78 research outputs found

    METODE PENGOLAHAN HIDANGAN PANCAKE DI DEMANDAILING CAFÉ SURABAYA

    No full text
    The purpose of this writing is to find out how the processing of pancake desserts at Demandailing cafe Surabaya. The author observes the processing of pancakes at the Demandailing Cafe. The author can conclude that the processing of pancake desserts at Demandailing Café Surabaya is as follows: Processing of pancakes is done according to existing standard recipes. Thus, pancakes have the same shape and taste

    Branding Politik Caleg Perempuan dari Partai Islam: Studi Kasus Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief di Kota Bekasi

    No full text
    Elections of 2019 are simultaneous elections. Elections 2019 require candidates to do a number of things to win the elections. Political branding is the common way of legislature candidates. Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief are candidates for legislative members in Bekasi City from the Prosperous Justice Party (PKS). Interestingly, Lilis Nurlia used a success team while Eka Widyani Latief did not use a successful team in facing the 2019 election. Lilis Nurlia does her political branding through face-to-face media and social media and carries the name of the party on every occasion. This study aims to look at the political branding of Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief in facing the 2019 election in Bekasi City because there are still few studies that discuss political branding, especially in female legislative candidates. This research uses Kapferer political branding theory to analyze the experience of political branding implemented Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief. This research uses qualitative research with a case study approach. The author obtained primary data from the results of semi structure in-depth interviews and secondary data from article documents, journals, document archives, and so on. The results of the study obtained that Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief were legislative candidates with sequence number 1. Lilis Nurlia does political branding with various activities mainly through tabloids. Lilis Nurlia also uses a group approach to approach the community, while Eka Widyani Latief also carries out various activities, especially gatherings and social relations approached to approach society. Lilis Nurlia and Eka Widyani Latief also introduced themselves and shared the activity on social media.Penelitian ini membahas tentang branding politik dari calon anggota legislatif perempuan dari Partai Islam dengan menganalisis Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief. Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief merupakan calon legislatif di Kota Bekasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menariknya, Lilis Nurlia menggunakan tim sukses sementara Eka Widyani Latief tidak menggunakan tim sukses dalam menghadapi pemilu 2019. Lilis Nurlia melakukan branding politiknya melalui media tatap muka dan media sosial serta membawa nama partai pada setiap kesempatannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat branding politik Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief dalam menghadapi pemilu 2019 di Kota Bekasi dikarenakan masih sedikit penelitian yang membahas mengenai branding politik khususnya calon legislatif perempuan. Penelitian ini menggunakan teori branding politik Kapferer untuk menganalisis pengalaman branding politik yang diimplementasikan Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penulis memperoleh data primer dari hasil wawancara mendalam semistruktur dan data sekunder dari dokumen artikel, jurnal, arsip dokumen, dan sebagainya. Hasil penelitian diperoleh bahwa Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief merupakan calon legislatif dengan nomor urut 1. Lilis Nurlia melakukan branding politik dengan berbagai kegiatan terutama melalui tabloid. Lilis Nurlia juga menggunakan pendekatan kelompok untuk mendekati masyarakat, sementara Eka Widyani Latief juga melakukan berbagai kegiatan terutama silaturahmi dan pendekatan hubungan sosial untuk mendekati masyarakat. Lilis Nurlia dan Eka Widyani Latief juga memperkenalkan dirinya dan membagikan kegiatan di media sosial

    PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL NONTEKS PELAJARAN BAHASA INDONESIA BERWAWASAN HUKUM BERANCANGAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF-INTEGRATIF UNTUK KELAS X SMA

    No full text
    PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL NONTEKS PELAJARAN BAHASA INDONESIA BERWAWASAN HUKUM BERANCANGAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF-INTEGRATIF UNTUK KELAS X SMA Lilis Universitas Pendidikan Indonesia ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi mendorong digitalisasi pembelajaran, termasuk pengembangan bahan ajar digital. Selain itu, tantangan yang dihadapi peserta didik, seperti meningkatnya kenakalan remaja, menuntut adanya nilai-nilai hukum yang diintegrasikan dalam pembelajaran sehingga bahasa mempunyai peran dalam meminimalisasi kenakalan remaja yang marak terjadi. Berdasarkan wawancara ditemukan bahwa masih banyak peserta didik yang melakukan pelanggaran aturan sekolah. Oleh sebab itu, penulis mengembangkan buku pendamping digital yang berwawasan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk buku digital nonteks pelajaran bahasa Indonesia berwawasan hukum untuk kelas X SMA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahap: define, design, development, dan diseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi kelayakan produk dari aspek bahan ajar mendapatkan nilai skor dengan rata-rata 4 pada kategori “layak” dari interval 0-5. Aspek materi dengan nilai skor rata-rata 4,6 pada kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Aspek bahasa dengan nilai skor rata-rata 4,4 dengan kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Secara keseluruhan diperoleh rata-rata 4,3 dengan kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Adapun hasil nilai respons peserta didik dengan rata-rata skor 4,0 dengan kategori “layak” dari interval 0-5 dan hasil nilai respons pendidik dengan rata-rata 4,3 dengan kategori “sangat layak” dari interval 0-5. Bahan ajar ini mendapatkan respons positif dari peserta didik dan pendidik. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar digital bahasa Indonesia berwawasan hukum untuk SMA layak digunakan sebagai buku pendamping dalam proses pembelajaran. Kata kunci: bahan ajar digital, komunikatif-integratif, wawasan hukum. DEVELOPMENT OF A NON-TEXT BOOK OF DIGITAL LESSONS IN INDONESIAN WITH A LEGAL PERSPECTIVE WITH A COMMUNICATIVE-INTEGRATIVE APPROACH FOR CLASS X SENIOR HIGH SCHOOL Lilis Universitas Pendidikan Indonesia ABSTRACT The existence of companion books is still inadequate and challenges in the world of education, such as the increase in juvenile delinquency, require legal values to be integrated in learning so that language has a role in minimizing juvenile delinquency that is rampant. Based on interviews, it was found that there are still many students who violate school rules. Therefore, the author developed a companion book with a legal perspective. This research aims to produce Indonesian digital teaching material products with legal insight for class X SMA. The research method used in this study is research and development (R&D) with the 4D development model consisting of four stages: define, design, develop, and disseminate. The results showed that the validation of product feasibility from the aspect of teaching materials received an average score of 4 in the “feasible” category from the interval 0-5. The material aspect with an average score of 4.6 in the “very feasible” category from the 0-5 interval. The language aspect with an average score of 4.4 in the “very feasible” category from the 0-5 interval. Overall, an average of 4.3 was obtained in the “very feasible” category from the 0-5 interval. The results of the learner response value with an average score of 4.0 with the category “feasible” from the interval 0-5 and the results of the educator response value with an average of 4.3 with the category “very feasible” from the interval 0-5. This teaching material received a positive response from learners and educators. This shows that Indonesian digital teaching materials with a legal perspective for high school are suitable for use as companion books in the learning process. Keyword: digital teaching materials, communicative-integrative, legal insight

    AKIBAT HUKUM PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA SECARA SEPIHAK DENGAN ALASAN RESTRUKTURISASI PERUSAHAAN (Studi Putusan Nomor 124 PK/Pdt.Sus-PHI/2015)

    No full text
    This research aims to analyze the legal consequences of unilateral termination of employment (PHK) by a company on the grounds of corporate restructuring, based on the case study of Supreme Court Decision Number 124 PK/Pdt.Sus-PHI/2015. In the context of industrial relations, unilateral termination often leads to disputes between employers and employees, especially when it lacks valid reasons and proper legal procedures. This study employs a normative juridical approach with qualitative analysis of court decisions and relevant legislation. The findings reveal that restructuring cannot be used as the sole basis for unilateral termination without agreement or a decision from an industrial dispute resolution body. The Supreme Court's ruling in this case affirms that the company's unilateral action violated the legal protection principles for workers and contravened Law Number 13 of 2003 concerning Manpower. Therefore, the company was required to provide compensation and fulfill the rights of workers who were unlawfully dismissed

    IMPLEMENTASI METODE TANYA JAWAB, LATIHAN, DAN KERJA KELOMPOK PADA MATA PELAJARAN AL QUR’AN HADITS DI MI GUPPI BAITUL IZZAH PANDEAN TRENGGALEK

    No full text
    Skripsi dengan judul “Implementasi Metode Tanya Jawab, Latihan dan Kerja Kelompok Pada Mata Pelajaran Al Qur’an Hadits di MI Guppi Baitul Izzah Pandean Trenggalek” ini ditulis oleh Lilis Kristiani, NIM. 12205183338, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, dibimbing oleh Dr. Nita Agustina Nurlaila Eka Erfiana, M.Pd.I. Kata Kunci : Implementasi, Metode Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena dalam suatu kegiatan pembelajaran, faktanya bagi siswa pelajaran Al Qur’an Hadits merupakan mata pelajaran yang sulit dipelajari karena sebagian siswa masih ada yang belum lancar membaca Al Qur’an dan tentu akan kesulitan dalam mengartikan, menghafal dan memahaminya. Sehingga ketika pelajaran Al Qur’an hadits berlangsung mereka kurang tertarik mengikutinya. Dengan begitu guru dituntut untuk pandai menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sehingga siswa bisa termotivasi untuk mengikuti pembelajaran. Dalam hal ini penggunaan metode pembelajaran memiliki peran yang penting sebagai cara guru dalam menyampaikan materi serta dalam pencapaian pemahaman siswa. Dengan adanya fenomena tersebut, peneliti ingin mengetahui lebih dalam tentang implementasi metode yang dilakukan guru Al Qur’an Hadits, agar siswa lebih giat dalam belajar sehingga dapat memperoleh hasil belajar yang baik sesuai harapan. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah (1) Bagaimana implementasi metode tanya jawab pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits di MI Guppi Baitul Izzah Pandean Trenggalek? (2) Bagaimana implementasi metode latihan pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits di MI Guppi Baitul Izzah Pandean Trenggalek? (3) Bagaimana implementasi metode kerja kelompok pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits di MI Guppi Baitul Izzah Pandean Trenggalek?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi metode tanya jawab, metode latihan dan metode kerja kelompok dalam pembelajaran. Penelitian ini penulis mengunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Dalam melakukan pengumpulan data, peneliti menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan data menggunakan ketekunan pengamat dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Implementasi metode tanya jawab, dalam pembelajaran guru memberikan pertanyaan atau sebaliknya siswa bertanya. Tanya jawab diterapkan diawal, inti dan akhir pembelajaran. (2) Implementasi metode latihan, dalam pembelajaran guru memberikan latihan secara berulang-ulang. Latihan soal yang diberikan secara lisan maupun tulisan, secara kelompok maupun individu. (3) Implementasi metode kerja kelompok, pembelajaran dilakukan secara berkelompok dimana siswa saling berdiskusi dan bekerja sama untuk menyelesaikan persoalan yang diberikan

    Marketing communication strategy of national indie movies: a case study of Yogyakarta indie movies

    No full text
    Independent films or more familiarly referred to indie films in general are films produced outside major label or company/production house (PH). Since it is not marketed through a commercial distributor line, indie film practitioners or indie filmmakers must be smart and intuitive in searching for opportunities to promote their work to a wide audience. Although there have been many indie films by Indonesian filmmakers who won numerous awards both nationally, regionally and internationally, but the funding problem often hindered their efforts to market their works, so only a handful of spectators who enjoyed the indie film. This problem was attracted the author to do research on the marketing communication strategy of national indie movies. In this article, the authors use qualitative research methods, precisely descriptive-qualitative research methods. Interview techniques, observation, library study and Focus Group Discussion (FGD) are used to collect all of research data. Data analysis using case study method. The author has conducted interviews and FGDs with two young producers who are also indie practitioners in Indonesia, namely Ifa Isfansyah (Fourcolours Films) and Ismail Basbeth (Hide Project Films). The research results show that indie filmmakers in Indonesia, especially in Yogyakarta, make film festivals (both national and international) as the main marketing medium for their works. In addition to using film festivals as a promotional event, indie filmmakers in Indonesia also use some media/other ways, through social media (Twitter, Facebook, Instagram, Path, and Youtube), websites that market alternative films (Layaria, ID Film Center, Kineria, VidSee, Buttonijo, nonton.com) and through press screening

    HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI GIZI, STATUS INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN KEBIASAAN MEROKOK PADA LANSIA LAKI – LAKI DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Banyu Urip Kota Surabaya)

    No full text
    Di Indonesia, hipertensi merupakan penyebab utama kematian nomor 3 sebagai penyakit tertinggi penyebab kematian di Indonesia. Kenaiakan angka penderita hipertensi mencerminkan peningkatan prevalensi faktor resikonya, seperti obesitas, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, aktivitas fisik rendah, pola makan yang tidak sehat, stress. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan antara tingkat konsumsi dan status gizi dengan kejadian hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalsis hubungan tingkat konsumsi gizi, status Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Banyu Urip Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik melalui metode observasional dengan desain penelitian case control. Sampel penelitian sebesar 50 responden dan diambil secara acak menggunakan simple random sampling dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok hipertensi dan kelompok nonhipertensi. Data dianalisis menggunakan software SPSS for windows dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat konsumsi lemak dengan kejadian hipertensi (p=0,008). Untuk kuat hubungan, diperoleh nilai koefisien korelasi Chi-square sebesar 0,369 yang artinya ada hubungan yang lemah antara tingkat konsumsi lemak dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah asupan lemak yang tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi. Sebaiknya perlu dilakukan pemberian edukasi seputar hipertensi agar lebih mengenal faktor risiko, gejala, dampak, dan diet yang tepat bagi penderita hipertensi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat

    Hubungan Antara Rasa Makanan dan Suhu Makanan dengan Sisa Makanan Lauk Hewani Pada Pasien Anak Di Ruang Rawat Inap RUMKITAL Dr. Ramelan Surabaya

    No full text
    Background: Food waste or plate waste becomes one of the simple indicators which are used in evaluating hospitals’ nutritional care. Leftover food or plate waste may happen due to two factors food presentations and its taste. Objectives: To analyze the relation between food taste and food temperature with plate waste of animal-based food among pediatric patients at Dr. Ramelan Surabaya Naval Hospital. Method: This research was conducted using cross sectional design with 34 child patients in class II and III inpatient rooms, as the respondents. The data collection was done by observing the food leftovers, medical records, and interviewing the respondents. The data regarding plate waste were taken using visual Comstock 6-point scale, and analyzed using chi square test. Results: This research showed that respondents who consider the taste of animal-based food as appropriate with its average waste during breakfast were 71.33%, while respondents who consider it as very appropriate were 37.8% (p=0.04). It also found that there was a significant difference between the average of animal-based food waste and the temperature of animal-based food during the night (p=0.03), in which 53% respondents rated it as appropriate and 38% as very appropriate. Conclusion: Food taste and food temperature were correlated to the plate waste of animal-based food among pediatric patients. ABSTRAK Latar Belakang: Sisa makanan merupakan salah satu indikator yang sederhana yang dapat digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan pelayanan gizi rumah sakit. Faktor penampilan dan rasa makanan dapat mempengaruhi terjadinya sisa makanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara rasa makanan dan suhu makanan dengan sisa makanan lauk hewani pada pasien anak di ruang rawat inap RUMKITAL Dr. Ramelan Surabaya. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan disain cross sectional dengan responden 34 pasien rawat inap anak di kelas II dan III. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan metode observasi sisa makanan, rekam medis dan wawancara kepada responden. Data tentang sisa makanan diperoleh dengan metode visual comstock skala 6 poin. Data diolah dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa responden yang berpendapat bahwa rasa lauk hewani sesuai dengan rata-rata sisa lauk hewani saat pagi sebanyak 71,33%  dan responden yang berpendapat sangat sesuai dengan rata-rata sisa lauk hewani saat pagi sebanyak 37,8% (p=0,04). Hasil selanjutnya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata sisa lauk hewani dengan suhu lauk hewani saat malam hari (p=0,03) dengan responden yang menilai sesuai sebanyak 53% dan yang menilai sangat sesuai sebanyak 38%. Kesimpulan: Rasa makanan dan suhu makanan berhubungan dengan sisa makanan lauk hewani pada pasien anak

    EFEKTIVITAS METODE MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPOSISI PADA SISWA KELAS VIII A MTSN 6 TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2021/2022

    No full text
    ABSTRAK Agustina, Erika. 2021. Efektivitas Metode Mind Mapping dalam Pembelajaran menulis teks Eksposisi pada Siswa Kelas VIII A MTsN 6 Tulungagung, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing: Lilis Anifiah Zulfa, M.Pd. Kata Kunci : Efektivitas, Metode Mind Mapping, Pembelajaran Menulis Teks Eksposisi. Suasana pembelajaran keterampilan menulis yang menarik dan efektif diperlukan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Selama ini pembelajaran menulis cenderung dilaksanakan secara monoton. Keterampilan menulis perlu dikuasai oleh peserta didik sedini mungkin, terutama dalam kurikulum 2013 yang berbasis teks. Salah satu kompetensi dasar yang harus dicapai oleh peserta didik pada satuan jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama kelas VIII yaitu pembelajaran menulis teks eksposisi. Dalam pembelajaran diperlukan motode pembelajaran yang mampu membangkitkan semangat dan motivasi peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran. Sehingga peneliti menggunakan metode Mind Mapping diuji keefektifannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah efektivitas metode mind mapping terhadap pembelajaran menulis teks eksposisi pada siswa kelas VIII-A MTsN 6 Tulungagung tahun ajaran 2020/2021? Tujuannya adalah untuk mengetahui efektifitas metode mind mapping terhadap pembelajaran menulis teks eksposisi pada siswa kelas VIII-A MTsN 6 Tulungagung tahun ajaran 2020/2021 Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian one group pre-test post-test only. Populasi penelitian, yaitu kelas VIII-A MTsN 6 Tulungagung. Sampel penelitian yang digunakan yaitu peserta didik kelas VIII-A dengan jumlah 21 anak untuk dilakukan pre-test, dan post-test. Sampling dalam penelitian ini menggunakan sampling jenuh karena populasi relatif kecil, dan seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Tes yang dilakukan yaitu pre-tes dan pos-tes menulis teks eksposisi. Analisis data menggunakan Statistical Package for the Social Science (SPSS) 22 for windows. Berdasarkan rumusan masalah yang telah diajukan, hasil penelitian, yaitu terdapat keefektivan yang positif dan signifikasi antara penerapan metode Mind Mapping dengan pembelajaran menulis teks eksposisi. Hal ini dibuktikan dengan nilai uji paired sampel t-tes Asymp. Sig<0,05 dengan nilai sebesar 0,039<0,05, maka hipotesis diterima. Nilai 0.05 didapat karena peneliti menggunakan keakuratan 5% =0,05. Efektivitas menulis teks eksposisi pre-tes (tanpa menggunakan metode), dan pos-tes (menggunakan metode Mind Mapping) di kelas VIII-A MTsN 6 Tulungagung. Nilai rata-rata hasil belajar menulis teks eksposisi pre-tes sebesar 71,66, dan pos-tes sebesar 83. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pos-tes (tes menerapkan metode Mind Mapping) lebih efektiv dibandingkan pre-tes (tes dengan pembelajaran konvensional)
    corecore