Widya Mandala Surabaya Catholic University Repository
Not a member yet
    20869 research outputs found

    Potensi ekstrak etanol daun tin (Ficus carica L.) sebagai antibakteri terhadap Salmonella typhi

    Get PDF
    Salmonella typhi merupakan bakteri penyebab demam tifoid yang perlu menjadi perhatian serius karena sifatnya endemis dan mengancam kesehatan. Alternatif pengobatan demam tifoid selain dengan antibiotik dapat memanfaatkan kandungan senyawa yang terdapat pada bahan alam. Tin (Ficus carica L.) merupakan salah satu bahan alam yang memiliki kandungan terpenoid dan dapat menghasilkan agen antibakteri untuk menghambat pertumbuhan dari bakteri yang resisten terhadap antibiotik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun tin dalam pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi sumuran dengan konsentrasi ekstrak 20%, 30%, 40% dan 50% sebanyak tiga kali pengulangan dan dilanjutkan dengan uji KLT-Bioautografi untuk mengetahui senyawa dalam ekstrak etanol daun tin yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi menggunakan fase gerak kloroform : metanol (95:5) dan fase diam silika gel 60 F254. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun tin positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, terpenoid, steroid, saponin dan fenol dan dapat menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi pada konsentrasi 30%, 40%, 50% dengan DHP berturut-turut sebesar 11,26mm±0,07mm; 13,38mm±0,10mm; 14,60mm±0,13mm. Dari hasil KLT-Bioautografi ekstrak etanol daun tin diketahui senyawa terpenoid dan saponin memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi

    Pengaruh food quality, price, delivery quality, konsumen bakwan goreng socius terhadap customer satisfaction

    Get PDF
    Pertumbuhan industri makanan sangat signifikan dan cepat, hal ini terbukti dari data Direktur Jendral Industri Agro Kementrian Perindustrian, yaitu Abdul Rochim. bahwa peran industri makanan atau minuman berkontribusi pada PDB nasional dengan nilai yang mencapai 7,02% dan nilai ekspor tertinggi di dalam kelompok manufaktur yang menembus hinggga US$ 27,59 milliar memberikan nilai investasi secara signifikan sebesar RP 40,53 di tahun 2020 kemudian pada tahun 2021 produk domestik bruto (PDB) untuk industi makanan dan minuman memiliki pertumbuhan yang positif sebesar 3,49% bahkan di tahun 2022 pun industri makanan masih cemerlang dan mengalami kenaikan, Dimana pertumbuhan makanan yang pertumbuhannya paling pesat adalah bisnis gorengan karena di Indonesia masyrakat memiliki kebiasaan untuk menyamil dan bisnis frozen food, dikarenakan lebih praktis dan siap saji. Selain itu bisnis gorengan dan bisnis frozen food merupakan bisnis yang memiliki peluang besar untuk berkembang dan meningkat karena di saat ini banyak orang yang menyukai hal yang praktis atau siap saji dan juga bisnis gorengan membutuhkan modal sedikit tetapi keuntungan yang diperoleh besar. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsumen bakwan goreng socius. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan syarat pernah membeli bakwan goreng socius dengan jumlah sampel yang diteliti sebanyak 150 konsumen. Variabel dalam penelitian ini adalah food quality, price, delivery quality sebagai variabel eksogen serta satisfication dan recommendation, sebagai variabel endogen, penelitian ini mengolah data hasil penelitian menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menyatakan bahwa food quality, price dan delivery quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap satisfaction, hal ini dikarenakan bakwan goreng socius memberikan harga yang murah atau terjangkau dibandingkan dengan pesaingnya serta bakwan goreng socius memberikan kualitas produk yang terbaik untuk konsumennya, yaitu menggunakan bahan baku yang fresh, varian isian bakwan goreng yang lengkap, seperti cumi, jagung, tahu, yang mana varian ini belum ada sebelumnya di pasaran

    Standarisasi simplisia daun pandan (Pandanus amaryllifolius) dari tiga daerah berbeda

    Get PDF
    Pandan (Pandanus amaryllifolius) merupakan tanaman yang sering dimanfaatkan sebagai pewarna dan penambah aroma pada masakan. Secara tradisional, daun pandan digunakan sebagai antibakteri, antidiabetik, antikanker, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan profil standarisasi spesifik dan non spesifik. Simplisia yang digunakan diperoleh dari tiga daerah yang berbeda, yaitu Batu, Bogor, dan Tawangmangu. Penetapan parameter spesifik meliputi identitas, organoleptis, mikroskopis, skrining fitokimia, profil kromatogram secara Kromatografi Lapis Tipis, profil spektrum menggunakan Spektrofotometri Infrared, penetapan kadar (flavonoid dan fenol), dan kadar sari larut. Parameter non spesifik meliputi susut pengeringan, kadar abu total, kadar abu larut air dan kadar abu tidak larut asam. Berdasarkan hasil pengamatan mikroskopis daun pandan memiliki fragmen pengenal berupa kristal ca oksalat berbentuk prisma dan jarum, berkas pembuluh dengan penebalan spiral, mesofil dan epidermis dengan stomata. Hasil skrining simplisia daun pandan mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, steroid, dan tanin. Kadar sari larut etanol >14% kadar sari larut air >18%, profil spektrum dengan spektrofotometri Infrared memiliki bilangan gelombang yang menunjukkan gugus fungsi O-H aromatis, C-H, C=C, C-N, dan C-O. Pada daerah fingerprint memiliki bilangan gelombang 1373,5–1370,62 cm-1 , 1320 – 1318 cm-1 , 1239,4–1232,7 cm-1 , 1058,4–1054,51 cm-1 , 1033,21– 1033,17 cm-1 , dan 522,07 cm-1 , kadar flavonoid ≥2,2 mgQE/g simplisia, kadar fenol ≥6,1 mgGAE/g simplisia, susut pengeringan <1,8%

    Validasi metode identifikasi parasetamol dan natrium diklofenak dalam sediaan jamu pegal linu secara kromatografi lapis tipis

    Get PDF
    Jamu merupakan jenis obat tradisional yang berasal dari bahan tanaman maupun dari hewan yang disajikan secara tradisional dalam bentuk serbuk, seduhan, cair, pil atau kapsul. Persyaratan jamu agar layak untuk dikonsumsi adalah tidak boleh mengandung BKO (Bahan Kimia Obat). Salah satu jamu yang banyak beredar dan bisa didapatkan dengan bebas di masyarakat adalah jamu pegal linu. Parasetamol dan natrium diklofenak merupakan BKO yang dicurigai digunakan dalam jamu pegal linu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi adanya kandungan BKO parasetamol dan natrium diklofenak dalam jamu pegal linu menggunakan metode KLT-Densitometri yang sudah tervalidasi. Kategori validasi dalam penelitian adalah validasi kategori II yang digunakan untuk mengidentifikasi adanya cemaran atau pengotor dalam jamu. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah selektivitas dan uji batas deteksi (limit of detection). Pada penelitian ini digunakan fase gerak terpilih yaitu kloroform : etanol (90:10, v/v). Noda yang telah ditotolkan pada plat KLT, dieluasi, dan diamati pada densitometer pada panjang gelombang 263 nm. Parasetamol memiliki nilai Rf 0,576 dan natrium diklofenak 0,781 dengan nilai Rs 2,73. Nilai batas deteksi (LOD) dari parasetamol adalah 0,6456 µg (1,2913 mg/ kapsul jamu pegal linu) dan natrium diklofenak adalah 1,4923 µg (2,9846 mg/ kapsul jamu pegal linu). Metode yang sudah tervalidasi diaplikasikan pada 10 sampel jamu pegal linu yang beredar dimasyarakat dan didapati 4 sampel jamu yang positif mengandung parasetamol dan atau natrium diklofenak

    Korelasi tingkat pengetahuan pasien dan ketepatan pemilihan obat batuk dan flu di Apotek X Surabaya

    Get PDF
    Batuk dan flu merupakan salah satu penyakit yang mudah menular akibat adanya virus dan juga termasuk salah satu penyakit yang paling umum terjadi pada anak-anak dan dewasa. Gejala yang sering terjadi pada batuk dan flu adalah sakit tenggorokan, tenggorokan gatal, demam, sakit kepala, dan kelelahan yang berlebihan. Batuk dapat diatasi dengan beberapa jenis obat yaitu obat antitusif, ekspektoran, dan mukolitik. Flu dapat diatasi dengan jenis obat analgetik atau antipiretik, dekongestan dan antihistamin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi tingkat pengetahuan pasien dan ketepatan pemilihan obat batuk dan flu di Apotek X Surabaya. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross sectional dengan sampel sebanyak 88 pasien yang pernah melakukan swamedikasi obat batuk dan flu. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang dikumpulkan, dilakukan analisis data menggunakan uji chi-square dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pasien di Apotek X Surabaya memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 71,59% (63 responden), cukup sebanyak 19,31% (17 responden) dan kurang 9,09% (8 responden). Tingkat ketepatan pemilihan obat batuk dan flu dikategorikan menjadi tepat dan tidak tepat. Kategori tepat sebanyak 67,04% (59 responden) dan 32,95% (19 responden). Hasil analisis dengan uji chi-square menunjukkan bahwa adanya korelasi antara tingkat pengetahuan pasien dan ketepatan pemilihan obat batuk dan flu. Hal ini dibuktikan dengan adanya nilai sig. 0,03 (<0,05)

    Uji aktivitas ekstrak etanol daun mint (Mentha piperita linn.) sebagai bioinsektisida terhadap larva nyamuk Aedes albopictus

    Get PDF
    Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit infeksi virus yang ditularkan pada manusia melalu gigitan nyamuk Aedes albopictus. Daun mint (Mentha piperita L.) mengandung beberapa senyawa yang berperan dalam membunuh larva yaitu flavonoid, alkaloid, tanin, dan minyak atsiri yang diperkirakan memiliki kemampuan sebagai larvasida nabati untuk pengendalian nyamuk Aedes albopictus penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak etanol 96% Daun mint (Mentha piperita L.) terhadap efektivitasnya sebagai larvasida Aedes albopictus instar III yang dilihat berdasarkan nilai LC50, LC90, LT50 dan LT90. Penelitian ini dilakukan 4 kali pengulangan, masing-masing terdiri dari 25 ekor larva Aedes albopictus instar III. Kontrol positif menggunakan Abate 1%, kontrol negatif menggunakan Tween 20 dan larutan uji ekstrak etanol 96% Daun mint (Mentha piperita L.) dengan konsentrasi 5000 ppm; 8000 ppm; 11000 ppm; 15000 ppm dan 20000 ppm. Pengamatan jumlah kematian larva dilakukan selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan nilai LC50 diperoleh nilai sebesar 4836 ppm, LC90 diperoleh nilai sebesar 7707 ppm LT50 diperoleh nilai sebesar 300 menit dan LT90 diperoleh nilai sebesar 551 menit, Dari hasil penelitian ekstrak etanol daun mint yang dapat membunuh larva Aedes albopictus maka dapat dinyatakan bahwa ekstrak etanol daun mint memiliki aktivitas sebagai larvasida alami

    Pengaruh video animasi cara menggosok gigi terhadap perilaku cara menggosok gigi anak prasekolah

    Get PDF
    Pada usia prasekolah anak sudah mampu melakukan perilaku cara menggosok gigi tetapi beberapa anak masih tidak mengetahui cara menggosok gigi yang benar seperti menggunakan pasta gigi berlebihan, menyikat gigi terlalu keras, dan tidak menggosok gigi keseluruh bagian permukaan gigi hal ini terjadi dikarenakan kurangnya pengetahuan dan bimbingan dari orang tua sehingga anak hanya sebatas melakukan perilaku menggosok gigi yang mereka ketahui saja. Penelitian ini merupakan quasi-eksperimental dengan menggunakan desain One Grup PreTest-Post Test Design. Penelitian ini menggunakan purposive Sampling (pemilihan berdasarkan tujuan). Populasi pada penelitian ini sebanyak 60 sedangkan sampel pada penelitian ini sebanyak 51 responden anak usia prasekolah di TK. RA. KH Romly Tamim. Intervensi pada penelitian ini adalah pemberian video animasi cara menggosok gigi selama 3 kali dalam seminggu. Berdasarkan hasil pengukuran perilaku menggosok gigi pada anak prasekolah, diketahui bahwa rata-rata skor perilaku sebelum diberikan video animasi cara menggosok gigi adalah 4.137 ± 1.265. Hasil pengukuran perilaku menggosok gigi pada anak prasekolah, diketahui rata-rata skor perilaku sesudah diberikan video animasi cara menggosok gigi adalah 5.509 ± 1.027. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan p value = 0.000 (<α=0.05) yang berarti terdapat pengaruh video animasi cara menggosok gigi terhadap perilaku cara menggosok gigi anak prasekolah. Video animasi efektif sebagai media pembelajaran bagi anak karena media video animasi menggabungkan unsur gambar dan suara, sehingga membuat anak prasekolah tertarik untuk menyimak materi pembelajaran yang disampaikan serta dapat meningkatkan tingkat pengetahuan cara menggosok gigi anak

    Kompetensi pedagogik guru kelompok B dalam pelaksanaan pembelajaran di TK Angkasa II Surabaya

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi pedagogik guru kelompok B dalam pembelajaran di TK Angkasa II Surabaya. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa guru kelompok B masing sering meninggalkan kelas, mengevaluasi hasil pembelajaran setelah pembelajaran, memiliki rancangan evaluasi pada RPPH. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data observasi yang telah dilakukan yaitu observasi secara langsung di TK Angkasa II Surabaya pada kelompok B dengan pedoman observasi yang telah disesuaikan. Teknik wawancara dilakukan dengan wawancara terstruktur dengan menggunakan pedoman wawancara. Teknik dokumentasi menggunakan hasil foto pada kegiatan pembelajaran di dalam kelas diambil ketika guru melakukan pembelajaran didalam kelas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa anak mampu untuk mengikuti dan menyelesaikan kegiatan secara mandiri dan dapat mengikuti instruksi dengan baik, kompetensi pedagogik guru kelompok B dengan membimbing, merancang pembelajaran dan mengevaluasi pembelajaran mencakup dalam kompetensi pedagogik namun belum semua dilakukan oleh guru kelompok B

    Newsletter Totus Tuus

    Get PDF

    20,784

    full texts

    20,869

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Widya Mandala Surabaya Catholic University Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇