1,720,954 research outputs found
Analisis SWOT Pondok Modern An-Najah Cindai Alus Putra
Latar belakang penelitian ini dilandasi dari permasalahan Pondok Modern
An-Najah Cindai Alus Putra yang merupakan lembaga pendidikan pondok modern
di Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut yang telah beroperasi
selama sepuluh tahun lebih belum mengalami kemajuan yang signifikan, dan
pondok ini juga menghadapi kendala berupa penurunan minat orang tua untuk
mendaftarkan anak-anak mereka ke pondok ini, dengan jumlah pendaftar yang
cenderung menurun bahkan stagnan dari tahun ke tahun.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan teknik
pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Kemudian dilakukan dengan analisis data dengan mengemukakan teori yang
berkaitan dengan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis SWOT Pondok Modern An
Najah Cindai Alus Putra berdasarkan analisis Kekuatan dan kelemahan terdiri dari
kurikulum multi-model, lokasi luas, tenang dan asri, prestasi santri yang banyak,
program yang beragam, dan pengembangan karakter 24 jam, untuk kekurangan
terdiri dari kurangnya tenaga pengajar, kurangnya sarana dan prasarana, belum
terkenal dan promosi yang kurang, pondok tahap berkembang, masalah pendanaan,
dan aksesibilitas yang jauh, sedangkan peluang dan ancaman yaitu pemanfaatan
teknologi digital, pemanfaatan media sosial, pemanfaatan SDA, kerjasama dengan
lembaga pendidikan,hubungan alumni, hubungan masyarakat, untuk ancaman
yaitu terhadap persaingan lembaga pendidikan, penurunan santri akibat lingkungan
luar, tingginya minat pondok salafi, penurunan minat sekolah berbasis asrama,
bencana kemarau dan kekeringan, dan akses kota yang jauh. Strategi yang
direkomendasikan dari penelitian ini adalah strategi S-O sebagai strategi yang
cocok digunakan pondok, dengan menggunakan kekuatan kurikulum, juga lokasi
yang luas, tenang dan dikelilingi alam yang asri, prestasi serta program yang
bermacam-macam, kemudian dipadukan dengan peluang yaitu pemanfaatan
teknologi digital dan media sosial untuk mempromosikannya secara maksimal.
Tidak lupa pula memanfaatkan peluang relasi dengan lembaga pendidikan,
masyarakat serta alumni untuk mengatasi kelemahan serta mengantisipasi
ancaman
Analisis SWOT Pondok Modern An-Najah Cindai Alus Putra
Latar belakang penelitian ini dilandasi dari permasalahan Pondok Modern
An-Najah Cindai Alus Putra yang merupakan lembaga pendidikan pondok modern
di Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut yang telah beroperasi
selama sepuluh tahun lebih belum mengalami kemajuan yang signifikan, dan
pondok ini juga menghadapi kendala berupa penurunan minat orang tua untuk
mendaftarkan anak-anak mereka ke pondok ini, dengan jumlah pendaftar yang
cenderung menurun bahkan stagnan dari tahun ke tahun.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan teknik
pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Kemudian dilakukan dengan analisis data dengan mengemukakan teori yang
berkaitan dengan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis SWOT Pondok Modern An
Najah Cindai Alus Putra berdasarkan analisis Kekuatan dan kelemahan terdiri dari
kurikulum multi-model, lokasi luas, tenang dan asri, prestasi santri yang banyak,
program yang beragam, dan pengembangan karakter 24 jam, untuk kekurangan
terdiri dari kurangnya tenaga pengajar, kurangnya sarana dan prasarana, belum
terkenal dan promosi yang kurang, pondok tahap berkembang, masalah pendanaan,
dan aksesibilitas yang jauh, sedangkan peluang dan ancaman yaitu pemanfaatan
teknologi digital, pemanfaatan media sosial, pemanfaatan SDA, kerjasama dengan
lembaga pendidikan,hubungan alumni, hubungan masyarakat, untuk ancaman
yaitu terhadap persaingan lembaga pendidikan, penurunan santri akibat lingkungan
luar, tingginya minat pondok salafi, penurunan minat sekolah berbasis asrama,
bencana kemarau dan kekeringan, dan akses kota yang jauh. Strategi yang
direkomendasikan dari penelitian ini adalah strategi S-O sebagai strategi yang
cocok digunakan pondok, dengan menggunakan kekuatan kurikulum, juga lokasi
yang luas, tenang dan dikelilingi alam yang asri, prestasi serta program yang
bermacam-macam, kemudian dipadukan dengan peluang yaitu pemanfaatan
teknologi digital dan media sosial untuk mempromosikannya secara maksimal.
Tidak lupa pula memanfaatkan peluang relasi dengan lembaga pendidikan,
masyarakat serta alumni untuk mengatasi kelemahan serta mengantisipasi
ancaman
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
