29 research outputs found
Correction to: Case report and management approach in idiopathic pulmonary arteries aneurysm
The original article [1] contained an error whereby the author, Ahmad Darwazah’s name was spelt incorrectly
Author Correction: Structural, elastic, electronic, optical and anisotropy properties of newly quaternary Tl2HgGeSe4 via DFPT predictions associated to XPES and RS experiments
Correction to: Scientific Reportshttps://doi.org/10.1038/s41598-024-67231-2, published online 15 July 2024 The original version of this Article contained an error in the spelling of the author Ahmad Alghamdi which was incorrectly given as Ahmed Alghamdi. The original Article has been corrected.</p
The Influence of Self Esteem and Self Efficacy on Academic Burnout in Students of Ma'arif Nu Ngaban Vocational School: Pengaruh Self Esteem Dan Self Efficacy Terhadap Academic Burnout Pada Siswa Smk Ma’arif Nu Ngaban
Education plays a crucial role in shaping individual development, but students are often faced with academic pressure that can trigger academic burnout. Self-esteem and self-efficacy are believed to be two factors that contribute to this condition. This study aims to determine the effect of self-esteem and self-efficacy on academic burnout in students. The approach used is quantitative with a correlational method. The population in this study were 283 vocational high school students, with a sample size of 155 students selected using stratified random sampling techniques. The research instrument was a psychological scale that measures self-esteem (X1), self-efficacy (X2), and academic burnout (Y). Data were analyzed using multiple regression techniques using SPSS software. The results showed that both self-esteem and self-efficacy had a positive and significant effect on academic burnout (p <0.001). This finding shows the importance of strengthening self-esteem and self-efficacy in students to help them deal with academic pressure
Studi Alternatif Perencanaan Jaringan Distribusi Pipa Air Bersih Distrik Puter Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan
Pengembangan Penyediaan Air Minum PDAM Tirta Darma Kabupaten Lamongan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan air bersih untuk masyarakat di Kabupaten Lamongan. Pemerintah daerah melalui PDAM Tirta Darma Lamongan berusaha melakukan pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan jaringan distribusi air bersih secara berkala untuk mencukupi kebutuhan air bersih di daerah Lamongan dan semakin banyak pula masyarakat yang ingin merasakan kemudahan dalam memperoleh air bersih melalui pipa jaringan yang telah di integrasikan guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Desa Puter, merupakan desa yang secara administrasi terletak di kecamatan Kembangbahu yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Lamongan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pertumbuhan penduduk Desa Puter sampai dengan tahun 2031, Mengetahui jumlah kebutuhan air bersih untuk penduduk Desa Puter sampai tahun 2031, mengetahui dimensi pipa yang akan digunakan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengumpulkan data primer dan sekunder yang kemudian diolah untuk mendapatkan hasil yg dierncanakan dan dibantu menggunakan Software Epanet 2.0 untuk menganalisa jaringan pipa.
Hasil dari penelitian ini adalah proyeksi penduduk Desa Puter Kabupaten Lamongan pada tahun 2031 adalah 5489 Jiwa, kebutuhan air bersih pada tahun 2031 mencapai 87110,430 liter/hari. Dimensi pipa yang digunakan untuk distribusi air bersih Desa Puter menggunakan Pipa PVC diameter 140 (5”) dan diameter 114 (4”). Hasil dari simulasi menggunakan Software Epanet 2.0 di dapatkan kecepatan dan tekanan aliran air dalam keadaan stabil. kelebihan air pada sumber digunakan untuk perencanaan jangka panjang untuk memenuhi beberapa daerah yg belum mendapatkan distribusi air bersih. Untuk Penelitian selanjutnya bisa menggunakan Software lain, seperti Watercad dan Pipe Flow Water.
Kata Kunci: Air Bersih, Distrik Puter, Jaringan Pipa, Software Epanet 2.
Prototipe alat monitoring dan penyiram tanaman otomatis berbasis IoT
INDONESIA:
Pada bidang pertanian terdapat sebuah kendala bagi para petani maupun penggemar tanaman, yaitu penyiraman air pada tanaman yang masih menggunakan cara manual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem penyiraman tanaman otomatis yang dapat dimonitoring dan dikontrol dari jarak jauh melalui Smarthone Android. Capasitive Soil Moisture Sensor digunakan untuk mendeteksi kondisi kelembaban tanah. Apabila kelembaban tanah dibawah batas minimal maka akan muncul pemberitahuan pada tampilan aplikasi smartphone dan LCD I2C. Proses Penyiraman akan aktif jika kondisi tanah terbaca kering dan NodeMcu ESP8266 menerima perintah dari pengguna melalui Smartphone Android. Platform IoT sebagai proses pengiriman data serta pembacaan data pada sistem ini menggunakan aplikasi Blynk. Evaluasi penelitian menggunakan metode perbandingan data sebenarnya dengan data yang didapat pada sensor. Pengujian dilakukan dengan membandingkan keakuratan sensor yang digunakan dengan alat yang sudah beredar dipasaran. Penelitian ini menghasilkan karakteristik yang menunjukkan Capasitive Soil Moisture Sensor memiliki ketelitian sebesar 98,34% dan standar deviasi sebesar ± 0.78 untuk DHT11 pengukuran suhu udara memiliki ketelitian sebesar 96,64% dan standar deviasi sebesar ± 0.397 dan ketelitian sebesar 96,24% dan standar deviasi sebesar ± 1.089 untuk pembacaan kelembaban udara. Hasil prosentase tersebut menunjukkan sistem memiliki presisi yang baik dengan variasi data yang rendah.
ENGLISH:
In agriculture, there is an obstacle for farmers and plant enthusiasts, namely watering plants that are still using the manual method. This study aims to design and build an automatic plant watering system that can be monitored and controlled remotely via an Android smartphone. Capacitive Soil Moisture Sensor is used to detect soil moisture conditions. If the soil moisture is below the minimum limit, a notification will appear on the smartphone application display and the I2C LCD. The watering process will be active if the soil conditions read dry and the NodeMcu ESP8266 receives orders from the user via the Android Smartphone. The IoT platform as the process of sending data and reading data on this system uses the Blynk application. The research evaluation uses the method of comparing the actual data with the data obtained from the sensor. Testing is done by comparing the accuracy of the sensors used with tools that are already on the market. This research produces characteristics that show the Capacitive Soil Moisture Sensor has an accuracy of 98.34% and a standard deviation of ± 0.78 for DHT11 air temperature measurement has an accuracy of 96.64% and a standard deviation of ± 0.397 and an accuracy of 96.24% and a standard deviation of ± 1.089 for air humidity readings. The percentage result shows the system has good precision with low data variation.
ARABIC:
في الزراعة ، هناك عقبة أمام المزارعين وهواة النباتات ، وهي سقي النباتات التي لا تزال تستخدم الطريقة اليدوية. تهدف هذه الدراسة إلى تصميم وبناء نظام آلي لسقي النباتات يمكن مراقبته والتحكم فيه عن بُعد عبر هاتف ذكي يعمل بنظام ذكري المظهر. يستخدم مستشعر رطوبة التربة السعوي للكشف عن ظروف رطوبة التربة. إذا كانت رطوبة التربة أقل من الحد الأدنى ، فسيظهر إشعار على شاشة تطبيق الهاتف الذكي وشاشة I2C LCD. ستكون عملية الري نشطة إذا كانت ظروف التربة جافة وتلقى NodeMcu ESP8266 أوامر من المستخدم عبر هاتف ذكري المظهر الذكي. تستخدم منصة إنترنت الأشياء كعملية إرسال البيانات وقراءة البيانات على هذا النظام تطبيق بلينك. يستخدم تقييم البحث طريقة مقارنة البيانات الفعلية مع البيانات التي تم الحصول عليها من المستشعر. يتم الاختبار من خلال مقارنة دقة أجهزة الاستشعار المستخدمة مع الأدوات الموجودة بالفعل في السوق. ينتج عن هذا البحث خصائص تبين أن مستشعر رطوبة التربة بالسعة لديه دقة 98.34٪ وانحراف معياري 0.78 ±لقياس درجة حرارة الهواء دهت١١ بدقة 96.64٪ وانحراف معياري 0.397 ±ودقة 96.24٪ وانحراف معياري من 1.089 ±لقراءات رطوبة الهواء. تظهر نتيجة النسبة المئوية أن النظام يتمتع بدقة جيدة مع اختلاف بيانات منخفض
PEMBARUAN PESANTREN DALAM NOVEL NEGERI LIMA MENARA KARYA AHMAD FUADI KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA
Analyzing this problem is the modernity of Islamic boarding school as
reflected in Novel Negeri Lima Menara (NLM) by Ahmad Fuadi. The aim of this
analysis is to reveal and describe the modernity Islamic school of the novel NLM. The
analysis uses sociological literary theory as scalpel.
his analysis shows: 1) the process of creating T NLM novel�s cannot be
separated from the social context of the author, Ahmad Fuadi expresses his
experience when he has been studying in islamic boarding schoo
ANALISIS YURIDIS PENGGANTIAN PEKERJA DENGAN ALASAN MOGOK KERJA YANG TIDAK SAH (STUDI KASUS DI PT SMELTING GRESIK)
Abstrak Mogok kerja yang dilakukan oleh pekerja/buruh yang tergabung dalam serikat pekerja/serikat buruh PUK SPL FSPMI PT Smelting merupakan akibat dari gagalnya perundingan PKB-8 yang dilaksanakan oleh pihak perusahaan PT Smelting dengan pihak serikat pekerja/serikat buruh PUK SPL FSPMI PT Smelting dan SKS. Batas waktu yang telah disepakati oleh para pihak dalam Tata Tertib Perundingan PKB-8 telah terlewati, sehingga berakibat pada perbedaan penafsiran antara para pihak. Pihak serikat pekerja menilai terlewatinya batas waktu merupakan sebuah deadlock dan berakibat pada melakukan Mogok Kerja, sementara pihak perusahaan itu belum deadlock karena pihak perusahaan masih mau berunding berakibat pada PHK sepihak dan pengggantian pekerja secara sepihak oleh perusahaan. Penelitian ini khusus mengkaji mogok kerja yang dilakukan oleh pihak pekerja/buruh serta meneliti PHK serta penggantian pekerja secara sepihak yang dilakukan oleh pihak perusahaan dan apa upaya hukum yang dapat ditempuh oleh pihak pekerja/buruh yang di-PHK dan digantikan sepihak oleh pihak perusahaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui kesesuaian mogok kerja yang dilakukan oleh pihak pekerja/buruh dan PHK serta penggantian pekerja secara sepihak oleh pihak perusahaan dengan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam UUK. Jenis penelitian adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Jenis bahan hukum terdiri bahan hukum primer, sekunder, dan non hukum. Teknik pengumpulan bahan hukum dengan teknik studi kepustakaan serta wawancara. Teknik analisis metode preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mogok kerja yang dilakukan oleh pihak pekerja/buruh yang tergabung dalam serikat pekerja/serikat buruh PUK SPL FSPMI PT Smelting adalah sah menurut peraturan perundang-undangan. Tindakan PHK serta penggantian pekerja secara sepihak yang dilakukan oleh pihak perusahaan PT Smelting bertentangan dengan ketentuan Pasal 144 UUK. Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh pihak pekerja, baik lingkup litigasi maupun non litigasi sebagaimana dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial. Rekomendasi peneliti adalah penaatan segala peraturan Perundang-undangan yang ada sebelum melakukan tindakan yang akan berakibat kepada para pihak, serta untuk mengupayakan Perundingan Bipartit terlebih dahulu bilamana terjadi perselisihan. Kata Kunci: PT Smelting, mogok kerja, PHK, penggantian pekerja sepihak. Abstract The strike action carried out by workers / labor unions incorporated in the labor union / labor union PUK SPL FSPMI PT Smelting is the result of the collapse of the PKB-8 negotiations conducted by PT Smelting company with the union / labor union PUK SPL FSPMI PT Smelting and SKS. Deadlines approved by the parties to the PKB-8 Bargaining Rule have been passed, resulting in different interpretations between the parties. Unions argue that endorsement approval is deadlock and leads to work strikes, while the company has not reached a dead end because the company is still willing to negotiate resulting in unilateral dismissal and unilateral reimbursement of workers by the company. . This study specifically examines strikes by workers / workers and checks for unemployment and unilateral worker reimbursement by companies and what remedies can be taken by workers who are dismissed and reimbursed unilaterally by the company. The purpose of this research is to know the suitability of strike done by worker / labor and dismissal and unilateral worker replacement by company side with provisions as regulated in UUK. The type of research is normative law research using approach of legislation and case approach. Types of legal materials comprise primary, secondary, and non-legal legal materials. Techniques of collecting legal materials with literature study techniques and interviews. Prescriptive method analysis technique. The result of the research shows strike conducted by the workers / laborers who are united in the union / labor union PUK SPL FSPMI PT Smelting is valid according to the laws and regulations. Acts of unemployment and unilateral reimbursement by the company of PT Smelting are wrong for violating the provision of Article 144 of UUK. Legal efforts that can be done by the workers, both the scope of litigation and non litigation as in the provisions of Law Number 2 Year 2004 on Industrial Relations Dispute Settlement. The researchers recommendation in relation to this case is to comply with all existing legislation prior to committing an act which would result to either party or both parties, and to seek the first bipartite negotiation in the event of a dispute. Keywords: PT Smelting, strike, layoffs, replacement of unilateral workers
ANALISIS YURIDIS PENGGANTIAN PEKERJA DENGAN ALASAN MOGOK KERJA YANG TIDAK SAH (STUDI KASUS DI PT SMELTING GRESIK)
Abstrak Mogok kerja yang dilakukan oleh pekerja/buruh yang tergabung dalam serikat pekerja/serikat buruh PUK SPL FSPMI PT Smelting merupakan akibat dari gagalnya perundingan PKB-8 yang dilaksanakan oleh pihak perusahaan PT Smelting dengan pihak serikat pekerja/serikat buruh PUK SPL FSPMI PT Smelting dan SKS. Batas waktu yang telah disepakati oleh para pihak dalam Tata Tertib Perundingan PKB-8 telah terlewati, sehingga berakibat pada perbedaan penafsiran antara para pihak. Pihak serikat pekerja menilai terlewatinya batas waktu merupakan sebuah deadlock dan berakibat pada melakukan Mogok Kerja, sementara pihak perusahaan itu belum deadlock karena pihak perusahaan masih mau berunding berakibat pada PHK sepihak dan pengggantian pekerja secara sepihak oleh perusahaan. Penelitian ini khusus mengkaji mogok kerja yang dilakukan oleh pihak pekerja/buruh serta meneliti PHK serta penggantian pekerja secara sepihak yang dilakukan oleh pihak perusahaan dan apa upaya hukum yang dapat ditempuh oleh pihak pekerja/buruh yang di-PHK dan digantikan sepihak oleh pihak perusahaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui kesesuaian mogok kerja yang dilakukan oleh pihak pekerja/buruh dan PHK serta penggantian pekerja secara sepihak oleh pihak perusahaan dengan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam UUK. Jenis penelitian adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Jenis bahan hukum terdiri bahan hukum primer, sekunder, dan non hukum. Teknik pengumpulan bahan hukum dengan teknik studi kepustakaan serta wawancara. Teknik analisis metode preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mogok kerja yang dilakukan oleh pihak pekerja/buruh yang tergabung dalam serikat pekerja/serikat buruh PUK SPL FSPMI PT Smelting adalah sah menurut peraturan perundang-undangan. Tindakan PHK serta penggantian pekerja secara sepihak yang dilakukan oleh pihak perusahaan PT Smelting bertentangan dengan ketentuan Pasal 144 UUK. Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh pihak pekerja, baik lingkup litigasi maupun non litigasi sebagaimana dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial. Rekomendasi peneliti adalah penaatan segala peraturan Perundang-undangan yang ada sebelum melakukan tindakan yang akan berakibat kepada para pihak, serta untuk mengupayakan Perundingan Bipartit terlebih dahulu bilamana terjadi perselisihan. Kata Kunci: PT Smelting, mogok kerja, PHK, penggantian pekerja sepihak. Abstract The strike action carried out by workers / labor unions incorporated in the labor union / labor union PUK SPL FSPMI PT Smelting is the result of the collapse of the PKB-8 negotiations conducted by PT Smelting company with the union / labor union PUK SPL FSPMI PT Smelting and SKS. Deadlines approved by the parties to the PKB-8 Bargaining Rule have been passed, resulting in different interpretations between the parties. Unions argue that endorsement approval is deadlock and leads to work strikes, while the company has not reached a dead end because the company is still willing to negotiate resulting in unilateral dismissal and unilateral reimbursement of workers by the company. . This study specifically examines strikes by workers / workers and checks for unemployment and unilateral worker reimbursement by companies and what remedies can be taken by workers who are dismissed and reimbursed unilaterally by the company. The purpose of this research is to know the suitability of strike done by worker / labor and dismissal and unilateral worker replacement by company side with provisions as regulated in UUK. The type of research is normative law research using approach of legislation and case approach. Types of legal materials comprise primary, secondary, and non-legal legal materials. Techniques of collecting legal materials with literature study techniques and interviews. Prescriptive method analysis technique. The result of the research shows strike conducted by the workers / laborers who are united in the union / labor union PUK SPL FSPMI PT Smelting is valid according to the laws and regulations. Acts of unemployment and unilateral reimbursement by the company of PT Smelting are wrong for violating the provision of Article 144 of UUK. Legal efforts that can be done by the workers, both the scope of litigation and non litigation as in the provisions of Law Number 2 Year 2004 on Industrial Relations Dispute Settlement. The researchers recommendation in relation to this case is to comply with all existing legislation prior to committing an act which would result to either party or both parties, and to seek the first bipartite negotiation in the event of a dispute. Keywords: PT Smelting, strike, layoffs, replacement of unilateral workers
Perlindungan Peserta Magang terhadap Uang Saku: Analisis Implementasi Peraturan Ketenagakerjaan dan Teori Keadilan John Rawls
This research focuses on the issue of providing allowances to internship students, analyzed through the framework of labor law regulations and John Rawls theory of justice. Undergraduate student internships are crucial for national growth because they can foster creativity and human resource potential. To improve competence and competitiveness, internship programs serve as a strategic link between institutions, students, and education. However, internship practices in Indonesia were often abused through unpaid internships or by providing very low allowances, which led to unfair treatment of interns. The Indonesian legal framework regulates internships through Law Number 13 of 2003 and examines Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System (Sisdiknas), which serves as the main reference in Permendikbudristek Number 63 of 2024 concerning the Implementation of Student Internships. This study uses a normative juridical approach with a qualitative analysis of relevant regulations, in which Rawl’s theory of justice serves as a normative evaluative tool in assessing the implementation of the regulations. The results show that although the legal framework is relatively clear, its implementation does not fully reflect Rawls's principles of equal opportunity and the difference principle. Unpaid internships exacerbate inequality and place a disproportionate burden on economically vulnerable groups.
Penelitian ini memfokuskan pembahasan pada pemberian uang saku kepada mahasiswa berdasarkan aturan ketenagakerjaan dan teori keadilan John Rawls. Mahasiswa magang sangat penting bagi pertumbuhan negara untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing, program magang memiliki fungsi sebagai penghubung strategis antara institusi, mahasiswa, dan pendidikan. Namun, praktik magang di Indonesia sering disalahgunakan dengan tidak dibayarnya atau dengan memberikan uang saku yang sangat rendah yang menyebabkan perlakuan tidak adil terhadap peserta magang. Kerangka hukum Indonesia telah mengatur magang melalui UU Nomor 13 Tahun 2003 serta mengkaji Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang menjadi rujukan utama dalam Permendikbudristek Nomor 63 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Magang Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis kualitatif di mana teori Rawls berfungsi sebagai alat evaluasi normatif dalam implementasi regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum relatif jelas, implementasinya belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip Rawls tentang kesempatan yang sama dan prinsip perbedaan. Magang yang tidak dibayar memperburuk ketimpangan dan memberikan beban yang tidak proporsional pada kelompok rentan secara ekonom
Guests at a luncheon for the Australian National Playwrights Conference for Malaysian author Kemala at the Australian National University, Canberra given by Professor A.D. Hope (from left): Mrs Dorothy Green, Kemala; Professor Hope; Rosemary Dobson and David Campbell [picture] /
Condition: Good.; Inscriptions: "Joint writing venture brings Malaysian author to Australia. Malaysian author Ahmad Kamal Abdulla arrived in Canberra..... as part of a three-week visit to Australia to obtain Australian Government assistance for joint works between Australian and Malaysian writers. ... Kemala, who is secretary of Gapena, the Malaysian National Writers Federation, also visited Sydney, Melbourne, Adelaide and Perth."--Printed on label on reverse.; Inscription: "P73/281, 12/3/73/9"--Printed label on reverse.; News and Information Bureau biographical note attached.; Title devised by cataloguer from inscription on reverse.; Also available in an electronic version via the Internet at: http://nla.gov.au/nla.pic-vn3664293
