153,353 research outputs found

    Menyikapi berita yang belum jelas kebenarannya: studi analisis teori penafsiran M. Quraish Shihab serta Mahmud Ibn Abdullah Al Alusi dalam menafsirkan Naba’

    No full text
    Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah tentang teori penafsiran yang digunakan M. Quraish Shihab dan Mahmud Ibn Abdullah Al-Alusi dalam menafsirkan naba’ pada surah al-Hujurat ayat 6. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana M. Quraish Shihab dan Mahmud Ibn Abdullah Al-Alusi dalam menafsirkan kata naba’, dari segi letak perbedaan dan persamaan diantara keduanya. Dalam menjawab permasalahan tersebut, maka penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif, kemudian menggunakan metode penelitian library research (penelitian perpustakaan), sumber data primer yang digunakan berasal dari kitab tafsir al-misbah dan tafsir Mahmud Ibn Abdullah Al-Alusi, serta data sekunder yang berasal dari buku-buku semantik dan kaidah tafsir yang relevan dengan penelitian ini. selanjutnya analisis datanya menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian deskritif kualitatif yakni penelitian berupaya untuk mendeskripsikan yang saat ini berlaku. di dalamnya terdapat upaya mendeskripsikan, mencatat, analisis, dan menginterpretasikan. Jadi setelah menerangkan tentang penafsiran, teo ri, dan kaidah yang digunakan oleh M. Quraish Shihab dan Mahmud Ibn Abdullah Al-Alusi selanjutnya menganalisis isinya. Data yang ditemukan bahwa maksud dari Naba’ ( berita pentinng ) adalah berita yang mengandung manfaat besar dalam pemberitaannya, adanya kepastian atau paling tidak dugaan besar tentang kebenarannya, menurut M. Quraish Shihab. Dan Naba’ menurut Mahmud Ibn Abdullah Al-Alusi yaitu tidak jauh beda dengan M. Quraish Shihab. Namun dalam penggunaannya pada ayat 6 surah al-Hujurat terdapat perbedaan, menurut M. Quraish Shihab dalam menyikapi informasi adalah apabilah informasi yang datang kepada kita tidak mengandung kebohongan atau pasti benarnya maka tidak perlu bertabayyun, sementara menurut Mahmud Ibn Abdullah Al-Alusi adalah meskipun informasi yang datang itu pasti benarnya maka hendaklah diteliti lagi sehingga lebih jelas, hal ini Mahmud Ibn Abdullah Al-Alusi dalam memaknai kata naba’ tidak berubah yakni berita yang pasti atau dugaan kuat

    Pendekatan Terjemahan Mahmud Yunus dalam Tafsir Qur’an Karim: Analisis Wacana Kināyah: Mahmud Yunus’ Translation Approach in Tafsir Qur’an Karim: An Analysis of Metonymic Discourse

    No full text
    Tafsir al-Qur’an al-Karim Rasm Uthmani, widely known as Tafsir Mahmud Yunus (TMY), is one of the most prominent Malay translations of Quranic meanings in the Malay world. This translation has received broad acceptance among the Malay community, particularly in Indonesia and Malaysia, due to its use of clear and straightforward language that makes it accessible to readers from diverse backgrounds. This study aimed to analyse the translation approach of Mahmud Yunus by examining selected Quranic verses that contain kināyah or metonymic discourse as the research samples. Metonymy corresponds to kiasan (figurative expression) in Malay and represents one of the key aspects of ʿilm al-bayān (the study of figures of speech). In other words, metonymy is a type of figurative language that conveys meaning indirectly, without referring to the literal sense of the expression. Therefore, Quranic metonymic discourse needs to be translated into other languages using an appropriate translation approach to ensure that the intended message is accurately conveyed to target readers while maintaining semantic equivalence between the source text and the translated text. Based on the analysis of six (6) selected verses, this study emphasised that Mahmud Yunus was inconsistent in his use of translation approaches, which resulted in ambiguity in some instances concerning the overall meaning of the discourse

    Rakyat Pahang Sambut Kepulangan Al-Sultan Abdullah

    No full text
    Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah dan Raja Permaisuri Agong Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah diarak dengan diiringi dua ekor gajah bernama 'Alam' (kiri) dan 'Sanum' (kanan) kira-kira 500 Meter melalui Jalan Teluk Sisek ke Dewan Jubli Perak Sultan Haji Ahmad Shah, Kuantan

    Guru Berkarakter di Era Milenial (Perspektif Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddah)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara konseptual guru yang berkarakter secara Islami di era millenial. Jenis dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library research). Penelitian ini menggunakan data primer adalah buku karya Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad yaitu Adab Suluk al-Murid. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan berparadigma diskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengemukakan bahwa karakter guru perspektif Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad yaitu niat yang tulus, taubatan yang sesunggunya, menjaga dari perbuatan maksiat, beribadah meluangkan waktu kepada Allah, dzikir dan tafakur setiap saat, jauhi sifat malas, kesabaran dalam segala hal, bersedekah, dan berlaku sosial kepada manusia dan jangan dengki kepada makhluk Allah. Artikel ini menyimpulkan bahwa beberapa temuan dalam kajian kitab sebagai pandangan Al-Habib Abdullah adalah dapat diimplementasikan pada era millennial saat ini. Implikasinya bahwa perspektif Al-Habib Abdullah memberikan gambaran bahwa dunia pendidikan saat ini sangat membutuhkan karakter guru yang demikian, sehingga dalam proses pendidikan akan berdampak manfaat bagi anak didik. Penelitian ini juga dapat memberikan khazanah keilmuan bagi dunia pendidikan dan guru khususnya, juga bagi peneliti lain yang akan menggali lebih lanjut mengenai perspektif Al-Habib Abdullah dalam bidang lain

    UMP kini Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah

    No full text
    Kuantan: Seiring seusia 21 tahun kewujudan Universiti Malaysia Pahang (UMP) menelusuri kegemilangan universiti itu kini dijenamakan sebagai Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA)

    UMP now known as Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah

    No full text
    KUANTAN, July 30 — After 21 years of its inception, Universiti Malaysia Pahang (UMP) is now rebranded as Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA), said its vice-chancellor Professor Datuk Dr Yuserrie Zainuddin

    UMP dijenamakan Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah

    No full text
    KUANTAN, 30 Julai (Bernama) — Universiti Malaysia Pahang (UMP) kini dijenamakan sebagai Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA)

    UMP now known as Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah

    No full text
    He said the Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Riayatuddin Al-Mustafa Billah Shah had consented to the use of the UMPSA logo and name according to the Federal Government gazette which came into effect on April 14

    Abdullah Bin Abbas Dan Perannya Dalam Penafsiran Al-Qur’an: Studi Tafsir Abdullah bin Abbas dalam Nuskhah Ali Bin Abi Tholhah

    No full text
    Artikel ini mendiskusikan tentang Abdullah bin Abbas dan peranannya dalam penafsiran al-Qur‟an. Penulis juga membahas ciri-ciri penafsiran Abdullah bin Abbas yang diriwayatkan dalam nuskhah Ali bin Abi Tholhah. Artikel ini menjelaskan riwayat hidup Abdullah bin Abbas, dan konsistensinya dalam menghimpun hadits dan Ilmu-ilmu al-Qur‟an, sehingga ia dijuluki sebagai Turjuman al-Qur‟an. Penulis juga memberikan penjelasan tentang pentingnya nuskhah Ali bin Abi Tholhah, sebagai salah satu teks terbaik yang menghimpun tafsir Abdullah bin Abbas. Secara umum tafsir Abdullah bin Abbas mencakup sebagian ayat dari 106 surat dalam al-Qur‟an, dan ada 8 surat yang tidak ditafsirkan oleh Ibnu Abbas. Hal ini diyakini karena ayat-ayat tersebut sudah bisa dipahami oleh Umat Islam pada masa itu. Tafsir Ibnu Abbas secara umum menggunakan tiga metode utama: tafsir al-Qur‟an dengan al-Qur‟an, tafsir al-Qur‟an dengan as-Sunnah, dan tafsir al-Qur‟an dengan lisan Bangsa Arab. Tafsir Ibnu Abbas juga mencakup berbagai cabang ilmu al-Qur‟an, seperti Makki-Madani, Nasikh-Mansukh, Asbab Nuzul, Hukum-hukum Fiqih, Penjelasan kisah-kisah al-Qur‟an, dan penjelasan perumpamaan-perumpamaa
    corecore