UGM Journals, OAI Repository
Not a member yet
    12430 research outputs found

    PENGAWASAN TERHADAP PELAKSANAAN PENAHANAN MENURUT KUHAP DAN KONSEP RUU KUHAP

    Get PDF
    Subjective requirements of detention in Criminal Procedure Code Bill are not different from those currently in force. Lack of detailed and measurable requirements renders commissioner judges ineffective to solve detention problems. Absence of supervision and law enforcers moral degradation in single-judge hearings with final decision may incur abuse of power. Persyaratan subyektif penahanan dalam RUU KUHAP masih sama dengan KUHAP. Keberadaan hakim komisaris tidak efektif menyelesaikan permasalahan penahanan karena persyaratan subyektif penahanan yang belum rinci dan terukur. Degradasi moral penegak hukum, khususnya dalam pemeriksaan hakim tunggal dengan putusan bersifat final dan tanpa pengawasan berpotensi menimbulkan penyalahgunaan wewenang

    POTENSI KULlT JERUK PURUT (Citrus hystrix D.C.) SEBAGAlAGEN IMUNOMODULATOR YANGPROSPEKTIFPADAPENEKANAN EFEK IMUNOSUPRESIKEMOTER PI

    Get PDF
    Kemoterapi menggunakan agen kemoterapi merupakan salah satu cara terapi kanker. Salah satu agen kemoterapi adalah doxorubicin. Namun, penggunaan doxorubicin memiliki beherapa ef\u27eksamping. Salah satu efek samping adalah penurunan jumlah limfosit serta rasio CD4+/CD8+. Oleh karena itu diperlukan agen kokemoterapi yang dapat menekan efek imunosupresi tersebut. Kulit jeruk purut (Citrus hystrix D. C) mengandung flavonoid naringenin. rutin, dan hesperidin. Penelitian terdahulu menyebutkan bahwa senyawa tersebut dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi doxorubicin dengan ekstrak kulit jeruk purut (Citrus hyslrix D.C) terhadap profil hematologi dan Rasio CD4+/CD8+ darah tikus Sprague Dawley. Uji in vivo ini dilakukan selama 1l hari menggunakan 5 kelompok hewan uji. kelompok I doxorubicin (dox) 4.67 mg/kg BBII dox + ElP 500 mg/kg BBIII dox + ElP.IOOO mg/kg BBIV Ekontrol ektrak (ElP 1000 mg/kg BB)V kontrol tanpa perlakuan. Sampel darah sebelum dan sesudah perlakuan ditetapkan profil hematologi, dan jumlah CD4+ serla CD8+ menggunakan flositomer. Hasil uji in vivo tersebut menunjukkan bahwa ekstrak etanolik kulit jeruk Purut (ElP) mampu menekan penurunan leukosit, limfosit, dan neutrofit pada dosis 500 mg/Kg BB. ElP juga memberikan kecenderungan untuk meningkatkan rasio CD4+/CD8+ setelah pemberian doxorubicin. Berdasarkan hasit penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ElP memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai agen imunomodulator pada kemoterapi

    UJI AKTIVlTAS lMUNOMODULATOR EKSTRAK ETANOL DAUN BENALU MANGGA ( Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) TERHADAP PENINGKATAN TITER IMUNOGLOBULIN G(gG) DAN PROLIFERASI SEL LIMFOSIT PADA TIKUS YANG DIINDUKSI VAKSIN HEPATITlS B

    No full text
    Daun benalu mangga ( Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) diketahui memiliki potensi dalam memodikasi sistem imun. Benalu mangga mengandung senyawa aktif kuersitrin yang merupakan glikosida yang dihentuk dari flavonoid kuersetin dan gula deoksi rhamnosa yang berperan sebagai antigen dan mampu dikenal oleh reseptor sel B maupun sel T. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas imunomodulator ekstrak etanol daun benalu mangga terhadap kadar immunoglobulin G (lgG) dan prolif\u27erasi sel limfosit pada tikus yang diinduksi vaksin Hepatitis B. Daun benalu mangga diekstraksi dengan etanol 70% dan dibuat 3 seri dosis. Tikus jantan galur Wistar dibagi menjadi 6 kelompok yaitu, kelompok 1 (kontrol normal). kelompok II (kontrol negatif), kelompok III (ekstrak dosis 2 mg/kgBB), kelompok IV (ekstrak dosis 20 mg/kgBB). kelompok V (ekstrak dosis 200 mg/kgBB). dan kelompok VI (kontrol positif). Tikus kelompok II-VI divaksinasi dengan vaksin hepatitis B secara intraperitoneal pada hari ke-7 dan 28. Pengamhilan serum dilakukan pada hari ke-14 dan had ke-35. Serum diisolasi dan digunakan untuk pengukuran titer IgG dcngan mClOde ELISA tak langsung. Proliferasi sel limfosit diukur dengan metode MTT-reduction. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dalam ekstrak etanol daun benalu mangga terdapat flavonoid dengan gugus orthodihidroksi. Uji ELISA menunjukkan bahwa ekstrak etanol benalu mangga dosis 2 dan 200 mg/kgBB dapat meningkatkan titer lmunoglobulin G (lgG) secara signifikan. Hasil uji prolifera.si sel limjosit kelompok perlakuan tidak herheda hermakna dibanding kontrol negatif. Ekstrak etanol daun benalu mangga berefek sebagai imunostimulator dengan meningkatkan respon imun humoral

    EVALUASI KLINIS DAN RADIOGRAFIS PASAK FIBER REINFORCED COMPOSITE POLIETILEN PADA GIGI MOLAR PERMANEN MUDA PASCA PERAWATAN SALURAN AKAR

    Get PDF
    Karakter dari gigi molar permanen muda adalah masih berlangsungnya perkembangan gigi. Ketika gigi molar pertama permanen muda menjadi nonvital, maka akan meninggalkan struktur saluran akar yang lebar dan dinding saluran akar yang tipis dan rapuh sehingga rentan terhadap fraktur. Restorasi untuk gigi molar permanen muda yang kehilangan banyak struktur giginya perlu didukung oleh suatu pasak. Pasak Fiber Reinforced Composite polietilen memiliki modulus elastisitas yang hampir sama dengan dentin sehingga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya fraktur. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi pemakaian pasak Fiber Reinforced Composite polietilen pada gigi molar permanen muda pasea perawatan saluran akar secara klinis dan radiografis. Sebanyak 10 gigi molar pertama perman en rahang bawah pasea perawatan saluran akar digunakan dalam penelitian ini. Gigi tersebut direstorasi dengan pasak Fiber Reinforced Composite polietilen pada saluran akar distal dan resin komposit nanohybrid sebagai restorasi koronalnya. Setelah itu pasak dievaluasi selama 1 bulan, 3 bulan, dan 6 bulan. Kriteria evaluasi yang digunakan adalah kondisi jaringan pendukung gigi, pasak, akar, dan kondisi periapikal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pemakaian Fiber Reinforced Composite polietilen berhasil baik secara klinis dan radiografis

    PENGARUH PERBEDAAN KONSENTRASI DAN LAMA WAKTU APLIKASI KARBAMID PEROKSIDA SEBAGAI BAHANHOME BLEACHING TERHADAP KEKERASAN EMAIL

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh perbedaan konsentrasi dan lama waktu aplikasi karbamid peroksida sebagai bahan home bleaching terhadap kekerasan email. Subjek penelitian menggunakan 36 gigi premolar, dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok kontrol I direndan dalam saliva buatan 14 hari, kelompok kontrol II direndam dalam saliva buatan 21 hari dan kelompok perlakuan yaitu aplikasi karbamid peroksida 10% (Opalesence PF 10%) dengan lama waktu aplikasi 6 jam/14 hari (kelompok III), karbamid peroksida 10% (Opalesence PF 10%) dengan lama waktu aplikasi 6 jam/21 hari (kelompok IV), karbamid peroksida 15% (Opalesence PF 15%) dengan lama waktu aplikasi 6 jam/14 hari (kelompok V), karbamid peroksida 15% (Opalesence PF 15%) dengan lama waktu aplikasi 6 jam/21 hari (kelompok VI). Uji kekerasan email dilakukan dengan VHN dengan berat beban 100 9 dan waktu 15 detik. Hasil penelitian nilai rerata kekerasan email pada kelompok I adalah303.5:1:2,60, kelompok II 303.5 :I: 2,60, kelompok 11I298:I:4.35, kelompok IV 295.08:1: 6.200, kelompok V 294.58:1: 3.54, kelompok V(291 :I:7.21. Hasil uji Anava 2 jalur menunjukkan tidak ada pengaruh perbedaan konsentrasi, lama waktu aplikasi dan tidak ada interaksi antara konsentrasi dan lama waktu aplikasi terhadap kekerasan permukaan email (p>O,05). Hasil uji LSD menunjukkan terdapat perbedaan kekerasan permukaan email antara kelompok control dengan kelompok setelah perawatan bleaching dengan karbamid peroksida (

    "BECKHAM"BEKATULICECREAMMULTIVARIANSOLUSIPROSPEKTlF PRODUKSAMPINGPADATGIZI

    No full text
    Bekatul adalah produk samping dari proses penggilingan padi. Bekatul hampir di produksi setiap hari sejalan dengan produksi beras menyebabkan bekatul ini selalu tersedia. Pemanfaatan bekatul kini masih belum optimal yang terbatas sehagai konsumsi pakan unggas, padahal bekatul adalah salah satu bahan pertanian tinggi kandungan gizi. Oleh karena itu, bekatul perlu dioptimalkan sebagai produk pangan lokal fungsional bagi kesehatan masyarakat dan mendukung kelestarian lingkungan dengan konsumsii es krim nabati. Salah satu inovasi yang ditawarkan adalah mengembangkan bekatul dalam bentuk bekatul Ice Cream. Produk yang bermerk "BECKHAM" Bekatul lce Cream Multivarian ini produksi dengan 100% bahan nabati dengan berbagai varian rasa, yaitu: coklat, mocca, gula jawa, dan jahe. Hasil analisis proximat menunjukan kandungan gizi Bekatul Ice Cream dalam 100 gram produk meliputi air 62,6 %. abu 0,9 %, lemak 9,7 %.protein 2,9 %. serat kasar 7,3 %, karbohidrat by diff 23,9 %. dan kalori sebanyak 184.4%

    PERBEDAAN KEKERASAN MIKRO PERMUKAAN RESIN KOMPOSIT MIKROFIL DAN NANOFIL PADAPENGGUNAAN BAHAN KARBAMID PEROKSIDA45% DAN HIDROGEN PEROKSIDA38%> SECARAIN OFFICEBLEACHING (Penelitian Eksperimental Laboratoris)

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan kekerasan mikro permukaan resin komposit mikrofil dan nanofil setelah dilakukan aplikasi bahan bleaching secara in office menggunakan bahan hidrogen peroksida 38% dan karbamid peroksida 45%. Penelitian ini menggunakan 30 sampel tumpatan resin komposit mikrofil dan nanofil berbentuk silinder dengan tinggi 2 mm dan diameter 5 mm. Setiap sam pel ditanam pada blok resin akrilik berukuran tinggi 1,5 cm dan diameter 2 cm dan dibagi menjadi 6 kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 5 sampel pada setiap kelompok dengan kelompok pertama tidak diberi perlakuan (kontrol), kelompok kedua diberi aplikasi bahan bleaching karbamid peroksida 45% dan kelompok ketiga diberi aplikasi bahan bleaching hidrogen peroksida 38%. Kekerasan mikro permukaan resin komposit terhadap bahan bleaching diuji menggunakan alat uji Vickers dan hasilnya dibandingkan menggunakan analisis varian dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh bahan resin komposit, bahan bleaching dan interaksi bahan resin komposit dan bleaching terhadap kekerasan mikro permukaan (

    MYRMECODlAPENDENS: ALTERNATIFKEMOTERAPlKANKERPAYUDARA DENGAN EFEKSAMPING MINIMAL

    Get PDF
    Kanker payudara merupakan salah satu kanker dengan prevalensi terbanyak di dunia. Hingga saat ini. penggunaan kemoterapi pada penderita kanker banyak menyebabkan efek samping sehingga mulai dilakukan pengemhangan penelitian menggunakan bahan tanaman herbal, salah satunya sarang semut (Myrmecodia pendens). Kajian sebelumnya telah menunjukkan bahwa Myrmecodia pendens memiliki aktivitas antikanker terhadap kanker payudara.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek sitotoksik dan apoptosis ekstrak etanolik Myrmecodia pendens terhadap cell line kanker payudara T47D melalui ekspresi caspase-9. Bel-2. Bax. dan p53. Uji sitotoksik dilakukan terhadap sel kanker yang telah diinkubasi selama 24jam menggunakan senyawa uji dengan pemherian reagen MTT (doxoruhicin sehagai kontrol positif). Vji apoptosis dilakukan terhadap sel kanker yang lelah diinkubasi selama 24 jam dengan senyawa uji menggunakan mikroskop flouresen dan flourokrom acridine orange. Uji Jalur induksi apoptosis dilakukan terhadap sel kanker yang telah diinkubasi selama 24jam dengan senyawa uji menggunakan mikroskop cahaya dan pewarnaan imunohistokima. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanolik Myrmecodia pendens memiliki ejek sitotoh\u27ik terhadap cell line kanker payudara T47D dengan nilai JCw sebesar 539.9(}2 ig/ml. Salah satu efek sitotoksik ekstrak etanolik Myrmecodia pendens terjadi melalui induksi apoptosis dengan nilai EC50 sebesar 1599.998 ig/ml yang ditandai dengan peningkatan ekspresi ca~pase-9. Bel-2. Bax, dan p53. Analisis parametrik dengan uji one way ANOVA menunjukkan bahwa persentase ekpresi caspase-9, Bel-2, Bax, dan p53 pada sel kanker payudara T47D berbeda secara bermakna (

    Lipid profiles and fibrinogen levels in coronary heart disease and dyslipidemic patients in Dr. Sardjito Hospital Yogyakarta

    Get PDF
    Epidemiological studies indicated that fibrinogen and dyslipidemia were im80rtant risk.factors for cardiovascular disease (CVD). For several populations in the world, increase in cholestrol level and decrease in high-density lipoprotein cholesterol (HDL-C)were risk factors for coronary heart disease (CHD). The role of elevated fibrinogen in thrombosis suggests that it may be the causal pathway for certain risk factors of CHD. The aim of this study is to determine the role of lipid profile and fibrinogen level as risk factors of coronary heart disease. Blood samples were obtained from CHD patients, dyslipidemic patients, and controls after they had fasted. Lipid profiles and fibrinogen level of CHD and dyslipidemic patients were determined and compared with controls. There were 92 subjects in this study, consisted of 35 CHD patients, 31 dyslipidemic patients, and 26 controls. There were significant difference in triglyceride level between CHD and dyslipidemic patients, also between dyslipidemic patients and controls (p< 0.05). Significant difference in level of cholesterol also existed between CHD patients and dyslipidemic patients, also between CHD patients and controls (p < 0.05). In dyslipidemic patients, decreased in HDL-C level was risk factor for CHD. Meanwhile for controls, high level of cholesterol and LDL-Calso low level of HDL-C were risk factor for CHD, but fibrinogen level was not risk factor for CHD. In conclusion, lipid profile was risk factor for CHD whereas fibrinogen level was not risk factor for CHD

    STABILITAS WARNA RESIN KOMPOSIT NAN OFILLER YANG DIPOLES DENGAN POLISHING LIQUID DAN POLISHING BRUSH (Penelitian Eksperimental Laboratoris)

    Get PDF
    Kebocoran tepi seringkali menjadi faktor penyebab kegagalan restora~i kavitas kelas V. Salah satu cara meminRestorasi resin komposit saat ini memberikan kepuasan estetik dan memberikan hasil yang alami dengan penggunaan filler berukuran kecil nanoparticle, variasi warna dan teknik restorasi yang baru berkembang seperti teknik layering. Diskolorasi bahan resin sewarna gigi dapat disebabkan oleh beberapa faktor intrinsik dan ekstrinsik. Kegagalan estetik merupakan salah satu alasan penggantian suatu restorasi. Penelitian ini menggunakan 13 sampel resin komposit. Kelompok A, terdiri dari 5 buah sampel yang diaplikasikan dengan polishing liquid material (Biscover LV). Kelompok B terdiri dari 5 buah sampel yang dipoles dengan polishing brush (Occlubrush) dan Kelompok C terdiri dari 3 buah sampel sebagai kontrol dan hanya dipoles dengan polishing disc (OptiDisc). Sampel di rendam dalam saliva buatan dengan suhu 37°C selama 24 jam. Warna asli restorasi di ukur dan di rekam sebelum direndam ke dalam bahan pewarna dengan menggunakan Vita Easyshade Spectrophotometersebanyak tiga kali pengukuran. Setelah itu semua sampel direndam pada 100 mllarutan kopi pad a suhu 37°C selama 48 jam dan diukur kembali dengan menggunakan Vita Easyshade Spectrophotometer. Hasil penelitian ini menunjukan adanya perbedaan yang bermakna antara stabilitas warna permukaan resin komposit nanofiller sebelum dan sesudah perendaman ke dalam larutan Nescafe Classic selama 48 jam dengan suhu 37°C, yang dipoles dengan menggunakan OccluBrush (

    10,382

    full texts

    12,430

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UGM Journals, OAI Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇