458 research outputs found
Analisis Status Keberlanjutan sumberdaya ikan terbang (Hyrundichtys Oxycephalus) berdasarkan dimensi ekologi, biologi, dan teknologi penangkapan di Selat Makassar
Analisis status keberlanjutan sumberdaya ikan terbang (Hirundichthys oxycephalus) berdasarkan dimensi ekologi, biologi, dan teknologi penangkapan di selat Makassar.\ud
\ud
Oleh\ud
Syamsu Alam Ali, Dewi Yanuarita dan Adithya Chandra\ud
\ud
Jurusan Perikanan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas\ud
Penulis Untuk Korespondensi, e-mail: [email protected]\ud
\ud
ABSTRAK\ud
\ud
Penelitian status keberlanjutan sumberdaya ikan terbang (Hirundicthys oxycephalus) telah dilakukan berdasarkan pendekatan tiga dimensi yaitu ekologi, biologi, dan teknologi penangkapan di selat Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status keberlanjutan sumberdaya ikan terbang berdasarkan indeks keberlanjutan dimensi ekologi, biologi, teknologi penangkapan, dan indeks multidimensi, serta merekomendasikan beberapa strategi pengelolaan ikan terbang di Selat Makassar. Metodologi analisis digunakan adalah Rap Flyng Fish modifikasi Rapfish (Rapid Appraisal for Fisheries Suistainability) dan keberlanjutan multidimensi dianalisis dengan menggunakan program penentuan bobot dimensi yaitu gabungan metode perbandingan berpasangan dari Analytical Hierarchy Process dengan menggunakan program Expert choice. Hasil penelitian diperoleh indeks keberlanjutan dimensi ekologi 81,04 persen (sangat baik), dimensi biologi 40,02 persen (buruk), dan indeks keberlanjutan dimensi teknologi penangkapan 32,86 persen (baik). Nilai secara keseluruhan indeks keberlanjutan pengelolaan perikanan ikan terbang berdasarkan pendekatan ekologi, biologi, dan teknologi penangkapan di Selat Makassar adalah 46.60 persen yang tergolong kategori pengelolaan buruk mendekati baik. Pengelolaan ikan terbang di Selat Makassar terutama memerlukan pengendalian jumlah alat tangkap bale-bale yang memiliki kapasitas penangkapan telur ikan terbang yang sangat tinggi yang menyebabkan degradasi stok ikan terbang di Selat Makassar. \ud
\ud
Kata kunci: Ikan terbang, keberlanjutan ikan terbang, strategi pengelolaan ikan terbang
EFISIENSI SEKTOR PUBLIK SULAWESI SELATAN DENGAN TEKNIK PENDEKATAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS
Unemployment is a major problem facing Indonesia. High unemployment has a direct and indirect effect on poverty caused by someone not having a job and income, crime that is prone to be committed by someone to meet their needs illegally and political problems. This study focuses on the efficiency of the public sector of regencies/cities in South Sulawesi. This study uses secondary data from non-managerial agencies and regional annual reports. Input and output variables are quantitative data, so this study is quantitative. The DEA calculation model is carried out by identifying input and output. One of the analysis methods used to assess DMU efficiency is DEA (Data Development Analysis). The input variables are PAD and balancing funds, the output variables are people working and GRDP, and DMU is the Regency/City of South Sulawesi Province. Based on DEAP data on public sector efficiency in South Sulawesi in 2022, only four regencies, namely Bantaeng, Takalar, Pangkep, and Barru, have 100% efficiency
Implementasi Pembelajaran IPS Melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Materi Ketenagakerjaan dan Pembentukan Harga Pasar dalam Mingkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII/d MTs Hj. Haniah Kabupaten Maros.
ABSTRAK
SYAMSU ALAM. 2014. Implementasi Pembelajaran IPS Melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Materi Ketenagakerjaan dan Pembentukan Harga Pasar dalam Mingkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII/d MTs Hj. Haniah Kabupaten Maros. (Dibimbing oleh H. Muchtar Yunus, dan H. Muhammad Azis).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (i) gambaran proses pembelajaran IPS sebelum diimplemntasikan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada peserta didik, (ii) gambaran aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran IPS melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL), (iii) Untuk mengetahui respon peserta didik dalam proses pembelajaran IPS melalui penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL), (iv) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik setelah mengimplementasi pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL).
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang dimaksudkan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar setelah mengimplementasikan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Jenis penelitian adalah penelitian Tindakan Kelas. Tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan tehnik kuatitatif dengan pendekatan statistik inferensial.
Hasil penelitian menunjukkan (i) sebelum diimplementasikan Contextual Teaching and Learning (CTL),dilakukan dengan pembelajaran komvensional dengan menggunakan metode ceramah, pendidik sebagai sumber utama dalam pembelajaran. Peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran bersifat individual dan bersifat komunikasi satu arah, kegiatan didominasi mencatat, menghapal dan menerima instruksi dari pendidik, (ii) setelah diimplemtasikan dilakukan dengan belajar melalui kelompok-kelompok, saling berdiskusi, saling bertukar pikiran, memberi dan menerima informasi baik dari pendidik maupun dari peserta didik lainnya, (iii) dari 30 responden dengan aspek yang direspon terdapat semua responden merasa senang dengan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL), (iv) pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik yang ditandai dengan peningkatan rata-rata hasil belajar pada peserta didik pada siklus I dan siklus II.
ABSTRACT
SYAMSU ALAM, 2014. Implementation of Social Learning Through Contextual Teaching and Learning ( CTL ) Approach on Laboar and the Forming of Market Price Learning Material in Improving Learning Results of Grade VIII / d Student at MTs Hj . Haniah in Maros district. (Supervised by H. Muchtar Yunus and Dr H. Muhammad Aziz)
This study aimed at analyzing (i) the process of social learning before implementing Contextual Teaching and learning (CTL) learning approach to students, (ii) students’ avtivity in the process of social learning through CTL approach, (iii) students’ response in the process of social learning through CTL approach, (iv) the improvement of learning result of students after implementing CTL approach.
The study employed descriptive approach which meant to examine the improvement of learning result after implemnting CTL learning. The study was a classroom action research. Data were collcted through observation, interview, and documentation. Data were analyzed using qualitative technique with statistic inferential approach.
The results of the study revealed that (i) before implementing the CTL, the learning was conducted with conventional way by employing lecturing method, teacher as the main source in learning, student do the activity individually and in a one way communication, the activities were dominated by talking notes, learning by heart, and taking instruction from the teacher, (ii) after implementing the CTL, the learning was conducted in groups, having discussin, sharing ideas, giving and talking information from the teacher as well as the students, (iii) all 30 respondents gave positive response on the aspects of having CTL learning, and (iv) learning by employing CTL approach gave positive impact in improving learning result of students indicated by the improvement of the mean of learning result of student in cycle 1 and cycle I
Pengaruh Kompetensi, Independensi, Dan Pengalaman Auditor Internal Terhadap Pendeteksian Kecurangan (Fraud) Pada PT.Amanah Finance
ABSTRAKAHMAD KURNIAWAN. Pengaruh Kompetensi, Independensi, Dan Pengalaman Auditor Internal Terhadap Pendeteksian Kecurangan (Fraud) Pada PT.Amanah Finance (dibimbing oleh Fadliah Nasaruddin dan Syamsu Alam).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi, independensi, dan pengalaman auditor internal terhadap pendeteksian kecurangan (fraud) pada PT.Amanah Finance.Penelitian ini menggunakan metode kuesioner yang telah tersusun secara terstruktur, sejumlah pertanyaan tertulis disampaikan pada responden yang bekerja sebagai auditor internal pada PT.Amanah Finance. Peneltian ini menggunakan metode analisis Regresi Linear Berganda untuk menguji hipotesis.Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa Kompetensi dan Pengalaman Auditor Internal mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Pendeteksian Kecurangan (Fraud). Sedangkan Independensi Auditor Internal mempunyai pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap pendeteksian kecurangan (Fraud)Kata kunci : Kompetensi , independensi, pengalaman, dan pendeteksian kecurangan (Fraud
Makna Kesadaran Perpajakan dalam Perspektif Fenomenologi Pada Kota Gorontalo
ABSTRAKAFRIANA LOMAGIO, Makna Kesadaran Perpajakan dalam Perspektif Fenomenologi Pada Kota Gorontalo (dibimbing oleh Syamsu Alam dan Darwis Lannai).Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memaknai kesadaran perpajakan, ditinjau dari perspektif fenomenologi. Secara teoritis hasil penelitian ini dapat memperkaya konsep kesadaran perpajakan sehingga dapat bermanfaat bagi pengambil kebijakan perpajakan. Penelitian ini dilakukan pada tiga orang Wajib Pajak Orang Pribadi pada Kota Gorontalo.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma interpretif dengan pendekatan fenomenologi transendental Husserl. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara mendalam dan pengamatan.Penelitian ini mendapatkan pemahaman bahwa kesadaran perpajakan terjadi atas dasar keterpaksaan. Wajib Pajak dihadapkan pada situasi yang dilematis, dimana Wajib pajak mengalami tekanan situasi yang mau tidak mau harus dilaksanakan karena ketakutan akan sanksi pajak. Hal ini yang kemudian mengantarkan pilihan untuk menunaikan kewajiban sebagai Wajib Pajak atas dasar keterpaksaan. Hal yang terjadi kemudian, ketika perilaku Wajib Pajak ditempatkan posisi keterpaksaan maka hal tersebut ternyata berdampak pada moral Wajib Pajak itu sendiri.Kata Kunci : Kesadaran Perpajakan, Perilaku Wajib Pajak, Moral Wajib pajak. Fenomenologi
PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN, PERSEPSI KEBERMANFAATANDAN NIAT BERPERILAKU MENGGUNAKAN E-FILING TERHADAP INTENSITAS PENGGUNAAN E-FILING PADADINASPERHUBUNGANPROVINSI SULAWESI SELATAN
ABSTRAKNURUL AFIFAH. Pengaruh Persepsi Kemudahan, Persepsi Kebermanfaatan dan Niat Berperilaku Menggunakan E-Filing Terhadap Intensitas Penggunaan E-Filing pada Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan. (dibimbing oleh Basri Modding dan Syamsu Alam)Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk : (1) mengetahui pengaruh persepsi kemudahan terhadap intensitas penggunaan e-filing; (2) mengetahui pengaruh persepsi kebermanfaatan terhadap intensitas penggunaan e-filing; (3) mengetahui pengaruh niat berperilaku terhadap intensitas penggunaan e-filing.Penelitian ini menggunakan data primer melalui survei sebanyak 71 ASN sebagai sampel dari seluruh jumlah ASN di Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 239 orang dengan golongan ruang IIIa sampai dengan IVe. Survei dilakukan dari bulan November 2016 sampai denganJanuari 2017. Data dianalisis dengan menggunakan program SPSS.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) persepsi kemudahan mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap intensitas penggunaan e-filing : (2) persepsi kebermanfaatan mempunyai pengaruh yang positif signifikan terhadap intensitas penggunaan e-filing : (3) niat berperilaku mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap intensitas penggunaan e-fling.Kata kunci : Technology Acceptance Model, Theory ofPlanned Behavior, intensitas penggunaan e-filin
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, MORALITAS INDIVIDU TERHADAP TAX AVOIDANCEDENGAN RELIGIUSITAS SEBAGAIVARIABEL INTERVENING
ABSTRAKNURJANA SULEMAN. Pengaruh Tingkat Pendidikan, Moralitas Individu Terhadap Tax Avoidance dengan Religiusitas Sebagai Variabel Intervening pada Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pajak Pratama Provinsi Gorontalo. ( Dibimbing oleh Mursalim dan Syamsu Alam)Penulisan ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang : (1) pengaruh Tingkat Pendidikan terhadap Religiusitas (2) Moralitas Individu terhadap Religiusitas. (3) Religiusitas terhadap Tax Avoidance. (4) Tingkat Pendidikan terhadap Tax Avoidance (5) Moralitas Individu terhadap Tax Avoidance pada Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pajak Pratama Provinsi Gorontalo.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis Path dengan program SPSS 24. Objek penelitian ini adalah Kantor Pajak Pratama Provinsi Gorontalo. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui metode survey dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara langsung kepada 100 Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pajak Pratama Provinsi Gorontalo.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Tingkat Pendidikan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Religiusitas. (2) Moralitas Individu berpengaruh secara signifikan terhadap Religiusitas. (3) Tingkat Pendidikan berpengaruh secara signifikan terhadap Tax Avoidance. (4) Moralitas Individu berpengaruh secara signifikan terhadap Tax Avoidance. (5) Religiusitas berpengaruh secara signifikan terhadap Tax Avoidance dan (6) secara simultan Tingkat Pendidikan, Moralitas Individu dan Religiusitas berpengaruh secara signifikan terhadap Tax Avoidance.Kata Kunci : Tingkat Pendidikan, Moralitas Individu, Religiusitas, Tax Avoidanc
Analisis Efektivitas Dan Kontribusi Pajak Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus Badan Pendapatan Daerah Kota Makassa
ABSTRAKNISMA ARISKHA, NIM 0059.04.19.2015, Analisis Efektivitas Dan Kontribusi Pajak Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar). (Dibimbing oleh H. Mahfudnurnajamuddin dan Syamsu Alam).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat efektivitas dan besarnya kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah. Penelitian ini dilakukan di Badan Pendapatan Daerah Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata Tingkat efektivitas pajak daerah tahun 2014-2016 terhadap Pendapatan asli daerah Kota Makassar sebesar 28,862% dengan kriteria kurang efektif. pajak daerah yang paling tinggi tingkat efektivitasnya terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Makassar adalah pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan dengan nilai rata-rata presentase sebesar 138,219% dengan kriteria sangat efektif. Sedangkan pajak daerah yang paling rendah tingkat efektivitasnya adalah pajak hotel dengan nilai rata-rata presentase sebesar 51,035% dengan kriteria tidak efektif.Sedangkan nilai rata-rata kontribusi pajak daerah tahun 2014-2016 terhadap Pendapatan asli daerah Kota Makassar sebesar 98,590 dengan kriteria sangat baik. Pajak daerah yang paling tinggi tingkat efektivitasnya terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Makassar adalah Bea Perolehan Hak atas Tanah Bnagunan (BPHTB) dengan nilai rata-rata presentase sebesar 24,916% dengan kriteria sedang. Sedangkan pajak daerah yang paling rendah tingkat efektivitasnya adalah pajak sarang burung walet dengan nilai rata-rata presentase sebesar 0,001% dengan kriteria sangat kurang.Kata Kunci: Pendapatan Asli Daerah, Pajak Daerah, Efektivitas,Kontribus
EVALUASI KINERJA AUDITOR DALAM KETEPATAN PEMBERIAN OPINI AUDIT PADAKANTOR AKUNTAN PUBLIK DI KOTA MAKASSAR
ABSTRAK Rafida Bangki. Evaluasi Kinerja Auditor Dalam Ketepatan Pemberian Opini Audit Pada Kantor Akuntan Publik Di Kota Makassar (dibimbing oleh Fadliah Nasaruddin dan Syamsu Alam).Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui dan mengidentifikasi pelaksanaan kinerja auditor dalam ketepatan pemberian opini audit serta (2) mengetahui dan menganalisis pengendalian intern atas kinerja auditor dalam ketepatan pemberian opini audit. Penelitian ini menggunakan data primer melalui wawancara sebanyak 5 (lima) informan yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP) Kota Makassar dan data sekunder dilakukan melalui pengumpulan data-data yang relevan dengan kinerja auditor dalam ketepatan pemberian opini audit. Data yang diperoleh baik data primer maupun data sekunder, diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Kinerja auditor dalam ketepatan pemberian opini audit pada KAP yaitu sudah memadai. Hal tersebut dapat dilihat dari laporan hasil audit yang telah disajikan sesuai dengan standar atestasi keuangan serta dalam melaksanakan pemeriksaannya terlebih dahulu menetapkan program dan prosedur kerja audit yang telah dirancang dalam standar pekerjaan lapangan. (2) Pengendalian intern atas kinerja auditor pada opini audit dalam KAP adalah sudah optimal yang terlihat pada proses kerja auditor yaitu dengan adanya pemisahan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan yang telah ditentukan serta memiliki kejujuran dan ketelitian dalam menjalankan tugas masing-masing auditor serta kedisiplinan yang dipatuhi oleh para auditor yang memiliki wewenang didalam memberikan opini audit terhadap laporan keuangan dari klien yang dilakukan oleh auditor yang bekerja di KAP Kota Makassar
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DALAM MENGGUNAKAN E-FILING PADA BALAI PENGELOLA DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN HUTAN LINDUNG JENEBERANG-SADANG KOTA MAKASSAR
ABSTRAKAlman Rezkiawan Maesar. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat wajib pajak orang pribadi dalam menggunakan e-Filing pada Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Jeneberang-Sadang Kota Makassar. ( Dibimbing oleh Syamsu Alam dan Darwis Lannai).Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk menguji pengaruh Persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, persepsi kerumitan, keamanan dan kerahasiaan dan Kondisi fasilitas terhadap minat Wajib Pajak menggunakan e-Filing. Penelitian ini menggunakan data Primer melalui survei sebanyak 50 Responden dari seluruh jumlah pegawai sebanyak 60 orang . Survei dilakukan dari bulan Agustus s.d September 2017. Data dianalisis dengan menggunakan program Partial Least Square (PLS).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, persepsi kerumitan, keamanan dan kerahasiaan dan Kondisi fasilitas mempunyai pegaruh langsung positif dan signifikan terhadap Minat Wajib pajak menggunakan e-Filing.Hal ini berarti bahwa Persepsi kegunaan, persepsi kemudahan , keamanan dan kerahasiaan, serta kondisi fasilitas memberikan banyak manfaat bagi wajib pajak untuk menggunakan e-Filing dalam melaporkan SPT serta rendahnya tingkat kerumitan yang dirasakan Wajib pajak dalam menggunakan e-Filing.Kata kunci : Persepsi kegunaan, persepsi kemudahan , keamanan dan kerahasiaan, Kerumitan, Kondisi Fasilitas, Minat Wajib Pajak
- …
