Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta

Indonesian Institute of the Art Yogyakarta
Not a member yet
    16125 research outputs found

    Perancangan Interior Rumah Sakit Umum Samsoe Hidajat Kota Semarang "Ikigai: Belief A Long And Happy Life"

    Get PDF
    Pesatnya urbanisasi di Kota Semarang meningkatkan kebutuhan akan fasilitas kesehatan yang tidak hanya memadai, tetapi juga mampu mendukung kesehatan holistik masyarakat. Menurut Dinas Kesehatan Kota Semarang, dalam satu tahun terakhir (2022–2023), jumlah pasien pengidap penyakit tidak menular meningkat drastis, mencapai sekitar 25.000 pasien. Penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, kanker, dan gangguan jiwa sebagian besar dipicu oleh faktor metabolik, gaya hidup, dan lingkungan, di mana stres memainkan peran signifikan. Dalam konteks penyembuhan, lingkungan memiliki kontribusi sebesar 40%, lebih besar dibandingkan faktor medis (10%) dan faktor genetis (20%) (Kaplan, Sallis, & Patterson, 1993). Penelitian oleh CABE (2003) menunjukkan bahwa 91% perawat dan 100% dokter di London menyadari desain rumah sakit yang baik dapat mempercepat kesembuhan pasien. Merespons kebutuhan ini, Rumah Sakit Umum Samsoe Hidajat hadir dengan pendekatan Healing Environment yang berusaha menciptakan atmosfer menenangkan dan mengurangi stres. Desain ini mengintegrasikan konsep filosofi Jepang "Ikigai: Belief a Long and Happy Life" yang menekankan keseimbangan tubuh, pikiran, dan jiwa melalui penataan elemen desain seperti warna netral, pencahayaan lembut, material alami, dan koneksi dengan alam. Filosofi ini menghadirkan suasana harmonis yang mendukung proses penyembuhan pasien secara psikologis maupun fisik. Dengan pendekatan ini, Rumah Sakit Umum Samsoe Hidajat Kota Semarang diharapkan tidak hanya menjadi tempat perawatan medis, tetapi juga ruang yang memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat

    Mimpi-mimpi yang Menginspirasi dalam Penciptaan Karya Seni Lukis

    Get PDF
    Melalui seni, seorang seniman dapat mengungkapkan hal yang bersifat di luar kesadaran seperti mimpi yang dialami, dalam tugas akhir ini dengan merepresentasikannya ke dalam karya seni lukis. Mimpi yang dialami manusia merupakan gambaran berbagai peristiwa, emosi, pikiran, bahkan keinginan terpendam yang terjadi di alam bawah sadar. Kemudian alam bawah sadar mencoba membangkitkan memori itu kembali dalam bentuk bayangan visual. Karya dalam Tugas Akhir ini adalah salah satu cara mengekspresikan mimpi dengan merepresentasikannya menggunakan simbol-simbol dan ungkapan metaforik dalam bentuk visual. Visual ini ditampilkan dengan kebentukan figuratif yang mengacu pada keadaan mimpi serta efek yang ditimbulkan. Mimpi-mimpi yang telah dialami ini menimbulkan perasaan resah dan rasa penasaran. Dampak dari mimpi menimbulkan gangguan pada kehidupan nyata. Fenomena-fenomena di dalam mimpi yang pernah dialami sendiri menjadi pengalaman batin dan juga pemahaman terhadap situasi kejiwaan diri akibat merasakan mimpi-mimpi. Dalam hal ini, maka pendekatan fenomena mimpi yang dialami sendiri menimbulkan ide untuk divisualisasikan melalui karya seni lukis

    Lagu Populer Pada Upacara Perkawinan Adat Batak Toba Di Yogyakarta

    Get PDF
    Penggunaan lagu "Ini Rindu" dalam upacara perkawinan adat Batak Toba di Yogyakarta menunjukkan fenomena yang menarik, terutama dalam konteks pro dan kontra di kalangan masyarakat. Keunikan utama dari fenomena ini terletak pada aspek reinstrumentasi musiknya, di mana terjadi elaborasi yang kompleks antara instrumen modern berupa keyboard dengan instrumen tradisional Batak Toba yaitu sulim (seruling bambu) dan taganing (gendang). Selain itu, penggunaan lirik berbahasa Batak Toba yang ditempatkan secara strategis pada bagian reff dan bridge menambah kekhasan lagu ini. Dalam perkembangannya, masyarakat Batak Toba menunjukkan respon yang beragam; sebagian mendukung penggunaan lagu ini sebagai preferensi musik dalam upacara perkawinan, sementara sebagian lain menunjukkan ketidaksetujuan. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini difokuskan pada dua aspek utama: menganalisis bentuk musikal lagu "Ini Rindu" sebagai lagu populer dalam konteks perkawinan adat Batak Toba dan mengkaji secara mendalam bentuk-bentuk hibriditas musikal yang terdapat di dalamnya. Metodologi penelitian yang diterapkan menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif etnomusikologis. Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa teknik yang komprehensif, meliputi studi pustaka untuk mengkaji literatur terkait, observasi langsung terhadap penggunaan lagu dalam upacara perkawinan, wawancara mendalam dengan para pelaku dan tokoh masyarakat, serta dokumentasi audio-visual. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa lagu "Ini Rindu" memiliki struktur musik tiga bagian yang terdiri dari verse, reff, dan bridge. Hibriditas musikal yang menjadi fokus penelitian terutama teridentifikasi pada bagian reff dan bridge, di mana unsur intramusikalnya, khususnya dalam hal aksentuasi dan penggunaan bahasa, menjadi hal yang penting dalam penyajian musiknya

    Komparasi Jenis dan Ragam Bentuk Plot Twist Dalam Film The Babysitter (2017) dan The Babysitter: Killer Queen (2020)

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul "Komparasi Jenis dan Ragam Bentuk Plot Twist dalam Film The Babysitter (2017) dan The Babysitter: Killer Queen (2020)" dan bertujuan untuk menganalisis serta membandingkan penggunaan plot twist dalam kedua film tersebut. Fokus penelitian adalah mengidentifikasi jenis dan ragam bentuk plot twist, menilai efektivitasnya dalam memberikan kejutan (surprise) kepada penonton, dan mengevaluasi hubungan antara kompleksitas plot twist dengan kepuasan penonton. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan komparatif. Analisis dilakukan dengan mengamati adegan-adegan yang menampilkan plot twist dan membandingkannya berdasarkan teori Christianto Widjaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film The Babysitter (2017) memiliki plot twist yang lebih sederhana namun efektif, sedangkan The Babysitter: Killer Queen (2020) menampilkan lebih banyak variasi twist yang cenderung lebih kompleks dan emosional. Namun, kompleksitas tersebut terkadang membingungkan penonton. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan plot twist lebih bergantung pada kesesuaian dengan narasi ketimbang jumlah twist yang digunakan. Kata Kunci : Jenis, Ragam Bentuk Plot Twist, Efek Kejut (Surprise)

    Motif Batik Dikara Nebula Matahari Dalam Busana Resort Wear Dengan Warna Earth Tone

    Get PDF
    Nebula adalah awan antar bintang yang tersusun atas kumpulan debu, gas, dan plasma dengan kerapatan rendah, bahkan lebih rendah dari kerapatan air. Nebula berasal dari bahasa latin “nebulae” yang berarti kabut. Seringkali nebula disama- artikan dengan galaksi. Pada awal pemberian nama nebula menjadi nama umum bagi semua bentangan objek astronomi, termasuk galaksi di luar Bima Sakti. Nebula bisa saja terlihat apabila terdapat bintang di sekitarnya. Hal ini karena unsur penyusunnya yang tidak memiliki energi untuk memunculkan cahaya, sehingga diperlukan cahaya bintang agar nebula dapat memantulkan cahaya. Pada proses pembuatan karya menggunakan metode penciptaan dari Gustami Sp. (2007) yang dapat membantu proses pengerjaan. Metode penciptaan meliputi metode pengumpulan data, analisis data, perancangan karya, dan perwujudan karya. Penerapan metode penciptaan digunakan untuk memperkuat konsep mulai dari observasi hingga perwujudan karya. Pembuatan karya ini juga menggunakan landasan teori yang memperkuat proses penciptaan karya dengan menggunakan teori estetika dan teori ergonomi. Karya ini dibuat dengan tujuan agar masyarakat Indonesia mengetahui, bagaimana terbentuk dan terciptanya bumi yang dijadikan sebagai tempat tinggal dan tempat berkembang seluruh makhluk hidup beserta isinya, serta lebih mencintai bumi, sejarah ataupun kebudayaan yang dimiliki terutama dalam bidang tekstil. Keseluruhan karya memiliki judul yang berbeda dengan penggambaran sederhana dari pergerakan nebula matahari yang diterapkan menjadi motif batik, serta diaplikasikan ke dalam desain busana resort wear yang dipadukan dengan nuansa warna earth tone yang hangat dan unik. Dalam penyelesaian Tugas Akhir ini membuat dua belas desain dan yang diwujudkan menjadi karya busana sejumlah enam yang telah disetujui oleh dosen pembimbing. tone. Kata Kunci : Nebula Matahari, batik, busana resort wear, warna eart

    Penerapan Konsep Hallyu Mixed Combo Pada Desain Interior Pusat Kebudayaan Korea Selatan Di Jakarta

    Get PDF
    Abstrak Budaya populer merujuk pada budaya yang dikenal dan digemari banyak orang, yang dalam era globalisasi ini mencakup beragam budaya dari berbagai negara. Salah satu contoh yang menonjol adalah fenomena Hallyu atau demam Korea Selatan yang semakin digemari, terutama oleh kalangan remaja. Untuk mendukung pemahaman dan penyebaran budaya Korea, Pusat Kebudayaan Korea Selatan (Korean Cultural Center Indonesia/KCCI) didirikan di Jakarta sebagai sarana informasi dan edukasi kebudayaan serta wadah pertukaran budaya antar negara. Seiring dengan meningkatnya antusiasme, banyak kegiatan diselenggarakan di luar KCCI karena keterbatasan ruang. Dalam rangka meningkatkan pengalaman budaya Korea di Jakarta, penerapan desain transitional yang menggabungkan elemen modern dan tradisional Korea diharapkan dapat menciptakan suasana yang dinamis dan modern. Pendekatan eco culture serta konsep hallyu mixed-combo diharapkan dapat mendukung penyebaran budaya Korea, memberikan ruang yang mendukung berbagai kegiatan, serta mempererat hubungan antar negara. Kata Kunci : Hallyu, Pusat Kebudayaan, Korea Selatan, Gaya Transitional, Desain Interio

    Ilustrasi Botani Bunga Poppy Dalam Busana Classic Timeless

    Get PDF
    Ilustrasi botani merupakan seni meggambarkan bagian tumbuhan sehingga hasil dapat digunakan sebagai alat identifikasi yang sederhana untuk mengetahui nama ilmiah tumbuhan yang dimaksud. Dalam pembuatan ilustrasi botani mengharuskan memiliki satu tanaman spesifik yang dituju, dalam pembuatan karya ini bunga Poppy adalah tumbuhan yang dipilih. Bunga Poppy yang disebut juga sebagai bunga kertas ini memiliki tampilan yang sangat cantik dan menarik mata, tetapi bung aini memiliki keunnikan tersendiri selain melambangkan banyak hal ia juga biasa disebut dengan opium. Ilustrasi botani bunga Poppy ini menjadi sumber ide pada motif batik kontemporer, bunga Poppy merah dengan nama latin Papaver Nudicule yang akan menjadi motif batik pada karya Tugas Akhir ini. Dalam pembuatan karya menggunakan metode penciptaan yang dapat membantu proses penciptaan, metode penciptaan 3 tahap 6 langkah dalam menciptakan karya Gustami Sp. (2007) adalah metode yang digunakan dalam pembuatan karya ini. Metode ini meliputi metode eksplorasi, perancangan karya, dan pewujudan karya. Pembuatan karya ini juga menggunakan dua landasan teori yang memperkuat proses pembuatan karya, teori yang diguanakan yaitu teori estetika dan teori ergonomi. Dalam penyelesaian karya Tugas Akhir ini yaitu membuat dua belas desain, dan enam desain dari dua belas desain tersebut akan diwujudkan menjadi sebuah karya busana. Keseluruhan karya memiliki judul yang sama tetapi setiap karya memiliki bentuk, makna, dan karakterisitik yang berbeda-beda. Penerapan motif batik ini akan digabungkan dengan desain baju terinspirasi dari busana classic timeless yang memiliki bentuk yang beragam dan selaras dengan tema. Karya ini dibuat pada busana classic timeless dengan tujuan agar mahasiswa fashion design untuk lebih banyak eksplorasi flora dan jenis busana yang beragam

    Perancangan Interior Perpustakaan Institut Seni Indonesia Yogyakarta

    Get PDF
    Perpustakaan ISI Yogyakarta, sebagai pusat informasi seni dan budaya, memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas Tri Dharma perguruan tinggi. Dengan sejarah panjang sebagai pusat layanan disiplin ilmu seni dan budaya, perancangan ulang perpustakaan ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan yang ada sekaligus merepresentasikan identitas seni ISI Yogyakarta. Konsep kontekstual dengan tagline "Artistic Knowledge Hub" diusung untuk menghadirkan perpustakaan sebagai ruang yang adaptif terhadap kebutuhan penggunanya, khususnya generasi muda seperti Gen Z, yang membutuhkan ruang belajar, kolaborasi, dan eksplorasi seni yang lebih fleksibel, dinamis, dan mendukung digitalisasi.Desain perpustakaan ini mengintegrasikan elemen estetika modern eklektik dengan tema "Galeri Seni," menciptakan lingkungan yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat literasi dan pembelajaran, tetapi juga sebagai ruang inspirasi, kreativitas, dan interaksi sosial.Pendekatan ini menitikberatkan pada pengelolaan tata ruang yang optimal, sistem navigasi yang jelas, pencahayaan yang sesuai, serta pengayaan elemen dekoratif berbasis karya seni lokal.Dengan konsep kontekstual yang mendalam, perancangan ini diharapkan mampu menjawab tantangan yang ada dan memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat unggulan dalam penciptaan dan pengkajian seni di Indonesia

    Kreativitas Laleilmanino dalam Lagu Djakarta

    Get PDF
    Jakarta sebagai ibu kota Indonesia memiliki memori yang beragam bersama masyarakatnya. Laleilmanino menciptakan lagu Djakarta yang dirilis bertepatan dengan ulang tahun Jakarta ke-497 pada 22 Juni 2024 berfungsi sebagai pengarsipan memori kolektif dan penguatan identitas kultural Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengkaji proses kreatif Laleilmanino. Penelitian menunjukkan bahwa lagu Djakarta diminati publik secara luas karena berhasil merepresentasikan perasaan dan pengalaman hidup warga Jakarta yang kompleks dan beragam, serta mampu menjadi pengarsipan memori kolektif dan identitas kultural Jakarta. Proses kreativitas Laleilmanino terwujud melalui kolaborasi dengan berbagai musisi lintas genre, yaitu Diskoria, Cécil Yang, dan penggiat seni Betawi Oeblet sebagai music director Betawi, berhasil menghasilkan musik yang menggabungkan pop, hip-hop, dan sentuhan musik tradisional Betawi melalui penggunaan instrumen tehyan dan kendang, dengan kesuksesan yang terbukti melalui nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2024 kategori penata musik pop terbaik. Melalui lagu Djakarta, menunjukkan bahwa kreativitas Laleilmanino terletak pada kemampuannya menggabungkan musik popular dengan sentuhan musik tradisional Betawi, sehingga menciptakan kota Jakarta harus punya anthem yang pop, catchy, dan tetap ada tradisinya

    Penerapan Konsep Antropomorfisme Hewan Pada Desain Karakter dan Pengaruhnya Terhadap World Building Dalam Film Animasi 2 Dimensi "Rabbit and The Night Market"

    Get PDF
    Film animasi merupakan media ekspresif yang mampu menyampaikan pesan moral dan sosial melalui pendekatan visual yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan konsep antropomorfisme hewan pada desain karakter, serta menganalisis pengaruhnya terhadap world building dalam film animasi 2D “Rabbit and The Night Market”. Metode yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), dengan pendekatan studi literatur, diskusi kelompok terbuka (FGD), dan observasi lapangan.Isu utama yang diangkat adalah mengenai dinamika emosi remaja dalam menghadapi keretakan hubungan keluarga. Dari isu tersebut dikembangkan desain karakter hewan yang merepresentasikan sifat manusiawi, serta dunia fiktif yang logis dan mendukung narasi karakter. Proses validasi dilakukan melalui FGD dengan praktisi dan publik, serta pengamatan langsung ke lingkungan alami untuk memperkuat logika visual dunia hewan antropomorfik.Hasil dari perancangan menunjukkan bahwa konsep antropomorfisme hewan mampu membentuk karakter yang ekspresif sekaligus menyatu dengan lingkungan tempat tinggalnya. Integrasi antara karakter, properti, dan latar visual memberikan pengalaman cerita yang kohesif dan imersif, serta efektif dalam menyampaikan nilai-nilai emosional kepada audiens

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Indonesian Institute of the Art Yogyakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇