1,720,993 research outputs found
Job Training Report for Power Generation System (Geothermal Power Plant) PT Dizamatra 2 x 5.65 MW Sibayak, Merdeka District, Karo Regency, North Sumatra
65 HlmKerja Praktek (KP) adalah salah satu bentuk pendidikan dengan cara memberikan
pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup ditengah tengah masyarakat (perusahaan atau
instansi pemerintah atau swasta) diluar kampus, dan secara langsung mengidentifikasi serta
menangani masalah-masalah yang dihadapi. KP dilaksanakan oleh perguruan tinggi dalam upaya
meningkatkan isi dan bobot pendidikan bagi mahasiswa dan untuk mendapatkan nilai tambah
yang lebih besar pada pendidikan tinggi. Dan Kerja praktek merupakan salah satu bukti adanya
interaksi antara industri dengan lembaga pendidikan yang merupakan jembatan bagi mahasiswa
khususnya, yaitu mengenal dan memahami bagaimana dunia industri itu sebenarnya, sebelum
nanti masuk ke dunia industri tersebut.
Dari hasil praktek secara langsung dan data-data yang telah diperoleh selama melaksanakan
Kerja Praktek di PT. Dizamatra Powerindo yang meliputi pengamatan langsung kelapangan,
analisa proses kerja alat serta kegiatan lain sebagai bagian integral dalam pelaksanaannya
Design of a Train Departure Information Tool at Medan Station Based on Atmega 8538 Microcontroller
59 HalamanPelayanan publik yang akurat pada perkeretaapian masih menjadi suatu
pertimbangan dari kata kenyamanan dan efisiensi waktu. Masih disayangkan,
karena adanya keterbatasan pelayanan dalam pemberian informasi dan jadwal
keberangkatan yang kurang. Informasi yang kurang lengkap, dan jawaban yang
tidak pasti, sehingga untuk mendapatkan informasi tersebut penumpang hanis
bertanya kepada penjaga loket, sehingga mengganggu pekerjaan penjaga loket.
"Perancangan alat pemberi informasi keberangkatan kereta api berbasis
mikrokontroler ATmega 8535 pada stasiun Medan" ini diharapkan dapat
mengatasi kendala public pada perkeretaapian. Alat ini menggunakan
mikrokontroler yang bafungsi sebagai pengolah data infonnasi keberangkatan
kereta api. Liquid Crystal Display (LCD) digunakan untuk menampilkan
inf()rmasi keberangkatan kereta apt. Keypad digunakan oleh pengguna untuk
memilih injormasi yang diinginkan. Prinsip kerja dart alat ini yaitu, ketika ada
penekanan pada tombol maka mikrokontroler mendapatkan input, selanjutnya
mikrokontroler akan mengolah data dan data yang dikeluarkan mikrokontroler
dapat ditampilkan pada LCD. Data yang ditampilkan pada layar LCD adalah
data yang dipilih pengguna. Public services were accurate at the railway still be a consideration of the
convenience and time efficiency. Still unfortunate, because of limitations in the
provision of information services and scheduled departure less. Incomplete
information, and the answer is not definite, so as to obtain the information
passengers should ask the guard booth, thus disrupting the work of the guard
booth. "The design tool train departure information providers based on
microcontroller Atmega 8535 field station" is expected to overcome the public on
the railways. This tool uses a microcontroller which functions as a data processor
train departure information. Liquid Crystal Display (LCD) is used to display train
departure information. Keypad is used by the user to select the desired
information. The working principle of this instrument is, when there is an
emphasis on the keypad, the microcontroller receives inputs, then the
microcontroller will process the data and to data released by the microcontrolLer
can be displayed on the LCD. The data is displayed on the LCD screen is the data
that the user selected
Rancang Bangun Sistem Peringatan Dini Terhadap Pembebanan Lebih pada Trafo Distribusi Via Sms Berbasis Mikrokontroler Atmega 8 di PT PLN (Persero) Area Binjai
Pendistribusian energi listrik selalu mengalami beberapa kendala dan
gangguan misalnya kelebihan beban, ketidakstabilan daya maupun kelebihan suhu
dari sebuah trafo distribusi. PLN sebagai pemasok energi listrik sering mengalami
kerugian akibat kerusakan komponen misalnya kerusakan trafo akibat dari
kelebihan beban dan sebagainya.
Pada dasarnya gangguan akibat kelebihan beban pada sebuah trafo
distribusi cukup sulit terdeteksi terutama pada perkotaan besar dengan jumlah
trafo yang banyak di unit Rayon PLN. Selain harus memantaunya satu persatu
disetiap pendistribusian juga dibutuhkan pemeriksaan rutin agar tidak sampai
terjadi kerusakan akibat kelebihan beban tersebut.
Mengingat besarnya kerugian material akibat rusaknya sebuah trafo
distribusi maka dari alasan itu, penulis membuat sebuah solusi untuk mengatasi
gangguan seperti kelebihan beban yaitu dengan menginstal sebuah sistem proteksi
yang dapat memberikan peringatan dini jika terjadi overload pada salah satu trafo.
Dengan menginvestasikan sedikit biaya untuk memasang sistem proteksi dapat
mengurangi kerugian akibat rusaknya sebuah trafo distribusi yang dapat mencapai
ratusan juta rupiah
Speed regulation of single phase induction motor based on temperature based on PLC (Zelio)
67 HalamanTelah dibuat rancangan simulasi program beserta alatnya, guna untuk pengaturan kecepatan motor berdasarkan temperatur berbasis PLC (zelio). Sistem kendali yang digunakan berupa PLC jenis mart relay dan thermostat. Rancangan simulasi ini dibuat untuk mempermudah proses pengendalian kecepatan motor induksi pada suatu unit mesin pembekuan udang di industri yang bekerja secara otomatis. Manfaat dari simulasi ini adalah sebagai sarana uji coba dalam skala kecil yang mewakili kasus yang akan diselesaikan di industri pembekuan udang. Rancangan simulasi terdiri atas dua buah komponen yaitu hardware dan software yaitu berupa rancangan program PLC (bahasa ladder) dan alat uji cobanya yang bersifat pendekatan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah program simulasi dapat digunakans ebagai program PLCjenis smart rela yuntuk pengontrolan kecepatan motor induksi secara otomatis. Kecepatan motor yang dikontrol dapat diatur melalui pensettingan antara software dan hardware.Setelah diadakan pengujian rancangan simulasi yang diimplementasikan dengan menggunakan alat uji coba tersebut,dapat bekerja dengan baik dengan level kecepatanmotor yang diinginkan berdasarkan perubahan temperatur ruangan pembekuan. Has made the design of the instrument and its simulation program, in order to control the motor speed based on temperature and PLC (Zelio). Control systems used in the form of PLC smart relay and thermostat sensor. The design of the simulation is designed to ease the process of induction motor speed control in a freezing machine unit in the shrimp industry that works automatically. The benefits of this simulation is as a means of testing on a small scale that represents the case will be resolved in the freezing shrimp industry. The design of the simulation consists of two components : hardware and software by design of PLC program (ladder language) and tools that are the trials approach. The results obtained in this study is a simulation program can be used as a type of smart relay PLC program for induction motor speed control automatically. Controlled motor speed can be set through setting between software and hardware. Having held that the test design simulation is implemented using the test tool, can work well with the desired level of motor speed based on temperature changes in the room freezing
Simulasi Redaman Osilasi Generator Tunggal Sistem Tenaga Listrik Menggunakan Metode Linier Quadratic Regulation (LQR)
Pada sistem tenaga listrik selalu dimungkinkan terjadi gangguan yang
bersifat transient maupun bersifat dinamik. Gangguan dinamik ini disebabkan
oleh adanya perubahan beban yang kecil yang menyebabkan terjadj ayunan
(swing) sebelum sistem tersebut kembali mencapai keadaan yang stabil.Perbaikan
kinerja dinamik sistem yang meliputi frekuensi dan tegangan dapat dilakukan
dengan cara menambahkan peralatan umpan balik optimal pada sistem asli.
Konsep yang dipakai adalah kriteria indeks kinerja varian minimal LQR (Linear
Quadratic Regulatian), yaitu dengan mencari penguatan umpan baJik LQR yang
meliputi harga penguatan umpan balik kontroler (K) dan penguatan estimator
optimal (Kr) yang diumpankan melalui sisi turbin dan eksitasi.Dari simulasi
terlihat bahwa pemberian umpan balik optimal LQR pada sisi turbin dan sisi
eksitasi secara bersama-sama menghasilkan perbaikan kinerja dinamik sistem
yang lebih baik dibandingkan dengan hanya memberikan umpan balik optimal
LQR ke sisi exitasi saja. Namun keduanya telah terbukti dapat mengbasilkan
perbaikan kinerja dinamik sistem pembangkit tenaga listrik tersebut
Analisis Kenaikan Frekuensi Akibat Gangguan pada Unit Pembangkit Terhadap Performasi Proteksi Putaran Lebih (over speed) di PT. Canang Indah Power Plant 2x7 MW
Energi listrik merupakan kebutuhan berbagai industri, hingga kebutuhan
rumah tangga. Oleh karena itu diperlukan suatu pembangkit tenaga listrik yang
kontinyuitas pelayanannya sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Pusat-pusat pembangkit listrik yang ada harus dapat selalu memenuhi kebutuhan
beban yang berubah-rubah serta daya yang tersedia dalam sistem tenaga listirk
haruslah cukup melayani kebutuhan tenaga listirik dan pelanggan.
Dalam penulisan ini akan ditinjau sistem pelepasan beban pada saat terjadi
gangguan pada unit pembangkit yang dapat mengakibatkan putaran lebih ( over
speed ), selain itu juga akan ditinjau perubahan osilasi frekuensi dengan
menggunakan AGC (Automatic Governor Controller). Pengambilan data
dilakukan dengan melakukan kunjungan langsung ke PT. Canang Indah Power
Plant 2x7 MW, data yang telah terkumpul kemudian dicari studi literature yang
bersangkutan. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui
penyetelan alat proteksi putaran lebih dan untuk mengetahui cara pelepasan beban
pada sistem.
Darj hasil penelitian djperoleh, Jika terjadi putaran lebih ( over speed ),
maka alat pemutus kepesatan lebih pada poros turbin akan memukul alat proteksi
putaran lebih, hal ini terjadi karena adanya gaya sentrifugal yang timbul saat
terjadi over speed. Alat proteksi ini akan menutup suplai minyak ke main valve
yang menyuplai uap ke dalam turbin, Saat putaran turbin turun maka frekuensi
juga akan turun, sampai nilai frekuensi 45 Hz selama 1 detik maka Circuit
Breaker akan menutup dan melepaskan semua beban pada sistem. Dengan
menggunakan AGC (Automatic Governor Controller), frekuensi akan menuju
titik kestabilan pada saat terjadi perubahan rekuensi yang disebabkan gannguan
unit pembangkit
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
