1,720,958 research outputs found
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN PENDAPATAN DENGAN TINGKAT KEKAMBUHAN HIPERTENSI DIWILAYAH PUSKESMAS GILINGAN SURAKARTA
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah yang ditemukan pada masyarakat baik di negara maju maupun berkembang termasuk di Indonesia. Hipertensi merupakan faktor yang dapat dicegah bila faktor resiko dikendalikan. Pencegahan dan penanggulangan merupakan kombinasi upaya inisiatif pemeliharaan kesehatan mandiri oleh petugas dan individu yang bersangkutan. Hambatannya sering terjadi dalam pengobatan disebabkan karena penderita lalai, tidak mendengarkan nasehat dokter, kurang pemahaman dalam minum obat dan kurangnya pengetahuan. Selain itu faktor resiko yang mempengaruhi hipertensi antara lain umur, jenis kelamin, merokok, stress, konsumsi alkohol, konsumsi garam, pendapatan, status gizi dan obesitas.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara status gizi dan pendapatan dengan tingkat kekambuhan penyakit Hipertensi di wilayah Puskesmas Gilingan Surakarta. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan deskriptif korelasional dengan metode cross sectional. Penelitian dilakukan Puskesmas Gilingan Surakarta pada bulan Februari sampai dengan maret 2010 dengan jumlah responden sebanyak 64. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisa data menggunakan chi square test. Hasil penelitian ini adalah mayoritas penduduk disekitar puskesmas Gilingan Surakarta status gizi baik, mayoritas tingkat kekambuhan masyarakat disekitar puskesmas Gilingan Surakarta ada sering kambuh, tidak ada hubungan antara status gizi dengan tingkat kekambuhan hipertensi dan ada hubungan pendapatan dengan tingkat kekambuhan hipertensi
Implementasi Pendidikan Karakter Peserta Didik SDN Jumapolo 1 Pasca Pandemi Covid-19
Setelah melewati pembelajaran online selama pandemi Covid-19, penanaman pendidikan karakter pada Sekolah dasar dirasa kurang dikarenakan pembelajaran online yang membatasi guru untuk mendidik siswa secara langsung. Setelah kemudian memasuki pembelajaran offline disekolah dasar, pendidikan karakter sudah mulai digalakkan dibeberapa sekolah karena perkembangan zaman serta teknologi yang semakin cepat. Sehingga, perlu penguatan dari dalam diri siswa agar dapat terus berkembang juga tanpa adanya distorsi terhadap kebudayaan asli Indonesia. Selain itu bagi siswa Sekolah dasar Pendidikan karakter sangat penting dalam mengembangkan potensi anak, Karakter, kebiasaan perilaku, menanamkan jiwa kepemimpinan tanggung jawab, kreativitas dan mengembangkan kemampuan peserta didik supaya mandiri, berwawasan berilmu, kreatif dan berbudaya. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan bagaimana implementasi pendidikan karakter di Sekolah Dasar Negeri Jumapolo Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar negeri Jumapolo karanganyar. Instrument penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokmentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar negeri jumapolo karanganyar sangat baik hal ini berdasarkan hasil dari aspek perencanaan didapatkan hasil : a) Merancang kondisi sekolah yang kondusif b) Menciptakan muatan lokal penguatan kepribadian c) Penataan sarana Pembelajaran Sekolah d) Penataan pembelajaran diluar kelas. Indikator pelaksanaan yang dilaksanakan antara lain : a) Kerja sama antar warga didalam sekolah b) Memberikan penghargaan pada siswa c) Menjalin hubungan yang baik antara pengajar dan siswa. Indikator selanjutnya pada tahap evaluasi antara lain : a) Rapat evaluasi bersama orang tua siswa b) Pengawasan yang ketat terhadap adab dan perilaku c) Melakukan kunjungan rumah siswa
Pengaruh Terapi Guided Imagery terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Wilayah Puskesmas Jayengan Surakarta
Latar Belakang: Penyakit Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang menduduki peringkat kedua pada pasien rawat jalan diunit layanan kesehatan. Hipertensi juga merupakan penyakit “The Sillent Killer” dimana penyakit ini tidak ada keluhan tetapi penyakit ini bisa menyebabkan kematian yang mendadak. Penatalaksanaan penyakit hipertensi antara lain dengan penatalaksanaan farmakologis dan non farmakologis. Salah satu tindakan non farmakologis adalah tindakan terapi quided imagery. Di wilayah Puskesmas Penumping Surakarta peringkat tertinggi adalah penyakit hipertensi dimana penyakit ini banyak diderita oleh lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi quided imagery terhadap perubahan tekanan darah pada hipertensi di wilayah Puskesmas Jayengan Surakarta. Metode: Desain penelitian pra eksperimental menggunakan one group pretest-postest design. Jumlah sampel sebanyak 40 penderita hipertensi. Dengan tekhnik purposive sampling. Desain penelitian pra eksperimental menggunakan metode one group pretest-posttest design. Jumlah sampel sebanyak 29 responden dengan teknik purposive sampling. Untuk uji beda menggunakan Wilcoxon Signed Rank test. Hasil: Hasil uji statistik nilai p value tekanan darah sistole sebelum dan sesudah dilakukan terapi Guided Imagery (0,001) lebih kecil dari nilai alpha (0,05). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh terapi quided imagery terhadap perubahan tekanan darah pada pasien Hipertensi diwilayah Puskesmas Jayengan Surakarta
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
