1,720,991 research outputs found
Turnitin Analis Struktur dan Nilai Konservasi Beberapa Puisi pada Antologi Puisi "Bersiap Menjadi Dongeng"
Turnitin Hubungan Antara Adiksi Game Terhadap Keaktifan Pembelajaran Anak Usia 9-11 Tahun
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ETNOLINGUISTIK BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM NUSANTARA UNTUK MAHASISWA PGSD
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menerapkan model pembelajaran etnolinguistik berbasis nilai-nilai islam nusantara untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Tahapan dalam penelitian ini mengambil tujuh langkah dari sepuluh langkah R & D yang ditawarkan oleh Gall dan Borg. Data yang ingin dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data yang yang menunjukkan bahan ajar dan desain pembelajaran etnolinguistik berbasis nilai-nilai Islam Nusantara untuk mahasiswa PGSD. Subjek uji coba produk adalah dosen dan mahasiswa PGSD Universitas Muria Kudus. Hasil penelitian ini model pembelajaran etnolinguistik berbasis nilai Islam Nusantara dan bahan ajar. Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil simpulan bahwa model pembelajaran etnolinguistik berbasis nilai-nilai islam nusantara dan bahan ajar etnolinguistik berbasis nilai-nilai islam nusantara sudah layak dan memenuhi syarat untuk digunakan sebagai model pembelajaran dan bahan ajar
Peer Review Hubungan Antara Adiksi Game Terhadap Keaktifan Pembelajaran Anak Usia 9-11 Tahun
Pengaruh Adiksi Game Terhadap Pembelajaran Anak Usia 9-11 Tahun (Studi Kasus Pada Pusat Pengembangan Anak Anugerah Gkmi Kudus)
Usia anak diantara 9 sampai 11 tahun merupakan usia rentan dimana anak mulai tertarik pada hal-hal yang bersifat visual. Perkembangan game saat ini hadir dengan tampilan visual yang menarik. Game yang dikembangkan bersifat mobile seiring dengan perkembangan teknologi smartphone. Meningkatnya penggunaan game pada anak berusia 9 sampai 11 tahun menimbulkan kecanduan pada game. Kecanduan tersebut berdampak pada penurunan waktu belajar. Dengan menurunnya waktu belajar, pola pembelajaran anak menjadi terganggu. Hal tersebut mungkin saja akan berpengaruh pada nilai anak di sekolah. Usia 9 sampai 11 tahun merupakan usia rentan dalam proses adaptasi belajar. Belum banyak yang peduli akan hal ini. Bertolak belakang dengan hal tersebut, game seharusnya dapat dijadikan media pembelajaran. Saat ini, memang sudah banyak game edukasi, namun, game edukasi yang sesuai minat anak usia 9-11 tahun masih sangat minim. Oleh sebab itu, penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif untuk menganalisa data perilaku anak terhadap game. Penelitian ini menghasilkan data tentang game apa saja yang sering dimainkan oleh anak usia 9 sampai 11 tahun, ketertarikan anak terhadap tipe game seperti apa, serta hubungan dengan keaktifan pada pembelajaran anak. Sehingga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan developer game dalam mengembangkan game edukatif yang digemari anak usia 9 sampai 11 tahun
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
ANALISIS KENDALA PEMBELAJARAN DARING DI PRODI PBSI UNVIERSITAS MURIA KUDUS
Masa pandemi dan pascapandemi prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muria Kudus masih melaksanakan pembelajaran daring. Pelaksanaan pembelajaran daring masih terdapat masalah dan kendala yang dihadapi oleh mahasiswa. Tujuan penelitian ini pertama adalah untuk menganalisis kendala dan hambatan pembelajaran daring di Prodi PBSI Universitas Muria Kudus. Kedua untuk mengetahui solusi dalam mengatasi kendala dan hambatan pembelajaran daring di prodi PBSI Universitas Muria Kudus. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Data berupa hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sulitnya mahasiswa dalam memahami materi, kedisiplinan mahasiswa berkurang, sinyal dalam pembelajaran daring terganggu, dosen kurang maksimal dalam memberikan penjelasan materi, tugas yang dikerjalan kurang maksimal. Solusinya mahasiswa perlu diberi penjelasan materi yang lebih terstruktur, mahasiswa perlu diberi ketegasan agar disiplin kuliah dan disiplin mengirimkan tugas maksimal, sinyal yang kurang baik perlu diselingi pembealajaran tatap muka, dosen perlu memaksimalkan dalam melaksanakan pembelajaran secara daring, tugas perlu diberi umpan balik agar mahasiswa lebih serius dan mengerjakan dan merevisi tugas.Masa pandemi dan pascapandemi prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muria Kudus masih melaksanakan pembelajaran daring. Pelaksanaan pembelajaran daring masih terdapat masalah dan kendala yang dihadapi oleh mahasiswa. Tujuan penelitian ini pertama adalah untuk menganalisis kendala dan hambatan pembelajaran daring di Prodi PBSI Universitas Muria Kudus. Kedua untuk mengetahui solusi dalam mengatasi kendala dan hambatan pembelajaran daring di prodi PBSI Universitas Muria Kudus. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Data berupa hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sulitnya mahasiswa dalam memahami materi, kedisiplinan mahasiswa berkurang, sinyal dalam pembelajaran daring terganggu, dosen kurang maksimal dalam memberikan penjelasan materi, tugas yang dikerjalan kurang maksimal. Solusinya mahasiswa perlu diberi penjelasan materi yang lebih terstruktur, mahasiswa perlu diberi ketegasan agar disiplin kuliah dan disiplin mengirimkan tugas maksimal, sinyal yang kurang baik perlu diselingi pembealajaran tatap muka, dosen perlu memaksimalkan dalam melaksanakan pembelajaran secara daring, tugas perlu diberi umpan balik agar mahasiswa lebih serius dan mengerjakan dan merevisi tugas
PENERAPAN BLENDED LEARNING DENGAN MOODLE DAN MEDIA WEBSITE DALAM PEMBELAJARAN JURNALISTIK DARING
Pembelajaran menulis berita dalam mata kuliah jurnalistik daring di Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muria Kudus menjadi hal yang sulit bagi mahasiswa. Mahasiswa juga kesulitan dalam mengunggah tulisan di portal berita online. Untuk mengatasi masalah tersebut dalam pembelajaran jurnalistik daring menerapkan pembelajaran blended learning, yaitu menggabungkan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring dengan e learning Sunan yang memakai aplikasi moodle dan media website portal berita online kudusnet.com. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah jurnalistik daring, semester V sebanyak 19 mahasiswa. Data diperoleh dengan teknik tes, kajian dokumen, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis berita mahasiswa dengan persentase ketuntasan mahasiswa mencapai 52,6 % pada siklus I, pada siklus II meningkat menjadi 89,5 %. Kemampuan mahasiswa dalam mengungah tulisan di website juga meningkat.
Kata kunci: blended learning, jurnalistik, menulis berita, moodle
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMENTASAN DRAMA “PELAYARAN MENUJU IBU” KARYA RAMLI PRAPANCA SEBAGAI BAHAN AJAR PENGKAJIAN DRAMA MAHASISWA PBSI
Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan bentuk pendidikan karakter dalam pementasan drama “Pelayaran Menuju Ibu” karya Ramli Prapanca sebagai bahan ajar Pengkajian Drama mahasiswa PBSI semester III Universitas Muria Kudus, (2) mendeskripsikan keterkaitan pendidikan karakter sebagai alat kontrol sosial dalam masyarakat melalui pementasan drama “Pelayaran Menuju Ibu” karya Ramli Prapanca pada mahasiswa PBSI semester III Universitas Muria Kudus. Jenis dalam penelitian ini termasuk deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data pada penelitian ini, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jadi teknik observasi dilakukan untuk memperoleh data awal sampai akhir dalam penelitian, teknik wawancara digunakan untuk menelusuri informasi sedalam- dalamnya sehingga apa yang diharapkan bisa ditemukan.. Selanjutnya, teknik yang terakhir adalah dokumentasi yang merupakan alat untuk mengumpulkan data-data berupa catatan-catatan peristiwa baik yang berupa tulisan, gambar, data visualisasi dan sebagainya. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dari awal sampai akhir penelitian dengan menggunakan kerangka invention of tradition dan analisis wacana Foucault. dari ke delapan belas pendidikan karakter yang ada, hanya tujuh belas yang ada dalam bentuk implementasi dalam pementasan pelayaran menuju ibu karya Ramli Prapanca antara lain religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat dan komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial dan tanggung jawab. Kata Kunci: pendidikan karakter; drama; alat kontrol sosia
- …
