1,720,965 research outputs found
PENGEMBANGAN PANDUAN KONSELING RINGKAS BERFOKUS SOLUSI UNTUK MENINGKATKAN KEASERTIFAN SISWA SMP NEGERI 21 MALANG
ABSTRAK Afiyatun. 2015. Pengembangan Panduan Konseling Ringkas Berfokus Solusi untuk Meningkatkan Keasertifan Siswa SMP Negeri 21 Malang.Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. M. Ramli, M.A, (II) Dr. Triyono, M.Pd. Kata Kunci: Panduan, Konseling Ringkas Berfokus Solusi, Keasertifan, Siswa SMP Usia SMP atau masa remaja adalah masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Remaja mengalami pertumbuhan dan perkembangan seiring berjalannya waktu, bahkan hubungan sosial remaja sudah semakin luas, dan dibutuhkan keterampilan-keterampilan tertentu untuk bisa menjalin hubungan sosial dengan baik. Salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang remaja agar dapat menjalin hubungan sosial dengan baik adalah memiliki tingkat keasertifan yang tinggi. Untuk itu bimbingan konseling dapat membantu siswa yang memiliki tingkat keasertifan rendah supaya memiliki tingkat keasertifan yang tinggi, karena salah satu fungsi bimbingan konseling adalah fungsi kuratif.Tujuan pengembangan adalah menghasilkan panduan konseling ringkas berfokus solusi (KRBS) untuk meningkatkan keasertifan siswa SMP yang berterima dari aspek ketepatan, kegunaan, keterlaksanaan, dan kemenarikan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini mengadaptasikan model pengembangan Sugiyono (2011) yang terdiri dari tahap pra pengembangan, desain produk, validasi produk, revisi produk, dan uji coba produk. Subjek uji coba adalah ahli bimbingan dan konseling, ahli media, dan calon pengguna produk (konselor).Panduan yang dihasilkan dari pengembangan panduan KRBS ini terdiri dari pendahuluan, pokok-pokok materi, dan prosedur pelaksanaan KRBS.Data yang diperoleh adalah data numerikal dan verbal. Data numerikal diperoleh dari penilaian berupa angka-angka hasil uji ahli dan calon penggguna produk, dan data pre-test, post-test, data tersebut kemudian dianalisis dengan uji wilcoxon. Data verbal diperoleh dari kritik dan saran hasil uji ahli, calon pengguna produk (konselor), dan hasil konseling. Berdasarkan penilaian ahli BK dan calon pengguna produk (konselor), panduan yang dikembangankan oleh peneliti sangat tepat, sangat berguna, dan sangat praktis. Menurut ahli media, pada aspek ketepatan desain panduan secara keseluruhan sangat tepat, pada aspek kemenarikan panduan yang dikembangkan oleh peneliti sangat menarik. Berdasarkan hasil uji produk maka diberikan saran berupa (1) saran pemanfaatan; konselor pelaksana konseling individu sebaiknya menguasai materi tentang keasertifan dan KRBS, dan prosedur pelaksanaan konseling yang terdapat dalam panduan. (3) saran untuk peneliti selanjutnya, dapat dijadikan sebagai bahan rujukan atau tambahan pengetahuan
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Pembelajaran Akidah Akhlak Berbasis Humanistik dengan Pendekatan Active Learning (Studi Kasus di MA Madinatunnajah Kota Cirebon TahunAjaran 2016-2017)
AFIYATUN KHOLIFAH : “Pembelajaran Akidah Akhlak Berbasis
Humanistik dengan Pendekatan Active Learning (Studi Kasus di MA
Madinatunnajah Kota Cirebon TahunAjaran 2016-2017)”
Pembelajaran akidah akhlak berbasis humanistic dengan pendekatan active
learning ini berpusat pada siswa dan mengutamakan perkembangan afektif siswa
sebagai bagian integral dari proses belajar. Guru yakin bahwa kesejahteraan
mental dan emosional siswa harus dipandang sentral dalam pembelajaran, agar
belajar itu memberikan hasil maksimal.
Berdasarkan realitas di atas, permasalahan yang muncul dalam penelitian
ini adalah Bagaimana implementasi pembelajaran akidah akhlak berbasis
humanistic dengan pendekatan active learning di MA Madinatunnajah Kota
Cirebon? Bagaimana factor pendukung dan penghambat pembelajaran akidah
akhlak berbasis humanistic dengan pendekatan active learning di MA
Madinatunnajah Kota Cirebon? Bagaimana upaya impelemntasi pembelajaran
akidah akhlak berbasis humanistic dengan pendekatan active learning di MA
Madinatunnajah Kota Cirebon?
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi
pembelajaran akidah akhlak berbasis humanistic dengan pendekatan active
learning di MA Madinatunnajah Kota Cirebon. Untuk mengetahui factor
pendukung dan penghambat pembelajaran akidah akhlak berbasis humanistic
dengan pendekatan active learning di MA Madinatunnajah Kota Cirebon. Untuk
mengetahui upaya implementasi pembelajaran akidah akhlak berbasis humanistic
dengan pendekatan active learning di MA Madinatunnajah Kota Cirebon.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif.
Metode penelitian ini menggunakan studi kasus eksploratif. Penelitian ini
berusaha mengungkapkan tentang metode pembelajaran akidah akhlak berbasis
humanistik dengan pendekatan active learning melalui sumber data yang relevan,
baik dari buku-buku teks, jurnal, majalah-majalah atau hasil penelitian.
Hasil penelitian menunjukan sebagai berikut: (1) Implementasi
pembelajaran akidah akhlak berbasis humanistik dengan pendekatan active
learning di MA Madinatunnajah kota Cirebon diwujudkan dalam beberapa
komponen yang saling mempengaruhi yaitu tujuan pembelajaran, pemilihan
metode dan media pembelajaran yang sesuai dengan isi/materi pelajaran serta
guru dan siswa. (2) Ada empat factor pendukung dan penghambat terlaksananya
pembelajaran akidah akhlak berbasis humanistik dengan pendekatan active
learning di MA Madinatunnajah kota Cirebon yaitu meliputi profesionalitas guru,
siswa, sarana prasarana, dan lingkungan. (3) Upaya implementasi pembelajaran
akidah akhlak berbasis humanistic dengan pendekatan active learning yaitu guru
selalu memberikan kesempatan dan kebebasan siswa untuk menyampaikan
pendapatnya masing-masing. Guru Mendengar pandangan realitas siswa secara
komprehensif, menghormati individu siswa, dan guru tampil alamiah
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
