Pancaran Pendidikan
Not a member yet
291 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING SETTING CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SUBPOKOK BAHASAN PRISMA DAN LIMAS KELAS VIII SEMESTERGENAP
Abstract. The purpose of this research isto know process and resultof Development of Mathematics Learning Instruments Based on Student Facilitator And Explaining by Setting Contextual Teaching and Learning of Prism and PyramidSub Topic at Eighth Grade of Junior High School. Learninginstruments development model refers to4D Thiagarajan model. The research produces lesson plan, worksheet, and evaluation test. The products refer to steps of Student Facilitator and Explainingand components of Contectual Teaching and Learning. Based on validation process and tryout of learning instruments, itcan be concluded that the learning instruments have satisfied criteriaofvalidaty, practice, and effective. Keywords: Mathematics Learning Instruments, Student Facilitator And Explaining, Contextual Teaching and Learning, Prism and Pyramid, 4D Thiagarajan model
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA POKOK BAHASAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGANBILANGAN BULAT DENGAN MEDIA MANIK – MANIK PADA SISWA KELAS IV SDN TANGGUL WETAN 02 TAHUN PELAJARAN 2011/2012 KECAMATAN TANGGUL – JEMBER
Abstrak.Pelajaran matematika pada akhir - ahkir ini oleh sebagian anak masih dianggap sangat menakutkan dan kurang menarik. Disamping itu adanya arus globalisasi yang ditandai dengan semakin banyaknya permainan di luar sekolah seperti play stations ( PS ) dan semacamnya membuat seorang guru merasa kesulitan dalam menyampaikan materi pada pelajaran matematika karena dianggap kalah menarik dengan permainan yang ada di luar sekolah, sehingga anak malas untuk mempelajarinya.Guru harus bisa menyajikan pembelajaran yang menarik di dalam kelas. Salah satu cara yang dapat digunakan guru adalah menggunakan media. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan, aktivitas dan hasil belajar dalam penerapan pembelajaran matematika pokok bahasan penjumlahan dan penguranganbilangan bulat dengan media manik – manik pada siswa kelas IV SDN Tanggul Wetan 02 Tahun Pelajaran 2011/2012 Kecamatan Tanggul – Jember. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam 2 Siklus.Berdasarkan hasil analisisdata aktivitas siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Aktivitas menggunakan media meningkat 23,3%, aktivitas bertanya meningkat 23,3% dan aktivitas memecahkan soal meningkat 26,7%. Hasil belajar. Siswa yang tuntas belajar meningkat 30,3% dan siswa yang tidak tuntas belajar menurun sebanyak 29,40%. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran matematika pokok bahasan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan media manik – manik dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Tanggul Wetan 02 Kecamatan Tanggul – Jember Tahun Pelajaran 2011/2012. Kata Kunci: pembelajaran matematika, media manik-manik
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN JIGSAW PADA POKOK BAHASAN MENULIS RESENSI BUKU PENGETAHUAN DI KELAS IX-C SMP NEGERI 1 PUGER
Abstrak. Kegiatan belajar mengajar Bahasa Indonesia yang dilakukan selama ini siswa kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Selain itu, guru Bahasa Indonesia cenderung mengajar dengan model pembelajaran langsung dimana pusat pembelajaran terletak pada guru, sedangkan umpan balik serta koreksi dari guru yang diberikan kurang menyeluruh. Hal ini yang menyebabkan siswa belajar Bahasa Indonesia kurang bermakna dan membosankan serta merusak minat belajar siswa. Dampak ini semua terlihat dari hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IX-C SMP Negeri 1 Puger yang masih rendah yaitu pada ulangan harian dan semester ganjil sekitar 30% rata-rata nilai Bahasa Indonesia masih di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Berdasarkan masalah tersebut peneliti berusaha untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX-C SMP Negeri 1 Puger dengan jumlah siswa sebanyak 40 orang siswa yang terdiri dari 13 orang siswa laki-laki dan 27 orang siswa perempuan.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan penelitian ; perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi dan revisi. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi, tes, dokumentasi, dan angket. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa yaitu pada siklus pertama yang tuntas sebesar 92,5%, sedangkan siklus kedua sebesar 97,5%. Aktivitas guru dalam pengelolaan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dari siklus pertama dan siklus kedua memperoleh rata-rata skor 3,56 dalam kategori baik. Aktivitas siswa selama dalam pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dari siklus pertama dan siklus kedua memperoleh rata-rata skor 3,42 dalam kategori cukup baik. Hasil tanggapan siswa ditunjukkan dengan adanya 100% siswa mengatakan senang dan setuju dilaksanakannya pembelajaran kooperatif dengan jigsaw dengan alasan diantarannya; siswa dapat berdiskusi dan saling tukar pendapat dengan temannya, siswa dapat belajar bukan hanya dari guru tetapi juga dari temannya yang lain, dan siswa dapat berkesempatan belajar mandiri. Kata Kunci : kooperatif , jigsaw,menulis resensi buku pengetahuan
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS (THIN KPAIR SHARE) DENGAN MEDIA BERBASIS WEBSITE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI (Siswa Kelas XC di SMAN 2 Tanggul - Jember Tahun Pelajaran 2012/2013)
Abstract.This research is Classroom Action Research. Classroom Action Research (CAR) is a research which is done during the teaching and learning activities. The objective of CAR is to improve or to increase the quality of learning.Think Pair Share (TPS) is a simple cooperative learning model which lets the students learn individually and in group. The objectives of this research are to improve the students’ motivation and the students’ biology score through the application of cooperative learning model type Think Pair Share (TPS) by using website base at tenth year ofSMANegeri 2 Tanggul – Jember. The result of the application Think PairShare learning model by using website base shows the improvement of student motivationthat is 39,31% consisting attention is 16,63%, relevance is 9,25%, confidence is 7,18%, and satisfaction 6,25%. Beside the improvement of cognitive aspect is 66,65%, and the afective aspect is 30,8%. Keywords:CAR, Think Pair Share, website, motivation, learning outcome
PERBEDAAN TOKSISITAS EKSTRAK, REBUSAN DAN RENDAMAN DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes aegypti L.
Abstract.Aedes aegypti L. mosquitos is vector that cause dengue fever. Control efforts by government using synthetic insecticides have a negative impact. Alternative control which is safer and environmentally friendly is the use of compounds derived from plants or referred to as a botanical insecticide. Plant that can be developed as a botanical insecticide is papaya (Carica papaya L.). Papaya leaves contain the papain enzyme, karpain alkaloids, glikosid, karposid and saponins. To determine the differences among extracted, boiled and immersion papaya (Carica papaya L.) toxicity on mortality of Aedes aegypti L. larvae, the research is conducted to obtain LC50 andLT50values of serial extracted, boiled and immersion papaya (Carica papaya L.) concentrations which is analyzed using Probit alisis. The amount of influencing extracted, boiled and immersion papaya (Carica papaya L.) on mosquito larvae mortality of A. aegypti L. was analyzed by using ANOVA. Based on the research results, it was revealed that there were significant differences between treatments by using extracted, boiled, and immersion papaya leaves on mortality of larvae of Aedes aegypti L.based on significance that is 0,000 (p<0,05). And if there are significant differences, it will be calculated by using Ducan test with a level of 95%. Based on the research results, it was revealed that there were significant differences between treatments by using extracted, boiled, and immersion papaya leaves on mortality of larvae of Aedes aegypti L.based on significance that is 0,000 (p<0,05). Keywords:Botanical insecticide, Papaya Leaves (Carica papaya L.) ,Toxicity,mortality, Aedes aegypti L. larva
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS METODE GUIDED DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN E-LEARNING DENGAN APLIKASI ATUTOR PADA POKOK BAHASAN LINGKARAN KELAS VIII SMP
Abstract.The research aims to know process and result of developing of mathematics learning intruments based on guided discovery learning method and assisted e-learning with Learning Management System (LMS)ATutor for circle topic at seventh grade of junior high school. The research development modle refers to 4D Thiagarajan models. The subject of research is students of VIIIG class SMPN 7Jember in even semester academic year 2012-2013. The data of research are obtained by validation sheet, observation sheet of teacher and students activities, questionnaire, and evaluation test.The products of this research are lesson plan, studenthandbook, digital worksheet, and evaluation test integrated by e-learning site.The result shows that the learning instruments satisfy validity, practical, and effective criteria. Key Words: guided discovery learning, e-learning, LMS ATutor, circl
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MEMBACA MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
Abstrak. Pembelajaran membaca pada program studi S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) memiliki peran yang penting. Keterampilan membaca dapat menunjang prosfesi mahasiswa sebagai calon pengajar, membantu mahasiswa untuk maju, dan menjadikan dirinya pribadi yang berkualitas. Salah satu upaya untuk merealisasikan tujuan itu adalah dengan mempelajari, memilih, menentukan, dan mengembangkan secara tepat perangkat pembelajaran untuk memberikan layanan belajar kepada mahasiswa. Masalah utama penelitian ini adalah “Bagaimanakah menyusun perangkat pembelajaran keterampilan membaca model Pembelajaran Kontekstual”. Kegiatan penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar Keterampilan Membaca yang dikemas dalam bentuk modul yang dikembangkan berdasarkan Pembelajaran Kontekstual. Manfaat hasil penelitian adalah hasil belajar mahasiswa lebih bermakna dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa, dan mempunyai dampak dapat meningkatkan efektivitas perkuliahan. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian adalah model Borg dan Gall. Data yang dibutuhkan penelitian ini adalah data hasil tanggapan/penilaian dari tim ahli dan dosen, data hasil tanggapan/penilaian dari mahasiswa, data hasil tes uji kompetensi keterampilan membaca, dan data analisis hasil uji efektivitas dampak penggunaan perangkat pembelajaran. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah angket, wawancara, dan tes. Data hasil penilaian/tanggapan dari uji kelompok ahli, kelompok kecil, dan kelompok uji lapangan dianilisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Data tentang hasil tes uji kompetensi membaca mahasiswa terhadap peningkatan prestasi belajar dianalisis dengan menggunakan teknik analisis korelasi. Data tentang analisis hasil dampak pengembangan perangkat pembelajaran keterampilan membaca terhadap efektivitas pelaksanaan pembelajaran dianalisis dengan menggunakan teknik analisis nonparametris. Berdasarkan analisis data hasil tanggapan/penilaian dari tim ahli, kelompok dosen dan mahasiswa, perangkat pembelajaran keterampilan membaca yang dikembangkan, Pembelajaran Kontekstual dinilai layak untuk sumber belajar pada matakuliah Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia. Berdasarkan analisis data hasil tes uji kompetensi keterampilan membaca, tiap unit modul keterampilan membaca dinilai dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Berdasarkan analisis data tentang dampak pengembangan perangkat pembelajaran keterampilan membaca terhadap efektivitas perkuliahan, perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat membuat proses perkuliahan berjalan lebih efektif. Atas dasar hasil penelitian yang ditemukan disarankan pengguna perangkat pembelajaran hasil penelitian ini berlaku dikalangan mahasiswa keguruaan dan dosen keguruaan. Apabila pihak lain akan memanfaatkannya diharapkan pembaca membaca isi bagian yang dinilai relevan dengan kebutuhan. Kata Kunci: membaca, model belajar kontekstua
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BIOLOGI BERBASIS PENDEKATAN DEEP DIALOGUE/CRITICAL THINKING (DD/CT) PADA POKOK BAHASAN METABOLISME KARBOHIDRAT KELAS XII SMA
Abstract.Deep Dialogue/Critical Thinking (DD/CT) approach is able to improve student’s intellectual potential in analyzing, making consideration, creating conclusion and trining their interpersonal relationship by delivering opinion. This research intended to develop and examine the result of learning material with Deep Dialogue/Critical Thinking (DD/CT) based in carbohydrate metabolism subject for XII grade of senior high school. This research refered to 4-D model by Thiagarajan, but it is restricted in the 3-D step (define, design, develop). This research used 6 validators to assess the quality of the book and 9 students to test the result of developmental book. Data obtained from student and teacher questionnaires, validator sheets, questionnaires of the legitility and difficulty level, and student’s response questionnaires. The result of this research showed that learning material with DD/CT based has been valid with 77,85% score. It means thai it can be used in learning process by doing some revision to the needed substration based on the suggestion and critism from the validator. Key Words: learning material, carbohydrat metabolism, Deep Dialogue/Critical Thinking (DD/CT) approach., 4-D Model
PENGGUNAAN MEDIA KOKAMI PADA MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VA SDN DARUNGAN 01 KECAMATAN TANGGUL KABUPATEN JEMBER
Abstrak. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Penguasaan terhadap bidang IPA sangat diperlukan siswa sebagai bekal hidupnya dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat. Kegiatan belajar mengajar tidak terlepas dari berbagai permasalahan, diantaranya adalah rendahnya hasil belajar siswa dan pemilihan model pembelajaran yang kurang tepat, sehingga siswa kurang memehami materi pelajarn sesuai dengan kompetensi dasar yang ditetapkan. Pernyataan tersebut didukung oleh kenyataan yang ada di lapangan yang menunjukkan bahwa hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPA) di Kelas VA SDN Darungan 01 masih tergolong rendah. Media atau alat peraga agar siswa dapat menguasai materi dengan baik. Kokami (kotak dan kartu misterius) merupakan salah satu jenis media yang dikombinasikan dengan permainan bahasa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagimana penerapan, aktivitas, dan hasil belajar siswa dengan penggunaan media Kokami. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang yang terdiri dari empat fase, yaitu perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus di SDN Darungan 01 Kecamatan Taggul Kabupaten Jember.Berdasarkan analisis data, aktivitas mendengarkan meningkat 23,68%, aktivitas diskusi meningkat 23,16%, dan aktivitas menyelesaikan soal meningkat 32,65%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, pada siklus I siswa yang tuntas belajar sebanyak 22 anak (57,89%), dan pada siklus II siswa yang tuntas belajar sebanyak 35 anak (92,10 %).dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penggunaan Media Kokami pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas VA SDN Darungan 01 Kecamatan Taggul Kabupaten Jember dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci: Media Kokami, hasil belajar sisw
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIGITAL DAN APLIKASINYA DALAM MODEL SIKLUS PEMBELAJARAN 5E (LEARNING CYCLE 5E) TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR (SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 10 PROBOLINGGO TAHUN PELAJARAN 2012/2013)
Abstract. One of teaching models that focus on student is Learning Cycle 5E. The Learning Cycle 5E teaching Model has five stages that consist of Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, and Evaluation. Besides the teaching Model, teaching Material is also required. Teaching Material is a material of learning that is constructed systematically and used by teacher in learning process. The teaching Material could be combined with Technology Information and Communication in order to be a digital teaching Material. The aim of the research is to understand the digital teaching material development and also to check the improvement of student’s study result and the result of study after using digital teaching material and its application in Learning Cycle 5E. The Result of the research shows that the validation test result which uses three validators, shows that 51.6% is in Very Good Category. The student’s result study activity average is 71% in the first meeting and 79,5% in the second meeting. While the average score of the study result of student is 78.13in the first meeting and 82,00 in the second meeting. Key Words : Learning Cycle 5E, teaching materials, activity of study, result of stud