128 research outputs found

    Perancangan Perancangan Boost Converter Pada Mobil Hybrid (Tenaga Angin dan Surya)

    No full text
    ABSTRAKPerkembangan dunia otomotif menyebabkan peningkatan kebutuhan bahan bakar dan kenaikkan harga minyak bumi yang terus meningkat, maka semakin banyak pula industri-industri yang terus mengembangkan mobil hybrid. Penggunaan mobil hybrid sangat efektif dan efisien, selain tidak menimbulkan polusi udara kontruksinya juga lebih sederhana dibandingkan mobil konvensional lainnya. Mobil hybrid tidak memiliki mesin yang rumit seperti mobil konvensional. Dalam penelitian ini, mobil hybrid membutuhkan tenaga 48 volt DC sehingga membutuhkan 4 aki yang terhubung seri. Panel surya yang digunakan hanya dapat memberikan tegangan maksimal sebesar 36 volt DC sehingga membutuhkan alat yang mampu mencukupi kebutuhan tegangan tersebut. Penelitian ini akan menghasilkan sebuah DC-DC converter yang disebut boost converter yang berfungsi untuk menyesuaikan tegangan sumber terhadap tegangan yang diperlukan tanpa harus menghilangkan daya yang relatif besar sehingga dapat mengatasi kekurangan tegangan tersebut. Berdasarkan penelitian ini didapat hasil keluaran boost converter sebesar 51 volt untuk pengisian aki dari panel surya dengan efesiensi daya yang dilewatkan oleh boost converter maksimum sebesar 94% dan efesiensi minimum sebesar 77%.Kata kunci: Mobil hybrid, Boost Converter, Panel Surya, Ak

    RANCANG BANGUN MOBIL HYBRID (TENAGA ANGIN DAN TENAGA SURYA) ZERO PULLUTION

    No full text
    Tingginya polusi seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor khususnya mobil dan semakin menipisnya bahan bakar fosil, maka dibutuhkan mobil berbahan bakar hemat energi. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk membuat rancang bangun mobil hybrid (tenaga angin dan tenaga surya) yang bebas polusi. Metode yang digunakan adalah merancang dan membuat mobil hybrid serta uji coba pengisian batere dengan solar sel dan pengukuran kecepatan serta jarak tempuh mobil hybrid. Hasil yang dicapai adalah solar sel hanya mampu mengisi 2 batere dengan tegangan maksimum 24 volt. Jarak tempuh mobil hybrid saat pengujian adalah 11 km, kemampuan jarak tempuh batere mobil hybrid sekitar 15 km hingga batere drop. Kondisi saat ini sel surya  hanya dapat mengisi dua buah batere pada saat mobil berjalan hal ini disebabkan sel surya yang terpasang cuma mampu mengisi 2 buah aki dari 4 aki yang seharusnya diisi untuk dipergunakan. Berdasarkan hasil di atas maka dapat disimpulkan bahwa rangka mobil masih berat sehingga kecepata mobil tidak dapat maksimal, panel surya hanya mampu mengisi 2 aki, kincir angin belum optimal untuk dapat menghasilkan  listrik. Pada tahun selanjutnya perlu dilakukan penyempurnaan rangka mobil agar lebih ringan, penambahan panel surya dan perencanaan ulang kincir angin supaya mampu memutar dinamo untuk menghasilkan listrik

    A critical review of Vivekanada's educational thoughts for women education based on Neutrosophic logic

    No full text
    Abstract This paper presents a critical review of Vivekananda’s educational thoughts for women education based on neutrosophic logic. Neutrosophic logic originated from neutrosophy, a new branch of philosophy. Neutrosophy studies the origin, nature and scope of neutralities as well as their interactions with different ideational spectra. Neutrosophic logic is the generalization of fuzzy logic and intuitionistic fuzzy logic. According to Neutrosophic logic, a proposition is t% true, f% false and i% indeterminate, where t, f, i are real values from the ranges T, F, I, with no restriction on T, F, I, or the sum n = t + f+ i. Neutrosophic logic is a multiple valued logic that is capable of dealing with inconsistencies and paradoxes. Although Swami Vivekananda did not author a book on education, he reflected valuable thoughts on the subject that are very relevant and viable in the present educational system. Vivekananda clearly depicted the differences between women of India and USA depending on the difference of education. According to his views, women must be put in a position to solve their own problem in their own way. He believed that Indian women are capable of solving their own problems. He suggested that the Indian women must grow and develop in the footprints of Sita so that they would take up the vow of life-long virginity. He opined that Brahmacharinis set up centres for female education. Although he argued strongly for female education, some contradictions and paradoxes are found. These contradictions are critically discussed based on Neutrosophic logic

    PERANCANGAN ALAT MONITORING SUHU DAN TEKANAN REM HIDROLIK PADA KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA

    No full text
    Kendaraan sepeda motor merupakan salah satu kendaraan yang paling popular yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Berdasarkan data dari Korlantas Polri yang dipublikasikan Kementerian Perhubungan, angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia mencapai 103.645 kasus pada tahun 2021. Dari beberapa faktor penyebab kecelakaan karena gagalnya salah satu fungsi perangkat kendaraan, yaitu gagalnya sistem pengereman kendaraan, suhu kerja yang berlebih (overheating) dapat menyebabkan rem blong, karena kerja dari rem sendiri menjadi kurang maksimal. Rem cakram dioperasikan secara mekanis dengan memakai selang secara hidrolik dengan memakai tekanan cairan. Ketika handle rem ditarik, piston di dalam silinder master akan terdorong dan menekan minyak rem keluar silinder. Melalui selang rem tekanan ini diteruskan oleh minyak rem untuk mendorong piston yang berada di dalam silinder kaliper. Pada sistem rem hidrolik bila ada kebocoran selang rem, maka minyak rem akan keluar pada saat tuas rem ditekan dengan tangan atau pedal rem diinjak dan rem tidak akan berfungsi karena tekanan minyak rem berkurang. Penelitian dilakukan dengan membuat perancangan alat menggunakan sensor MLX90614 yang akan mendeteksi suhu piringan cakram rem dan sensor tekanan SKU114991178. Perancangan sistem yang dibuat untuk mendeteksi suhu dan tekanan pada rem hidrolik sepeda motor, pada saat suhu dalam keadaan sedang dan tinggi maka alat akan memberikan peringatan kepada pengendara sepeda motor berupa output suara melalui speaker serta led dan ketika pengujian sensor tekanan didapatkan hasil yaitu semakin kuat tekanan pada rem maka semakin bagus tingkat pengeremannya. Ketika didapatkan sistem kobocoran maupun kelemahan tekanan maka peringatan yang diberikan yaitu output suara melalui speaker. Kata Kunci: Pengereman, Suhu, Tekana

    RANCANG BANGUN ALAT PERAGA GENERATOR SINKRON MAGNET PERMANEN AKSIAL

    No full text
    Pada era modern saat ini, konsumsi energi listrik di Indonesia meningkat per tahun seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, kegiatan ekonomi dan perkembangan industri serta teknologi. Energi listrik merupakan salah satu komponen penting bagi kelangsungan hidup manusia, namun sejalan dengan itu masyarakat masih banyak bergantung pada ketersedian sumber daya alam energi fosil yang sifatnya un-renewable. Untuk menghasilkan suatu energi listrik dibutuhkan sebuah generator. Generator yang cocok untuk solusi ini adalah generator aksial, generator ini memiliki dua komponen utama, yaitu stator dan rotor yang menggunakan magnet permanen. Penggunaan magnet permanen sebanyak 10 buah serta 8 kumparan pada generator ini dapat menghasilkan medan magnet pada celah udara tanpa perlu eksitasi, dan tanpa disipasi daya listrik. Dalam penelitian ini merancang alat peraga generator sebagai edukasi bahwa dengan menggunakan mangnet permanen kita dapat membuat suatu generator sederhana dan praktis. Berdasarkan penelitian ini didapatkan hasil tegangan keluaran (DC) generator sebesar 1,8 V sampai 5,54 V pada saat generator tanpa beban dan 1,68 V sampai 5.42 V saat generator berbeban dengan rentang kecepatan putaran rotor 400 rpm smpai 1200 rpm. Kata kunci: Energi listrik, Generator Aksial , Tegangan DC, Stator

    PERANCANGAN ALAT PENGUKUR TINGKAT KEMURNIAN SUSU SAPI MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN ALGORITMA BACKPROPAGATION

    No full text
    Mengonsumsi susu murni sangat diperlukan untuk melengkapi asupan gizi seseorang. Seiring dengan meningkatnya permintaan susu sapi murni di masyarakat, tak jarang ditemukan oknum yang curang yang menjual susu sapi murni oplosan yang dicampur dengan air atau santan. Susu sapi yang tidak murni ini akan berbahaya bagi kesehatan. Berdasarkan masalah tersebut, pada penelitian ini dirancang sebuah alat untuk mendeteksi tingkat kemurnian susu sapi menggunakan algoritma jaringan syaraf tiruan dengan metode backpropagation. Alat pengukur tingkat kemurnian susu ini dibuat dengan menggunakan sensor warna TCS3200 untuk mendeteksi perubahan warna pada sampel susu dan sensor pH SEN0161 untuk mendeteksi nilai pH pada sampel susu. Pada penelitian ini didapatkan nilai bobot optimal dengan eror terhadap target sebesar 7%. Nilai bobot kemudian diimplentasikan pada alat ukur tingkat kemurnian susu yang memiliki empat target, yakni susu murni, susu dengan campuran air sedang, susu dengan campuran air banyak dan susu dengan campuran santan. Berdasarkan 20 pengujian pada masing-masing 16 sampel data susu didapatkan tingkat akurasi untuk alat ukur tingkat kemurnian susu sapi ini sebesar 94,37% dan tingkat presisi untuk setiap sampel susu secara berturut-turut adalah susu murni dengan tingkat presisi 95%, susu dengan campuran air sedang 87%, susu dengan campuran air banyak 92% dan susu dengan campuran santan memiliki nilai presisi sebesar 99%. Kata Kunci: Backpropagation , Pengukur Kemurnian Susu Sapi, Susu Sapi Murn

    Pelatihan Penerapan Alat Pendeteksi Bencana Banjir Dengan Teknologi Nirkabel Di Perumahan Timur Indah Residence 2 Kota Bengkulu

    No full text
    Bencana alam berdampak pada kehidupan sosial baik dari segi korban maupun kerugian materil. Indonesia memiliki tingkat kejadian bencana alam yang tinggi seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, tsunami, dll. Khususnya di Kota Bengkulu, bencana banjir sering terjadi. Kurangnya pemahaman tentang banjir menyebabkan banyak kerugian materil. Apalagi diperparah dengan minimnya alat yang bisa memberi tahu lebih dini jika akan terjadi banjir masih kurangnya peralatan peringatan dini banjir yang terpasang di Kota Bengkulu. Oleh karena itu penyuluhan tentang penyebab dan dampak yang ditimbulkan oleh banjir perlu diberikan serta pelatihan penerapan alat deteksi dini banjir lebih lanjut perlu diajarkan yang kemudian dapat dipasang di lingkungan tempat tinggal warga. Kegiatan ini telah dilaksanakan di Perumahan Timur Indah Residence 2 Kota Bengkulu bersama warga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyebab dan dampak banjir serta cara penanggulangannya dan khususnya pengujian alat deteksi dini banjir agar berjalan normal dan dapat memberikan peringatan kepada warga sekitar. Sehingga saat musim hujan tidak ada lagi rumah yang terkena banjir

    OTOMATISASI PENYIRAMAN PADA BUDIDAYA JAMUR TIRAM

    No full text
    Salah satu usaha yang memenuhi kebutuhan pangan masyarakat adalah budidaya jamur tiram. Penerapan teknologi pada proses pembudidayaan jamur tiram yaitu pengontrolan suhu dan kelembapan. Kondisi suhu yang kurang baik dapat menyebabkan pertumbuhan jamur terganggu, seperti lamanya jamur untuk tumbuh dan dapat mengancam pembudidayaan jamur mengalami kegagalan panen. Oleh karena itu, para pembudidaya membutuhkan suatu alat yang dapat memudahkan penyiraman jamur tiram. Alat tersebut berupa sistem yang dapat berkerja secara otomatis, dimana penyiraman tanaman dilakukan berdasarkan suhu dan kelembapan yang tepat. Cara kerja dari sistem ini adalah pada saat sensor DHT 22 membaca suhu dan kelembapan maka data akan diteruskan ke mikrokontroler yang nantinya akan ditampilkan melalui LCD dan relay akan bergerak, sehingga kipas, pompa air, dan pengkabut akan berkerja untuk menurunkan suhu ruangan (kumbung) menjadi suhu dan kelembapan yang telah diatur dan apabila suhu terlalu dingin maka Pemanas akan hidup untuk memanaskan kumbung. Hasil keluaran tersebut semuanya akan ditampilkan pada LCD.Hasil yang didapat pada penelitian ini yaitu Sensor DHT22 yang digunakan untuk mengukur suhu dan kelembapan memiliki error sebesar 2,615% untuk pengukuran suhu dan error sebesar 1,957% untuk pengukuran kelembapan.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai set point suhu 24°C pada awal sistem hidup yaitu sekitar 5 – 8 menit dengan suhu awal paling tinggi yaitu pada suhu 30,3ºC.Perancangan nilai kendali Kp yang optimal ada pada Kp 35, waktu stabil yang dihasilkan lebih cepat dan lebih stabil. Kata Kunci : Jamur , Kendali Kp, Mikrokontroler, Suh

    KLASIFIKASI LEVEL RETINOPATI DIABETES BERBASIS K-MEANS CLUSTERING DENGAN METODE ENSEMBLE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK

    No full text
    Pengembangan model klasifikasi retinopati diabetes telah banyak diusulkan oleh peneliti terdahulu, salah satu metode paling populer dengan akursi yang tinggi adalah convolutional neural network. Permasalahan dalam membangun model berbasis jaringan konvolusi adalah kebutuhan data latih yang besar. Penelitian ini melatih jaringan convolutional neural network dengan pendekatan fine-tuning transfer learning guna meminimalkan resiko overfitting. Dengan mentransfer pengetahuan dari bobot ImageNet, model dengan arsitektur DensNet201, InceptionV3 dan MobileNetV2 pada penelitian ini dapat mencapai akurasi testing masing-masing 93 %, 94% dan 89% dengan loss masing-masing 0.18, 0.19 dan 0.29. Ketiga model tersebut kemudian di-Ensemble dengan layer average pooling guna meningkatkan akurasi dan meminimalkan loss, hasilnya akurasi sistem meningkat menjadi 95% dan loss ke titik minimal 0.15. Penelitian ini juga menguji waktu komputasi pelatihan jaringan convolutional neural network terhadap jumlah cluster pada segmentasi berbasis K-means Clustetering, hasil pengujian menyimpulkan jumlah cluster pada algoritma K-means Clustering tidak berkorelasi liner dengan waktu komputasi training jaringan convolutional neural network. Kata Kunci: klasifikasi retinopat diabetes, convolutional neural network, fine�tuning transfer learning, Ensemble, K-means Clusteirn

    PENGENDALI INTENSITAS CAHAYA, SUHU, DAN KELEMBAPAN PADA RUMAH KACA DENGAN METODE PID

    No full text
    Budidaya tanaman di Indonesia selama ini umumnya masih menggunakan metode penanaman di lahan terbuka yang memiliki banyak kendala. Dampaknya adalah terganggunya pertumbuhan tanaman sehingga mempengaruhi produktivitas dan harga tanaman tersebut, untuk mengatasinya maka dapat diterapkan dengan menggunakan metode budidaya tanaman di dalam rumah kaca, sehingga dapat melakukan pengendalian dan pengontrolan variabel-variabel tersebut secara otomatis dan terus menerus. Perancangan pada penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu tahap perancangan hardware dan software. Hardware yang digunakan dalam perancangan alat ini adalah sensor SHT11 untuk mengukur kelembapan dan suhu, sensor LDR untuk mengukur intensitas cahaya, mikrokontroler ATmega32 sebagai pengendali sistem secara keseluruhan, dan beberapa aktuator sebagai pengendali dan menjaga kestabilan di dalam rumah kaca yakni blower (kipas), heater (lampu), sprayer air, sprayer pupuk, penyiram tanah, ventilasi, dan gorden. Software pada alat ini menggunakan bahasa pemograman Bascom AVR. Hasil proses pengendalian intensitas cahaya, kelembapan, dan suhu pada rumah kaca menghasilkan data persentase error suhu tertinggi sebesar 2,79% dan terendah sebesar 0,13%, sedangkan persentase kelembapan tertinggi sebesar 17,50% dan terendah sebesar 1,63%, serta persentase error intensitas cahaya tertinggi sebesar 1,12% dan terendah sebesar 0,19%
    corecore