Sawwa: Jurnal Studi Gender
Not a member yet
    190 research outputs found

    MENGOBATI LUKA ANAK KORBAN PERCERAIAN MELALUI PEMAAFAN

    Full text link
    Stress bias terjadi dimanapun, kapanpun, dan bagaimanapun. Salah satu stress dirasakan oleh anak-anak. Sebagian besar anak yang tumbuh dalam keluarga yang bercerai akan mengalami stress berat beresiko mengembangkan masalah masalah perilaku misalnya juvenil delequency, mall adjusment dll. Pemaafan sangat dibutuhkan bagi anak untuk mengelola dan menanggulangi disstres yang dirasakan. Alur yang ditawarkan oleh pemaafan mengarahkan anak untuk menekankan jalan damai dan cinta kasih untuk mengatasi rasa sakit yang dialami. Anak tidak lagi menimpakan beban kesalahan pada orang lain, dan dapat melihat bahwa hal yang lebih penting adalah berusaha mencapai perasaan dan kondisi damai itu sendiri. Perlu upaya mengurangi perasaan dengan menggunakan faktor analisis, mendapatkan tiga aspek kesiapan memaafkan, yaitu pemaafan versus balas dendam, situasi pribadi dan sosial, dan halangan terhadap pemaafan. 

    MENELAAH ULANG POLIGAMI DALAM HUKUM PERKAWINAN

    Full text link
    Marriageis essentially areunification ofmen and womenconsistingof elements ofsouland body arefusedinto one inahouseholdframeforemotional and physicalwelfare. Regulationof marriageembracedthe principlethata manmay onlyhavea wifeand vice versa. The court maygrant permissionto the husbandtoa wifemorethanacertain requirements.QualitativeandquantitativeJusticeas a condition ofpolygamydifficultand evenimpossible to berealized. Polygamy issynonymouswiththe exploitation ofwomenfor the sake ofgreedandsexuallust.

    PEMBELAJARAN PERKALIAN PECAHAN BIASA BERBANTU MEDIA BENDA KONKRET: Studi Kasus Perbedaan Gender terhadap Kemampuan Matematika Siswa Kelas V SDN Sambiroto 3 Semarang

    Full text link
    AbstrakPembelajaran operasi kali dua pecahan di sekolah dasar masih menggunakan cara instan. Pembelajaran dengan cara tidak menggenal konsep dasar matematika, teringatnya tidak akan lama dibandingan menggunakan media pembelajaran. Didalam pembelajaran juga berdasarkan teori belajarnya Bruner yang bisa digunakan dalam pembelajaran perkalian pecahan. Anak diajak menemukan secara langsung konsep perkaliannya. Media yang digunakan hanya se­lembar kertas HVS, ini merupakan tahap enaktif dari teori belajaran Bruner. Setelah anak mulai mengerti bagaimana membuat perkalian pecahan dengan kertas HVS, dilanjutkan dengan menggambar pada kertas berpetak, ini merupakan tahap ikonik di dalam teori belajar Bruner. Terakhir tahap simbolik anak menggunakan simbol secara langsung tentang perkalian pecahan. Pembelajaran ini diterapkan pada anak kelas 5 di SDN Sambiroto Tembalang Semarang dapat meningkatkan hasil pemahaman anak perempuan dan anak laki-laki terhadap perkalian pecahan. Kemampuan anak laki-laki dan perempuan tidak ada perbedaan. Hasil evaluasi sama, saat proses berbeda ada kecenderungan anak perempuan lebih cepat menguasi dibandingkan anak laki-lak

    PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MENURUNKAN PROBLEM TEKANAN EMOSI BERBASIS GENDER

    Full text link
    This research seeks to investigate the contribution interpersonal communication to reduce emotion problem pressure college student in IAIN special programme. Five major dimension of interpersonal com­munication are openness, emphaty, supportiveness, positiveness and equality, were derived from a humanistic perception. Emotion problem pressure was defined in term pleasant and unpleasant emotion, besides from four conditional are stimulate, feelness, internal responshipness and behavior types. Sixty six subjects were involved in study, subject were devided into three programmes, 17 subject PKPA, 24 subject FUPK-TH and 25 subject FUPK-TP. To find the contribution between interpersonal communication and emotion problem pressure it used simple regression method, and different effect variables using t-test method. The result of this study shows that interpersonal communication has a real effect to reduce emotion problem pressure (Fh = 7,966 > Ft = 6,302, p = 0,05; R2 = 0,910), the contribution variation of interpersonal communication is high (91,0%) and 0,9 explained by other variation models in independent variable. The contribution effect, male is higher than female (tm = 16,065 > tf = 11,660). In conclusion, interpersonal communication has the contri­bution effect to reduce emotion problem pressure of callege student in IAIN special programme

    STATUS ANAK DI LUAR PERKAWINAN PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NO. 46/PUU -VIII/2010

    Full text link
    Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 ter­tanggal 17 Februari 2012 mengenai anak di luar perkawinan men­dapat pengakuan hukum perdatanya kepada bapak biologisnya, dan dalam diktumnya me-review ketentuan pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 menjadi “Anak yang dilahir­kan di luar perkawinan mempunyai hubungan perdata dengan ibunya dan keluarga ibunya serta dengan laki-laki sebagi ayahnya yang dapat dibuktikan berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau bukti lain menurut hukum mempunyai hubungan darah, termasuk hubungan perdata dengan keluarga ayahnya”. Maka UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974 mengalami perubahan yang sangat signifikan, khusus­­­­­­nya pasal 43 ayat (1), karena UUP belum di­amandemen, se­hing­ga meresahkan masyarakat. Padahal Putusan MK adalah suatu putusan final yang berkaitan dengan uji materiil UUP, khususnya pasal 43 ayat (1). Oleh karena itu, Putusan MK ini berlaku sebagai undang-undang, sehingga substansinya berlaku general, tidak individual dan tidak kasuistik. Putusan MK menjadi norma hukum yang berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia tentang hubung­an hukum antara anak dengan kedua orang tuanya beserta segala konsekuensi­nya, baik anak itu yang dilahirkan dalam ikatan perkawinan maupun di luar ikatan perkawinan yang sah

    FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK KESADARAN BERAGAMA ANAK JALANAN

    Full text link
    Kesadaran beragama merupakan salah satu unsur penting dalam ke­hidupan seseorang. Kesadaran beragama anak jalanan merupakan konseptualisasi watak keberagamaan yang dibentuk individu menjadi identitas personalnya. Kesadaran beragama yang berkembang saat ini dapat dipengaruhi banyak faktor, baik bersifat internal maupun eksternal. Anak jalanan dapat mengembangkan kesadaran beragama yang positif jika mampu memunculkan motivasi dan mendapat dukungan. Motivasi spiritual adalah salah satu jenis motivasi yang me­miliki kontribusi membangun kesadaran beragama, hal sama di­beri­­kan oleh dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kon­tribusi faktor internal dan eksternal dalam membentuk kesadaran ber­agama, yaitu aspek motivasional dan dukungan sosial. Aspek motiva­sional yang biasanya diarahkan pada tema keberagamaan adalah motivasi spiritual, seseorang dengan motivasi spiritual tinggi biasanya cenderung memiliki kesadaran menghadirkan nilai-nilai ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Aspek lain adalah aspek yang bersifat eksternal, biasanya berupa dukungan. Dukungan adalah bentuk perhatian yang diberikan pada seseorang sehingga dirinya merasa diterima lingkungannya. Seseorang dengan dukungan sosial tinggi tentu diyakini juga mampu memunculkan semangat meng­hadirkan tata nilai sosial yang diyakini benar, salah satunya agama

    SECERCAH PANDANG MENGUNGKAP KASUS NIKAH SIRRI DI INDONESIA

    Full text link
    Salah satu bentuk pelecehan terhadap perempuan yang dapat menghilangkan hak-haknya adalah nikah sirri, yakni melaksanakan pernikahan rahasia. Bahkan tidak jarang terjadi lahir hubungan seks di luar pernikahan dengan dalih nikah sirri. Inilah yang kemudian me­lahir­kan istilah lelaki dan perempuan piaraan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Hasil pembahasan me­nunjuk­kan bahwa beberapa tahun terakhir terjadi pergeseran makna suci pernikahan. Fenomena ini ditandai dengan maraknya prosesi nikah sirri atau nikah di bawah tangan. Ada berbagai pendapat di kalangan ulama mengenai halal tidaknya nikah sirri ini. Sebagian ulama menilai pernikahan sirri dihalalkan asal memenuhi syarat dan rukun nikah oleh negara. Nikah sirri selain berpotensi menimbulkan fitnah, juga secara hukum sangat merugikan kaum wanita. Meski "sah" menurut agama, namun pernikahan sirri  tidak barakah (berkah) dan luput dari perlindungan hukum perkawinan. Dengan buku nikah menjadi bukti pernikahan yang dilakukan telah dicatat oleh negara. Suami dan isteri mempunyai hak yang sama dalam hukum per­kawinan.

    PERAN GANDA PEREMPUAN PADA KELUARGA MASYARAKAT AGRARIS: KASUS 10 ISTRI BURUH TANI DI DESA PUTAT PURWODADI GROBOGAN

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai Peran Ganda Perempuan pada Keluarga Masyarakat Agraris (Kasus 10 istri buruh tani di Desa Putat, Purwodadi, Grobogan ). Secara spesifik tujuan yang ingin dicapai adalah (1) untuk mengetahui peran istri buruh tani dalam meningkatkan ekonomi keluarganya, (2) untuk mengetahui bentuk partisipasi yang dilakukan istri buruh tani dalam meningkatkan ekonomi keluarganya.Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di desa Putat, Purwodadi, Grobogan. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) peranan istri buruh tani di Desa Putat dalam peningkatan ekonomi banyak terkonsentrasi pada sektor informal. Bias gender dalam kehidupan ekonomi keluarga sudah tampak kabur karena para istri juga di tuntut untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sehingga mereka tidak hanya tinggal diam di rumah untuk menanti dan membelanjakan penghasilan suami mereka dari sawah, namun mereka juga ikut terlibat dalam kegiatan mencari nafkah. Konsep yang terkait dengan penelitian ini adalah mengenai stratifikasi sosial, di mana adanya pembedaan antara kelas atas, kelas menengah dan kelas bawah gender, yang mengarah kepada pemikiran bagaimana gender di­per­masalahkan. (2) Partisipasi istri dalam meningkatkan ke­sejahtera­an keluarga di desa Putat diwujudkan dalam ketiga perannya baik dalam lingkungan rumah tangga, dalam bidang ekonomi, maupun dalam masyarakat. Peran ibu rumah tangga sangatlah dominan di Desa Putat karena mereka harus me­ngerja­kan pekerjaan rumah tangga sendiri dan perbekalan bagi suami untuk ke sawah. Mereka harus menyelesaikan segala tugas di dalam rumah tangga yang memang secara kodrati telah menjadi tanggung jawab mereka dan membantu baik secara langsung maupun tidak langsung proses produksi. Ibu-ibu di Desa Putat juga masih aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan seperti kegiatan PKK, arisan dan pengajian sebagai wujud partisipasinya di dalam kehidupan bermasyarakat. Namun dalam ekonomi bentuk partisipasi seorang istri buruh tani di Desa Putat ada dua hal yaitu menjadi pengrajin batik tulis , selain itu juga biasanya istri-istri buruh tani memilih profesi sebagai pedagang (penjual sayur keliling atau membuka warung di rumah)

    BABY SMOKER: PERILAKU KONSUMSI ROKOK PADA ANAK DAN STRATEGI DAKWAHNYA

    Full text link
    Anak merokok merupakan fenomena yang dianggap wajar oleh sebagian besar orang tua. Anak merokok dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan karena banyak faktor, diantaranya faktor yang ber­sifat internal maupun eksternal, baik karena watak ke­biasa­an, maupun pengaruh dari lingkungan khususnya media massa. Pada beberapa kasus anak merokok memiliki dampak negative dalam perkembangan kehidupannya diantaranya efek berupa sakit fisik maupun psikologis, dan perilaku malasuai. Kondisi ini perlu diminimalisir agar perilaku merokok anak dapat di­mini­ma­li­sir. Salah satu upaya yang diduga dapat dilakukan untuk mengurangi peningkatan perilaku merokok adalah dengan upaya dakwah Islam dengan mengoptimalkan bentuk kegiatan dakwah yaitu irsyad, tabligh, tadbir, dan tathwir

    FEMINISME: SEBUAH MODEL PENELITIAN KUALITATIF

    Full text link
    Focus dari penelitian ini sebenarnya terletak pada model penelitian kualitatif dengan pendekatan feminis. Fokusnya berupaya membawa perbedaan tersebut ke dalam keterbukaan untuk menunjukkan posisi subordinat kaum perempuan dan untuk menjelaskan sistem ekonomi dan politik dunia tidak mengistimewakan posisi perempuan. Feminisme dalam teori ini bisa dilihat sebagai proyek oleh kaum feminis untuk mem­pengaruhi perubahan sosial baik sebagai serangkaian penerapan maupun sebagai kumpulan teori. Feminisme mengadopsi gabung­an tematik dan struktur kronologis, menyatukan koleksi karya tokoh-tokoh yang tak terbantahkan dalam proyek ini, serta penelitian penting dari generasi sarjana baru. Fokusnya kemudian akan membuka wacana kehidupan sosial pada tradisi teori sosial yang lebih luas dan peduli dengan studi tentang kekuatan sosial dan emansipasi manusia

    184

    full texts

    190

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sawwa: Jurnal Studi Gender
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇