Jurnal Ilmiah AgriSains
Not a member yet
144 research outputs found
Sort by
Productivity of Moa Buffalo Breeders in the Community Livestock System on Moa Island, Southwest Maluku Regency: Produktivitas Ternak Induk Kerbau Moa pada Sistem Peternakan Rakyat di Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas ternak induk kerbau Moa pada Sistem Peternakan Rakyat di Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2023 di Pulau Moa. Penelitian ini dilakukan di 3 Desa, Desa Werwaru, Desa Tounwawan dan Desa Klis dan pada masing-masing desa digunakan sebanyak 10 responden petani peternak kerbau Moa. Analisis data menggunakan statistik sederhana berupa nilai persentase, rata-rata dan standar deviasi, sesuai kebutuhan variabel yang diamati. dan dilakukankan kajian secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas ternak Induk kerbau di Pulau Moa memiliki rata-rata umur kawin pertama 3,4±0,5 tahun; angka kebuntingan 75,05%; Angka Kelahiran 89,11 %; umur penyapihan 6,06±0,7 bulan; kematian pra sapih 12,41 % dan kawin pasca partus 7,0±0,7 bulan
Conception and Calf Rates from PGF2α Estrus Synchronization in Ogan Komering Ulu Timur, Province of South Sumatra: Angka Kebuntingan dan Panen Pedet Hasil Sinkronisasi Estrus PGF2a di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Sumatera Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinkronisasi estrus terhadap produktivitas panen pedet di 20 kecamatan pada Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Sumatera Selatan pada tahun 2024. Data yang diolah berasal dari hasil sensus yang dilakukan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Program sinkronisasi estrus diharapkan mampu meningkatkan efisiensi reproduksi dan meningkatkan jumlah pedet yang dihasilkan dalam periode tahun 2024. Penelitian menganalisis tingkat kebuntingan dan kelahiran pedet yang dilahirkan setelah penerapan program dan tingkat keberhasilan sinkronisasi estrus berdasarkan beberapa indikator, seperti jumlah yang disinkronkan, jumlah induk bunting, dan angka kelahiran pedet. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada jumlah ternak bunting, dan jumlah pedet yang dihasilkan setelah penerapan sinkronisasi estrus, serta hubungan positif antara sinkronisasi estrus dengan tingkat produktivitas ternak sapi potong di wilayah tersebut. Penerapan sinkronisasi estrus menunjukkan hasil yang sangat positif dengan angka kebuntingan mencapai 72,16% dan tingkat kelahiran pedet hingga 85,00% dari total ternak bunting
Production and Quality of Duckweed (Lemna minor) Using Husk Charcoal Media at Various Concentrations and Different Harvest Ages: Produksi dan Kualitas Kiambang (Lemna minor) yang Menggunakan Media Arang Sekam dengan Konsentrasi dan Umur Panen Berbeda
Pemeliharaan ternak harus menyediakan pakan dengan kualitas, kuantitas maupun kontinuitas yang baik demi kesehatan ternak. Salah satu tanaman yang dapat dijadikan pakan hijauan adalah kiambang (Lemna minor), tanaman air dengan tingkat penyebaran yang sangat luas diseluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi dan kualitas kiambang yang menggunakan media arang sekam pada berbagai konsentrasi dan umur panen berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan yang dipanen 2 minggu dan 3 minggu, sehingga jumlah keseluruhan terdapat 24 unit perlakuan. Perlakuan konsentrasi arang sekam terhadap pertumbuhan dan media tanam tanaman L. minor memberikan pengaruh yang yang tidak nyata terhadap diameter daun, pH media, luas cover area umur panen 2 minggu, akan tetapi terlihat pengaruh yang nyata terhadap luas cover area pada umur panen 3 minggu. Pengaruh perlakuan terhadap parameter Produksi biomassa segar, produksi biomassa kering, kandungan lemak kasar, kandungan protein kasar, kandungan serta kasar, kandungan kadar abu serta gross energi memperlihatkan pengaruh yang sangat nyata. Pertumbuhan L. minor yang terbaik adalah pada perlakuan media arang sekam 7,5%/L dengan umur panen 2 minggu menghasilkan kandungan serat kasar sebesar 18,93%, kandungan gross energi sebesar 1705,67 kkal/kg, dan kandungan protein kasar sebesar 11,08%
The Effect of Patikala Fruit Extract (Etlingera elatior) on Protein Content, Fat Content and Water Holding Capacyty of Culled Laying Hens Meat: Pengaruh Ekstrak Buah Patikala (Etlingera elatior) terhadap Kadar Protein, Kadar Lemak dan Daya Ikat Air Daging Ayam Petelur Afkir
Buah dari tanaman patikala (Etlingera elatior) memiliki kandungan asam sitrat dan asam askorbat yang berpotensi digunakan sebagai bahan marinasi sebelum daging diolah lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar protein, kadar lemak dan daya ikat air daging ayam petelur afkir yang dimarinasi menggunakan ekstrak buah patikala dengan konsentrasi yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan 4 ulangan. P0 (Tanpa perlakuan), P1 (Ekstrak buah patikala konsentrasi 25%), P2 (Ekstrak buah patikala konsentrasi 50%), P3 (Ekstrak buah patikala konsentrasi 75%), P4 (Ekstrak buah patikala konsentrasi 100%). Analisis data yang digunakan adalah Analysis of varians (ANOVA) dan Uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Parameter yang ukur dalam penelitian ini adalah Kadar protein, kadar lemak dan daya ikat air daging ayam petelur afkir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa marinasi daging ayam petelur afkir menggunakan ekstrak buah patikala memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar protein, namun tidak berpengaruh nyata terhadap kadar lemak dan daya ikat air daging ayam petelur afkir
Business Income of Laying Hens at UD. Mandiri Konda District: Analisis Pendapatan Usaha Ayam Ras Petelur di UD. Mandiri Kecamatan Konda
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil usaha, pendapatan dan kelayakan usaha ayam ras petelur Usaha Dagang (UD). Mandiri berdasarkan nilai R/C Rasio dan B/CRasio. Penelitian ini berlangsungpada bulan Desember 2022- Januari 2023 di UD Mandiri Desa Lamomea Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan. Responden pada penelitian ini ialah pemilik usaha dan tenaga kerjapadaayam petelur UD. Mandiri Desa Lamomea Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan. Penentuan responden pada penelitian ini dilakukan secara purposive sampling (sengaja) dengan pertimbangan bahwa peternakan UD. Mandiri memiliki populasi relatif banyak (8.000 ekor) dan merupakan peternakan ayam ras petelur yang berdiri sejak tahun 2017. Analisis data yang diambil dalam penelitian ini ialah analisis pendapatan, R/C Rasio dan B/C Rasio. Sedangkan variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah profil usaha (lamanya usaha, investasi awal, lokasi pemasaran, skala usaha dan volume produksi), biaya tetap usaha, biaya variabel usaha (biaya tidak tetap), dan penerimaan usaha. Hasil Analisa pendapatan menunjukkan bahwa usaha UD. Mandiri dalam satu periode (18 bulan) mendapatkan penerimaan sebesar Rp. 3.979.400.000 dengan pendapatan sebanyak Rp. 241.988.000 Nilai R/C Rasio 1,06 (>1), nilai B/C Rasio 0,06 (>0). Dapat ditarik kesimpulan bahwa peternakan UD. Mandiri menguntungkan dan layak untuk dikembangkan
Growth and Faali of Kacang Goat Feeded Milled Corn as a Source of Energy: Pertumbuhan dan Faali Kambing Kacang yang Diberi Jagung Giling sebagai Sumber Energi
Jagung giling dengan kandungan energi cukup tinggi memiliki potensi dalam memperbaiki pertumbuhan dan faali kambing Kacang, untuk itu dalam meningkatkan pemanfaatan jagung giling sebagai pakan ternak perlu adanya kajian lebih kompleks. Maksud dan tujuan penelitian untuk mengevaluasi pertumbuhan dan fisiologis kambing Kacang melalui pemberian pakan jagung giling sebagai sumber energi. Penelitian menggunakan kambing Kacang sebanyak 15 ekor, kandang penelitian berbentuk panggung dan setiap ternak terpisah dalam kandang individu. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok, ternak penelitian di acak menjadi 3 kelompok perlakuan dan 5 kelompok ulangan setiap perlakuan. Variabel penelitian yaitu pertumbuhan, status faali, nilai hematologis darah dan kimia darah, data penelitian di analisis sesuai Rancangan Acak Kelompok dan di lanjutkan menggunakan BNJ apabila menunjukkan taraf nyata (<0,05). Hasil penelitian pertambahan bobot badan, konsumsi bahan kering, efisiensi penggunaan bahan kering ransum dan kadar glukosa darah lebih tinggi daripada kambing Kacang tanpa pemberian jagung giling
Contribution of Family Work Time in Goat Farming Business in Pomolulu Village, Balaesang Tanjung District: Kontribusi Curahan Waktu Kerja Keluarga dalam Usaha Ternak Kambing di Desa Pomolulu Kecamatan Balaesang Tanjung
Peternakan merupakan salah satu sektor pertanian dalam kegiatannya seperti halnya dengan tujuan pembangunan sektor pertanian yaitu meningkatkan produksi dan produktivitas serta pendapatan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan memberikan kesempatan kerja bagi wanita berperan aktif dalam pelaksanaan pembangunan pertanian khususnya subsektor peternakan. Mengetahui curahan Waktu kerja keluarga dalam usaha ternak kambing di Desa Pomolulu Kecamatan Balaesang Tanjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahaui kontribusi curahan Waktu kerja keluarga terhadap usaha ternak kambing di Desa Pomolulu Kecamatan Balaesang tanjung. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan Juni tahun 2022 di Desa Pomolulu Kecamatan Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dan mengambil keseluruhan keluarga yang memiliki usaha ternak kambing dan yang mempekerjakan keluarga dalam menjalankan usahanya. Curahan waktu kerja Laki-laki pada usaha peternakan kambing di Desa Pomolulu Kecamatan Balaesang Tanjung sebesar 3,8 jam/ hari, Curahan waktu kerja wanita pada usaha peternakan kambing di Desa Pomolulu Kecamatan Balaesang Tanjung sebesar 2,6 jam/hari. Besarnya kontribusi curahan waktu kerja wanita terhadap total curahan waktu kerja pada usaha peternakan Kambing di Desa Pomolulu Kecamatan Balaesang Tanjung yaitu sebesar 100%