44 research outputs found
Effect Of Noni Leaves Extract (Morinda Citrifolia L.) Supplementation In Feed On Physical Quality Of Broiler Breast Meat
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun Noni (Morinda Citrifolia L.) dalam pakan kualitas fisik daging payudara broiler seperti pH, kapasitas penahan air (WHC), kehilangan masakan (CL), dan kelembutan. Sembilan puluh enam 8-hari broiler ayam tua strain lohmann dan seks yang tidak berbeda (tidak berbeda) digunakan dalam penelitian ini. Ayam broiler akan dipelihara hingga 35 hari. Metode penelitian adalah eksperimental menggunakan desain acak lengkap (CRD) dengan enam perawatan dan empat replikasi, setiap replikasi terdiri dari empat ayam broiler. Perawatan terdiri dari p0 (pakan basal), p1 (pakan basal + tetrasiklin 0,05%), p2 (pakan basal + 0,05% ekstrak daun noni), p3 (pakan basal + 0,1% ekstrak daun noni), p4 (pakan basal + 0,15 % ekstrak daun noni), p5 (pakan basal + 0,2% ekstrak daun noni). Data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji perbedaan (LSD) yang sedikit signifikan jika ada hasil yang berbeda secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun noni tidak memberikan efek signifikan (p & gt. 0,05) pada pH daging, kapasitas tahan air (WHC), kehilangan masakan (CL), dan nyeri. Namun, hasil ini masih dapat diterima secara normal seperti pH antara 5,38-5,57, kapasitas tahan air 34.13-45,64%, kehilangan memasak 33.05-36,97%, tetapi nyeri 16.22-20.57n kurang dapat diterima. Penelitian ini menyimpulkan bahwa suplementasi ekstrak daun Noni (Morinda Citrifolia L.) dalam pakan tidak meningkatkan kualitas fisik daging payudara broiler pada pH, kapasitas tahan air (WHC), kerugian memasak (CL), dan kelembutan
魚油のための相溶性ゼイン-アラビアガム複合体のカプセル化およびグアバ (Psidium guajava) の葉の抽出物添加可食性フィルムの調製
県立広島大学博士application/pdfdoctoral thesi
Sosialisasi Pembuatan Permen Jeli Kopi sebagai Diversifikasi Produk Olahan Kopi di Desa Pakis Kecamatan Panti Jember
Kegiatan Pengabdian Masyarakat Program Pengabdian Pemula (PPP) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada ibu-ibu anggota koperasi di Desa Pakis Kecamatan Panti Kabupaten Jember tentang pembuatan permen jeli sebagai diversifikasi produk olahan kopi, cara pengemasan, analisis usaha, serta pemasaran produk. Pelatihan ini perlu dilakukan karena proses produksi yang melimpah tidak diimbangi dengan penjualan yang terjadi di Desa Pakis, khususnya pada sektor kopi. Akibatnya, banyak petani yang rela merugi karena terpaksa menjual hasil panennya dengan harga yang murah, bahkan sering dibuang atau dikonsumsi pribadi. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan terhadap petani dan masyarakat desa tersebut untuk mengolah kopi menjadi produk olahan yang siap konsumsi. Program pengabdian masyarakat ini diadakan untuk mengatasi masalah tersebut, bahkan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Desa Pakis. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 3 bulan, yaitu mulai bulan Oktober 2018 sampai Desember 2018. Jumlah peserta sekitar 20 orang ibu-ibu anggota koperasi. Kegiatan ini meliputi sosialisasi dan pelatihan pembuatan permen jeli, pendampingan pembukuan sederhana, dan pemasaran produk. Pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, peragaan oleh tim pelaksana, dan praktik dari para peserta pelatihan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan respon seluruh peserta yang sangat antusias dalam mengikuti kegiatan serta adanya motivasi untuk mengembangkan permen jeli kopi menjadi bentuk usaha kecil.Kegiatan Pengabdian Masyarakat Program Pengabdian Pemula (PPP) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada ibu-ibu anggota koperasi di Desa Pakis Kecamatan Panti Kabupaten Jember tentang pembuatan permen jeli sebagai diversifikasi produk olahan kopi, cara pengemasan, analisis usaha, serta pemasaran produk. Pelatihan ini perlu dilakukan karena proses produksi yang melimpah tidak diimbangi dengan penjualan yang terjadi di Desa Pakis, khususnya pada sektor kopi. Akibatnya, banyak petani yang rela merugi karena terpaksa menjual hasil panennya dengan harga yang murah, bahkan sering dibuang atau dikonsumsi pribadi. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan terhadap petani dan masyarakat desa tersebut untuk mengolah kopi menjadi produk olahan yang siap konsumsi. Program pengabdian masyarakat ini diadakan untuk mengatasi masalah tersebut, bahkan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Desa Pakis. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 3 bulan, yaitu mulai bulan Oktober 2018 sampai Desember 2018. Jumlah peserta sekitar 20 orang ibu-ibu anggota koperasi. Kegiatan ini meliputi sosialisasi dan pelatihan pembuatan permen jeli, pendampingan pembukuan sederhana, dan pemasaran produk. Pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, peragaan oleh tim pelaksana, dan praktik dari para peserta pelatihan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan respon seluruh peserta yang sangat antusias dalam mengikuti kegiatan serta adanya motivasi untuk mengembangkan permen jeli kopi menjadi bentuk usaha kecil
Pelatihan Proses Pembuatan Biskuit dari Tepung Pepaya dan Pisang di Desa Silo, Jember
Desa Silo adalah salah satu daerah pertanian potensial di Kabupaten Jember, khususnya sebagai daerah penghasil buah pepaya. Akhir-akhir ini, penjualan buah pepaya terhambat karena stok pasar masih tinggi. Ini memaksa petani untuk kehilangan penghasilan, dan masalah yang sama juga terjadi pada petani buah pisang. Akibatnya, stok pepaya dan buah pisang berlimpah di Desa Silo, dan petani kesulitan menjual komoditas itu. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk menginisiasi peluang bisnis bagi masyarakat di Desa Silo khususnya bagi petani melalui pelatihan proses pembuatan biskuit dengan memanfaatkan buah pepaya dan pisang. Sekitar 28 anggota Gerakan Kesejahteraan Keluarga Desa Silo bergabung dalam program pengabdian masyarakat ini. Implementasi program pengabdian masyarakat terdiri dari pendekatan dan pengumpulan data peserta, persiapan peralatan dan materi pelatihan, kegiatan pelatihan, dan pendampingan peserta. Hasil dari program pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa para peserta antusias dan aktif selama pelatihan karena mereka memperoleh wawasan baru yang bisa menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah ekonomi petani di Desa Silo. Para peserta cukup terampil membuat biskuit karena peralatan yang digunakan sederhana dan mudah dioperasikan, serta aditif makanan yang digunakan mudah ditemukan di pasaran. Evaluasi sensorik menunjukkan bahwa panelis lebih suka biskuit yang terbuat dari bubuk pepaya dan pisang daripada yang dibuat dari salah satu bubuk itu. Ini menunjukkan bahwa buah pepaya dan pisang dapat diolah menjadi bentuk biskuit, yang akan menjadi peluang bisnis yang bagus bagi para petani di Desa Silo.Desa Silo adalah salah satu daerah pertanian potensial di Kabupaten Jember, khususnya sebagai daerah penghasil buah pepaya. Akhir-akhir ini, penjualan buah pepaya terhambat karena stok pasar masih tinggi. Ini memaksa petani untuk kehilangan penghasilan, dan masalah yang sama juga terjadi pada petani buah pisang. Akibatnya, stok pepaya dan buah pisang berlimpah di Desa Silo, dan petani kesulitan menjual komoditas itu. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk menginisiasi peluang bisnis bagi masyarakat di Desa Silo khususnya bagi petani melalui pelatihan proses pembuatan biskuit dengan memanfaatkan buah pepaya dan pisang. Sekitar 28 anggota Gerakan Kesejahteraan Keluarga Desa Silo bergabung dalam program pengabdian masyarakat ini. Implementasi program pengabdian masyarakat terdiri dari pendekatan dan pengumpulan data peserta, persiapan peralatan dan materi pelatihan, kegiatan pelatihan, dan pendampingan peserta. Hasil dari program pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa para peserta antusias dan aktif selama pelatihan karena mereka memperoleh wawasan baru yang bisa menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah ekonomi petani di Desa Silo. Para peserta cukup terampil membuat biskuit karena peralatan yang digunakan sederhana dan mudah dioperasikan, serta aditif makanan yang digunakan mudah ditemukan di pasaran. Evaluasi sensorik menunjukkan bahwa panelis lebih suka biskuit yang terbuat dari bubuk pepaya dan pisang daripada yang dibuat dari salah satu bubuk itu. Ini menunjukkan bahwa buah pepaya dan pisang dapat diolah menjadi bentuk biskuit, yang akan menjadi peluang bisnis yang bagus bagi para petani di Desa Silo
Pengontrol Lampu Penerangan Ruangan
ABSTRACT: Information technology is currently more rapid development. Almost all the equipment is controlled by using computer technology. Industrial machines already use computer technology as the controlling and production control. In this article the author tries to make an example of computer technology that is used to control room lighting with computer technology. Users no longer need to walk into the room intended to turn off or turn on the room lights, but only by pushing the button on the computer screen only. The author makes the program by using Visual Basic. May be useful.Keywords: Visual Basic, Lighting Control, Computer Technology ABSTRAK : Teknologi informasi saat ini makin pesat perkembangannya. Hampir semua peralatan sudah terkendali dengan menggunakan teknologi komputer. Mesin-mesin industri sudah menggunakan teknologi komputer sebagai pengendali dan pengontrol produksi. Pada artikel ini penulis mencoba membuat suatu contoh teknologi komputer yang digunakan untuk mengontrol lampu penerangan ruangan dengan teknologi komputer. Pemakai tidak perlu lagi berjalan ke ruangan yang dituju untuk mematikan atau menghidupkan lampu ruangan, tetapi hanya dengan menekan tombol yang ada di layar komputer saja. Penulis membuat program dengan menggunakan Visual Basic. Semoga dapat bermanfaat.Kata Kunci : Visual Basic, Pengontrol Lampu, Teknologi Kompute
Effect of Noni Leaves Extract (Morinda citrifolia L.) Supplementation in Feed on Physical Quality of Broiler Breast Meat
This research was conducted to know the effect of noni leaves extract (Morinda citrifolia L.) supplementation in feed on physical quality of broiler breast meat such as pH, Water Holding Capacity (WHC), Cooking Loss (CL), and tenderness. Ninety six 8-days old broiler chickens strain Lohmann and of undifferentiated sex (unsexed) were used in this research. The broiler chickens will be reared until 35-days old. The research method was experimental using Completely Randomized Design (CRD) with six treatments and four replications, each replication consisted of four broiler chickens. The treatments consisted of P0 (Basal Feed), P1 (Basal Feed + tetracycline 0.05%), P2 (Basal Feed + noni leaves extract 0.05%), P3 (Basal feed + noni leaves extract 0.1%), P4 (Basal feed + noni leaves extract 0.15%), P5 (Basal feed + noni leaves extract 0.2%). The data were analyzed by ANOVA and continued by Least Significant Difference (LSD) test if there was significantly different result. The results showed that noni leaves extract did not give significant effect (P>0.05) on meat pH, water holding capacity (WHC), cooking loss (CL), and tenderness. However, these results were still acceptable normally such as pH between 5.38-5.57, water holding capacity 34.13-45.64%, cooking loss 33.05-36.97%, but tenderness 16.22-20.57N were less acceptable. The research concluded that supplementation of noni leaves extract (Morinda citrifolia L.) in feed did not increase physical quality of broiler breast meat on pH, Water Holding Capacity (WHC), Cooking Loss (CL), and tenderness
Fish oil-containing edible films with active film incorporated with extract of Psidium guajava leaves: preparation and characterization of double-layered edible film [version 2; peer review: 1 approved, 2 approved with reservations]
The utilization of zein and gum arabic has grown in an attempt to formulate wall materials based on protein–polysaccharide complexes. This mixture provides a versatile delivery system for hydrophilic (guava leaf extract, GLE) or lipophilic (fish oil, FO) bioactive compounds, and it can be used as an edible film-forming polymer. This study was undertaken to characterize FO-containing edible films that were double-layered with a film containing GLE. Modified zein and gum arabic solutions (MG complex) were mixed at a ratio of 1:1.5 (v/v), adjusted to pH 5, added with glycerol (20% of the complex) and FO (5% of the complex), and finally adjusted to pH 5. This was prepared as the bottom/lower layer. The upper/active layer was prepared by mixing MG complex, glycerol, and GLE (1, 3, and 5% w/v of the complex). The total phenolic and flavonoid contents in GLE were 15.81 mg GAE/g extract and 6.99 mg QE/g extract, respectively. The IC50 of the DPPH radical scavenging activity of GLE was 26.86 ppm with antibacterial activity against Bacillus subtilis and Escherichia coli of 9.83 and 12.55 mm. The total plate counts of double-layered films containing GLE were retained below 3 log CFU/g during 28-day storage. The peroxide values of these films were dimmed for no more than 9.08 meq/kg sample on day 28 of storage. Thickness (872.00-971.67 μm), water vapor transmission rate (12.99-17.04 g/m2/day), tensile strength (1.56-2.02 kPa), elongation at break (61.53-75.41%), glass transition (52.74-57.50°C), melting peak (131.59-142.35°C), inhibition against B. subtilis (33.67-40.58 mm), and inhibition against E. coli (2.05-9.04 mm) were obtained by double-layered films. GLE can be successfully incorporated into the active layer of a double-layer film to improve its characteristics while significantly slowing down the microbial contamination and oxidation rate. MG complex and FO can also contribute to the performance of the edible film
ANALISIS BUDAYA ORGANISASI PADA LEVEL MANAJEMEN PUNCAK DI PT X MEDAN SUMATERA UTARA
ABSTRACTBased on the objective in this research, the autor deeply want to know is the organizational culture that existed at PT X Medan North Sumatra. This research use quantitative methods with survey type. Author collected data using The Denison Organizational Survey (DOCS) and interviews. The Denison Organizational Survey (DOCS) is derived from Denison Model that emphasizes the four dimensions of culture. Data collection and interviews carried out by the top management. The results of research identified PT X has a weak culture. The results of the questionnaire revealed an imbalance between the four dimensions of Denison Model. Involvement dimension have the highest value while adaptability dimension with the lowest score. In top level managemen perceptions of organizational cultur has good category. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya organisasi pada level manajemen puncak PT X Medan Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis survey. Penulis mengumpulkan data menggunakan kuesioner The Denison Organizational Survey (DOCS) dan wawancara. DOCS berasal dari Model Denison yang menekankan pada empat dimensi budaya dalam organisasi yang harus dikuasai agar organisasi dapat berjalan secara efektif. Pengumpulan data dan wawancara dilakukan pada jenjang manajemen puncak. Hasil penelitian mengidentifikasikan bahwa PT X memiliki budaya yang lemah. Sebab, keempat dimensi Model Denison yaitu adaptability, consistency, involvement, dan mission menunjukkan ketidakseimbangan. Dimensi involvement memiliki nilai paling tinggi sedangkan dimensi adaptability dengan nilai paling rendah. Persepsi mengenai budaya organisasi pada level manajemen puncak pada kategori baik.
OPTIMALISASI EDITING GREEN SCREEN MENGGUNAKAN TEKNIK LIGHTING PADA CHROMA KEY
In the film world greenscreen or bluescreen is already widely in use as a background making technology . Utilization of this technology is very great because filmmakers can imagine changing the background to the shape or the desired atmosphere without having to perform image capture directly to the location . Chroma key is a technique for combining two images made with a video camera as well , in which a background color of an image to remove (made transparent ) , was replaced by another image behind it. Deficiencies that exist in the chroma key is that at the time of editing of the hair . Here the author tries to do research on how to minimize the weaknesses mengilangkan edge portion of hair at the time of editing green screen by optimizing lighting / lighting
