UGM Journals, OAI Repository
Not a member yet
12430 research outputs found
Sort by
RESTORASI RESIN KOMPOSIT PADA FRAKTUR KELAS III WHO GIGIINSISIVUS SENTRAL DAN INSISIVUS LATERAL KANAN MAKSILA
Fraktur gigi anterior dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: kecelakan, trauma saat mastikasi serta benturan keras saat kontak fisik.. Pilihan perawatan tergantung pada besarnya kerusakan jaringan gigi yang terjadLTujuan dari laporan kasus ini adalah untuk melaporkan keberhasilan perawatan kasus fraktur kelas 111WHO gigi inisisvus sentral dan insisivus lateral kanan maksila dengan menggunakan restorasi resin komposit.
Pada kasus ini, seorang pria berumur 15 tahun yang mengalami fraktur pada gigi 11 dan 12 akibat terjatuh saat melakukan olah raga basket 2 hari sebelumnya. Gigi 11 fraktur diagonal dari insisal bagian mesial ke 1/3 bagian distal, sedangkan gigi 12 fraktur 1/3 in sisal gigi dari mesial ke distal. Pasien tidak mengeluhkan rasa sakit saat datang ke klinik dan gigi tidak mengalami perubahan warna, tes vitalitas pada gigi 11 dan 21 dengan menggunakan EPT (electric pulp teste!) menunjukkan gigi masih vital, keadaan gingival normal dan tidak ada mobilitas pada kedua gigi tersebut, pengambilan foto radiograf menunjukan tidak ada kelainan di daerah periapikal. Penatalaksanaan perawatan meliputi prosedur mock-up, pemilihan warna resin komposi( pembuatan bevel, restorasi resin komposit secara layering, serta dilakukan contouring dan polishing. Restorasi resin komposit merupakan pilihan pada kasus ini dikarenakan masih tersedia cukup retensi untuk dilakukan restorasi resin komposit sehingga tidak memerlukan perawatan yang invasive dan membuang lebih banyak jaringan keras gigL Pasien dikontrol secara berkala 1. 3 dan 6 bulan. Pada kontrol 1 bulan, Restorasi resin komposit pada gigi 11 dan 12 terlihat baik dan tidak ada perubahan warna dari resin komposit serta gigi masih dalall) keadaan vital.
Kesimpulan dari laporan ini adalah bahwa fraktur gigi kelas 111WHO yang hanya mengenai email dan dentin tanpa melibatkan jaringan pulpa dapat dirawat dengan melakukan restorasi resin komposit
PLATELET-RICH PLASMA SEBAGAI PENDEKAT AN PERAWATAN PERIODONTAL REGENERATIF
Perawatan kerusakan jaringan periodontal bertujuan untuk mendapatkan jaringan regeneratif. Proses regenerasi adalah pembentukan struktur jaringan baru yang fungsional melalui proses pertumbuhan dan diferensiasi sel-sel baru. Salah satu pilihan perawatan jaringan periodontal regeneratif adalah aplikasi platelet-rich plasma (PRP). Tujuan : Memaparkan hasil terapi penyakit periodontal menggunakan PRP atau kombinasi PRP dengan material lain. Pembahasan : Platelet-RichPlasma merupakan platelet autologus konsentrasi tinggi yang tersuspensi dalam plasma setelah disentrifugasi. Pada PRPterdapat komponen-komponen yang berperan dalam proses penyembuhan regeneratif seperti growth factor, agen kemotaktik dan agen vasoaktif. Kombinasi graf tulang autogenus dan PRP pada defek intraboni diamati menunjukkan rerata penambahan attachment level 3,47 mmpengurangan poket 3,7 mm, pengurangan kegoyangan gigi 48% dan regenerasi tulang alveolar 0,24%. Penelitian lain pada defek resesi bukal kelas I Miller yang dirawat dengan PRP menunjukkan penutupan akar sebesar 81%. Pada penelitian penggunaan PRP dikombinasikan dengan CTG (connective tissue graft] untuk penutupan akar gigi. Hasilnya menunjukkan pengurangan kedalaman poket dan level perlekatan klinis serta . peningkatan jaringan keratin yang signifikan pada kedua kelompok (kelompok CTG+PRPdan kelompok CTG).
Kesimpulan : Aplikasi PRP atau kombinasi dengan bahan lain cukup memuaskan untuk menunjang perawatan periodontal
REMISI CEPAT DENGAN BETAMETASONE-N PADA KASUS ERYTHEMA MULTIFORMIS MINOR KRONIS PADA BIBIR
Erythema Multifromis adalah penyakit keradangan akut pada kulit dan mukosa yang ditandai dengan bula atau vesikel yang mudah dan cepat sekali ruptur. Penyakit ini biasanya kambuhan namun ada juga yang berlangsung kronis meskipun sangat jarang. Pada makalah ini akan dllaporkan penggunaaan Betamethasone-N untuk penanganan Erythema Multiformis minor pada bibir yang diderita oleh seorang wanita berusia 40 tahunan selama 2 tahun tanpa periode remisi. Oleh karena kesulitan transportasi dari desa pasien tersebut berasal ke RSGM dan keterbatasan financial maka diperlukan tindakan yang tepat pada penderita tersebut. Oleh karena Erythema Multiformis adalah penyakit keradangan dan pengamatan pada lesi didapatkan tanda-tanda infeksi maka saat itu penulis memberikan terapi berupa salep Betamethasone-N dan terapi supportif. Hasil menunjukkan bahwa setelah 7 hari pengobatan lesi sudah menunjukkan perbaikan yang signifika
TINJAUAN YURlDIS PERJANJIAN DEDIT DENGANHAK TANGGUNGAN DI BANK X YOGYAKARTA
This research is aimedto determinethe process of grantingand execution of mortgagecredit agreement with Bank X Yogyakarta performed by inter-racial marriage couple where the husband or the wife has a foreign nationality, what obstacles there are in the process of granting and executing of loan agreements with the mortgage, and the efforts of Bank X Yogyakarta to overcome the obstacles in the credit agreement with a mortgageby a couple who perform an interracial marriage between Indonesians and foreigner
The data whichis used in this researchis secondary data whichis obtained from library materials through the study of documents upported by primary data.The primary data is obtained directly from the field interviews using interview guide data collection form. The data collected were analyzed qualitativelyand presentedin the form of research reports with descriptive method.
Basedon the researchconductedby the writer,it is known that the Bank\u27s analysis of credit applications where the loan applicant has a foreign spouse shouldhave a precautionaryprincipleto minimi7.ethe risk by examiningthe rules relating to the subjectsthat are authorizedto act on the object securityof law, indepth analysis of the security object itself, and the presence or absence of the Maniage Covenant. Moreover, the obstacles occur in the process of credit grantingon credit applicantswho have foreign spousesis on the ownershipof the shared property as it is related to Article 21 paragraph (3) UUP the shared property owners who do not meet the requirementsof this Article is obliged to terminateits ownershipin within one year.Thus it will not be executed,the rights of the land would be ownedby the state entirely.The efforts which are made by Bank X Yogyakartato overcomethe obstacleshappen are to ask land holder to convert the status of the right towards the land into \u27"TheLand Use Righf\u27. This option is necessarilyimplied if the Bank has a very strong convictionof certain debtors who have an excellent track record in the realm of credit, and also in considerationof the benefits that will be obtainedby the bank from the supplyof loansto start businessactivities
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 26 TAHUN2002 TENTANG PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA DIKOTA YOGYAKARTA
This research was aimed to assess the implementationof public policy at the local level that was the arrangementof sidewalkvendors(PKL)in the city of Yogyakarta through Local RegulationNumber 26, 2002. The problems studied were focused on 2 (two) things, "the factors that support and hinder the implementationof such policies and sanctions given to those who violate these regulations.
To achieve the objective laws of empirical research conducted with the analyticaldata using escriptiveanalyticalmethodwhichin this study the authors describe the situationon the ground. Sources of data obtained from interviews, observationby resourcepersons or informantswho are consideredto know about
the problemto be studied,reports,documentation,andbooks.-
Policy implementationprocess settings sidewalk vendors in the city of Yogyakarta in creating a clean city, beautiful, orderly, safe, and conveniently includes 3 (three) stages: stage of socialization,regulation and enforcement,as well as coaching.The results showedthat, 1) In.general,the performanceof the implementationof Local RegulationNo.26,2002 the city of Yogyakartahas been assessedboth by the governmentwhileaccordingto the dealersthat in conducting its businessin compliancewith existingregulationsbut there are still traderswho still low level of compliance.2) In the event that the applicationof appropriate sanctions for those who violate. the regulation will increase the level of compliancewiththe traderson the existingpolicy
Development of Micro, Small and Medium Enterprises and Their Constraints: A Story from Indonesia
Abstract: The main aim of this paper is to discuss recent development of micro, small and medium enterprises (MSMEs) and their current problems in Indonesia, based on analysis of secondary data on their performance focusing on their contribution to gross domestic product (GDP) and productivity,
and their constraints. It shows that their GDP share is larger than that of large enterprises (LEs). But it is mainly because their number is huge, while their productivity is low. Their main constraints are mainly high cost of raw materials, marketing difficulties, and lack of capital.
Abstrak: Tujuan utama tulisan ini adalah untuk membahas perkembangan terakhir dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia dan masalah-masalah saat ini yang dialami oleh kelompok usaha tersebut. Pembahasannya didasarkan pada analisis data sekunder mengenai kinerjanya dengan memfokuskan pada kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) dan produktivitas serta kendala-kendalanya.
Tulisan ini menunjukkan bahwa pangsa PDB dari UMKM lebih besar dbandingkan dari usaha besar (UB), tetapi hal itu lebih disebabkan oleh jumlah UMKM yang sangat banyak, sedangkan produktivitasnya rendah. Kendala-kendala utamanya adalah mahalnya bahan baku, kesulitan pemasaran, dan keterbatasan modal
An Investigation on the Audit Committees Effectiveness: The Case for GLCs in Malaysia
Abstract: Financial reporting quality has been under scrutiny especially after the collapse of major companies. The main objective of this study is to investigate the audit committees effectiveness on the financial reporting quality among the Malaysian GLCs following the transformation program. In particular, the study examined the impact of audit committee characteristics (independence, size, frequency of meeting and financial expertise) on earnings management in periods prior to and following the transformation program (2003-2009). As of 31 December 2010, there were 33 public-listed companies categorized as Government-Linked Companies (GLC Transformation Policy, 2010) and there were 20 firms that have complete data that resulted in the total number of firm-year observations to 120 for six years (years 2003-2009). Results show that the magnitude of earnings management as proxy of financial reporting quality is influenced by the audit committee independence. Agency theory was applied to explain audit committee, as a monitoring mechanism as well as reducing agency costs via gaining competitive advantage in knowledge, skills, and expertise towards financial reporting quality. The study is important as it provides additional knowledge about the impact of audit committees effectiveness on reducing the earnings management, and assist practitioners, policymakers and regulators such as Malaysian Institute of Accountants, Securities Commission and government to determine ways to enhance audit committees effectiveness and improve the financial reporting of GLCs, as well as improving the quality of the accounting profession.
Abstrak: Kualitas pelaporan keuangan telah di bawah pengawasan, terutama setelah runtuhnya perusahaanperusahaan besar. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas komite audit pada kualitas pelaporan keuangan antara GLCs Malaysia yang mengikuti program transformasi. Secara khusus, studi ini meneliti dampak dari karakteristik komite audit (kebebasan, ukuran, frekuensi pertemuan dan keahlian keuangan) pada manajemen laba pada periode sebelum dan setelah program transformasi (2003- 2009). Pada tanggal 31 Desember 2010, ada 33 perusahaan publik yang terdaftar berkategori sebagai link Pemerintah-Perusahaan-perusahaan (GLC Transformation Policy 2010) dan ada 20 perusahaan berdata lengkap sehingga jumlah perusahaan di tahun pengamatan mencapai 120 perusahaan selama enam tahun (tahun 2003-2009). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya manajemen laba sebagai proksi dari kualitas pelaporan keuangan dipengaruhi oleh independensi komite audit. Teori keagenan diaplikasikan untuk menjelaskan komite audit, sebagai mekanisme pemantauan serta mengurangi biaya agensi melalui keunggulan kompetitif dalam pengetahuan, keterampilan, dan keahlian terhadap kualitas pelaporan keuangan yang diperolehnya. Penelitian ini penting karena memberikan pengetahuan tambahan tentang dampak efektivitas komite audit dalam mengurangi manajemen laba, dan membantu praktisi, pembuat kebijakan dan regulator seperti Institut Akuntan Malaysia, Komisi Efek dan pemerintah untuk menentukan cara untuk meningkatkan efektivitas komite audit dan meningkatkan pelaporan keuangan GLCs, serta meningkatkan kualitas profesi akuntansi
Kapasitas jerap niosom terhadap ketoprofen dan prediksi penggunaan transdermal =Niosomes entrapment capacity of prediction transdermal administration ketoprofen ...
Niosomadalah sistem vesikel yang dapat digunakan sebagai pembawa obat lipofilik, hidrofilik dan ampifilik. Ketoprofen adalah salah satu golongan AINSyang sangat sukar larut dalam air dan dapat menyebabkan iritasi lambung pada penggunaan oral. Sistem penghantaran obat secara transdermal sangat penting dikembangkan untuk ketoprofen. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi niosom yang dapat menjerap ketoprofen secara optimal dan dapat menghantarkan ketoprofen melalui rute pemberian transdermal. Penjerapan ketoprofen ke dalam ni\u27Osomdilakukan menggunakan metode hidrasi lapis tipis. Campuran lipid terdiri dari kolesterol dan sorbitan monoester (Span 20, span 60, dan Span 80). Kemampuan niosom menghantarkan ketoprofen melintasi kulit dilakukan dengan mengukur jumlah ketoprofen dalam darah kelinci. Campuran lipid untuk optimasi penjerapan terhadap ketoprofen dipilih berdasarkan jenis sorbitan monoester yang paling banyak menjerap obat. Optimasi penjerapan ketoprofen dilakukan terhadap campuran lipid dengan menaikkan konsentrasi molarnya dengan perbandingan yang tetap 1:1. Penentuan kadar ketoprofen yang mencapai sirkulasi sistemik dilakukan terhadap kelinci jantan dengan mengaplikasikan sediaan gel niosom ketoprofen pada kulit punggung kelinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa niosom dengan penjerapan terbesar terbentuk dari campuran lipid kolesterol dan span 60 dengan penjerapan sebesar 66,16%. Niosom yang terbentuk berukuran 1-6 j.Jm. Niosom mampu menghantarkan ketoprofen mencapai sirkulasi sistemik melalui rute transdermal dengan kadar puncak tercapai pada jam ke-1,5
MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DAN PELESTARIAN RUTAN MANGROVE DI PANTAI PASURUAN JAWA TIMUR Publict Impowering Model in Maintaining and Conserving Mangrove Forest in Pasuruan Beach, East Java)
Hutan mangrove pantai Pasuruan telah terdegradasi baik Iuasan maupun diversitasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) faktor-faktor penyebab degradasi hutan mangrove di Pantai Pasuruan, (2) Persepsi penduduk pesisir terhadap hutan mangrove dan (3) menemukan model pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan dan pelestarian hutan mangrove di daerah penelitian. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan tiga langkah penelitian, pertama wawancara mendalam dengan tokoh tokoh masyarakat untuk menentukan faktor penyebab kerusakan hutan mangrove, kedua wawancara dengan penduduk pesisir untuk mengetahui persepsi penduduk terhadap hutan mangrove dan ketiga dengan Focus Group Discussion (FGD) untuk mencari model pemberdayaan masyarakatdalam pengelolaandan pelestarian hutan mangrove di pantai Pasuruan. Sampel ditentukan di tiga wilayah yang mewakili pantai b~giantimur, bagian tengah dan bagian barat. Masing-masing wilayah diambil tiga desa dengan ketebalan hutan mangrove yang berbeda-beda. Hasil penelitian menunjukkan (I) Penebangan liar dan alih fungsi hutan mangrove menjadi tambak merupakan faktor utama degradasi hutan mangrove di daerah penelitian disebabkan oleh kemiskinan dan kebodohan (2) Sebagian besar penduduk memahami fungsi ekologis hutan mangrove tetapi kurang dalam "rasa memiliki", (3) model pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan dan pelestarian hutan mangrove yang paling baik di pantaiPasuruan adalah model"Sosio-eko-regulasi"yaitu keseluruhanpengambilan keputusan ditentukan oleh kelompok, peran pemerintah sebagai pendukung dana dan penguatan dalam bidang regulasi
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN BAURAN PROMOSI "R" PT AIR MANCUR TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI KOTA SURAKARTA
Today the competition in the industry of herbal medicine/ jamu tends to increase. PT Air Mancur as a manufacturer of herbal medicine should be able to compete by offering quality herbal medicine and can satisfy consumer desire. In the face of such competition, PT Air Mancur in addition must pay attention to product quality also needs to have promotion mix strategy (promotional mix) is implemented correctly. This study chose Madurasa as a subject studied because Madurasa is a product that produces great profitability for PT Air Mancur. The purpose of this study to determine the effect of product quality and promotion mix of Madurasa purchasing decisions by\u27 consumers in Surakarta.
This study uses a questionnaire to determine the effect of product quality and promotion mix ol\u27the purchase decision. Large sample used in this study based on the formula Aaker and Day with 95 % confidence level is 400 respondents. Engineering samples of the determination of non probability design capture through purposive sampling procedure. Data were analyzed with regression method to determine the effect of product quality and promotion mix of Madurasa purchasing decisions by consumer in Surakarta.
The result showed that the variable product quality, advertising, and personal selling them influence on purchase decisions by consumers Madurasa in Surakarta. Meanwhile, sales promotion and public relation not impact on purchasing decisions. Ads have the most significant influence on Madurasa purchase decisions by consumers in SurakarIa