UGM Journals, OAI Repository
Not a member yet
12430 research outputs found
Sort by
EVALUASI PINJAMAN PENGUATAN MODAL HIDANG TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA DI KECAMATAN PAKEM KABUPATEN SLEMAN = Evaluation of the Capital Reinforcement Loan of Food and Horticulture Sector in Pakem District of Sleman Rege
The objectives of this research -were (1) to identify the farmer groups\u27s members reasons in taking the capital reinforcement loan, (2) to identify the capital reinforcement loan realization accepted by the members offarmer groups, (3) to identify the using of capital reinforcement loan by the members of farmer groups, (4) to identify the benefit of capital reinforcement loan according to the perception offarmer groups members. Basic method used in this research was descriptive method Research population was the member offarmer groups who took capital reinforcement loan of food and horticulture in Pakem district of Sleman regency in 2007, while research respondent was 39 members of 13 farmer groups\u27 took by random sampling. The result of this research sho-wedthat thefarmer groups\u27 reasons in taking the capital reinforcement loan the same with the amount of the loan demanded by the members of farmer groups. The capital reinforcement loanfor thefarmer groups\u27 members has been usedfor onfarm. According to the perception of farmer groups members, the capital reinforcement loan was very useful because it could increase the income, production, and "WOrking chance.
Tujuan penelitian ini yaitu (1) mengidentifIkasi alasan anggota kelompok tani mengambil pinjaman penguatan modal, (2) mengidentifIkasi realisasi pinjaman penguatan modal yang diterima oleh anggota ke1ompok tani, (3) mengidentifIkasi penggunaan pinjaman penguatan modal oleh anggota kelompok tani, dan (4) mengidentifIkasi manfaat pinjaman penguatan modal menurut persepsi anggota kelompok tani. Metode dasar ybg digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi penelitian yaitu anggota kelompok tani yang mengambil pinjaman penguatan modal bidang tanaman pangan dan hortikultura di kecamatan Pakem kabupaten Sleman pada tahun 2007 sedangkan responden penelitian yaitu 39 anggota kelompok tani diambil secara random sampling. Hasil penelitian. menunjukkan bahwa alasan anggota kelompok tani dalam mengambil pinjaman penguatan modal, yaitu kebutuhan usaha. Realisasi pinjaman penguatan modal sedikit lebih kecil dari jumlah pinjaman yang diinginkan oleh anggota kelompok tani. Pinjaman penguatan modal bagi anggota kelompok tani telah digunakan untuk kegiatan usahatani. Menurut persepsi anggota kelompok tani, pinjaman penguatan modal sangat bermanfaat karena dapat meningkatkan pendapatan, produksi, dan kesempatan kerja
WACANA KEKERASANDAN RESISTENSI PEREMPUAN DALAM FILM KARYA SUTRADARAPEREMPUAN
Movie titled "Mereka Bilang Saya Monyet", created by women director Djenar Maesa Ayu was a movie about women with different perspective. This movie reveals a discourse on violence and women resistance against violence. The dimension of violence appears includes parents-child violent, adult men with his daughter, and adult men with adult women, psychologically, physically, and sexually. Violence appears due to the imbalance relation between subject and object. The effect of this violence could be in a form of fear, anger and undermining feeling, harassed, unworthy, and encourage the victim to act on it. The discourse of violence based on gender is a result of patriarchy culture construction.. The resistance was portrayed in a form of victim sufferings, anger and resisting. Women director perceived these issues from different perspective. The violence on women would not be enough if only being observed from the perspective of normative, law and social obligation. This issue should be seen by positioning women as the subject (survivor) and also violence on women is a crime against humanity.
Key words: Women Violence, Resistance, Film and Discourse
Film Mereka BHang Saya Monyet karya sutradara perempuan Djenar Maesa Ayu merupakan film tentang perempuan dengan perspektif berbeda. Film ini mengungkap wacana kekerasan dan resitensi perempuan melawan kekerasan. Dimensi kekerasan yang ditampilkan antara lain kekerasan orang tuaanak, laki-Iaki dewasa pada anak perempuan dan laki-Iaki dewasa pada perempuan dewasa berupa
kekerasan psikis, fisik, dan seksual. Kekerasan muncul karena relasi yang timpang antara subjek dan objek. Efek kekerasan berupa ketakutan, kemarahan, rasa direndahkan, dilecehkan, tidak berharga dan mendorong korban melakukan perlawanan. Wacana kekerasan berbasis gender merupakan buah dari konstruksi budaya patriarkhi. Resistensi digamba~kan dalam bentuk penderitaan pad a korban, kemarahan dan perlawanan. Sutradara perempuan melihat persoalan perempuan dengan sudut pandang berbeda. Kekerasan pada perempuan tidak cukup dilihat dari perspektif normatif, hukum, dan kepatutan sosial, ia dilihat dengan menempatkan perempuan sebagai subyek (survivor) serta kekerasan pada perempuan adalah persoalan kejahatan pada kemanusiaan.
Kata Kunci: Wacana kekerasan, Resistensi, Perempuan and Fil
Masyarakat Miskin dan Pelayanan Kesehatan di Kabup~ten Bolaang Mongondow
Health condition in Solaang Mongondow District specially is categorized low compared to other more advanced regions. Sy using qualitative methods, this article clarifies poor families\u27 access to healthcare in Solaang Mongondow and identifying internal and external difficulties in accessing one. The informants are categorized as providers and clients of healthcare, specially poor families holding Askeskin (health insurance program for poor people) card that have experience in accessing healthcare in puskesmas (community health center). The result indicates that 1) poor family\u27s access to healthcare in Solaang Mongondow is not yet optimum. When they were ill, the Askeskin holders should decide either to take care of themselves or seek for medical treatment from private hospitals. Ironically, some rich people get the Askeskin card also. The poor families sometimes were charged additional fees to cover such healthcare as childbearing and maternal and infant healthcare2) internal factors in accessing the healthcare (from Askeskin card holders themselves) and external factors that came from the providers of healthcare in giving services to poor families.
Keywords: Access, Poor, Healthcare
Kondisi kesehatan di Kabupaten Bolaang Mongondow tergolong rendah dibandingkan dengan daerah lainnya. Dengan menggunakan metode kualitatif, artikel ini menjelaskan akses keluarga miskin terhadap layanan kesehatan di Kabupaten Bolaang Mongondow dan mengidentifikasi kesulitan internal dan eksternal ketika mengaksesnya. Informan adalah penyedia layanan dan kliennya, khususnya keluarga miskin pemegang Askeskin (Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) akses keluarga miskin terhadap kesehatan di Bolaang Mongondow belum optimal. Ketika mereka sakit, pemegang Askeskin harus memutuskan apakah mengobati sendiri atau berobat rumah sakit swasta. lronisnya, beberapa orang kaya mendapatkan kartu Askeskin juga. Keluarga miskin kadang-kadang dibebani biaya tambahan untuk menutup kesehatan, seperti kesehatan melahirkan anak dan ibu dan bayi. 2) Faktor internal dalam mengakses pelayanan kesehatan (dari pemegang kartu Askeskin) dan faktor eksternal yang berasal dari penyedia layanan kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat miskin:
Kata-kata kunci: akses, orang miskin, pelayanan kesehata
OBTURASI SALURAN AKAR MENGGUNAKAN CONTINUOUS WAVE OF CONDENSATION
Studi pustaka ini bertujuan untuk menjelaskan lebih dalam mengenai teknik obturasi saluran akar continuous wave of condensation sehingga bisa menambah pilihan dokter gigi untuk obturasi saluran akar. Salah satu kunci kesuksesan dalam perawatan saluran akar adalah obturasi dari saluran akar yang telah dipreparasi. Hasil obturasi yang ingin dieapai pada setiap perawatan saluran akar adalah penutupan yang hermetis. Ketidakteraturan bentuk saluran akar menyulitkan obturasi yang baik, oleh karena itu teknik obturasi terus mengalami evolusi. Guta perea saat ini menjadi bahan yang umum digunakan untuk obturasi. Beberapa teknik obturasi menggunakan guta perea terus berkembang dan dimodifikasi hingga saat ini. Teknik kondensasi vertikal dengan panas telah dimodifikasi menjadi continuous wave of condensation. Pada teknik ini guta perea utama dimasukkan, dipotong sepertiga apikal, ditekan dengan alat pembawa panas dan ditekan selama beberapa detik untuk meneegah pengkerutan. Setelah itu dua pertiga apikal diinjeksikan dengan menggunakan guta perea yang telah dilunakkan dan dipadatkan kembali sehingga dapat mengisi ketidakteraturan dinding saluran akar dan saluran akar aksesoris.
Perkembangan teknik obturasi saluran akar saat ini sangat pesat. Teknik continuol/s wave of condensation merupakan teknik obturasi saluran akar yang mudah, eepat dan dapat memberikan hasil obturasi yang baik
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN YANG BEROBAT KE DOKTER GIG
Dalam bidang kedokteran gigi, khawatir akan rasa sakit adalah salah satu alasan bagi pasien untuk tidak pergi ke dokter gigi. Penelitian yang telah ada menunjukkan bahwa, pencabutan gigi dan pengeboran gigi adalah hal yang sering dikhawatirkan. Kekhawatiran menunjukkan seseorang sedang dalam keadaan cemas, karena kecemasan merupakan suatu kekhawatiran yang tidak diketahui sumbernya. Kepercayaan diri, yang merupakan sikap berpikir positif, diharapkan dapat mengatasi hal tersebut karena berpikir positif merupakan salah satu tindakan pencegahan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dan tingkat kecemasan pada pasien yang berobat ke dokter gigi. Penelitian ini dilakukan dengan cara membagikan kuesioner berisi skala Likert yang sudah valid kepada 172 mahasiswa. Jawaban kuesioner kemudian diolah dengan program statistik SPSS 17,0 melalui uji korelasi Pearson Product Moment Hasil penelitian ini menujukkan bahwa terdapat korelasi yang negatif antara kepercayaan diri dan tingkat kecemasan (
TINJAUAN YURIDIS PENGA WASAN KPP PRATAMA TERHADAP SURAT SETORAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN SEHUBUNGAN DENGAN PROSES PERALIHAN HAK ATAS TANAH
The research was conducted to study implementation of monitoring by KPP Pratama over Payment Slip of Acquisition Duty on Right of Land and Buildingin relation to transferprocess of right of land and building and to identify Obstacles the KPP Pratama have in monitoring Payment Slip of Acquisition Duty on Rightof Land and Building.
It was juridical empiricalresearchwith qualitativemethod by describing situationand condition that relate to existing regulations on this research topic. It emphasizedon primarydata obtained from interviewin KPP Pratama and Sleman BPN, supported with secondary data from documentary study of primary, Secondary and tertiary law material.
Data obtained from the research after qualitative analysis indicated that Implementation of monitoringby KPP Pratama over PaymentSlip of Acquisition Dutyon Rightof Land and Buildingin relationto transfer process of right of land and building was started with file handling by Service Section! Determining section. Then SSB examination was done by assigned examining personnel, whichits regulation was givento head of KPP Pratama by coordinatingwith head of Service Section. This examinationwas done using research working paper form. When SSB field examinationis.necessary head of KPPBB/KPP Pratama issued SSB Field ExaminationTask Letter. For examined SSB, it was stamped with stamp shape regulatedin Appendix3 of Tax Directorate General regulation number PER-16.PJI2008 on examination procedure for Payment Slip of Acquisition Duty on Right of Land and Building. In contrary if it was not Appropriate (for example,less paid), it would be returned and asked to fulfill the payment to saving state fund. Obstacles that KPP Pratama face were limited human resource in 8SB examination,in compatibility between map in PBB and draw in certificate,no graphical map (no data in KPP Pratama database), and differencein data with in certificate and realityin field of sale-buyobjec
PEMBERDAYAAN POTENSI MASYARAKAT DAN SUMBER DAYA ALAM PADA PUSAT PENANGKARAN RUSA TIMORENSIS (CERVUS TIMORENSIS) DI STASIUN FLORA FAUNA GADING, PLAYEN, GUNUNGKIDUL SEBAGAITAMAN WISATA ALAM
Community empowerment activities have been conducted with the aim of increasing the potential for communities and natural resources at the Centre Breeding of Timorensis Deer (Cervus timorensis) in Fauna FloraStation, Playen, Gunungkidul Empowerment activities include supporting infrastructure improvements, increased deer productivity, institutional strengthening and promotion potential. The results of captive breeding program succeeded in improving facilities for operational support as breeding deer park. Promotion has been done through printed and electronic media to increase public recognition of the potential tourist park
RANCANG-BANGUN KETELPASTEURISASIDAN PENDINGINAN SUSU SEGAR
A milk pasteurizer for home industry with the capacity of 20 litres has been designed and constructed in this program. The milk pasteurizer test that was conducted in UPP Wargamulya indicated that the time required for pasteurizing 20 litres of milk was 2 hours. It consisted of 60 minutes heating, 40 minutes cooling, and 20 minutes preparation. The operational cost was Rp. 6.8So,00/batch or equal to Rp. 3.42,5 /litre of pasteurized milk
Spectroscopic analysis and cytotoxic activity of quas-sinoid isolated from the seeds of Brucea javanica on Hela cell = Spektroskopik dan aktivitas sitotoksik kuasinoid hasil isolasi dari biji buah Brucea javanica ...
The quassinoids from Brucea javanica exhibit biological activities as antimalarial, antitumor, antiviral and antiamoebic activities. These quassinoids having a promising antitumor activity.This research was aimed to isolated quassinoid (bruceine A, MW 522 g/mol) compound from B. javanica and to investigate the cytotoxicity of brucetne A under invitro conditions in Hela cells. The cytotoxicity assays using MTT assay. The bruceine showed a good cytotoxic activity in Hela cells at 24 hours with doxorubicine as a positive control. Structural elucidation of bruceine is done by using UV and Ff-IR spectra, NMR spectra recorded on Tesla av600, (400 MHz) lHNMR in pyridine (Os), some in Gyro (300 MHz) lHNMR in acetone-(d6), OMSO-(d6) and CdCI3 ,13CNMR,75 MHz, mass spectra on biospectrometry LC-MS. Analytical HPLC retention time,tR was 4.617 minutes (Met/H20) 60:40. Its Molecular formula was determined to be ( C26H34011) by the [M+H]+ ion peak at m/z 523 and m/z 1045 confirmed by High Resolution mass spectra Orbitrap (HRESIMS). From the results demonstrated that could be bruceine A compound refers to our spectral data. Its has activity in ICso value 191,5 ~M on Hela Cells under invitro conditions
Pemodelan senyawa turunan p-aminofenol sebagai analgetik anti-inflamasi berdasarkan hubungan struktur dan aktivitas biologisnya = Modeling of p-aminop.henol compounds as analgesic antiinflammatory based on biologic ...
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan persamaan QSARturunan paminofenol yang berkhasiat sebagai analgetik-antiinflamasi berdasarkan analisis hubungan struktur dan aktivitas biologi menggunakan metode komputasi. Pada penelitian ini digunakan 17 senyawa turunan p-aminofenol, sedangkan untuk menentukan model persamaan QSARdigunakan 6 senyawa p-aminofenol yang telah diketahui aktivitas analgetik-antiinflamasinya. Hasil penelitian merupakan suatu persamaan QSAR yang dapat digunakan sebagai dasar untuk sintesis senyawa p-aminofenol baru yang lebih tinggi aktivitasnya.
This research aim was to find out the new compounds model of paminophenol derivates which have analgesic anti-inflammatory activity based on structure and biologic activity relationship analysis by computation methods. Seventeen compounds of p-aminophenol derivates were used in this research, and six compounds known its analgesic-antiinflammatory activity were used for determine QSAR equation model. This research\u27s result was a QSAR equation that can be using for synthesis the higher activity new compound of paminophenol