377 research outputs found

    Studi kelayakan proyek/ Moch. Ichsan (et al)

    No full text
    v. 413 hal.: ill.; 24 cm

    Studi kelayakan proyek/ Moch. Ichsan (et al)

    No full text
    v. 413 hal.: ill.; 24 cm

    Studi kelayakan proyek/ Moch. Ichsan (et al)

    No full text
    v. 413 hal.: ill.; 24 cm

    Implementasi Kepemimpinan Kiai dalam Pengembangan Pesantren: Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Ichsan Brangkal Sooko Mojokerto

    No full text
    Abstrak: Artikel ini membahas model kepemimpinan kiai di pesantren dan implikasinya terhadap perkembangan pesantren tersebut. Dengan adanya kekuatan kiai, pesantren dapat menjadi model institusi pendidikan yang khas dan memiliki keunikan tersendiri dalam mewadahi tanggung jawab untuk mendidik santri menguasai ilmu keagamaan dan sekaligus pengembangan masyarakat. Disebabkan keberadaan kiai, pesantren dapat menjadi institusi yang memiliki keunggulan, baik pada sisi keilmuan dan juga transmisi serta internalisasi moralitasnya. Keadaan pesantren yang memiliki kiai yang tidak kharismatik, misalnya, menjadikan pesantren kehilangan kepercayaan masyarakat termasuk kepercayaan alumni itu sendiri. Sehingga, alumni dan masyarakat tidak mau membantu pesantren baik dari segi pengelolaan maupun pendanaan, serta masyarakat menjadi ragu untuk menyerahkan pendidikan anaknya di lingkungan pesantren. Salah satu pesantren yang disinggung itu adalah Pondok Pesantren Al-Ichsan Brangkal Sooko Mojokerto. Berangkat dari itu, penelitian ini berupaya menjawab tiga pertanyaan mendasar: (1) bagaimana kepemimpinan kiai di Pondok Pesantren Al-Ichsan? (2) bagaimana pengembangan Pondok Pesantren Al-Ichsan? (3) bagaimana hubungan antara kepemimpinan kiai dengan perkembangan pondok pesantren Al-Ichsan?Abstract: This article discusses leadership models of the kiais (leaders of pesantrens or Muslim societies) in pesantrens (Islamic boarding schools) and its implications for the development of the pesantrens. By the power of kiais, pesantrens can be a model of unique educational institution that has its own uniqueness to accommodate a responsibility for santris’ education. They have to master Islamic sciences and serving societies at the same time. Due to the presence of kiais, schools can become an institution that has many advantages, both on the scientific side, and also the transmission and internalization of morality. The pesantrens which have kiais who are not charismatic, for example, make the pesantrens lose their public trust, including trust of the alumni of the pesantrens themselves. Thus, alumni and societies do not want to help the pesantrens in term of both management and funding, as well as the societies became hesitant to hand over their children’s education in the pesantrens. One of the pesantrens mentioned above is Pondok Pesantren Al-Ichsan Brangkal Sooko Mojokerto. This study means to answer three fundamental questions: (1) how is the leadership of the Kiais in Pondok Pesantren Al-Ichsan? (2) how is the development of Pondok Pesantren Al-Ichsan? (3) how is the relevancy between the Kiais’ leadership and the development of Pondok Pesantren Al-Ichsan

    TERAPI GODHOG GANGGUAN JIWA DIAGNOSA PENYALAHGUNAAN ZAT ADIKTIF DI YAYASAN NURUL ICHSAN AL ISLAMI

    No full text
    Di zaman sekarang ini hasrat untuk mengatasi problem kejiwaan sangatlah pesat, seperti halnya yang dilakukan psikolog dan psikoterapis, kaum agamawan juga melakukan pengobatan bagi penderita gangguan jiwa salahsatunya yang terjadi di Yayasan Nurul Ichsan Al Islami Kalimanah Purbalingga.Di yayasan ini pengobatan yang paling unik terhadap klien gangguan jiwa yaitu menggunakan terapi godhog. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses terapi godhog yang dilakukan di Yayasan Nurul Ichsan Al Islami Kalimanah Purbalingga. penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif-deskriptif dengan menggunakan studi kasus. Penelitian ini ditujukan terhadap Klien yang mengalami gangguan jiwa diagnosa penyalahguna Zat di Yayasan Nurul Ichsan Al Islami. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan diperoleh hasil bahwa proses terapi gangguan jiwa diagnosa penyalahgunaan zat di Yayasan Nurul Ichsan Al Islami di Purbalingga yaitu: pertama, Tahap Pra Terapi yaitu manajemen kasus terhadap klien suatu metode pendekatan yang bertujuan memberikan pelayanan pertolongan dan mencari identitas latarbelakang masalah klien, kedua, Tahap Terapi Godhog yaitu saat menjalakan proses terapi sampai pemulihan, ketiga, pasca terapi dimana klien yang sudah pulih dan kembali kesubtansi fitrah manusia akan diberikan keterampilan agar klien bisa hidup mandiri setelah selesai putusnya layanan terapi. Kata Kunci: Terapi, Gangguan Jiwa

    ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PEMBELIAN PADA UD. CHOLID AL-ICHSAN

    No full text
    ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PEMBELIAN PADA UD. CHOLID AL-ICHSAN - Analisis, Perancangan, Sistem Informasi Akuntansi, Pembelia

    Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai Multikultural melalui media lagu: studi kasus di SD Al-Ichsan Surabaya

    No full text
    Tesis ini membahas tentang peran guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan nilai multikultural melalui media lagu (studi kasus di SD al-Ichsan Surabaya). Adapun rumusan masalah pada tesis ini adalah: 1) Bagaimana penggunaan lagu oleh guru pendidikan agama Islam sebagai media pembelajaran di SD al-Ichsan Surabaya; 2) Bagaimana peran guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan nilai multikultural melalui media lagu di SD al-Ichsan Surabaya. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Sementara itu, dilihat dari metode penyajian data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode pengumpulan data adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai peran guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan nilai multikultural melalui media lagu (studi kasus di SD al-Ichsan Surabaya), menunjukkan bahwa: Media lagu yang digunakan guru pendidikan agama Islam di SD al-Ichsan Surabaya adalah lagu Deen Assalam karya Sulaiman al-Mughni dan lagu perdamaian karya KH Bukhori Masruri. Lagu Deen Assalam dipilih karena merupakan lagu favorit anak-anak dan sudah sering di dengar sehingga cocok digunakan pada siswa. Sedangkan lagu perdamaian memiliki syair yang pendek, sederhana, dan bisa diikuti oleh anak-anak. Apalagi kandungan makna yang dalam dan baik untuk di dengar, dipahami, dan mudah dihayati oleh anak-anak. Peran guru pendidikan agama Islam di SD al-Ichsan Surabaya menduduki posisi penting dalam menanamkan nilai multikultural pada siswa. Upaya guru dalam menanamkan nilai multikultural di SD al-Ichsan Surabaya adalah menggunakan media lagu Deen Assalam karya Sulaiman al-Mughni dan lagu perdamaian karya KH Bukhori Masruri. Berdasarkan dari hasil analisis tesis ini disimpulkan bahwa penggunaan media lagu dalam pembelajaran lebih menarik perhatian siswa. Melalui media lagu, siswa akan terbawa suasana hatinya ke dalam alunan kata-kata yang ada. Melalui media lagu dapat meningkatkan intelegensi siswa karena rangsangan ritmis mampu meningkatkan fungsi kerja otak, seperti membuat saraf-saraf otak bekerja serta menciptakan rasa nyaman, tenang dapat meningkatkan kemampuan, kreativitas, konsentrasi, dan daya ingat siswa menjadi optima

    Analisis direct marketing dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al-Ichsan Sidoarjo

    No full text
    Fokus masalah yang diteliti dalam penelitian ini yaitu bagaimana sistem pemasaran langsung yang terdapat pada “KBIH Al-Ichsan”. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam pengolahan datamenggunakan triangulasi data dengan tujuan untuk menguji keabsahan data yang diperoleh. Selanjutnya, data dianalisis dimulai dengan memilah-milah data, menyajikan data secara keseluruhan, kemudian menarik kesimpulan dari hasil analisis yang diperoleh. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Berdasarkan hasil analisa yang dikemukakan pada bab sebelumnya, maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa pada KBIH Al-Ichsan Sidoarjo menerapkan sistem direct marketing melalui kualitas pelayanan yang diberikan kepada jama’ah dengan cara memuaskan jama’ah. Dalam proses memuaskan jama’ah KBIH Al-Ichsan meliputi pelayanan jasa yang berkualitas, jalinan hubungan silaturrahmi yang baik. Dari analisis data diatas bahwa dalam melakukan pemasaran langsung KBIH Al-Ichsan dapat melakukan langkah langkah sebagai berikut : 1)Kenali target konsumen yang akan dituju. Dalam hal ini dapat mengambil langkah awal dengan melakukan suatu pendekatan silaturrahmi. 2)Setelah menemukan calon konsumen yang tepat terapkan teori direct respon. Dengan cara memberikan katalog, brosur, majalah atau media lain yang berisikan tentang informasi yang berhubungan dengan produk atau jasa yang akan dipasarkan. (direct respons). 3)Simpan data konsumen seperti nomor telepon atau alamat yang bisa dihubungi agar dapat selalu berhubungan dengan pelanggan agar tercipta suatu hubungan jangka panjang dan dapat memudahkan dalam memberikan informasi yang berhubungan dengan produk atau jasa yang tersedia. (database) 4) Ketika telah mendapatkan konsumen tetap atau calon konsumen, berikan atau kirim informasi terbaru yang terkait dengan produk atau jasa yang disediakan. Dalam hal ini dapat berupa sms, email atau whatsapp. (direct mail) 5)Buat suatu perkumpulan yang bertujuan untuk memberikan wadah bagi konsumen yang telah menggunakan jasa tersebut. Selain bermanfaat untuk menyambung tali silaturahmi bagi konsumen, juga dapat memudahkan pihak pelayanan jasa dalam memberikan informasi terkait dengan produk jasa yang disediakan

    MANAGEMENT EVALUATION OF SCHOOL OPERATIONAL ASSISTANCE (BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH-BOS) IN MTS AL-ICHSAN NANGGULAN BUDGET YEAR 2018-2019

    No full text
    Determine the BOS fund management. This study aims to determine the BOS fund management at MTs Al-Ichsan Nanggulan on 2018-2019, based on the four aspects of BOS fund management listed in BOS Technical Guidelines' objectives for Madrasah No. 511 of 2019. This research is qualitative research with a case study approach. Observation, interviews, and documentation carried out data collection. The validity of the data in this study was by triangulation and member-check. The data were analyzed and evaluated using the Discrepancy evaluation model.The results of this study indicate that: (1) Management of BOS funds at MTs Al-Ichsan Nanggulan in the aspect of transparency is not implemented yet. (2) The BOS fund management in the accountable aspect has been implemented. The BOS fund management is  under reality. (3) Effective and efficient aspects of the BOS management at MTs Al-Ichsan Nanggulan have been sufficiently implemented. (4) BOS Management at MTs Al-Ichsan Nanggulan in order in administration and reporting aspect has been carried out. Keywords: BOS Fund Management, BOS Fund Evaluation for Madrasas, Discrepanc

    EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VII MTs AL ICHSAN NANGGULAN

    No full text
    This study aims to determine the effectiveness of the use of the Scramble type cooperative learning model on theability to understand mathematical concepts of seventh grade students at MTs Al Ichsan Nanggulan. This research wasconducted at MTs Al Ichsan Nanggulan in the 2021/2022 academic year. This type of research is a quasi-experimentalresearch with Posttest Only Control Design. In this study the sampling technique used is simple random sampling. Fromthe four population classes, two sample classes were taken, namely class VII C as the experimental class and class VIID as the control class. The instruments used in this study were observation sheets and tests. Technical analysis of thedata in this study is to use the normality test and homogeneity test as well as hypothesis testing. The results of the posttestnormality test of the experimental class obtained the value of sig. 0.152 0.05 and in the control class the sig value wasobtained. 0.200 0.05, so the post-test scores of both classes were normally distributed. The homogeneity test of theposttest value obtained the value of sig. 0.153 0.05, so the variance of the two classes is homogeneous. Furthermore,because the prerequisite test is met, a t-test is carried out. The results of the first hypothesis test were obtained, namely16.26 2.04523, which means that the Scramble-type cooperative learning model is effective on the ability to understandmathematical concepts of seventh grade students at Mts Al Ichsan Nanggulan. The results of the second hypothesis testwere obtained, namely 4.59 2.04523, which means that the conventional learning model is effective on the ability tounderstand mathematical concepts of seventh grade students at Mts Al Ichsan Nanggulan. The results of the thirdhypothesis test are obtained, namely 7.901 2.001, which means that the Scramble type cooperative learning model ismore effective than the conventional learning model on the ability to understand mathematical concepts of seventh gradestudents at Mts Al Ichsan Nanggulan..Keywords: math learning;Scramble learning model;understanding of mathematical concept
    corecore