1,723,586 research outputs found

    TEKNIK PERMAINAN MUSIK SAPEQ DALAM BUDAYA MASYARAKAT SUKU DAYAK BAHAU

    Get PDF
    TEKNIK PERMAINAN MUSIK SAPEQ DALAM BUDAYA MASYARAKAT SUKU DAYAK BAHAU (Yulius Jalung Huvat, 2014): Skripsi Program Studi S -1 Etnomusikologi, Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Surakarta. Skripsi ini dilatar belakangi oleh ketertarikan penulis terhadap musik tradisi N usantara khusnya musik tradisi S uku Dayak Bahau di Kalimantan Timur, yaitu musik sapeq . Keunikan dan keindahan serta minimnya studi literatur tentang kes enian -kesnian tradisi orang Bahau menjadi dasar penelitian ini dilakukan. Persoalan -persoalan yang diungkap dalam penelitian ini adalah: (1) mengapa orang Bahau dalam proses regenerasi keseniannya (khusus musik sapeq ) masih mempertahankan metode pembelaja ran secara oral dan aural ; (2) mengapa teknik penting dikuasai oleh seorang pemain sapeq ; (3) bagaiman teknik memainkan musik sapeq itu sendiri. Untuk menjawab persoalan tersebut , penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan mengadopsi konsep tentang metode pembelajaran oral dan aural transmission dari Boni C Wade, konsep - konsep teknik pembel ajaran seni dan isi gagasan seni dari Jakob Sumardjo, serta konsep -konsep disiplin Etnomusikologi yang menggarap musik lewat kebiasaan budayanya ( cultural habit ) dari Sri Hastanto. Hasil temuan pada skripsi ini diperoleh melalui wawancara dan studi pustaka dan akan disajikan secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, kebertahanan metode -metode oral dan aural dalam proses pembelajaran dan regeneras i kesenian orang Bahau merupakan bentuk perwujudan budaya setempat. Penting nya penguasaan terhadap teknik memainkan musik sapeq tidak terlepas dari tradisi yang mengikatnya dimana dapat dipahami dalam tradisi orang Bahau, persoalan -persoalan di luar teknik yang berkaitan dengan etika, moral , dan sosial masyarakatnya meru pakan unsur -unsur penting yang wajib dipahami. Pemahaman tentang berbagai teknik serta persoalan -persoalan di luar teknik memainkan sapeq di masyarakat Baha u menjadikan seseorang layak di ang gap seniman sapeq

    HUMANISTIC APPROACH TO PRINCIPAL’S LEADERSHIP AND ITS IMPACTS IN CHARACTER EDUCATION STRENGTHENING

    No full text
    Purpose of the study: This paper aims to describe the basic reasons behind the application of the principal's humanistic approach, and the steps of the principal's humanistic approach to optimizing character education strengthening programs. Methodology: This research uses a qualitative approach, case study design. Data collection is done through in-depth interviews, participant observation, and study documentation to achieve research objectives. Main Findings: Research findings reveal that personal excellence (integrity, wholeness, and authenticity) and the humanistic spirituality of inspirational figures inspire the principal's humanistic approach. In addition, the application of the principal's humanistic approach has a significant impact on optimizing the implementation of character education strengthening in schools and successfully forming the character of students. Applications of this study: This study can be useful for principals in the education department of Malang City, East Java, Indonesia, to use a humanistic approach model in carrying out leadership roles, because it has been proven effective in optimizing the implementation of optimizing character education strengthening programs in schools. Novelty/Originality of this study: The principal's role is to create a "humane" school environment through harmonious relationships, respecting subordinates as human beings, tolerant and non-discriminatory, giving examples of good behavior to subordinates based on self-excellence and imitating the spirituality of inspirational figures, so that good characters are formed in the teachers and students at school

    Pelestarian Koridor Jalan Yulius Usman Kota Malang

    Get PDF
    Pertumbuhan Kota Malang sebagai kota besar berkembang cukup signifikan berkembang pada era pra kolonial dan kolonial pada tahun 1884-1934 dan hingga saat ini. Hal ini menyebabkan pertumbuhan tersebut berpengaruh pada sisi historis Kota Malang sebagai bagian dari peninggalan kolonial belanda. Berbagai usaha dilakukan untuk mempertahankan keberadaan peninggalan-peninggalan bersejarah yang masih ada di Kota Malang (Handinoto, 2010). Bangunan kuno merupakan sisa-sisa sejarah masa lalu yang dapat dijadikan sebagai bahan untuk mempelajari karakter masyarakat pada masa lampau. Begitupun Koridor Jalan Yulius Usman Kota Malang sebagai kawasan yang ikut berkembang seiring dengan berdirinya kota malang. Beberapa bangunan yang ada di Koridor Jalan Yulius Usman Kota Malang pada saat ini masih memiliki bentuk arsitektur yang sebagian besar sudah berganti dengan gaya bangunan baru, namun masih terdapat beberapa bangunan dengan kondisi bangunan masih bertahan sejak era kolonial dan pasca kemerdekaan. Namun untuk masa mendatang tentunya Koridor Jalan Yulius Usman Kota Malang memerlukan penanganan pelestarian terhadap keberadaan bangunan kuno dan kawasan. Berdasarkan hasil analisis, hal yang harus dipertimbangkan dalam menjaga karakteristik kawasan adalah dilakukan kegiatan pelestarian bangunan serta perlindungan agar bangunan tidak mengalami perubahan, karena dapat merubah kawasan sawahan koridor jalan Yulius Usman Kota Malang jika bangunan yang terdapat disana di ubah fungsi serta tampilan fisiknya

    Yulius Raton's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    PELAPORAN KELAS TEORI AKUNTANSI ( AKA401/B) SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2020/2021

    No full text
    Semester 2020/2021 Ganjil Kode AKA401/B Mata Kuliah Teori Akuntansi Kampus Jakarta Mata Kuliah Lab Tidak Jumlah SKS 3 Pengajar Yulius Kurnia Susanto, S.E., M.S

    Yulius Rustan Effendi's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Yulius Rustan Effendi's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Yulius Yusak Ranimpi's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Yulius Rustan Effendi's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Yulius Rustan Effendi's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
    corecore