Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
Not a member yet
    733 research outputs found

    Bapak Prediksi Depresi Mahasiswa Menggunakan Algoritma Random Forest Berbasis Data Psikososial Depression Prediction Among University Students Using a Random Forest Algorithm Based on Psychosocial Data : Prediksi Depresi Mahasiswa: Pendekatan Berbasis Data Psikososial Menggunakan Algoritma Random Forest

    No full text
    College students' mental health is a critical issue that is gaining increasing attention, particularly regarding depression, which significantly impacts quality of life and academic achievement. This study aims to develop a predictive model for depression in college students based on psychosocial data using the Random Forest algorithm. The data used is a public secondary dataset from Kaggle with 1,000 samples, covering demographic variables, lifestyle, and psychological indicators. The analysis process included data preprocessing, class balancing, model training, and evaluation using accuracy, precision, recall, F1-score, and confusion matrix metrics. Test results showed that the Random Forest model was able to predict depression with 87.0% accuracy, 86.1% precision, 87.4% recall, and 86.7% F1-score, demonstrating good and stable performance. Word cloud visualization identified academic pressure, stress, and anxiety as dominant factors. Compared to previous research using the SVM algorithm, Random Forest demonstrated improved performance, particularly in handling complex and imbalanced data. This study confirms the effectiveness of the Random Forest-based machine learning approach in supporting the early detection of college students' depression and provides a foundation for the development of mental health monitoring systems in higher education settings.Depresi pada mahasiswa merupakan isu psikologis yang kian meningkat dan berdampak pada performa akademik serta kesejahteraan mental. Penelitian ini bertujuan membangun model prediksi depresi berbasis data psikososial dengan algoritma Random Forest. Dataset diperoleh dari sumber terbuka dan mencakup variabel demografi, kebiasaan, dan kondisi emosional mahasiswa. Proses prapemrosesan dilakukan dengan pembersihan data, konversi kategorikal ke numerik, dan penyeimbangan kelas. Hasil evaluasi menunjukkan model mencapai akurasi 87,0% dan f1-score 86,7%, menandakan performa yang andal dalam mengidentifikasi potensi depresi. Temuan ini berkontribusi dalam upaya deteksi dini depresi mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi

    Peran Media Sosial dalam Membangun Brand Awareness dengan Brand Equity sebagai Variable Intervening pada Toko Retail Luwes Gading

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap brand awareness dengan brand equity sebagai variabel intervening pada Toko Retail Luwes Gading. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya media sosial sebagai sarana promosi modern yang mampu membentuk persepsi konsumen, meningkatkan ekuitas merek, sekaligus memperluas kesadaran merek. Dalam konteks persaingan bisnis yang semakin ketat, media sosial dinilai efektif sebagai jembatan komunikasi antara perusahaan dan konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 111 orang, yaitu pengguna media sosial yang mengetahui dan pernah berinteraksi dengan akun promosi Luwes Gading. Instrumen penelitian berupa kuesioner, kemudian data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Analisis ini dilakukan untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung antara variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand equity dan brand awareness. Selain itu, brand equity terbukti memiliki peran sebagai variabel mediasi parsial dalam hubungan antara media sosial dan brand awareness. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aktivitas media sosial yang dilakukan secara efektif tidak hanya memperkuat ekuitas merek, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran konsumen terhadap merek Luwes Gading.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap brand awareness dengan brand equity sebagai variabel intervening pada Toko Retail Luwes Gading. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya media sosial sebagai sarana promosi modern yang mampu membentuk persepsi konsumen, meningkatkan ekuitas merek, sekaligus memperluas kesadaran merek. Dalam konteks persaingan bisnis yang semakin ketat, media sosial dinilai efektif sebagai jembatan komunikasi antara perusahaan dan konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 111 orang, yaitu pengguna media sosial yang mengetahui dan pernah berinteraksi dengan akun promosi Luwes Gading. Instrumen penelitian berupa kuesioner, kemudian data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Analisis ini dilakukan untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung antara variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand equity dan brand awareness. Selain itu, brand equity terbukti memiliki peran sebagai variabel mediasi parsial dalam hubungan antara media sosial dan brand awareness. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aktivitas media sosial yang dilakukan secara efektif tidak hanya memperkuat ekuitas merek, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran konsumen terhadap merek Luwes Gading

    Peran Kepuasan Kerja dalam Memediasi Pengaruh Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Karyawan pada CV Creativa Studio

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik manajemen sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada CV Creativa Studio di Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan teknik sensus terhadap 30 karyawan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda dan analisis mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik manajemen sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (B = 0,61; p < 0,001). Praktik manajemen sumber daya manusia juga berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan (B = 0,38; p = 0,019). Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (B = 0,52; p = 0,001). Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi secara parsial pengaruh praktik manajemen sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan dengan nilai pengaruh tidak langsung sebesar 0,32 (p = 0,002).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik manajemen sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada CV Creativa Studio di Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan teknik sensus terhadap 30 karyawan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda dan analisis mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik manajemen sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (B = 0,61; p < 0,001). Praktik manajemen sumber daya manusia juga berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan (B = 0,38; p = 0,019). Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (B = 0,52; p = 0,001). Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi secara parsial pengaruh praktik manajemen sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan dengan nilai pengaruh tidak langsung sebesar 0,32 (p = 0,002)

    Employee Performance of PT Mensa Bina Sukses Yogyakarta Branch

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh lingkungan kerja, beban kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Mensa Bina Sukses Cabang Yogyakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena permasalahan kinerja karyawan yang terjadi di perusahaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik sampel jenuh, sehingga seluruh populasi yang berjumlah 67 karyawan dijadikan sebagai responden penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS, yang didukung oleh uji validitas, uji reliabilitas, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, lingkungan kerja, beban kerja, dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan kontribusi sebesar 64 persen, sementara 36 persen lainnya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan kerja yang kondusif, pembagian beban kerja yang proporsional, serta peningkatan motivasi kerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh lingkungan kerja, beban kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Mensa Bina Sukses Cabang Yogyakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena permasalahan kinerja karyawan yang terjadi di perusahaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik sampel jenuh, sehingga seluruh populasi yang berjumlah 67 karyawan dijadikan sebagai responden penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS, yang didukung oleh uji validitas, uji reliabilitas, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, lingkungan kerja, beban kerja, dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan kontribusi sebesar 64 persen, sementara 36 persen lainnya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan kerja yang kondusif, pembagian beban kerja yang proporsional, serta peningkatan motivasi kerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan

    Sistem Pendukung Keputusan Diagnosa Penyakit Diabetes Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (Saw)

    No full text
    Diabetes is a chronic metabolic condition marked by elevated blood glucose levels, necessitating early identification to avert long-term consequences, including cardiovascular diseases and organ impairment. The main obstacles in conventional diagnosis include time-consuming processes and limited medical experts, particularly in remote areas. This research aims to develop a web-based decision support system (DSS) to assist in the early diagnosis of diabetes by applying the Simple Additive Weighting (SAW) method. The developed system analyzes eight patient medical criteria: pregnancy count, level of sugar in the bloodstream, lower arterial pressure value, measurement of the triceps subcutaneous layer, amount of insulin present in the serum, and the body weight-to-height ratio index, genetic predisposition to diabetes, and age of the individual. Implementation and validation results show that the system successfully classified diabetes risk into three categories (low, medium, high) with 100% accuracy based on the comparison between system calculations and manual calculations. The system also features risk visualization based on a progress bar and automatic notifications triggered after medical personnel confirmation. In conclusion, this SAW-based DSS proves effective as an accurate and efficient screening tool for medical personnel in conducting early diabetes diagnosis, while potentially reducing healthcare service disparities in remote areas.Diabetes adalah penyakit metabolisme kronis yang dikarakteristikkan oleh peningkatan kadar glukosa darah dan memerlukan identifikasi dini guna mencegah komplikasi jangka panjang, seperti penyakit kardiovaskular dan deteriorasi fungsi organ. Kendala utama dalam diagnosis konvensional meliputi proses yang memakan waktu serta keterbatasan tenaga medis ahli, khususnya di daerah terpencil. Studi ini difokuskan pada pengembangan platform berbasis web yang mengadopsi pendekatan saw sebagai sistem yang membantu proses pengambilan keputusan untuk skrining awal diabetes. Sistem ini melihat delapan kriteria medis pasien: usia, jumlah kehamilan, tensi darah, tebal lipatan kulit, level insulin, rasio berat dan tinggi badan, genetik keluarga diabetes, dan level glukosa darah. Hasil implementasi dan validasi menunjukkan bahwa sistem berhasil mengklasifikasikan risiko diabetes ke dalam tiga kategori (rendah, sedang, tinggi) dengan akurasi 100% berdasarkan perbandingan perhitungan sistem dengan perhitungan manual. Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur visualisasi risiko berbasis progress bar dan notifikasi otomatis yang terpicu setelah konfirmasi tenaga medis. Simpulannya, SPK berbasis SAW ini terbukti efektif sebagai alat bantu screening yang akurat dan efisien bagi tenaga medis dalam melakukan diagnosis dini diabetes, sekaligus berpotensi mengurangi kesenjangan pelayanan kesehatan di daerah terpencil

    Evaluasi Infrastruktur Laboratorium Multimedia Universitas ‘Asiyiyah Surakarta dengan Metode COBIT 5.0

    No full text
    College continues to seek to provide a representative learning tool, one of which is through multimedia laboratories. In ‘Aisyiyah University of Surakarta (AISKA), multimedia laboratories are utilized mainly for S1 system and information technology studies students, although their use is also open to students from other programs when needed. The laboratory is equipped with such devices as computers, projectors, and air-conditioning that support academic activities, especially technology-based practices and learning. The study evaluates the quality and worthiness of the laboratory's infrastructure by referring to the COBIT 5.0 framework that focuses on information technology governance. The data is collected through interviews with those involved, including active users and laboratory managers. The study's findings indicate that while the available facilities are sufficiently supportive, several aspects still need repair, especially regarding asset maintenance and management. This evaluation concludes that laboratory management must be continually improved to be able to adapt to dynamic technological development and academic needs.Untuk mendukung kemajuan mahasiswa, setiap perguruan tinggi terus berupaya menyediakan sarana pembelajaran yang representatif, salah satunya melalui keberadaan laboratorium multimedia. Di Univeritas ‘Aisyiyah Surakarta (AISKA), laboratorium multimedia difungsikan terutama bagi mahasiswa program studi S1 Sistem dan Teknologi Informasi, meskipun penggunaannya juga terbuka untuk mahasiswa dari program lain jika dibutuhkan. Laboratorium ini dilengkapi dengan perangkat seperti komputer, proyektor, dan pendingin ruangan yang menunjang kegiatan akademik, khususnya praktik dan pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kualitas dan kelayakan infrastruktur laboratorium tersebut dengan mengacu pada kerangka kerja COBIT 5.0 yang berfokus pada tata kelola teknologi informasi. Pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara dengan pihak-pihak terkait, termasuk pengguna aktif dan pengelola laboratorium. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa meskipun fasilitas yang tersedia sudah cukup mendukung, terdapat sejumlah aspek yang masih perlu diperbaiki, terutama dalam hal pemeliharaan dan pengelolaan aset. Evaluasi ini menyimpulkan bahwa pengelolaan laboratorium harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan akademik yang dinamis

    Perancangan Sistem Drone Pertanian Berbasis Tata Kelola TI dengan Pendekatan TOGAF

    No full text
    Agricultural modernization in Indonesia faces challenges such as labor constraints, fertilizer efficiency, and low adoption of information systems. Agricultural drone technology offers innovative solutions, but structured implementation based on IT governance remains limited. This study used a descriptive qualitative approach to design a drone system based on the TOGAF ADM enterprise architecture. Data were collected through observations, semi-structured interviews, technical documentation, and a survey of 25 farmers in Andong District, Boyolali Regency. The system was designed by mapping the business architecture, application, data, and technology domains, and validated through surveys and expert discussion forums. The results showed that the modular and integrated drone system aligned with business objectives; the survey revealed that 80% of farmers experienced difficulties with manual fertilization, 88% were interested in using drones, and the average digital readiness score was 3.24/5. The drone is equipped with GPS, NDVI sensors, fertilizer tanks, a dashboard, and a mobile app for control and monitoring. The TOGAF approach has been proven to provide a comprehensive structure, supporting technology integration, IT governance, and sustainable implementation, making this system effective in improving efficiency, fertilization accuracy, and readiness for digital technology adoption.Transformasi digital di sektor pertanian menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Pemanfaatan drone dalam kegiatan pertanian, khususnya untuk pemupukan, menawarkan solusi modern yang dapat mempercepat proses kerja dan mengurangi penggunaan sumber daya secara berlebih. Namun, agar teknologi ini berjalan optimal, diperlukan perancangan sistem yang terstruktur dengan dukungan tata kelola teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem drone pertanian yang terintegrasi dengan pendekatan arsitektur perusahaan menggunakan kerangka kerja TOGAF. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif melalui analisis kebutuhan, pemetaan domain arsitektur, dan penyusunan blueprint sistem berbasis TOGAF. Hasil perancangan menunjukkan bahwa pendekatan TOGAF mampu menyediakan struktur yang jelas dalam menyelaraskan teknologi drone dengan tujuan bisnis pertanian. Integrasi antar komponen sistem juga menjadi lebih terkendali melalui prinsip tata kelola yang diterapkan. Kesimpulannya, pendekatan TOGAF dalam perancangan sistem drone pertanian tidak hanya meningkatkan efektivitas teknis, tetapi juga mendukung keberlanjutan dan akuntabilitas dalam implementasi teknologi informasi di sektor pertanian

    Kapabilitas Dinamis UMKM dalam Merespon Perubahan Bisnis: Studi Kasus Jus Buah Zeze

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi adaptif melalui kapabilitas dinamis pada usaha mikro sektor minuman segar dalam merespons perubahan bisnis, dengan studi kasus pada UMKM jus buah zeze. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap praktik manajerial pemilik usaha dalam melalui sensing (mengenali perubahan pasar), seizing (menangkap peluang bisnis), dan reconfiguring (menata ulang sumber daya). Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha memiliki kepekaan terhadap pergeseran preferensi konsumen, khususnya pada produk yang sehat, mampu merespon peluang dengan cepat melalui perbaikan rasa, penyajian, dan pelayanan, serta menata ulang sumber daya secara menyeluruh dengan peninjauan ulang rasa, membenahi SDM untuk menjaga kelangsungan operasional. Temuan ini menegaskan pentingnya kapabilitas dinamis dalam membantu UMKM mempertahankan kinerja usaha di tengah lingkungan bisnis yang berubah cepat.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi adaptif melalui kapabilitas dinamis pada usaha mikro sektor minuman segar dalam merespons perubahan bisnis, dengan studi kasus pada UMKM jus buah zeze. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap praktik manajerial pemilik usaha dalam melalui sensing (mengenali perubahan pasar), seizing (menangkap peluang bisnis), dan reconfiguring (menata ulang sumber daya). Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha memiliki kepekaan terhadap pergeseran preferensi konsumen, khususnya pada produk yang sehat, mampu merespon peluang dengan cepat melalui perbaikan rasa, penyajian, dan pelayanan, serta menata ulang sumber daya secara menyeluruh dengan peninjauan ulang rasa, membenahi SDM untuk menjaga kelangsungan operasional. Temuan ini menegaskan pentingnya kapabilitas dinamis dalam membantu UMKM mempertahankan kinerja usaha di tengah lingkungan bisnis yang berubah cepat

    Bapak Analisis dan Prediksi Diabetes Menggunakan Artificial Neural Network dengan Dataset CDC Diabetes Health Indicators : Analisis dan Prediksi Diabetes Menggunakan Artificial Neural Network dengan Dataset CDC Diabetes Health Indicators

    No full text
    Diabetes mellitus is a chronic disease with increasing prevalence and requires effective early detection efforts. This study aims to develop a diabetes risk prediction model using an Artificial Neural Network (ANN) based on non-laboratory health indicators. The dataset used is the CDC Diabetes Health Indicators with a large amount of data and characteristics of classes that are not fully balanced. The research stages include data preprocessing that includes handling missing values, encoding categorical data using one-hot encoding, normalization of numerical features, and analysis of the target class distribution. The ANN model was trained using a Multilayer Perceptron architecture with dropout regularization and L2 penalty and AdamW optimization. The evaluation results show that the model achieved an accuracy of 86.45%, a precision of 85.2%, a recall of 82.7%, and an AUC-ROC value of 0.89. Although the accuracy is in the medium range for a large dataset, the high AUC value indicates excellent model discrimination ability. This performance is affected by the limited number of non-laboratory features used and the imbalanced class distribution. The findings of this study indicate that ANN based on simple health indicators has the potential to be used as a diabetes risk screening tool in primary healthcare. Further research is recommended to apply class balancing techniques, model interpretability analysis, and external validation in the Indonesian population.Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Deteksi dini terhadap risiko diabetes menjadi penting guna mencegah komplikasi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi diabetes menggunakan algoritma Artificial Neural Network (ANN) dengan pendekatan multilayer perceptron berbasis TensorFlow. Dataset yang digunakan adalah CDC Diabetes Health Indicators dengan enam variabel input, yaitu usia, indeks massa tubuh (BMI), jenis kelamin, tekanan darah tinggi, aktivitas fisik, dan status merokok. Data diproses melalui normalisasi dan dibagi menggunakan metode stratified sampling. Model dilatih selama 10 epoch dengan optimasi Adam dan fungsi aktivasi ReLU pada hidden layer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model mampu mencapai akurasi validasi sebesar 86,45%, dengan nilai AUC-ROC sebesar 0,89. Model ini menunjukkan kinerja klasifikasi yang baik dan dapat digunakan sebagai alat bantu skrining awal risiko diabetes pada layanan kesehatan primer. Penelitian ini berkontribusi dalam pemanfaatan pembelajaran mesin untuk pengambilan keputusan klinis berbasis data non-laboratorium

    Pengaruh E-Commerce, Influencer Marketing, Dan Fomo Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Gen Z

    No full text
    Perkembangan teknologi dan internet yang pesat telah memberikan dampak signifikan terhadap perilaku konsumsi, khususnya di kalangan Generasi Z. Mereka cenderung mengikuti tren dan memanfaatkan platform e-commerce seperti Tiktok Shop dalam aktivitas berbelanja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan e-commerce Tiktok Shop, influencer marketing, dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap perilaku konsumtif Generasi Z di Kabupaten Jombang.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 96 responden pengguna Tiktok Shop. Hasil penelitian ini bahwa variabel E-Commerce, Influencer Marketing dan Fear Of Missing Out dapat mempengaruhi Perilaku Konsumtif di TikTok Shop terhadap gen z sebesar 72,0% sedangkan 28,0% dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa intensitas penggunaan e-commerce, influencer marketing, dan FOMO secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif Generasi Z.Secara parsial, masing-masing variabel menunjukkan tingkat pengaruh yang berbeda-beda terhadap perilaku konsumtif. Penelitian ini memberikan kontribusi secara teoritis untuk memahami faktor-faktor pendorong perilaku konsumtif di era digital dan menawarkan rekomendasi praktis bagi perusahaan untuk merancang strategi pemasaran yang lebih efektif. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya berfokus pada e-commerce, pemasaran influencer, dan FOMO. Peneliti selanjutnya dapat mempertimbangkan untuk menambahkan variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.Perkembangan teknologi dan internet yang pesat telah memberikan dampak signifikan terhadap perilaku konsumsi, khususnya di kalangan Generasi Z. Mereka cenderung mengikuti tren dan memanfaatkan platform e-commerce seperti Tiktok Shop dalam aktivitas berbelanja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan e-commerce Tiktok Shop, influencer marketing, dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap perilaku konsumtif Generasi Z di Kabupaten Jombang.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 96 responden pengguna Tiktok Shop. Hasil penelitian ini bahwa variabel E-Commerce, Influencer Marketing dan Fear Of Missing Out dapat mempengaruhi Perilaku Konsumtif di TikTok Shop terhadap gen z sebesar 72,0% sedangkan 28,0% dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa intensitas penggunaan e-commerce, influencer marketing, dan FOMO secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif Generasi Z.Secara parsial, masing-masing variabel menunjukkan tingkat pengaruh yang berbeda-beda terhadap perilaku konsumtif. Penelitian ini memberikan kontribusi secara teoritis untuk memahami faktor-faktor pendorong perilaku konsumtif di era digital dan menawarkan rekomendasi praktis bagi perusahaan untuk merancang strategi pemasaran yang lebih efektif. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya berfokus pada e-commerce, pemasaran influencer, dan FOMO. Peneliti selanjutnya dapat mempertimbangkan untuk menambahkan variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini

    620

    full texts

    733

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas 'Aisyiyah Surakarta Online Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇