Widya Mandala Surabaya Catholic University Repository
Not a member yet
20869 research outputs found
Sort by
Polaritas katarsis anak punk studi fenomenologi self diclosure anak punk kepada ayah pendeta
Penelitian ini meneliti tentang bagaimana seorang anak Punk mengungkapkan dirinya kepada dua jenis hubungan yang berbeda: teman dan orang tua “Ayah Pendeta”. Meskipun Punk selalu di framing dengan anggapan negatif oleh masyarakat, pengungkapan diri ini penting karena membantu anak Punk menjelaskan ideologinya kepada orang-orang terdekatnya. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi di mana anak Punk sebagai subjek diberi kebebasan menceritakan makna dari pengalaman dan pengungkapan dirinya. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada subjek, hasil dari wawancara di transkrip dan dilakukan seleksi data. Teknik wawancara fenomenologis ini bermakna ketika ditempatkan dalam konteks kehidupan subjek itu sendiri dan kehidupan orang-orang di sekitar mereka, seperti perkampungan Lemahputro yang menjadi tempat tinggal anak Punk. Berdasarkan temuan data, peneliti menemukan subjek mengungkapkan diri kepada temannya, tetapi tidak kepada orang tua dalam waktu dekat. Akan tetapi, karena terjadi sebuah tragedi yang menimpanya, sehingga terjadilah pengungkapan diri kepada Ayah Pendeta. Hasil dari penelitian ini juga menemukan bahwa pengungkapan diri yang dilakukan preman untuk memaknai hal tersebut dengan rasa solidaritas yang tinggi terhadap teman-temannya dan tidak mau mengkotori citra Ayahnya sebagai Pendeta. Pengalaman yang dialami subjek dalam penelitian ini pun cukup beragam, mulai dari berganti baju di mini marekt terdekat agar tidak ketahuan orang saat akan pergi ke acara Punk, kecelakaan patah kaki saat sedang acara dan masih banyak lagi
Kepuasan ibu rumah tangga dalam mengakses Instagram @resepmasakanibuu
Penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratifications. Pendekatan ini melihat motif dan kepuasan yang mendorong para ibu rumah tangga dalam mengakses sebuah akun Instagram @resepmasakanibuu. Akun @resepmasakanibuu merupakan sebuah akun yang berisikan konten masakan, yang membagikan resep masakan setiap harinya sejak tahun 2020 dan dimana akun tersebut mengganti haluannya dari konten hasil jeripayahnya sendiri menjadi berisikan sebuah konten re-uploader milik konten orang lain. Ada lima dari tujuh indikator, yaitu social interaction, information seeking, pass time, communicatory utility, convenience utility yang digunakan oleh peneliti nantinya. Karena indikator-indikator ini sejalan dengan metodologi penelitian menggunakan media sosial, khususnya media sosial Instagram. Pada penelitian ini peneliti menggunakan penelitian kuantitatif dan menggunakan metode online survey, yang dimana peneliti menggunakan kuesioner dan disebarkan kepada 100 ibu rumah tangga yang berdomisili tepatnya di Surabaya. Penelitian ini menemukan kepuasan dalam mengakses akun Instagram @resepmasakanibuu, yang dimana hasil dari penelitian ini adalah tidak puas, dikarenakan Gratification Obtained lebih kecil daripada Gratification Sought yang dimana ada beberapa motif yang ibu rumah tangga tidak puas, ketidakpuasan tertinggi berada di convenience utility
Potensi kerangka logam organik berbasis kalsium (CA-BDC) dalam proses loading dan pelepasan obat hidrofobik (Kurkumin)
Kerangka logam organik dengan basis logam kalsium dengan ligan benzene dicarboxylic acid (Ca-BDC) merupakan pembawa obat yang telah diteliti mampu memuat serta mengantarkan obat ke situs terapeutik. Meskipun demikian, penggunaan Ca-BDC sebagai pembawa obat obat masih sangat jarang untuk digunakan. Sejumlah hambatan seperti sintesis Ca-BDC yang menghasilkan volume pori serta luas permukaan yang rendah membuat penurunan efek terapeutik yang diinginkan, sehingga diperlukan adanya upaya peningkatan karakteristik dari Ca-BDC. Proses sintesis Ca-BDC akan dilakukan secara solvotermal dengan menggunakan pelarut dimetilasetamida (DMA) yang dapat menghasilkan peningkatan volume pori dan luas permukaan area jika dibandingkan dengan pelarut lain seperti dimetilformamida (DMF). Berdasarkan hasil karakterisasi, Ca-BDC yang disintesis memiliki bentuk ortorombik dimana terdapat pergeseran permukaan lapisan dengan kisi kristal a = 24,9388 Å, b = 14,3588 Å, c= 3,3993 Å dan volume kristal 1217,27 Å3; Rentang ukuran yang berkisar antara 79 hingga 531 nm serta ada kristal yang teraglomerasi dengan rentang ukuran 3,5 hingga 5,5 μm; Luas permukaan area yang diukur menggunakan metode BET sebesar 12,1452 m2/g dengan diameter rata-rata untuk adsorpsi dan desorpsi 18,9977 dan 16,5161 nm; dan muatan permukaan yang negatif pada saat pH > 5,6 serta memiliki muatan yang positif pada saat pH < 5,6. Penelitian ini mempelajari pengaruh konsentrasi awal kurkumin (200 – 2000 ppm, dengan interval konsentrasi 200 ppm), pH (2 – 9), waktu (6, 12, 18, 24, dan 48 jam), dan suhu (30, 40, dan 50°C) terhadap proses adsorpsi kurkumin ke dalam Ca-BDC. Dari studi adsorpsi yang dilakukan, kapasitas adsorpsi tertinggi dihasilkan pada konsentrasi awal 1800 ppm, pH 3, waktu 24 jam, dan suhu 30°C. Berdasarkan hasil studi kinetika pelepasan, pelepasan kurkumin dari Ca-BDC mengikuti model pseudo first order dengan persentase pelepasan kumulatif dari kurkumin untuk pH 2,2, 5,5 dan 6,8 berturut-turut mencapai 66%, 60%, dan 54%. Sementara itu, studi pengaruh UV terhadap pelepasan kurkumin menunjukkan adanya peningkatan persentase pelepasan kumulatif yang dapat disebabkan karena adanya donor elektron dari TEA selama proses penyinaran UV
Peran content analyst berita dalam divisi research and development MNC channels PT. MNC Sky Vision Tbk
Dunia penyiaran berita menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan persaingan yang ketat. Content analyst berita menjadi elemen kunci dalam menjaga kualitas dan relevansi konten yang disampaikan kepada pemirsa. Praktik
ini bertujuan untuk menyelidiki peran content analyst dalam menyediakan analisis mendalam terhadap berbagai aspek penyiaran berita, melibatkan pemahaman konten, identifikasi tren, dan evaluasi kualitas informasi.Sebagai pengamat konten berita, content analyst terlibat dalam pemantauan real-time terhadap berbagai program berita, menganalisis cara penyiaran menghadapi isu-isu aktual, serta
merespons dinamika berita yang terus berubah. Analisis mendalam mencakup pemahaman visual, narasi, dan framing berita sebagai bagian integral dalam menjaga integritas informasi. Content analyst berperan sebagai penasihat
strategis, memberikan rekomendasi yang relevan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing program berita dalam dunia penyiaran yang berubah dengan cepat.
Content analyst berita tidak hanya menjadi pemantau, tetapi juga pemikir strategis dalam menjaga dan meningkatkan standar penyiaran berita. Peran mereka dalam
mengidentifikasi tren, merancang strategi konten, dan memberikan umpan balik yang konstruktif menjadi kunci dalam menjaga keterlibatan pemirsa. Kesimpulannya, peran content analyst berita memberikan dampak signifikan
terhadap cara dunia penyiaran berita beradaptasi dengan perubahan kontemporer dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sumber berita yang mereka konsumsi
Pengaruh ESOP, kepemilikan institusional, komite audit, dan dewan komisaris independen terhadap nilai perusahaan non keuangan yang terdaftar di BEI periode tahun 2020-2022
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan kembali signifikansi pengaruh mekanisme internal Good Corporate Governance: Employee Stock Option Plan (ESOP), Kepemilikan Institusional, Komite Audit, dan Dewan Komisaris Independen terhadap Nilai Perusahaan yang diproksikan dengan Price to Book Value (PBV). Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Objek penelitian adalah perusahaan nonkeuangan yang terdaftar di BEI periode tahun 2020-2022 sebanyak 556 sampel perusahaan menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh dari annual report di website resmi IDX dan website resmi perusahaan masing-masing periode tahun 2020-2022, dan yahoo finance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Employee Stock Option Plan (ESOP) dan kepemilikan institusional berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, komite audit tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, dewan komisaris independen berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan. ESOP, kepemilikan institusional, komite audit, dan dewan komisaris independen bersama-sama berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan
Pengaruh supervisor support terhadap work engagement melalui meaningful work karyawan PT Tri Sukses Prima
Work engagement merupakan suatu ungkapan perasaan semangat dan antusias karyawan terhadap pekerjaannya, sehingga memiliki kepercayaan diri dalam menyelesaikan pekerjaannya. penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh supervisor support terhadap work engagement melalui meaningful work karyawan PT Tri Sukses Prima. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan pengukuran skala Likert. Populasi penelitian adalah karyawan PT Tri Sukses Prima yang berjumlah 56 responden. Sampel yang digunakan sebanyak 56 responden. Teknik analisis menggunakan : uji validitas dan uji realibilitas, statistik
deskriptif, uji normalitas, uji asumsi klasik, regresi linier sederhana dan regresi linier berganda goodness of fit (uji determinasi dan uji t), dan uji efek mediasi dengan sobel test. Analisis untuk memprediksi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa supervisor support berpengaruh postif dan siginifikan terhadap work engagement, supervisor support berpengaruh positif dan signifikan terhadap meaningful work, variabel meaningful work berpengaruh positif dan signifikan terhadap work engagement, uji mediasi dengan sobel test menujukkan bahwa supervisor support memengaruhi work engagement dengan meaningful work sebagai mediasi, dimana peran meaningful work sebagai mediasi secara parsial
Standarisasi ekstrak etanol daun legundi (Vitex trifolia L.) dari tiga daerah berbeda
Legundi (Vitex trifolia L.) adalah salah satu tanaman yang diketahui dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Secara empiris daun legundi memiliki khasiat sebagai antibakteri, antifungi, insektisida, analgesik, antialergi, dan antipiretik. Pada penelitian ini bertujuan untuk menetapkan profil standarisasi parameter spesifik dan non spesifik daun legundi (Vitex trifolia L.) yang diperoleh dari tiga daerah yang berbeda (Bogor, Batu, dan Surabaya). Ekstrak kental diperoleh dengan menggunakan pelarut etanol 96% dengan metode maserasi. Pengamatan parameter spesifik meliputi identitas ekstrak, organoleptis, kadar sari larut air dan kadar sari larut etanol, penetapan profil kromatogram secara kromatografi lapis tipis, penetapan profil spektrum infrared, skrining fitokimia, dan penetapan kadar metabolit sekunder fenol dan flavonoid. Pengamatan non spesifik meliputi susut pengeringan, kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, dan kadar abu larut air. Berdasarkan hasil pengamatan organoleptis didapatkan hasil berbentuk ekstrak kental, berwarna hijau kehitaman dan bau khas aromatis. Pada Hasil spektrum infrared menunjukkan adanya gugus fungsi O-H, C-H, C=O, C=C dan C-O. Pada daerah sidik jari memiliki bilangan gelombang 1362,20-1371,60 cm-1, 1313,86-1313,55 cm-1, 1239,03-1238,86 cm-1, 1272,69-1272,62 cm-1, 1166,67-1167,62 cm-1, 1074,91-1075,82 cm-1, 997,83-905,83 cm-1, 768,20-768,88 cm-1 dan 686,38-686,01 cm-1. Pada hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun legundi mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, kuinon, dan steroid. Hasil parameter standarisasi ekstrak etanol daun legundi menunjukkan kadar sari larut etanol >40% dan kadar sari larut air >69%. Hasil penetapan kadar fenol adalah >60 mgGAE/g ekstrak dan kadar flavonoid adalah >42 mgQE/g ekstrak, susut pengeringan <9,4%, kadar abu total <7,3%, kadar abu tidak larut asam <0,9% dan kadar abu larut air <5,6%
Praktik hukuman mati ditinjau dari etika Kristiani dalam Evangelium Vitae artikel 52-57
Hidup manusia memiliki nilai yang tinggi. Seorang manusia tidak boleh mengambil nyawa manusia lain. Namun pada kenyataan yang terjadi, banyak peristiwa dimana manusia ‘mengambil’ nyawa manusia lainnya. Padahal sejatinya, manusia tidak memiliki kuasa apapun terhadap nyawa dari manusia yang lain. Praktik hukuman mati di berbagai negara dapat menjadi contoh nyata bagaimana manusia dapat mengambil nyawa manusia lain. Amnesty International mencatat 579 eksekusi hukuman mati pada tahun 2021, meningkat 20% dari total yang tercatat pada tahun 2020 (483). Meskipun ada peningkatan, angka tahun 2021 tetap berada di antara jumlah terendah dalam sejarah, dan merupakan angka terendah kedua untuk eksekusi global yang telah dicatat Amnesty International setidaknya sejak 2010. Fenomena praktik hukuman mati yang dilakukan oleh beberapa negara masih menjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat. Penulis tertarik untuk melihat lebih jauh mengenai praktik hukuman mati ditinjau dalam kacamata etika Kristiani yang terkandung dalam dokumen Gereja Katolik yaitu Ensiklik Evangelium Vitae. Dalam tulisan ini yang menjadi fokus pertanyaan penulis ialah “apa pandangan etika kristiani terkait praktik hukuman mati dalam Ensiklik Evangelium Vitae secara khusus pada artikel 52-57.
Adapun tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menyelesaikan Program Strata Satu di Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Kedua penulis penulis hendak memahami pandangan etika kristiani terkait praktik hukuman mati dalam dokumen Gereja yang berjudul Evangelium Vitae artikel 52-57. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah jenis penelitian historis – faktual mengenai naskah atau buku. Skripsi ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi pustaka melalu buku primer yang berjudul,”Evangelium Vitae” yang ditulis oleh Paus Yohanes Paulus II. Penulis juga menggunakan metode interpretasi teks agar penulis mampu menjelaskan pandangan etika Kristiani terkait praktik hukuman mati yang dikaji dalam ensiklik Evangelium Vitae.
Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, penulis menemukan bahwa Paus Yohanes Paulus II melalui ensiklik Evangelium Vitae mengaksentuasikan ajarannya pada nilai hidup manusia yang harus dijunjung dan dihormati. Ada dua budaya yang diuraikan dalam buku ini yakni budaya hidup (culture of life) dan budaya maut (culture of death). Ensiklik Evangelium Vitae menekankan martabat manusia menjadi acuan utama dalam pandangan etika Kristiani mengenai refleksi – refleksi atas keputusan yang diambil yang berkaitan dengan tindakan manusia. Etika Kristiani menyajikan tawaran refleksi filosofis yang berangkat dari pemahaman ajaran kelompok Kristiani yang dapat digunakan untuk menanggapi permasalahan moral yang baru sebagai dampak modernisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ensiklik Evangelium Vitae secara tegas menjelaskan pembelaan terhadap martabat hidup manusia yang tidak dapat diganggu gugat. Berkenaan dengan adanya praktik hukuman mati, Ensiklik Evangelium Vitae menyerukan agar praktik hukuman mati ini dilakukan secara hati hati dengan membuat kebijakan – kebijakan yang adil sesuai dengan nilai – nilai martabat manusia
Gambaran moral disengagement mechanism pada emerging adulthood yang melakukan one night stand
Perilaku hubungan seks bebas one night stand merupakan salah satu fenomena melanggar moral yang marak diperbincangkan akhir-akhir ini, khusunya pada emerging adulthood. Pada penelitian ini, peneliti melakukan penelitian dengan melihat gambaran mechanism moral disengagement pada emerging adulthood yang melakukan one night stand dengan melihat beberapa mechanism moral disengagement yang dijadikan sebagai bentuk pembenaran atas perilakunya. Peneliti juga ingin melihat bagaimana proses terjadinya mechanism moral disengagement yang terjadi pada emerging adulthood yang melakukan one night stand. Metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deductive thematic analysis dan pencarian informan menggunakan purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah seorang emerging adulthood yang melakukan one night stand. Informan dalam penelitian ini sebanyak tiga informan. Hasil penelitian yang telah dilakukan ini menggambarkan moral disengagement mechanism yang ditunjukkan pada ketiga informan. Informan memiliki moral disengagement mechanism yang hampir mirip dari ketiganya sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh bandura. Informan telah mengetahui bahwasannya perilaku hubungan seks bebas one night stand ini memiliki resikoo yang sangat tinggi terhadap penyakit menular seksual, tetapi informan tetap melakukan dengan alasan masing-masing sesuai dengan kebutuhan setiap informan. Setelah melakukan hubungan seks bebas one night stand baru muncul perasaan bersalah yang dirasakan oleh informan. Perasaan bersalah tersebut yang membuat informan melakukan moral disengagement untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan perasaan bersalahnya dengan moral disengagement mechanism
Konsep persona menurut Jacques Maritain dalam buku The person And the common good
Permasalahan terkait pemahaman akan manusia senantiasa menjadi topik yang hangat untuk didiskusikan di sepanjang peradaban manusia. Pembahasan akan pemahaman manusia dimulai dari para pemikir dari era Yunani kuno hingga solusi alternatif yang ditawarkan beberapa pemikir era postmodern, yakni oleh para filsuf personalisme dan salah satunya ialah Jacques Maritain. Dalam personalismenya, Jacques Maritain menekankan aspek personalitas dan individualitas dalam usahanya untuk menjelaskan siapakah manusia, di mana persona menjadi sebuah konsep penting yang akan sangat menjelaskan siapa itu manusia. Penulis tertarik untuk melihat lebih jauh konsep persona yang ditawarkan oleh Jacques Maritain. Maka dari itu, skripsi ini akan berfokus pada “apa itu konsep persona menurut Jacques Maritain dalam buku The Person and The Common Good?”.
Tujuan penulisan skripsi ini antara lain untuk menyelesaikan Program Strata Satu di Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Kemudian, penulis hendak mendalami konsep persona ini dan memberikan tawaran pemikiran tentang konsep persona yang mana penulis yakini mampu menjadi solusi alternatif guna mengatasi permasalahan mendasar dalam hidup sosial.
Skripsi yang berjudul “Konsep Persona Menurut Jacques Maritain dalam Buku The Person and The Common Good” menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Jenis penelitian yang penulis gunakan ialah penelitian historis-faktual untuk memahami latar belakang Jacques Maritain dan pemikirannya terutama mengenai konsep persona yang ia dalami. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode interpretasi dan holistika untuk memahami arti persona dalam karyanya yang berjudul The Person and The Common Good dan mampu menjelaskan konsep persona ini secara komprehensif untuk menemukan relevansi yang tepat akan konsep persona ini.
Melalui penelitian dan metode yang gunakan untuk memahami dan mendalami konsep persona menurut Jacques Maritain ini, penulis menemukan bahwa manusia merupakan kesatuan individualitas dan personalitas. Konsep persona membuat manusia menjadi makhluk istimewa yang membedakan manusia dengan makhluk-makhluk lainnya. Keistimewaan persona terletak pada pengenalan akan dirinya dan segala sesuatu serta kebebasan kehendak atas dirinya sendiri dan atas tindakannya. Dengan keistimewaannya itu, persona menyadari bahwa dirinya memiliki tujuan dalam eksistensinya yang mana meskipun persona itu berdiri sendiri, tetapi untuk mencapai tujuannya ia tidak dapat sendirian karena secara hakikatnya persona memiliki ordinasi yang telah tertanam sejak semula yakni untuk mencapai kebaikan bersama. Maka masing-masing persona tetap dengan keberdiriannya berkumpul menjadi satu komunitas ideal atas dasar kodrat yang satu untuk mencapai kebaikan bersama sebagai penghargaan atas martabatnya sebagai manusia