80 research outputs found

    alpiana pemuridan

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kehamilan di luar nikah di Desa Taende kecamatan mori Atas, kabupaten Morowali. Perkembangan zaman yang terjadi karena adanya globalisasi dan modernisasi mempengaruhi berbagai aspek seperti pengetahuan, teknologi bahkan gaya hidup. Perkembangan tersebut dapat dirasakan oleh berbagai pihak, salah satunya pemuda. pada masa muda rasa ingin tahu yang tinggi selalu ada pada dirinya. Cinta merupakan anugerah dari Tuhan yang harus disyukuri setiap insan yang normal. Jika kita sebagai manusia telah mengenal cinta maka segala cara digunakan untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Bergaul dan bertukar pikiran dengan mereka akan membuat diri kita maju. Namun jika kita bergaul dengan orang yang tidak sehat pergaulannya kita juga akan terpengaruh. Pergaulan bebas sering dikatakan dengan sesuatu seperti seks, narkoba, kehidupan malam, dll. Pergaulan bebas dipicu dengan semakin canggihnya teknologi, perubahan zaman. Interaksi pemuda yang hamil di luar nikah dengan masyarakat sekitarnya kurang menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan hamil di luar nikah dikarenakan oleh beberapa faktor yaitu, pergaulan yang kurang baik, kurangnya perhatian dari orang tua, pengaruh teknologi dan informasi, dan kurangnya kesadaran dan pengamalan agama. Pastoral konseling adalah alat yang penting sekali yang membantu gereja menjadi pos penyelamat jiwa, tempat berlindung, taman kehidupan rohani. Dalam program pendampingan dan konseling yang efektif, pendeta dan warga gereja sudah terdidik berfungsi sebagai orang yang memperlancar kesembuhan dan pertumbuhan

    AlPIANA PEMURIDAN

    No full text

    alpiana pemuridan

    No full text

    AlPIANA PEMURIDAN

    No full text

    AlPIANA PEMURIDAN

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kehamilan di luar nikah di Desa Taende kecamatan mori Atas, kabupaten Morowali. Perkembangan zaman yang terjadi karena adanya globalisasi dan modernisasi mempengaruhi berbagai aspek seperti pengetahuan, teknologi bahkan gaya hidup. Perkembangan tersebut dapat dirasakan oleh berbagai pihak, salah satunya pemuda. pada masa muda rasa ingin tahu yang tinggi selalu ada pada dirinya. Cinta merupakan anugerah dari Tuhan yang harus disyukuri setiap insan yang normal. Jika kita sebagai manusia telah mengenal cinta maka segala cara digunakan untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Bergaul dan bertukar pikiran dengan mereka akan membuat diri kita maju. Namun jika kita bergaul dengan orang yang tidak sehat pergaulannya kita juga akan terpengaruh. Pergaulan bebas sering dikatakan dengan sesuatu seperti seks, narkoba, kehidupan malam, dll. Pergaulan bebas dipicu dengan semakin canggihnya teknologi, perubahan zaman. Interaksi pemuda yang hamil di luar nikah dengan masyarakat sekitarnya kurang menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan hamil di luar nikah dikarenakan oleh beberapa faktor yaitu, pergaulan yang kurang baik, kurangnya perhatian dari orang tua, pengaruh teknologi dan informasi, dan kurangnya kesadaran dan pengamalan agama. Pastoral konseling adalah alat yang penting sekali yang membantu gereja menjadi pos penyelamat jiwa, tempat berlindung, taman kehidupan rohani. Dalam program pendampingan dan konseling yang efektif, pendeta dan warga gereja sudah terdidik berfungsi sebagai orang yang memperlancar kesembuhan dan pertumbuhan

    alpiana pemuridan

    No full text

    Mpst alpiana pengaruh

    No full text
    Abstrak Perkawinan merupakan sarana untuk membentuk rumah tangga yang baru atau membentuk keluarga antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini ingin menelusuri dan menemukan kasus perceraian akibat pernikahan di usia dini.penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. 1). Mencapai pernikahan adalah hak setiap orang dan mereka berhak untuk menjalani. Dimana usia ini banyak menghadapi tantangan hidup. 2).Masa usia dini disebut sebagai masa keemasan, dimana anak dengan muda menerima stimulasi dan berbagai upaya pendidikan yang diberikan lingkungannya baik langsung maupun tidak langsung. Pengaruh perceraian di usia dini yaitu faktor dari dalam dan faktor dari luar luar. Faktor dalam diantaranya pertengkaran, masalah biaya, serta peselingkuhan. Faktor dari luar yaitu faktor pemahaman agama, ekonomi,dan faktor adat istiadat budaya. Pembinaan terhadap pasangan usia muda sangat dibutuhkan karena mereka masih dalam tugas perkembangan yang sedang mencari identitas diri dan sosial yang kadang masih membingungkan. Salah satu fokus pembinaan dan penyuluhan kepada mereka adalah pendewasaan sosial

    PENGARUH USAHA SARANG BURUNG WALET TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT KELURAHAN PADANG SAPPA KECAMATAN PONRANG KABUPATEN LUWU

    No full text
    ABSTRAK Alpiana, 2022. “Pengaruh Usaha Sarang Burung Walet Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kelurahan Padang Sappa Kecamatan Pondrang Kabupaten Luwu”. Skripsi Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Masmuddin, dan Tenrijaya. Skripsi ini membahas tentang Pengaruh Usaha Sarang Burung Walet Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kelurahan Padang Sappa Kecamatan Pondrang Kabupaten Luwu. Permasalahan pokok dalam penelitian ini yakni pandangan masyarakat tentang usaha sarang burung walet di kelurahan Padang Sappa kecamatan Pondrang kabupaten Luwu, pengaruh usaha sarang burung walet terhadap ekonomi masyarakat kelurahan Padang Sappa kecamatan Pondrang kabupaten Luwu, dan hambatan-hambatan masyarakat dalam menjalankan usaha sarang burung walet di kelurahan Padang Sappa kecamatan Pondrang kabupaten Luwu. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan sosiologi ekonomi. Sumber data pelaku usaha sarang burung walet dan masyarakat sekitar sarang walet. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang akan digunakan adalah analisis data induktif. Hasil penelitian ini yaitu Pandangan masyarakat tentang usaha sarang burung walet di kelurahan Padang Sappa kecamatan Pondrang kabupaten Luwu adalah (1) sebagian besar masyarakat merasa mempermasalahkan terkait suara bising dan bau kotoran yang berasal dari gedung walet. (2) ada juga yang tidak mempermasalahkannya tergantung dari para pengusaha burung walet sebelum membangun gedung burung walet itu sudah mendapat izin dari warga sekitar. Pengaruh usaha sarang burung walet terhadap ekonomi masyarakat kelurahan Padang Sappa kecamatan Pondrang kabupaten Luwu adalah (1) meningkatkan taraf hidup pemilik usaha sarang burung walet. (2) budidaya sarang walet dapat membantu masyarakat sekitar dalam meningkatkan pendapatan ekonomi. (3) membuka lapangan kerja pada masyarakat sekitar. Hambatan-hambatan masyarakat dalam menjalankan usaha sarang burung walet di kelurahan Padang Sappa kecamatan Pondrang kabupaten Luwu sudah diketahui oleh para pemilik di kelurahan Padang Sappa adalah (1) hambatan pewalet ialah hama seperti tikus dan burung hantu yang dapat menganggu burung walet. (2) hambatan pewalet ialah sulitnya mendapatkan kelembapan suhu. (3) hambatan ketersediaan modal bagi pengusaha sarang burung walet. Kata Kunci: Usaha, Sarang, Burung, Walet, Peningkatan, Ekonomi, Masyaraka

    Penerapan model guided inquiry dengan metode Prediction, Observation and Explaination (POE) dan Model Guided Inquiry terhadap hasil belajar peserta didik dan keterampilan proses sains

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model guided inquiry dengan metode prediction,observation and explaination (POE) dan model guided inquiry terhadap hasil belajar peserta didik dan keterampilan proses sains. Penelitian ini menggunakan metode Quasy Experiment dengan model matching pretest-posttest comparation group design dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sampel yang dipilih yaitu kelas X IPA 1 dan X IPA 2. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 4 Palangka Raya pada bulan Maret sampai dengan Mei 2017. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar kognitif, tes keterampilan proses sains, lembar pengamatan untuk pengukuran (KPS), pengelolaan pembelajaran dan aktivitas peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat peningkatan yang signifikan hasil belajar kognitif menggunakan model guided inquiry dengan metode prediction,observation and explaination (POE) dan model guided inquiry (2) terdapat peningkatan yang signifikan keterampilan proses sains menggunakan model guided inquiry dengan metode prediction,observation and explaination (POE) dan model guided inquiry (3) tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar kognitif menggunakan model guided inquiry dengan metode prediction,observation and explaination (POE) dan model guided inquiry (4) tidak terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains menggunakan model guided inquiry dengan metode prediction,observation and explaination (POE) dan model guided inquiry (5) terdapat hubungan yang signifikan hasil belajar kognitif terhadap keterampilan proses sains menggunakan menggunakan model guided inquiry dengan metode prediction,observation and explaination (POE) dan model guided inquiry (6) pengelolaan pembelajaran menggunakan model guided inquiry dengan metode prediction,observation and explaination (POE) dan model guided inquiry (7) aktivitas peserta didik menggunakan model guided inquiry dengan metode prediction,observation and explaination nilai rata-rata 74,94% dan pada model guided inquiry nilai rata-rata 74,29%. ABSTRACT This was aimed to know whether The Implementation of Guided Inquiry Model with prediction, observation, and explanation (POE) Method and Guided Inquiry Model Toward learning outcomes of student and skill. This study was designed quasi-experimental with matching pretest-posttest comparison group design. Purposive sampling was used which the samples were taken from tenth grade IPA 1 and IPA 2. This was conducted at SMAN 4 Palangka Raya on March-May 2017. Cognitive learning outcomes were used as instrument, test of science process skill, observational note as measurement tool, learning management, and activities of students. Result finding showed that (1) there is significant improvement cognitive learning outcomes by using guided inquiry model through prediction, observation, and explanation (POE) method and guided inquiry model (2) there is significant improvement skill of science process by using guided inquiry model through prediction, observation, and explanation (POE) method and guided inquiry model (3) there is no significant difference of cognitive learning outcomes by using guided inquiry model through prediction, observation, and explanation (POE) method and guided inquiry model (4) there is no significant skill of science process by using guided inquiry model through prediction, observation, and explanation (POE) method and guided inquiry model (5) there is significant correlation between cognitive learning outcomes toward skill science process by using guided inquiry model through prediction, observation, and explanation (POE) method and guided inquiry (6) the learning management that used guided inquiry model through prediction, observation, and explanation (POE) method (7) students’ activities that used guided inquiry model through prediction, observation, and explanation (POE) method showed mean score 74,94% as fair category and guided inquiry showed mean score 74,29% as fair category

    IDENTIFIKASI LIMBAH KIMIA LABORATORIUM KAMPUS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

    No full text
    Abstrak: Laboratorium merupakan sarana untuk melakukan eksperimen, penelitian, maupun praktikum. Laboratorium dibedakan menurut disiplin ilmunya. Bagi fakultas eksakta sebagian praktikum menggunakan bahan kimia. Bahan kimia yang digunakan tersebut dapat menjadi limbah. Banyaknya bahan kimia yang digunakan mengakibatkan bervariasinya kandungan bahan kimia yang di buang ke lingkungan baik dalam jenis maupun konsentrasinya. Identifikasi limbah cair kimia yang dihasilkan perlu dilakukan agar dapat merumuskan pengolahan limbah laboratorium yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. tanpa melakukan uji kandungan limbah di laboratorium. Identifikasi limbah cair didasarkan pada bahan kimia yang digunakan dalam praktikum, dikhususkan pada bahan kimia yang tergolong B3. Data yang diperoleh di pilah sesuai PP No. 101 Tahun 2014. Dari hasil analisis diperoleh bahwa 10 dari 11 praktikum yang menggunakan bahan kimia di Fakultas Ilmu Kesehatan menggunakan B3, 4 dari 9 praktikum yang menggunakan bahan kimia di Fakultas Pertanian menggunakan B3, dan 1 dari 1 praktikum yang menggunakan bahan kimia di Fakultas Teknik menggunakan B3. Diperlukan suatu Instalasi Pengolahan Air Limbah Laboratorium Terpadu untuk mengantisipasi agar limbah yang di buang ke lingkungan sudah dibawah baku mutu air limbah. Kampus Ummat juga harus membuat  Standard Operating Procedure (SOP)  laboratorium.Kata Kunci: Laboratorium; Praktikum; Limbah B3; Penanganan limba
    corecore