)
Penelitian ini adalah penelitian populasi, di mana seluruh pengurus Koperasi “Banama” terlibat sebagai nara sumber yang memberikan informasi mengenai data yang akan diperoleh oleh peneliti. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode campuran (Mixed Methods) dimana penggambungan antara metode kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data didapatkan oleh peneliti melalui observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian data yang dikumpulkan oleh peneliti diolah serta dianalisis menggunakan time series dengan menggunakan metode kuadrat terkecil untuk membahas tentang perkembangan Anggota, Modal dan Sisa Hasil Usaha. Kemudian analisis sebelum peneliti memasuki lapangan, analisis selama di lapangan dengan (reduksi data, penyajian data dan kesimpulan) secara terus menerus sampai data yang diperoleh mengalami kejenuhan untuk membahas tentang perkembangan Usaha koperasi “Banama”. Hasil penelitian menunjukan bahwa, perkembangan koperasi “Banama” berdasarkan anggota, modal, SHU dan usahanya secara global mengalami perkembangan yang cukup baik. Jumlah anggota dari tahun ketahun memang mengalami peningkatan, namun kenaikannya sangat kecil sehingga rata-rata perkembangan anggota dari tahun 2009-2013 yaitu sebesar 4,52%. Disamping perkembangan anggota yang cukup bagus modal koperasi “Banama” juga mengalami perkembangan yang bagus dan rata-rata perolehan modal per tahunnya adalah sebesar 3,76%. Selain jumlah anggota dan modal, SHU juga mengalami perkembangan yang bagus sehingga diambil rata-rata perkembangan SHU per tahunnya adalah 5.61%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, dari tahun 2009-2013 koperasi “Banama” tidak mengalami perkembangan jumlah unit usaha, dimana dapat diketahui unit usaha yang digeluti oleh koperasi ini merupakan unit simpan pinjam (USP) dan penyewaan blok ruko
- …
