2 research outputs found
PEMANFAATAN MEDIA BLOG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI GAYA SISWA TUNARUNGU KELAS V SDLB IDAYU2 KAB MALANG
ABSTRAK Damayanti, Anis. ” Pemanfaatan Media Web Blog Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Materi Gaya Siswa Tunarungu Kelas V Sdlb Idayu 2 KabMalang ”. Skripsi.Program Studi Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing I : Drs.Tomas Iriyanto,S.Pd, M.Pd Pembimbing II : Henry Praherdiono,S.Si,M.Pd Kata Kunci : Media Blog, Hasil Belajar, Gaya, Tuna Rungu Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan pemanfaatan media blog untuk meningkatkan Hasil belajar siswa materi gaya tunarungu kelas 5 di SDLB IDAYU 2 Kabupaten Malang. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kwalitatif yang dilakukan secara sistematis dan reflektif terhadap berbagai hasil temuan data dalam tindakan. Model penelitian diadaptasi dari model yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart dalam Sukaryana ( 2003 : 30 ). Penelitian dilakukan dalam dua siklus tindakan, tiap siklus tindakan terdiri dari empat langkah kegiatan : ( 1 ) Perencanaan tindakan ( 2 ) Pelaksanaan Tindakan ( 3 ) Observasi ( 4 ) Refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas V SDLB IDAYU 2 Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Deskripsi data diperoleh dengan melakukan analisis dan sintesis serta mereduksi hasil temuan data pra tindakan dan hasil tindakan, sehingga menjadi paparan data yang dapat dipergunakan untuk menarik kesimpulan hasil penelitian. Deskripsi data hasil penelitian adalah, hasil belajar rata – rata kelas siswa pra tindaka 65 ( dengan tingkat penguasaan materi rata – rata kelas 65 % ). Setelah dilakukan tindakan, pada siklus I hasil belajar rata – rata meningkat menjadi 67.5 ( dengan tingkat penguasaan materi rata – rata kelas 67.5 % ), tetapi masih di bawah nilai standart minimal 70 ( dengan tingkat penguasaan materi rata – rata kelas 70 % ). Setelah melakukan refleksi untuk penyempurnaan pelaksanaan tindakan, pada siklus II hasil belajar rata – rata kelas yang dicapai siswa dapat meningkat menjadi 76.25 ( dengan tingkat penguasaan materi rata – rata kelas 76.25 % ). Peneliti memutuskan untuk menghentikan tindakan pada siklus II, karena hasil belajar rata – rata kelas siswa telah melebihi standart minimum rata – rata kelas 70 ( tingkat penguasaan materi rata – rata kelas minimum 70 % ), sesuai sasaran yang telah ditetapkan. Berdasarkan data hasil penelitian, disarankan agar dalam pembelajaran IPA guru menggunakan media blog, untuk meningkatkan daya serap siswa dan hasil belajar pada materi pembelajaran, sehingga berdampak pada meningkatnya hasil belajar. Hasil temuan data dalam penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran, penggunaan media blog dapat menciptakan proses pembelajaran komunikatif sehingga siswa dapat terlibat dan menjadi subyek dalam proses pembelajaran
PEMANFAATAN MEDIA WEB BLOG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI GAYA SISWA TUNARUNGU
The findings of this research are described based on the analysis, syntesis, and reduction of the data collected during the implementation and reflection so that it become a realible data to conclude the findings. The data shows that the average score of the students before the implentation of web blog is 65 (the material mastery are on 65%). After the implementation, the average score increases to 67.5 (the material mastery are on 67.5%). However, the expected score is 70 (the material mastery are on 70%). After the reflection stage the researcher understands the drawbacks and make an improved plan for the second cycle. In the second cycle the average score of the students rising to 76.25 (the material mastery are on 76.25). After the minimum score standards achieved the cycle is evaluated and stopped. Deskripsi data diperoleh dengan melakukan analisis dan sintesis serta mereduksi hasil temuan data pra tindakan dan hasil tindakan, sehingga menjadi paparan data yang dapat dipergunakan untuk menarik kesimpulan hasil penelitian. Deskripsi data hasil penelitian adalah, hasil belajar rata – rata kelas siswa pra tindakan 65 ( dengan tingkat penguasaan materi rata – rata kelas 65 % ). Setelah dilakukan tindakan, pada siklus I hasil belajar rata – rata meningkat menjadi 67.5 ( dengan tingkat penguasaan materi rata – rata kelas 67.5 % ), tetapi masih di bawah nilai standart minimal 70 ( dengan tingkat penguasaan materi rata – rata kelas 70 % ). Setelah melakukan refleksi untuk penyempurnaan pelaksanaan tindakan, pada siklus II hasil belajar rata – rata kelas yang dicapai siswa dapat meningkat menjadi 76.25 ( dengan tingkat penguasaan materi rata – rata kelas 76.25 % ). Peneliti memutuskan untuk menghentikan tindakan pada siklus II, karena hasil belajar rata – rata kelas siswa telah melebihi standart minimum rata – rata kelas 70 ( tingkat penguasaan materi rata – rata kelas minimum 70 % ), sesuai sasaran yang telah ditetapkan
