1,721,319 research outputs found
KEHARMONISAN RUMAH TANGGA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERCERAIAN PERSPEKTIF ARIS MUNANDAR
Abstract
A harmonious household is indeed the hope of every couple, but the fact is that many households run aground in the middle of the journey and even end it with divorce. The increasing percentage of divorce in Indonesia has recently become a strong indication of the number of couples who fail to realize harmony in the household. Closely related to the strategy taken to realize it. The purpose of this study is to explore household harmony from Aris Munandar's perspective as well as discuss several strategies to realize household harmony and find out its relevance to today's household problems. This qualitative research was conducted with the type of literature research by identifying information on Aris Munandar's study videos on Youtube channels, social media, scientific papers and other sources. The results of this study revealed that a harmonious household according to Aris Munandar is a household based on faith and built on religious guidance, which is able to solve problems appropriately, feels sufficient, full of comfort, and is contained in 3S. There are 6 strategies to realize household harmony. This research also proves that the strategy presented by Aris Munandar is relevant to today's household problems.
Keyword: Harmony; Divorce; Prevention Effort; Aris Munandar.Pernikahan merupakan sebuah langkah awal dalam membentuk rumah tangga. Rumah tangga bisa diartikan sebagai keluarga yang tinggal dalam satu atap. Tujuan dibentuknya rumah tangga adalah untuk menciptakan keluarga yang harmonis, sehingga diperlukan beberapa kiat untuk merealisasikannya. Ide penelitian ini muncul karena banyaknya rumah tangga yang gagal dalam mewujudkan keharmonisan dan tidak menemukan solusinya. Tujuan penelitian ini adalah mengupas perspektif keharmonisan rumah tangga menurut tokoh yang ahli pada bidangnya, yaitu Aris Munandar, agar terlahir hasil penelitian baru yang mumpuni serta membahas beberapa kiat untuk merealisasikan keharmonisan rumah tangga yang relevan dengan masa kini. Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan jenis riset kepustakaan. Aris Munandar merupakan seorang da’i terkemuka yang dikenal piawai dalam ilmu fikih dan ushul fikih serta kerap menyampaikan kajian bertajuk rumah tangga dan fikih keluarga. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa rumah tangga yang harmonis menurut Aris Munandar adalah rumah tangga yang dilandasi iman dan dibangun di atas tuntunan agama, yang mampu menyelesaikan masalah dengan tepat, merasa cukup, penuh kenyamanan, dan terkandung di dalamnya 3S, serta ada 6 kiat untuk merealisasikan keharmonisan rumah tangga
Sejarah kebudayaan Indonesia : religi dan falsafah/ Edit.: Agus Aris Munandar
xxix, 203 hal.: ill.; 23 cm
Mitra Satata : Kajian Asia Tenggara Kuna
Buku tentang permasalcthan kebudayaan dan sosial-humaniora mengenai Asia Tenggara berbahasa Indonesia dan ditulis oleh ctkariemikus, ilmuwan, atau cendekiawan Indonesia sangatlah langka. Untuk itu sangatlah dihargai usaha keras dan semangat tinggi seorang Agus Aris Munandar yang menulis kajian Asia Tenggara dari perspektif arkeologi. Pemahaman dan wawasan yang luas tentang akar peradaban Nusantara dan menghubungkannya dengan kebudayaan Austronesia serta konsep Devaraja di Asia Tenggara dalam masa Hindu-Buddha dapat menjadi pemahaman awal tentang peradaban Asia Tenggara. Negara-negara di Asia Tenggara, seperti Thailand, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Laos, Indonesia, dan Singapura merupakan negara yang mendapat sentuhan akulturasi budaya Hindu-Buddha, baik dari masa lalu hingga dewasa ini, dan bukti artefaknya pun masih tersebar dan ditemukun di wilayah tersebut. Materi buku ini dapat menjadi landasan awal bagi mahasiswa Program Studi Asia Tenggara atau siapa saja: peneliti dan pemerhati keasiatenggaraan dalam memahami berbagai persoalan sosial budaya dan masalah humaniora yang beragam
Analisis Industri Halal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan di Indonesia
ABSTRAK
ARIS MUNANDAR
NIM: 18086050015
"Analisis Industri Halal Terhadap
Pertumbuhan Ekonomi dan Pengentasan
Kemiskinan di Indonesia"
Tesis ini mematahkan anggapan bahwa Islam mengarah kepada
pemerintahan otoriter dan tidak rasional yang menghambat perkembangan ekonomi
di dunia, mampukah Industri Halal di Indonesia membuktikannya bahwa Industri ini
mampu menumbuhkan perekonomian yang nyata serta penyelamat bagi kaum miskin
untuk lepas dari jeratan kemiskinan.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah ekonometrik, analisis
yang digunakan pada penelitian ini merupakan analisis regresi berganda
menggunakan aplikasi SPSS versi 26. analisis ini mencari hubungan dan dampak
industri halal, pertumbuhan ekonomi, serta pengentasan kemiskinan yang terjadi di
Indonesia periode tahun 2014-2019 yang sebelumnya sudah dilakukan uji asumsi
klasik diantaranya : uji normalitas, uji multikolineritas, uji heterokesdastisitas, uji
autokorelasi, sehingga data ini layak untuk di lakukan uji t dan uji f.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan
terhadap pengentasan kemiskinan dari Industri Halal dan Pertumbuhan Ekonomi
secara simultan. Namun beberapa uji secara parsial tidak membuktikan bahwa
Industri Halal mampu mempengaruhi Pertumbuhan ekonomi serta pertumbuhan
ekonomi tidak mampu mempengaruhi Pengentasan kemiskinan secara nyata.
Kata kunci: Defisit; Konsumsi; Syaria
PENGARUH RISIKO PASAR, RISIKO KREDIT DAN RISIKO OPERASIONAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2020
Aris Munandar, 2021. Pengaruh Risiko Pasar, Risiko Kredit Dan Risiko Operasional Terhadap Kinerja Keuangn Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2020.
Tujuan penelitian penelitian ini adalah 1). untuk mengetahui, menganalisa dan mendaptkan bukti empiris adanya pengaruh risiko pasar terhadap kinerja keuangan, 2). untuk mengetahui, menganalisa dan mendaptkan bukti empiris adanya pengaruh risiko kredit terhadap kinerja keuangan, 3). untuk mengetahui, menganalisa dan mendaptkan bukti empiris adanya pengaruh risiko operasional terhadap kinerja keuangan, 4). untuk mengetahui, menganalisa dan mendaptkan bukti empiris adanya pengaruh risiko pasar, risiko kredit dan risiko operasional secara simultan terhadap kinerja keuangan.
Metode yang digunakan dalam penulisan adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Sedangkan Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, dan uji hipotesis.
Kesimpulan penelitian ini membuktikan bahwa 1) terdapat pengaruh risiko pasar terhadap kinerja keuangan, dibuktikan dari hasil perhitungan uji parsial risiko pasar terhadap kinerja keuangan didapat nilai probabilitas nilai sig sebesar 0,000 < 0,05. 2). terdapat pengaruh risiko kredit terhadap kinerja keuangan, dibuktikan dari hasil perhitungan uji parsial risiko kredit terhadap kinerja keuangan didapat nilai probabilitas nilai sig sebesar 0,040 < 0,05. 3). terdapat pengaruh risiko operasional terhadap kinerja keuangan, dibuktikan dari hasil perhitungan uji parsial risiko operasional terhadap kinerja keuangan didapat nilai probabilitas nilai sig sebesar 0,000 < 0,05. 4). terdapat pengaruh risiko pasar, risiko kredit dan risiko operasional secara simultan terhadap kinerja keuangan, dibuktikan dari hasil perhitungan uji simultan risiko pasar, risiko kredit dan risiko operasional terhadap kinerja keuangan didapat nilai probabilitas nilai sig sebesar 0,000 < 0,05.
Kata Kunci : Risiko Pasar, Risiko Kredit, Risiko Operasional, Profitabilita
PERANCANGAN ALAT PEMBERI MAKAN HEWAN PELIHARAAN BERBASIS IoT (Internet of Things) DENGAN METODE RASIONAL
Wismoyo Aris Munandar, (2021) “Perancangan Alat Pemberi Makan Hewan Peliharaan Berbasis IoT (Internet of Things) Dengan Metode Rasional”. Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Pancasakti Tegal.
Internet of Things yaitu sebuah konsep yang bertujuan memperluas manfaat aktivitas internet dan berbagai kontrol jarak jauh. Penerapan dan pemanfaatan internet of things sudah semakin berkembang pesat dan sangat banyak digunakan hingga saat ini. Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang sangat di gemari dulu hingga sekarang. Masalah yang sering terjadi dalam pemeliharaan kucing adalah kerap ditinggal sang pemilik karena kesibukan dalam beraktivitas atau bekerja. Oleh karena itu, penulis mempunyai ide gagasan perancangan alat prototype hewan peliharaan berbasis IoT (Internet of Things) dengan metode rasional. sebuah alat pemberi makan kucing dengan inovasi di bidang teknologi dengan pendekatan yang sistematik dalam merancang. Alat pemberi makan kucing otomatis menggunakan ESP8266 dan kombinasi beberapa komponen serta software yang mendukung berjalannya alat dalam bekerja sesuai dengan perintah. Keluaran yang dihasilkan alat ini dapat dikendalikan lewat smartphone bisa diakses kapanpun dan dimanapun melalui jaringan internet.
Kata kunci: Internet of Things, Prototype Alat Pemberi Pakan Kucing, Metode Rasiona
Pengaruh Modal dan Upah Terhadap Penyerapan Teanga Kerja Pada UMKM Maomao Wilayah 3 Cirebon
ARIS MUNANDAR, NIM : 1414221013. “Pengaruh Modal dan Upah Terhadap
Penyerapan Teanga Kerja Pada UMKM Maomao Wilayah 3 Cirebon” 2021
Penyerapan tenaga kerja adalah jumlah tenaga kerja yang teserap pada
suatu usaha tertentu. Indonesia sebagai negara berkembang masih memiliki
masalah terkait penyerapan tenaga kerja, hal ini ditunjukkan dengan banyaknya
jumlah pengangguran. Usaha mikro kecil merupakan sektor yang paling banyak
menyerap tenaga kerja di Indonesia, baik pada skala regional maupun nasional
dan mempunyai peranan penting dalam menciptakan lapangan kerja baru.
Permasalahan utama yang dihadapi sebagian besar responden adalah
keterbatasan modal. Selain modal, upah juga faktor yang berpengaruh terhadap
penyerapan tenaga kerja. Kenaikan tingkat upah akan meningkatkan biaya
produksi perusahaan.
Penelitian ini berjudul Pengaruh Modal dan Upah Terhadap Penyerapan
Tenaga Kerja pada UMKM Maomao di Wilayah 3 Cirebon. Metode yang
digunakan adalah kuantitatif dan dilakukan terhadap seluruh populasi yang
berjumlah sebanyak 42 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner,
sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda.
Berdasarkan hasil perhitungan uji parsial untuk variabel modal diperoleh
nilai thitung > ttabel , yaitu 5,641 > 1,681 hal ini menunjukan ada pengaruh positif
antara modal terhadap penyerapan tenaga kerja dapat diterima. Hasil signifikasi
sebesar 0,00 < 0,05 ini menggambarkan adanya pengaruh yang signifikan antara
modal terhadap penyerapan tenaga kerja. Perhitungan uji parsial untuk variabel
upah diperoleh thitung < ttabel, yaitu -6,888 < 1,681 hal ini menunjukkan tidak
ada pengaruh positif antara upah terhadap penyerapan tenaga kerja. Hasil
signifikasi sebesar 0,00 > 0,05 ini menggambarkan adanya pengaruh signifikan
antara modal terhadap penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan hasil perolehan uji
F diperoleh nilai Fhitung > Ftabel ,yaitu 31,401 > 2,53 hal ini menunjukkan ada
pengaruh positif antara variabel modal dan upah secara bersama-sama terhadap
penyerapan tenaga kerja. Hasil signifikasi 0,000 < 0,05 ini menggambarkan
adanya pengaruh yang signifikan antara modal dan upah terhadap penyerapan
tenaga kerja. Hal ini juga di jelaskan dalam uji Determinasi bahwa variabel bebas
dapat menjelaskan variabel terikat sebesar 61,7% sedangkan sisanya 38,3%
dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Kata kunci: modal, upah, dan penyerapan tenaga kerj
EFEKTIFITAS KINERJA MESIN CNC 5 AXIS PORTABLE KARYA MAHASISWA TERHADAP MESIN MILLING KONVENSIONAL
ABSTRAK
M. TANTOWI ARIS MUNANDAR, 2019.“ Efektifitas Kinerja Mesin CNC 5 Axis Portable Karya Mahasiswa Terhadap Mesin Milling Konvensional” laporan Skripsi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Pancasakti Tegal, 2019.
Perkembangan teknologi komputer saat ini telah diaplikasikan kedalam alat-alat mesin perkakas diantaranya mesin bubut, mesin freis, mesin skrap, mesin bor. Hasil perpaduan teknologi komputer dan teknologi mekanik inilah yang selanjutnya dinamakan CNC (Computer Numerically Controlled). Mesin CNC lebih diunggulkan dari segi ketelitian (accurate), ketepatan (precision), fleksibilitas, dan kapasitas produksi. Mesin CNC 5 axis ini mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan mesin konvensional ataupun mesin CNC 3 Axis yaitu keakurasian yang tinggi, kepresisian yang tinggi, waktu pengerjaan benda kerja yang singkat, mampu mengerjakan bentuk benda yang komplek dan mempunyai kemampuan menghasilkan produk secara massal.
Pada penelitian ini, metode yang digunakan yaitu metode eksperimen, metode ini berfungsi untuk mengetahui efektifitas mesin Milling CNC 5 Axis Portable Karya Mahasiswa Terhadap Mesin Milling Konvensional terhadap perbandingan ukuran/dimensi, waktu, dan kehalusan visual benda kerja.
Dari hasil perbandingan proses permesinan dengan material kayu jati menggunakan mesin CNC 5 Axis Portable Karya Mahasiswa dengan pengerjaan menggunakan mesin Milling Konvensional terdapat selisih rata-rata dimensi desain sebesar 0,13 mm untuk mesin CNC 5 Axis dan 0,32 mm mesin Milling Konvensional, untuk waktu pengerjaan dibutuhkan waktu 143 menit untuk pengerjaan dengan menggunakan mesin CNC 5 Axis dan 269 menit untuk pengerjaan dengan mesin Milling Konvensional, dan dilihat dari kesamaan bentuk dapat dilihat pengerjaan mesin CNC 5 Axis lebih mendekati dengan desain benda kerja dibandingkan pengerjaan dengan menggunakan mesin Milling Konvensional, faktor itu dikarenakan mesin CNC 5 Axis dapat membuat radius (fillet), chamfer dan pengerjaan alur yang tepat sedangkan pada mesin Milling Konvensional tidak dapat membuat radius (fillet), chamfer dan terdapat alur yang salah pemakanan karena dikerjakan secara manual dan juga kurang presisi hasilnya sehingga hasilnya kurang sesuai dengan desain, dan terakhir untuk kehalusan benda kerja dapat dilihat secara visual dan menggunakan foto micro masing-masing permukaan yang dikerjakan.
Kata kunci: Efektifitas Kinerja, Mesin CNC 5 Axis Portable, Mesin Milling Konvensional
EKSISTENSI PENGELOLAAN OBJEK WISATA MUSEUM KEKHATUAN SEMAKA PEKON SANGGI UNGGAK KECAMATAN BANDAR NEGERI SEMUONG KABUPATEN TANGGAMUS
ABSTRAK
EKSISTENSI PENGELOLAAN OBJEK WISATA MUSEUM
KEKHATUAN SEMAKA PEKON SANGGI UNGGAK
KECAMATAN BANDAR NEGERI SEMUONG KABUPATEN
TANGGAMUS
Oleh :
Aris Munandar
Pengelolaan sangat penting di lakukan suatu objek wisata salah satunya
museum kekhatuan semaka karena Pengelolaan objek wisata museum cagar budaya
kekhatuan semaka yang berada dipekon sanggi unggak kecamatan bandar negeri
semuong masih belum jelas pengelolaanya,. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk
menganalisis pengelolaan objek wisata pada Museum Cagar Budaya Kekhatuan
Semaka Pekon Sanggi Unggak Kecamatan Bandar Negeri Semuong Kabupaten
Tanggamus Dan untuk mengetahui faktor – faktor kendala yang mempengaruhi
pengelolaan pengembangan objek wisata Museum Cagar Budaya Kekhatuan Semaka
Pekon Sanggi Unggak Kecamatan Bandar Negeri Semuong Kabupaten Tanggamus.
Peneliti ini di lakukan di Museum Kekhatuan Semaka Kabupaten
Tanggamus dengan metode Kualitatif dalam pendekatan desktiptif. Teknik
pengumpulan data dan informasi menggunakan Teknik wawancara, dan dokumentasi.
Sedangkan Teknik analisis data di lakukan dengan analisis sebelum masuk ke bidang
penelitian, reduksi data, penyajian data, dan membuat kesimpulan. pengelolaan
Museum Kekhatuan Semaka Pekon Sanggi Unggak Kecamatan Bandar Negeri
Semuong Kabupaten Tanggamus dinilai masih belum optimal. Hal ini dapat dilihat
dari empat indikator yang di ambil dari peraturan pemerintah RI No. 66 Tahun 2015
sebagai berikut, A. Pengelolaan koleksi yaitu pengelolaan administrasi (Registrasi
Data Museum). Namun ada juga kegiatan yang belum dilaksanakan B.Pengembangan
Dalam pengembangan Museum kekhatuan Semaka terdapat beberapa kegiatan yang
belum terlaksana. Seperti melakukan pengkajian terhadap koleksi museum belum
dilaksanakan dengan baik karena tidak adanya anggaran dan kurangnya fasilitas serta
kurangnya para ahli dalam bidang arkeolog C. Pemanfaatan Namun pada Museum
Kekhatuan Semaka dalam pemanfaatan teknologi belum terlaksana secara optimal
karena Museum Kekhatuan Semaka tidak memiliki teknologi yang menunjang
perkembangan museum. Padahal dengan adanya teknologi menambah daya tarik
masyarakat untuk mengunjungi museum. D. Pendanaan Hal ini dikarenakan adanya
keterbatasan anggaran. Anggaran pada Museum Kekhatuan Semaka belum
terealisasikan untuk pembangunan museum dan belum terealisasikan untuk
peningkatan kualitas sumber daya manusia. dan kendala-kendala yang di hadapi yaitu
A.dana Keterbatasan dana karena anggaran yang diperoleh hanya dari pribadi saja,
sedangkan uang masuk museum dari pengunjung museum harus untuk revitalisasi museum. B.sumber daya manusia dimana sumber daya manusia pada Museum
Kekhatuan Semaka masih banyak perawatan yang tidak sesuai dengan keahlian dan
tingkat pendidikan terakhirnya. Selain itu pada penempatan pegawai belum ada atau
masih kosong.
Kata kunci : Eksistensi, Pengelolaan, Museum Kekhatuan Semak
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEWUJUDKAN MUTU LULUSAN DI MAN 4 JOMBANG
ABSTRAK
Tesis dengan judul “Manajemen Pendidikan Karakter dalam Mewujudkan
Mutu Lulusan di MAN 4 Jombang” ini ditulis oleh Aris Munandar dengan
Promotor Prof. Dr. H. Munardji, M.Ag. dan Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I
Kata Kunci: Manajemen pendidikan karakter, mutu lulusan
Pendidikan bermutu dihasilkan oleh proses yang bermutu. Melalui
pengembangan nilai-nilai karakter yang diinternalisasikan menjadi pribadi yang
unggul akan menghasilkan mutu lulusan yang unggul. Untuk menghasilkan mutu
lulusan yang berkarakter unggul dibutuhkan manajemen, baik perencanaan,
pelaksanaan dan pengawasan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis dan menemukan: (1) konsep mutu pendidikan melalui nilai-nilai
karakter yang dikembangkan di MAN 4 Jombang, untuk menemukan dan
mendeskripsikan (2) perencanaan pendidikan karakter dalam mewujudkan mutu
lulusan di MAN 4 Jombang, (3) pelaksanaan pendidikan karakter dalam
mewujudkan mutu lulusan di MAN 4 Jombang dan (4) pengawasan pendidikan
karakter dalam mewujudkan mutu lulusan di MAN 4 Jombang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena menggunakan
latar alami. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan (1) observasi partisipan,
(2) wawancara mendalam, dan (3) dokumentasi. Data dianalisis dengan
interactive model yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data
dan verivikasi data/penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan
dengan uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) konsep mutu pendidikan
yang berkarakter adalah: (a) mutu pendidikan berkarakter akademik yang bagus,
(b) nilai-nilai karakter yang dikembangkan: Nilai religius, semangat kebangsaan,
peduli lingkungan, disiplin, jujur dan keteladanan, (c) menggunakan prinsip
perpaduan pengetahuan moral yang baik, kesadaran dan kemampuan yang baik,
tindakan moral yang baik dan benar; (2) perencanaan pendidikan karakter yang
dilandasi sistematik-integratif. (3) pelaksanaannya pendidikan karakter yang
dilandasi pembiasaan, pengejewentahan dan integrasi. (4) pengawasannya
pendidikan karakter dengan manajemen kontrol internal yaitu melalui pengawasan
bertahap, melalui kegiatan dan eksternal yaitu dengan cara melibatkan wali
peserta didik dan mengunjungi rumah.
Implikasinya bagi lembaga mampu memberikan citra positif terhadap
lembaga, mampu menjaga nama baik almamater, sedangkan bagi peserta didik
Mampu beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt, mencintai tanah air, menjaga
lingkungan, memiliki sifat jujur, memiliki sikap disiplin, serta mampu menjaditeladan yang baik, sesuai harapan, kepuasan, kebanggaan dan kepercayaan
masyarakat
- …
