1,061 research outputs found
Bagindo Dahlan Abdullah : Tokoh Nasional yang Terlupakan (1895-1950)
This article attempts to explain and reveal the historical experience of
Baginda Dahlan Abdullah, a man from Pariaman, West Sumatra. The
results discussed in this article are related to the biography and
political struggles of Baginda Dahlan Abdullah between 1895 and
1950. Baginda Dahlan Abdullah was the son of Baginda Abdullah and
Siti kali Tujuh (Uniang). He was born on July 5, 1895 in Kampung
Parsir Pariaman. He is the eldest of 10 siblings. His education began
with a Dutch school in Pariaman, then continued on to HIS in Padang,
Kweek school For de Kock (Bukitinngi), then to the Netherlands. After
attending a Dutch school, he finally attended Leiden University. His
political career began in the Netherlands, he joined the "Indonesian
Association". This is where the first time using the term Indonesia for
the nation. After returning to Indonesia, he led the Sumatran Union
and took part in spearheading the establishment of the PPPKI in order
to unify the vision of the struggle. After independence, he was
entrusted with becoming the Mayor of Jakarta, a member of the KNIP
and finally became ambassador to an Arab country, based in Baghdad
(Iraq). Here also he died (May 12, 1950).
Keywords: Culture, Bagindo Dahlan Abdullah, Tokoh yang terlupakan,
1895-1950
Pemikiran Pendidikan Dr. Abdullah Nashih Ulwan Dalam Mewujudkan Pemikiran Pendidikan K.H. Ahmad Dahlan
Dalam mewujudkan pemikiran salah satu pakar pendidikan di Indonesia yaitu pemikiran KH Ahmad Dahlan., Dibutuhkan cakupan materi pendidikan Islam seperti yang ditulis oleh Dr. Abdullah Nashih Ulwan, dengan tujuh cakupan materi pendidikan Islam yaitu Pendidikan Iman. Pendidikan Moral/Moral, Pendidikan Jasmani, Pendidikan Rasio, Pendidikan Psikiatri/Hati Nurani, Pendidikan Sosial/Komunitas, dan Pendidikan Seksual. Penulis menggunakan metode kualitatif dan studi pustaka (Library Research). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pemikiran pendidikan KH Ahmad Dahlan dengan ruang lingkup Dr. Abdullah Nashih Ulwan dalam memadukan ilmu agama dan ilmu umum. Hasil pembahasan dalam makalah ini diketahui bahwa ruang lingkup materi Dr. Abdullah Nashih Ulwan relevan dalam mewujudkan pemikiran pendidikan KH Ahmad Dahlan yang merupakan upaya strategis menyelamatkan umat Islam menuju pemikiran yang dinamis, cerdas, kritis dan memiliki daya analisis yang tajam dalam memetakan dinamika kehidupan di masa depan.Dalam mewujudkan pemikiran salah satu pakar pendidikan di Indonesia yaitu pemikiran KH Ahmad Dahlan., Dibutuhkan cakupan materi pendidikan Islam seperti yang ditulis oleh Dr. Abdullah Nashih Ulwan, dengan tujuh cakupan materi pendidikan Islam yaitu Pendidikan Iman. Pendidikan Moral/Moral, Pendidikan Jasmani, Pendidikan Rasio, Pendidikan Psikiatri/Hati Nurani, Pendidikan Sosial/Komunitas, dan Pendidikan Seksual. Penulis menggunakan metode kualitatif dan studi pustaka (Library Research). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pemikiran pendidikan KH Ahmad Dahlan dengan ruang lingkup Dr. Abdullah Nashih Ulwan dalam memadukan ilmu agama dan ilmu umum. Hasil pembahasan dalam makalah ini diketahui bahwa ruang lingkup materi Dr. Abdullah Nashih Ulwan relevan dalam mewujudkan pemikiran pendidikan KH Ahmad Dahlan yang merupakan upaya strategis menyelamatkan umat Islam menuju pemikiran yang dinamis, cerdas, kritis dan memiliki daya analisis yang tajam dalam memetakan dinamika kehidupan di masa depan
Bicara Cendekiawan MAAC 2021. Membina Kemampanan Tamadun Islam Melayu Nusantara: Langkah & Pendekatan
Pembicara:
Prof. Dr. Ridhuan Tee Abdullah
Pusat Pengajian Teras
Universiti Sultan Zainal Abidin
Moderator:
PROF. DR. NUARRUAL HILAL BIN MD DAHLAN
Naib Presiden 1 Presiden MAAC, sesi 2020-2022
Profesor, Pusat Pengajian Undang-undang, UU
Bicara Cendekiawan MAAC 2021. Melahir Universiti Awam Tersohor & Ternama Dunia: Perspektif Malaysia
Pembicara:
Prof. Dr. Haim Hilman Abdullah
Timbalan Naib Canselor (Penyelidikan & Inovasi)
menjalankan fungsi sebagai
Naib Canselor UUM
Moderator:
PROF. DR. NUARRUAL HILAL BIN MD DAHLAN
Naib Presiden 1 Presiden MAAC, sesi 2020-2022
Profesor, Pusat Pengajian Undang-undang, UU
Stadium General Scholars Talk at Universitas Ahmad Dahlan UAD discussed issues of circular economy and smart waste management in Malaysia and developed countries
YOGYAKARTA, INDONESIA, 25 September 2024 – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) recently hosted the CHEST X MECHAPRO Engineering Exchange student mobility programme, which involved 20 students from the Faculty of Chemical and Process Engineering Technology (FTKKP) and the Faculty of Engineering Technology Mechanical and Automotive (FTKMA) at Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA)
Stadium General (Scholars Talk) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kupas isu ekonomi kitaran dan pengurusan sisa pintar Malaysia dan negara-negara maju
Yogyakarta, Indonesia, 25 September 2024 – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) baru-baru ini menjadi tuan rumah kepada program mobiliti pelajar Engineering Exchange CHEST X MECHAPRO yang melibatkan seramai 20 orang pelajar daripada Fakulti Teknologi Kejuruteraan Kimia dan Proses (FTKKP) dan Fakulti Teknologi Kejuruteraan Mekanikal dan Automotif (FTKMA), Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA)
Bicara Cendekiawan MAAC 2023 – Bual Bicara Pasca PRU15
Ahli Panel:
Profesor D. Mohd Ridhuan Tee bin Abdullah
Universiti Sultan Zainal Abidin (UnisZA)
Naib Presiden 1
Kongres MAAC
Prof. Dr. Ahmad Ismail
Presiden MAAC, sesi 2022-2024
Mantan Profesor, Universiti Putra Malaysia (UPM)
Mantan Presiden Malaysian Nature Society (MNS)
Moderator:
Prof. Dr. Nuarrual Hilal Md Dahlan
Timbalan Presiden MAAC, sesi 2022-2024
Penolong Naib Canselor, UUM COLGIS
Profesor, Pusat Pengajian Undang-undang, UU
Bicara Cendekiawan MAAC 2023 – Kestabilan Politik & Pemerkasaan Akademik UA
Ahli Panel:
Prof. Dr Ahmad Ismail
Presiden MAAC, sesi 2022-2024
Mantan Profesor, Universiti Putra Malaysia (UPM)
Mantan Presiden Malaysian Nature Society (MNS)
Prof. Dr. Ridhuan Tee Abdullah
Profesor, Universiti Sultan Zainal Abidin (UNiSZA)
Moderator:
Prof. Dr. Nuarrual Hilal Md Dahlan
Timbalan Presiden MAAC, sesi 2022-2024
Penolong Naib Canselor, UUM COLGIS
Profesor, Pusat Pengajian Undang-undang, UU
SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KREDIT RUMAH DENGAN METODE FUZZYSAW MADM
Persetujuan Kredit Perumahan oleh pelanggan pada sebuah bank sering terhambat dan lama karena proses persetujuan dilakukan dengan manual karena harus dikerjakan secara hati-hati sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Kelemahan manual ini menjadi alasan perlunya Sistem Pengambilan Keputusan untuk menyetujui persetujuan KPR pada salah satu Bank. Dalam penelitian inisistem yang dibangun menggunakan metode Fuzzy Simple Additive Weighting Multiple Atribut Decission Making.Perancangan program aplikasi ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Studio 6.0dan perancangan database menggunakan Microsoft Accses2007 sertaSeagate Crystal Report 8,5 untuk pembuatan laporan atau output yang diperlukan.Hasil yang diperoleh dari sistem yang dirancang dapat membantu para manager perusahaan atau para pengambil keputusan untuk memutuskan calon pelanggan KPR dengan cepat, mudah dan akurat. Kata kunci : SistemPendukung Keputusan, Kredit Perumahan, Fuzzy Simple Additive Weightin
K.H. Ahmad Dahlan (Muhammad Darwis)
K.H.Ahmad Dahlan lahir di Kauman. Yogyakarta pada tahun 1868 M. Meninggal pada tahun 1923 di makamkan di Karangkajen Yogyakarta.Penggerak kebangkitan Islam di Jawa yang pertama-tama adalah perkumpulan Jamiat Khair yang berdiri di Jakarta pada tahun 1905. Dari perkumpulan inilah tokoh-tokoh baru Islam bermunculan dan mendirikan berbagai perkumpulan misalnya, Persyarikatan Ulama, di Majalengka tahun 1911, Organisasi Muhammadiyah didirikan di Yogyakarta pada 18 November 1912 atas saran-saran yang diajukan oleh murid-muridnya dan beberapa anggota Budi Utomo yang didirikan di Jakarta tanggal 20 Mei 1908 oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo dan beberapa orang pelajar sekolah dokter untuk mendirikan suatu lembaga pendidikan yang bersifat permanen.Oleh karena itu, Pemerintah Republik Indonesia mengangkat K.H. Ahmad Dahlan menjadi Pahlawan Kemerdekaan Indonesia dengan SK. Nomor 657 tahun 1961 (Samsu, 1996: 303)Key word: Gerakan Organisasi Muhammadiyah Kajian tentang Kontiunuitas dan Perubaha
- …
