1,725,175 research outputs found

    FUNGSI MANAJEMEN DALAM PENETAPAN ARAH KIBLAT MASJID AL AMIN JALAN CENDANA KELURAHAN TANJUNG SENANG BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK FUNGSI MANAJEMEN DALAM PENETAPAN ARAH KIBLAT MASJID AL AMIN JALAN CENDANA KELURAHAN TANJUNG SENANG BANDAR LAMPUNG Oleh : Muhammad Al Amin Marpaung Fungsi manajemen dalam penetapan arah kiblat terdapat masalah yang dihadapi seperti bagaimana manajemen pelaksanaan dalam mengatur penetapan arah kiblat yang dimana dalam penetapan arah kiblat tersebut masih ada perbedaan pendapat yang terjadi Namun dalam pelaksanaan penetapan arah kiblat yang terjadi di Masjid Al Amin Kelurahan Tanjung Senang Bandar Lampung terdapat permasalahan yang terjadi seperti terjadinya kesalahan pengukuran dalam arah kiblat sewaktu pengurus masjid lama yang mengukur arah kiblat dengan manual yang mengakibatkan kiblat masjid al amin kurang akurat,selain itu juga keterbatasan sumber daya berupa alat sarana yang dimiliki oleh pihak masjid,serta keterbatasan ilmu pengetahuan mengenai penetapan arah kiblat. Maka dari permasalahan tersebut pentingnya manajemen dakwah dalam mengatasi permasalahan untuk penetapan arah kiblat, tujuan dalam peneliti ini Untuk mengetahui Fungsi Manajemen Pelaksanaan Dalam Penetapan Arah kiblat Masjid Al Amin Kelurahan Tanjung Senang Bandar Lampung.Sasaran dalam peneliti ini terkhususnya kepada jamaah masjid al amin dalam mekanisme penetapan arah kiblat yang akurat yang tidak harus di perdebatkan.Penenlitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field reseach) dengan pendekatan deskriptif kualitatif,metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi sedangkan teknis analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan fungsi manajemen dalam pelaksanaan penentuan arah kiblat Masjid Al Amin Jalan Cendana Kelurahan Tanjung Senang Bandar Lampung memperoleh hasil positif, meskipun masih ada beberapa yang kurang sepakat dalam penetapan arah kiblat.untuk mengatasi hal ini takmir masjid al amin melakukan musyawarah bersama dan melakukan voting dalam musyawarah tersebut. dan dalam manajemen pelaksanaan penetapan arah kiblat tersebut memiliki peran yang sangat penting baik itu dengan mekanisme menggunakan alat yang akurat seperti theodolit, aplikasi arah kiblat dan kompas,dan dalam pelaksanaan yang terstruktur baik itu dalam menyampaikan surat kalibrasi sampai penguluaran sertifikasi arah kiblat masjid al amin yang akurat.Dalam penentuan arah kiblat diperlukan manajemen dengan adanya maanajemen pelaksanaan dalam hasil eksekusi penentuan arah kiblat yang tersusun menjadi akurat dalam pelaksanaannya. Kata Kunci : Fungsi Manajemen pelaksanaan, Arah Kiblat. ABSTRACT The management function in determining the direction of the qibla there are problems faced such as how the management of the implementation in regulating the determination of the direction of the qibla where in the determination of the direction of the qibla there are still differences of opinion that occur However, in the implementation of the determination of the direction of the qibla that occurred at the Al Amin Mosque, Tanjung Senang Village, Bandar Lampung, there were problems that occurred such as the occurrence of measurement errors in the direction of the qibla when the management of the old mosque measured The direction of the Qibla with manual results in the Qibla of the Al Amin Mosque is less accurate, in addition to that there are also limited resources in the form of tools and facilities owned by the mosque, as well as limited knowledge regarding the determination of the Qibla direction. Therefore, from these problems, the importance of da'wah management in overcoming problems for the determination of the direction of the qibla, the purpose in this researcher is to find out the Function of Implementation Management in the Determination of the Qibla Direction of the Al Amin Mosque, Tanjung SENANG Village, Bandar Lampung.The target in this researcher is especially for the worshippers of the Al Amin Mosque in the mechanism of determining the direction of the Qibla accurately which does not have to be debated. With a qualitative descriptive approach, the data collection method is through observation, interviews and documentation while the technical data analysis includes data reduction, data presentation and triangulation verification. The results of the study show that the management function in the implementation of the determination of the Qibla direction of the Al Amin Mosque on Jalan Cendana, Tanjung Senang Village, Bandar Lampung, shows positive results, although there are still some who disagree in determining the direction of the Qibla.To overcome this, the takmir of the Al Amin Mosque conducts joint deliberations and votes in the deliberations. And in the management of the implementation of the determination of the Qibla direction it has a very important role, both with a mechanism using accurate tools such as theodolite, the application of the Qibla direction and compass, and in the implementation of a structured one, both in submitting a calibration letter to the transmission of an accurate certification of the Qibla direction of the Al Amin Mosque. to be accurate in its implementation. Keywords: Implementation Management Function, Qibla Direction

    Implementasi Penilaian Hasil Belajar Kurikulum 2013 di MA Al-Amin Dompu

    Full text link
    Penilaian merupakan aspek penting dalam sebuah proses pembelajaran. Oleh sebab itu, kajian tentang penilaian merupakan hal penting yang perlu ditindak lanjuti.Hasil penelitian diketahui bahwa perencanaan penilaian hasil belajar Kurikulum 2013 di MA Al-Amin Dompu yang dilakukan guru termasuk kategori sangat baik, sedangkan menurut siswa termasuk kategori baik. Perencanaan dilakukan guru dengan mengkaji kompetensi inti, kompetensi dasar dan indikator pada silabus. Perencanaan penilaian dijelaskan ke dalam RPP. Kesulitan terdapat pada perencanaan penilaian sikap. Penjelasan mengenai kompetensi dasar yang akan dinilai sulit dipahami oleh guru. Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar Kurikulum 2013 di MA Al-Amin Dompu yang dilakukan guru termasuk kategori sangat baik. Pengembangan Instrumen penilaian dilakukan dengan membuat kisi-kisi penilaian dan indikator pada silabus, tetapi terdapat beberapa guru yang mengembangkan instrumen penilaian tidak berdasarkan indikator, tidak melakukan analisis butir soal dan tidak membuat kisi-kisi penilaian. Pelaksanan penilaian hasil belajar Kurikulum 2013 di MA Al-Amin Dompu yang dilakukan guru termasuk kategori sangat baik, sedangkan menurut siswa termasuk kategori baik. Pelaksanaan penilaian sudah mencakup penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan, namun masih terdapat kekurangan. Kekurangan terdapat pada penilaian sikap, penilaian antar teman masih terkesan kurang objektif.Pengolahan dan pemanfaatan penilaian hasil belajar Kurikulum 2013 di MA Al-Amin Dompuyang dilakukan guru termasuk kategori sangat baik, sedangkan menurut siswa termasuk kategori sangat baik. Pengolahan dan penskoran yang dilakukan sudah mengacu pada pedoman penilaian kurikulum 2013. Program remidial dilakukan dengan baik pada jam pembelajaran tersebut, hanya pada program pengayaan tidak dapat dilakukan karena kesulitan dalam mencari jam pengayaan diluar pembelajaran.Penilaian merupakan aspek penting dalam sebuah proses pembelajaran. Oleh sebab itu, kajian tentang penilaian merupakan hal penting yang perlu ditindak lanjuti.Hasil penelitian diketahui bahwa perencanaan penilaian hasil belajar Kurikulum 2013 di MA Al-Amin Dompu yang dilakukan guru termasuk kategori sangat baik, sedangkan menurut siswa termasuk kategori baik. Perencanaan dilakukan guru dengan mengkaji kompetensi inti, kompetensi dasar dan indikator pada silabus. Perencanaan penilaian dijelaskan ke dalam RPP. Kesulitan terdapat pada perencanaan penilaian sikap. Penjelasan mengenai kompetensi dasar yang akan dinilai sulit dipahami oleh guru. Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar Kurikulum 2013 di MA Al-Amin Dompu yang dilakukan guru termasuk kategori sangat baik. Pengembangan Instrumen penilaian dilakukan dengan membuat kisi-kisi penilaian dan indikator pada silabus, tetapi terdapat beberapa guru yang mengembangkan instrumen penilaian tidak berdasarkan indikator, tidak melakukan analisis butir soal dan tidak membuat kisi-kisi penilaian. Pelaksanan penilaian hasil belajar Kurikulum 2013 di MA Al-Amin Dompu yang dilakukan guru termasuk kategori sangat baik, sedangkan menurut siswa termasuk kategori baik. Pelaksanaan penilaian sudah mencakup penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan, namun masih terdapat kekurangan. Kekurangan terdapat pada penilaian sikap, penilaian antar teman masih terkesan kurang objektif.Pengolahan dan pemanfaatan penilaian hasil belajar Kurikulum 2013 di MA Al-Amin Dompuyang dilakukan guru termasuk kategori sangat baik, sedangkan menurut siswa termasuk kategori sangat baik. Pengolahan dan penskoran yang dilakukan sudah mengacu pada pedoman penilaian kurikulum 2013. Program remidial dilakukan dengan baik pada jam pembelajaran tersebut, hanya pada program pengayaan tidak dapat dilakukan karena kesulitan dalam mencari jam pengayaan diluar pembelajaran

    Efektivitas Penggunaan Aplikasi Zoom Sebagai Media Pembelajaran Online masa Pandemi Covid-19 pada Mahasiswa STAI Al-Amin Dompu

    Full text link
    Due to the spread of covid-19 that has occurred in Indonesia, all students in Indonesia are required to study Online at home. STAI Al-Amin Dompu is one of the campuses that implement online learning using the Zoom application. Zoom Cloud meeting is one of the online learning media that is often used at STAI Al-Amin Dompu. The effectiveness of online learning needs to be considered so that students understand when learning is taking place. The purpose of this research is to find out and understand how the effectiveness of online learning using the Zoom application at STAI Al-Amin Dompu. This study uses a qualitative research approach based on the post-positivism paradigm. The data collection technique used was through interviews. Based on the research results, it was found that online learning using the Zoom application was effective. Online learning has received very good responses from students because learning is more flexible when using it. Online learning, makes students more independent and encourages students to be more active in their recovery. The many features in Zoom make learning more interesting. Also, the understanding and acceptance conveyed by the lecturers can be felt by STAI Al-Amin Dompu students.Karena penyebaran covid-19 yang terjadi di Indonesia, seluruh Mahasiswa di Indonesia diwajibkan untuk belajar Online dirumah. STAI Al-Amin Dompu adalah salah satu kampus yang menerapkan pembelajaran online menggunakan aplikasi Zoom. Zoom Cloud meeting merupakan salah satu media pembelajaran online yang sering digunakan di STAI Al-Amin Dompu. Efektivitas pembelajaran online sangat perlu diperhatikan agar mahasiswa memahami saat pembelajaran berlangsung. Tujuan penelitian ini, adalah untuk mengetahui dan memahami bagaimana efektivitas pembelajaran online menggunakan aplikasi Zoom di STAI Al-Amin Dompu. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan penelitian kualitatif yang berlandaskan pada paradigma post positivisme. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pembelajaran online menggunakan aplikasi Zoom sudah efektif. Pembelajaran secara online mendapat tanggapan sangat baik dari mahasiswa karena pembelajaran yang lebih fleksibel saat menggunakanya. Dengan adanya pembelajaran online menjadikan mahasiswa lebih mandiri dan mendorong Mahasiswa harus lebih aktif dalam perkulihan. Banyaknya fitur di dalam Zoom menjadikan pembelajaran lebih menarik. Selain itu, pemahaman dan penerimaan yang disampaikan oleh dosen dapat dirasakan oleh mahasiswa STAI Al-Amin Domp

    PRODUK SYARIAH PEMBIAYAAN AL AMIN PADA PT. ASURANSI JIWA SYARIAH AL AMIN KANTOR CABANG BANJARMASIN

    Full text link
    Melinda Adammanik. 2016. Produk Syariah Pembiayaan Al Amin pada PT. Asuransi Jiwa Syariah Al Amin Kantor Cabang Banjarmasin, Skripsi, Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Pembimbing: (I) Dra. Hj. Noorwahidah Haisy, M.Ag, (II) Abdul Hafiz Sairazi, M.HI. Penelitian ini bertolak dari semakin maraknya perusahaan asuransi di Banjarmasin. Terlihat pada perkembangan produk dari PT. Asuransi Jiwa Syariah Al Amin menjadi hal yang penting karena asuransi ini kegiatan produksinya sampai kepada pembiayaan di perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana produk syariah pembiayaan Al Amin pada PT. Asuransi Jiwa Syariah Kantor Cabang Banjarmasin serta ingin mengetahui apa latar belakang yang membuat produk syariah pembiayaan Al Amin melakukan kerjasama dengan perbankan konvensional dan perbankan syariah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dimana jenis data yang dikumpulkan adalah data deskriptif kualitatif, karenanya untuk memperoleh hasil data yang diperlukan penulis melakukan penelitian turun lansung kelapangan untuk mendapatkan hasil wawancara dari responden yaitu pimpinan serta staf marketing support dari PT. Asuransi Jiwa Syariah Al Amin Kantor Cabang Banjarmasin. Teknik pengumpulan data adalah melalui wawancara dan dokumentasi, hasil penelitian diolah dengan teknik editing, klasifikasi, katagorisasi, interpretasi dan matriks. Selanjutnya, dianalisis secara kualitatif yang bersifat deskriptif dengan mengacu kepada landasan teori. Penelitian ini menghasilkan temuan-temuan: Pertama: bahwa produk syariah pembiayaan Al Amin adalah produk yang program kerjasamanya di fokuskan untuk lembaga perbankan, kemudian produk syariah pembiayaan Al Amin adalah produk yang lahir semenjak berdirinya perusahaan PT. Asuransi Jiwa Syariah Al Amin, dan yang terakhir produk syariah pembiayaan al amin adalah produk unggulan yang meningkatkan kualitas perusahaan PT. Asuransi Jiwa Syariah Al Amin. Kedua: Latar belakang yang membuat produk syariah pembiayaan Al Amin melakukan kerjasama dengan perbankan konvensional dan perbankan syariah adalah adanya sistem saling menguntungkan dari kerjasama, yang mana antara produk syariah pembiayaan Al Amin mendapatkan keuntungan dan begitu pula dengan perbankan konvensional dan syariah, kemudian diperkuat dengan fatwa DSN Nomor. 91/DSN-MUI/IV/2014 tentang pembolehan kerjasama antara lembaga keuangan syariah dengan lembaga perbankan konvensional. kemudian produk yang programnya mengenai perlindungan jiwa nasabah perbankan dan yang terakhir adanya investasi dana deposito di lembaga perbankan, Namun tidak ada penanaman dana investasi yang dititipkan di perbankan konvensional kerjasama yang terkait hanya tentang perlindungan serta adanya unsur tolong-menolong

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Motivasi Belajar Mahasiswa STKIP Al-Amin Dompu pada Jurusan Pendidikan Biologi

    Full text link
    Motivasi merupakan usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu, sehingga seseorang mau dan ingin melakukan sesuatu, dan bila tidak suka, maka akan berusaha untuk mengelak perasaan tidak suka tersebut. Motivasi belajar merupakan faktor psikis yang bersifat non-intelektual. Peranannya yang khas adalah dalam hal penumbuhan gairah, merasa senang, dan semangat untuk belajar. Mahasiswa yang mempunyai motivasi kuat, akan lebih tenang, akan lebih tekun untuk melakukan kegiatan belajar daripada mahasiswa yang sama sekali tidak memiliki motivasi belajar. Motivasi belajar mahasiswa tidak hanya dapat dirangsang dalam diri mahasiswa sendiri, tetapi biasanya dari faktor luar salah satunya adalah lingkungan di mana mahasiswa tersebut menuntut ilmu (Perguruan Tinggi). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif. Subyek penelitian sebagai sumber data adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Al-Amin Dompu pada jurusan pendidikan Biologi. Teknik dalam pengumpulan data adalah pengamatan langsung/observasi partisipan, wawancara mendalam. Dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaksi (Milen & Huberman). Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya motivasi belajar mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Al-Amin Dompu pada jurusan pendidikan Biologi, antara lain faktor dosen yang malas masuk (melakukan proses perkuliahan) maupun metode pembelajaran yang digunakan, kurangnya sarana dan prasarana yang memadai, kurangnya kegiatan yang diadakan di kampus. 2) Upaya mengatasi rendahnya motivasi belajar mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Al-Amin Dompu pada jurusan pendidikan Biologi yaitu a) Proses pembelajaran yang perlu dirubah, b) Pemberian tugas dikurangi, c) Dosen lebih melakukan pendekatan dengan mahasiswa, d) Tersedianya sarana dan prasarana yang memadaiMotivasi merupakan usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu, sehingga seseorang mau dan ingin melakukan sesuatu, dan bila tidak suka, maka akan berusaha untuk mengelak perasaan tidak suka tersebut. Motivasi belajar merupakan faktor psikis yang bersifat non-intelektual. Peranannya yang khas adalah dalam hal penumbuhan gairah, merasa senang, dan semangat untuk belajar. Mahasiswa yang mempunyai motivasi kuat, akan lebih tenang, akan lebih tekun untuk melakukan kegiatan belajar daripada mahasiswa yang sama sekali tidak memiliki motivasi belajar. Motivasi belajar mahasiswa tidak hanya dapat dirangsang dalam diri mahasiswa sendiri, tetapi biasanya dari faktor luar salah satunya adalah lingkungan di mana mahasiswa tersebut menuntut ilmu (Perguruan Tinggi). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif. Subyek penelitian sebagai sumber data adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Al-Amin Dompu pada jurusan pendidikan Biologi. Teknik dalam pengumpulan data adalah pengamatan langsung/observasi partisipan, wawancara mendalam. Dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaksi (Milen & Huberman). Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya motivasi belajar mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Al-Amin Dompu pada jurusan pendidikan Biologi, antara lain faktor dosen yang malas masuk (melakukan proses perkuliahan) maupun metode pembelajaran yang digunakan, kurangnya sarana dan prasarana yang memadai, kurangnya kegiatan yang diadakan di kampus. 2) Upaya mengatasi rendahnya motivasi belajar mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Al-Amin Dompu pada jurusan pendidikan Biologi yaitu a) Proses pembelajaran yang perlu dirubah, b) Pemberian tugas dikurangi, c) Dosen lebih melakukan pendekatan dengan mahasiswa, d) Tersedianya sarana dan prasarana yang memada

    Dataset for Does rural transformation affect rural income inequality? Insights from cross-district panel data analysis in Bangladesh

    No full text
    This is the dataset file (.dta) containing all the variables used for the paper “Does rural transformation affect rural income inequality? Insights from cross-district panel data analysis in Bangladesh.” The data are secondary and panel in nature. The original source of this dataset is Household Income and Expenditure Survey (HIES) data collected by Bangladesh Bureau of Statistics

    Blockchain Technology and Industry 5.0 synergy for sustainable development in RMG industries: an ISM and fuzzy DEMATEL approach

    No full text
    Abstract This research explores the contribution of Blockchain Technology and Industry 5.0 in driving sustainability within Bangladeshi Ready-Made Garments (RMG) industry, with a focus on alignment with key Sustainable Development Goals (SDGs). The study employs Interpretive Structural Modeling (ISM) and fuzzy Decision-Making Trial and Evaluation Laboratory (DEMATEL) methods to identify and analyze 14 critical synergies that can drive sustainability. The ISM analysis categorizes the synergies into independent, dependent, and linkage variables, providing insights into their roles and significance within the system. Fuzzy DEMATEL further refines this understanding by evaluating the direct and indirect relationships among the linkage synergies. Key findings reveal the importance of synergies such as reverse logistics and recycling, supply chain collaboration & visibility and ethical practices in driving sustainability. This research contributes by offering a detailed analysis of how the synergy between Blockchain technology and Industry 5.0 can enhance sustainability practices in the RMG industry, providing actionable insights into the technological transformation of supply chain dynamics in support of global sustainability targets

    A mixed-method approach to develop an eco-robust supply chain management framework for Bangladeshi RMG industries

    Full text link
    The Bangladeshi Readymade Garment (RMG) industry plays a pivotal role in the national economy, yet it faces significant sustainability challenges due to high resource consumption, environmental impact, and vulnerability to supply chain disruptions. This study adopts a mixed-method approach with a QFD-based Optimization Model to develop an Eco-Robust Supply Chain Management (ERSCM) framework. By integrating sustainability and resilience into a unified model, the research provides a strategic approach to enhancing environmental performance while improving resilience against supply chain disruptions. The methodology employs a mixed-method approach: expert insights were collected and prioritized using the Analytical Hierarchy Process to rank ERSCM strategies, which were then mapped to sustainability and resilience goals through Quality Function Deployment. This relationship analysis was followed by a Mixed-Integer Linear Programming optimization to select cost-effective strategies that maximize eco-robust performance under budget constraints. The results reveal that Technology Integration, Continuous Improvement and Innovation, Supply Chain Transparency, and Stakeholder Collaboration are among the most impactful ERSCM strategies, demonstrating strong alignment with Sustainable Development Goals. The findings underscore that, even within budgetary limits, high-impact, cost-efficient strategies can be implemented to advance both sustainability and resilience. This research contributes to Sustainable Supply Chain Management literature by developing a novel QFD-based optimization model that systematically integrates sustainability and resilience. Methodologically, it combines AHP for strategic prioritization, QFD for mapping interdependencies, and MILP for cost-effective decision-making. This research also offers actionable insights for RMG industry managers aiming to transition toward eco-robust practices that support sustainable and resilient development

    Crafting the Steel: Labour Regime of the Bangladeshi Workers at Italian Fincantieri Shipyards

    Full text link
    The research on labour regimes mainly focuses on the labour processes within factories, often neglecting their link with social reproduction and migration regimes. To bridge this gap in the current literature, this dissertation concentrates on the intersection of these three issues. Taking Fincantieri, a leading Italian state-owned shipbuilding industry in Europe, as an example, this dissertation is based on one year of ethnographic research. It includes 79 interviews conducted mainly with Bangladeshi migrant workers (BMWs), union and community leaders, as well as observations and reflections from fieldwork in two port cities: Monfalcone and Marghera, Italy. The labour regime at Fincantieri exhibits the following three characteristics. First, the labour process is organised through informal intermediaries and subcontracting firms, where social networks are vital in getting a job at Fincantieri shipyards. We reveal three distinct working conditions for the native, EU and third-country nationals. Therefore, such division produces a tangible, contractual, legal, and social distinction among the Fincantieri main workers, contracting and subcontracting firms. While subcontracting increases flexibility and results in less control over working conditions by Fincantieri. These conditions include informal and temporary contracts, lower wages, and limited opportunities for collective bargaining, and these dynamics shape the (im)mobility power of the BMWs. Additionally, we highlight BMWs perception of unions and their willingness to connect with trade unions. Second, migration regimes and labour rules apply through visa regimes and the labour market's regulations. Workers experience differential working conditions based on their migration status; permanent residence holders can look for temporary work, seek unemployment benefits, and look for upward mobility. In contrast, temporary migrants seek permanent jobs to extend their visa status. Therefore, these workers remain obliged to the firms’ owners and supervisors. Third, labour control can occur outside the workplace through social reproduction in the community. We highlight the social reproduction of single and married working men living abroad while families are behind and the gendered roles of housewives in Italy. In addition, this study underscores the role of the BMW community, workers' accommodation, their socio-cultural and political associations, and other aspects of BMW's future generations. These aspects shape the social reproduction of the workers who actively contribute to production at Fincantieri. Finally, we argue that all these three elements intersect with multi-scalar influences and actively constitute the labour regime at Fincantieri

    UNSUR DAN BENTUK MUSIKAL KARAWITAN DALAM PERTUNJUKAN ANGGUK PUTRA “AL-AMIN” PRIPIH

    Full text link
    Skripsi berjudul “Unsur dan Bentuk Musikal Karawitan dalam Pertunjukan Angguk Putra “Al-Amin” Pripih” bertujuan untuk mengetahui bentuk ricikan dalam bentuk iringan Angguk Putra “Al-Amin” dengan menggunakan metode penelitian yaitu metode kualitatif dengan pendekatan etnografis dimana peneliti melakukan observasi langsung yang diterapkan dalam penelitian ini. Setelah melakukan observasi langsung, penulis menggunakan metode analisis musikal di mana mengidentifikasi  unsur dan bentuk musikal di dalam pertunjukan Angguk Putra “Al-Amin”. Dalam iringan yang terdapat pada Angguk Putra “Al-Amin” memiliki 2 bagian yaitu tampa dan bawa. Bagian tampa adalah bagian yang berisikan syair-syair seperti pantun nasihat dan sebagainya, sedangkan bagian bawa adalah bagian yang memakai ayat-ayat dari kitab Al-Barzanji. Karawitan berperan penting dalam kesuksesan suatu pertunjukan tari. Salah satunya dalam tari Angguk Putra “Al-Amin” peran karawitan sangat dibutuhkan karena musik dan lagu yang dibawakan merupakan kunci dari tarian tersebut. Fungsi iringan tari Angguk Putra “Al-Amin” yaitu sebagai penentu sebuah tarian yang akan dibawakan di dalam pementasan Angguk Putra “Al-Amin”.The Musical Elements and Forms of Karawitan in the Performance of Angguk Putra “Al-Amin” PripihThe thesis entitled "Elements and Musical Forms of Karawitan in the Performance of Angguk Putra “Al-Amin” Pripih" aims to understand the musical forms within the accompaniment of Angguk Putra “Al-Amin” Pripih by utilizing the qualitative research method with an ethnographic approach, where the researcher conducts direct observations applied in this study. After conducting direct observations, the author employs a musical analysis method to identify the musical elements and forms within the performance of Angguk Putra “Al-Amin” Pripih. Within the accompaniment of Angguk Putra “Al-Amin” Pripih, there are two parts known as "tampa" and "bawa". The "tampa" section contains verses such as advice couplets and the like, while the "bawa" section incorporates verses from the Al-Barzanji book. Karawitan plays a crucial role in the success of a dance performance. Particularly in the dance of Angguk Putra “Al-Amin” Pripih, karawitan's role is indispensable as the music and songs performed serve as the core of the dance. The function of the accompaniment in the Angguk Putra “Al-Amin” Pripih dance is to determine the dance that will be presented within the Angguk Putra “Al-Amin” Pripih performance.
    corecore