2 research outputs found

    Desain Kapal Pengangkut dan Pemilah Sampah untuk Operasional di Hilir Sungai Ciliwung,DKI Jakarta

    No full text
    Dalam UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dapat diketahui bahwa salah satu penyebab terjadinya pencemaran lingkungan adalah sampah. Sungai adalah salah satu lingkungan yang sering mengalami pencemaran. Sungai Ciliwung yang terletak di Bogor hingga DKI Jakarta menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di DKI Jakarta ketika musim hujan. Hal tersebut dikarenakan banyaknya penduduk di sekitar pinggiran sungai yang masih membuang sampah rumah tangga ke dalam aliran sungai. Hal tersebut mengakibatkan penumpukan sampah menyebabkan aliran sungai menjadi tidak lancar. Oleh karena itu didesain kapal pengangkut dan pemilah sampah yang dapat memberikan kemudahan dalam melakukan operasional pengangkutan dan pemilahan sampah di daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung. Penulis mendapatkan data terkait jumlah sampah yang ada di aliran Sungai Ciliwung tahun 2018 hingga 2021 dari Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air DKI Jakarta. Jumlah volume sampah di Sungai Ciliwung tepatnya di Pintu Air Manggarai hingga Pintu Air Karet dari tahun 2018 hingga 2021 berturut-turut adalah sebagai berikut : 21,37 m³, 25,52 m³, 22,16 m³, 28,24 m³. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan desain kapal pengangkut sampah dengan mesin pemilah sampah di dalamnya. Sehingga kondisi akhir sampah yang diangkut telah terpilah antara sampah organik dengan sampah non-organik. Kapal ini menggunakan conveyor untuk proses loading dan unloading sampah. Setelah dilakukan perhitungan, didapatkan payload untuk kapal ini sebesar 9,5 m3. Hasil perhitungan analisis teknis dari kapal pengangkut dan pemilah sampah diperoleh ukuran utama sebesar Loa = 12,4 m; B= 7 m; B1 = 1,8 m; H= 1,8 m; T= 0,8; dan kecepatan sebesar 5 Knot. Setelah ukuran utama diperoleh, dilakukan pembuatan Gambar Rencana Garis, Gambar Rencana Umum, Model 3D, dan perhitungan biaya pembangunan sebesar Rp 1.398.761.820 serta biaya operasional kapal sebesar Rp 252.921.124 per tahun. ================================================================================================ In Law no. 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management, it can be seen that one of the causes of environmental pollution is waste. Rivers are one of the most polluted environments. The Ciliwung River which is located in Bogor to DKI Jakarta is one of the causes of flooding in DKI Jakarta during the rainy season. This is due to the large number of residents around the riverbanks who still throw household waste into the river. This results in the accumulation of garbage causing river flow to be not smooth. Therefore, a ship that transports and sorts waste is designed to provide convenience in carrying out the operation of transporting and sorting waste in the Ciliwung watershed (DAS). The author obtained data regarding the amount of waste in the Ciliwung River from 2018 to 2021 from the DKI Jakarta Water Agency Technical Implementation Unit. The total volume of waste in the Ciliwung River, precisely at the Manggarai Sluice to the Karet Sluice from 2018 to 2021, respectively, is as follows: 21,37 m³, 25,52 m³, 22,16 m³, 28,24 m³. This study aims to produce a design for a garbage transport ship with a garbage sorting machine in it. So that the final condition of the transported waste has been separated between organic waste and non-organic waste. This ship uses a conveyor for the process of loading and unloading garbage. After calculating, the payload for this ship is 9,5 m³. The results of the calculation of the technical analysis of the ship transporting and sorting waste obtained the main size of Loa = 12,4 m; B= 7 m; B1 = 1,8 m; H= 1,8 m; T= 0,8; and a speed of 5 knots. After the main dimensions have been obtained, the Linesplan, General Arrangement, 3D Model with a building cost of Rp. 1.398.761.820, and operational costs of Rp 252.921.124 per year

    Desain Kapal Pengangkut dan Pemilah Sampah untuk Operasional di Hilir Sungai Ciliwung, DKI Jakarta

    No full text
    Pencemaran lingkungan yang terjadi di Sungai Ciliwung yang mengalir dari Bogor hingga DKI Jakarta menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di DKI Jakarta ketika musim hujan. Pencemaran tersebut disebabkan oleh penduduk di sekitar sungai yang masih membuang sampah rumah tangga ke dalam aliran sungai. Permasalahan sampah tersebut menjadi perihal yang perlu diatasi oleh pemerintah dan juga kesadaran dari masyarakat dalam membuang sampah. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah desain kapal kerja pembersih sampah yang sekaligus dapat memisahkan antara sampah organik dan non-organik. Proses desain diawali dengan menghitung volume sampah harian berdasarkan data rekapitulasi volume sampah 2018-2021 dari UPK Badan Air DKI Jakarta. Kapal direncanakan beroperasi dari Pintu Air Manggarai hingga Pintu Air Karet. Ukuran utama ditentukan menggunakan metode geosim procedure. Kapal ini dilengkapi dengan mesin pemilah yang dapat memisahkan antara sampah organik dan non-organik. Kapal ini menggunakan conveyor belt untuk proses loading dan unloading sampah. Hasil perhitungan dan analisa yang telah dilakukan menunjukkan kapal pembersih sampah berlambung katamaran dengan ukuran utama Loa= 12,4 m; Lpp= 10,7; B = 7 m, H = 1,8 m; T = 0,8 m. Mesin penggerak utama kapal ini memiliki daya sebesar 2×6,6 kW dengan kecepatan dinas 5 knot. Kapal yang didesain telah memenuhi kriteria freeboard minimal sesuai NCVS, memenuhi kriteria trim sesuai SOLAS Chapter II-1 Part B-1 dan memenuhi kriteria stabilitas utuh untuk kapal kecil (L<24 m) dari Germanischer Lloyd. Biaya pembangunan kapal sebesar Rp 1.398.761.820 dengan biaya operasional sebesar Rp 252.921.124
    corecore