UGM Journals, OAI Repository
Not a member yet
    12430 research outputs found

    "JANGAN BAKUKAN AKU" IDENTITAS HYBRID ISLAM DIINDONESIA

    Get PDF
    This paper is a result of series of interview with Reza and Nina and analyse those interview with hybridity perspective. This perspective is very useful to understand the multidemensional and flexible characteristic of identity. Identity cannot beregarded in homogen and stable way of understanding. That awarenes in turn, helps to build respect toward the other, something that is needed in multicultural society. Tulisan ini merupakan hasH dari serangkaian wawancara dengan Reza dan Nina serta pembacaan melalui perspektif hybriditas atasnya. Perspektif tersebut berguna untuk memahami qahwa identitas seseorang bersifat multidimensional dan £leksibel dan karena itu tidak boleh dimengerti dalam pemahaman yang tunggal dan stabil. Kesadaran ini pada gilirannya menolong Penulis menghargai identitas orang lain yang kaya dan unik, sebuah sikap yang diperlukan dalam kehidupan bersama yang bersifat multikultura

    PERBANDINGAN TINGGI TULANG MAKSILA DAN MANDIBULA DI REGIO INTERINSISIVI SENTRAL ANTARA PRA DAN PASCA PERAWATAN ORTODONTIK DENGAN PENCABUTAN KE EMPAT GIGI PREMOLAR PERTAMA (Kajian pada Foto panoramik)

    Get PDF
    Latar belakang. Perawatan ortodontik pad a kasus-kasus gigi berjejal dan protrusil sering membutuhkan pencabutan gigi premolar untuk penyediaan ruang agar gigi berjejal dapat dirapikan dan gigi depan yang protrusil dapat diundurkan. Gigi insisivus sentral merupakan salah satu gigi yang paling banyak mengalami per-gerakan selama proses retrusi. Pergerakan gigi insisivus mengakibatkan terjadinya perubahaan pada puncak tulang alveolar selama perawatan yang mungkin akan mempengaruhi tinggi tulang maksila dan mandibula pasca perawatan. Tujuan Penelitian. Membandingkan tinggi tulang maksila dan mandibula di daerah interdental gigi insisivi sentral pada Iota panoramik antara pra dan pasca perawatan maloklusi dengan pencabutan ke empat gigi premolar pertama. Metode Penelitian. Digunakan 30 pasang Iota panoramik pra dan pasca perawatan yang dipilih sesuai dengan kriteria penelitian dari pasien-pasien peneliti yang telah selesai mendapat perawatan aktil dengan teknik edgewise. Analisis Kolmogorov-Smirnov dan Shaviro-Wilk digunakan untuk uji normalitas dan Student t-test data berpasangan digunakan untuk menguji perbedaan tinggi tulang maksila dan madibula antara pra dan pasca perawatan. Hasil Penelitian. Tidak didapatkan perbedaan (p>0.05) tinggi tulang maksila dan mandibula antara pra dan pasca perawatan ortodontik dengan pencabutan ke empat gigi premolar pertama. Maj Ked GiDesember 201219(2): 114-11

    PERBEDAAN PENGGUNAAN BAHAN DESENSITIZING DAN TANPA DESENSITIZING PASCA BLEACHING EKSTRA- KORONAL TERHADAP KEKERASAN EMAIL

    Get PDF
    Latar Belakang. Pada bleaching ekstrakoronal diketahui terjadi proses demineralisasi sehingga terjadi hipersensitivitas dentin. UltraEZ salah satu bahan desensitizing yang dapat mengurangi hipersensitivitas akibat demineralisasi email pasca bleaching ekstrakoronal terkini. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kekerasan email pasca pemutihan gigiekstra-koronaldengan aplikasi bahan desensitizing dan tanpa aplikasi bahan desensitizing. Metode penelitian ini menggunakan 20 gigi premolar permanen pasca pencabutan yang masih utuh dan direndam dalam saliva buatan, kemudian dilakukan pemolesan pada bagian bukal dengan menggunakan pasta profilaksis kemudian gigi dicuci dan dikeringkan. Bahan pemutih Opalescence Xtra Boost diaplikasikan pada semua permukaan bukal gigi premolar kemudian dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok I, II, masing-masing kelompok sebanyak 10 gigi. Kelompok I sebagai kelompok kontrol setelah dilakukan pemutihan, tidak dilakukan aplikasi Ultra-EZ, dimasukkan dalam wadah botol dan direndam dalam saliva buatan kemudian disimpan dalam incubator. Mahkota dan akar gigi, kemudian ditanam dalam resin akrilik sesuai kelompok sebelumnya dengan permukaan bukal menghadap keatas.Semua sampel diuji kekerasannyadengan uji kekerasan Vickers menggunakan beban 100 9 selama 15 detik. Permukaan bukal menghadap keatas, kemudian dijepit dengan alat penjepit pada meja alat Micro Vickers Hardness Tester.Sampel diatur sedemikian rupa sehingga akan terlihat gambar yang dapat diukur panjang diagonalnya langsung dengan mikrometer yang ada pada lensa okuler. Nilai kekerasan email dalam vickers hardness number (VHN) juga dapat diperoleh dari tabel setelah mengetahui rata-rata panjang diagonal, berat beban yang digunakan dan waktu yang digunakan untuk uji kekerasan. Pengujian ini dilakukan pada setiap kelompok. Selanjutnya diuji dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang bermakna antara aplikasi ultraEZ lima menit dibandingkan tanpa aplikasi ultraEZ terhadap kekerasan email pada p >0,05. Maj Ked GiDesember201219(2): 119-12

    DAMPAK PEMAKAIAN ALAT ORTODONTIK TERHADAP KESEHATAN JARINGAN PERIODONTAL

    Get PDF
    Pendahuluan. Perawatan ortodontik terutama yang cekat sudah banyak digunakan, bahkan akhir-akihir ini tidak hanya untuk kepentingan perawatan maloklusi gigi, tapi juga untuk estetika. Namun banyak pasien mengeluh adanya peradangan, bau mulut bahkan sampai terjadinya periodontitis berat, sampai kegoyahan gigi. Tujuan penulisan. Untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari pemakaian alat ortodontik terhadap kesehatan jaringan periodontal. Dampak tersebut ditinjau dari efek alat ortodontik yang dapat meningkatkan akumulasi plak, iritasi yang ditimbulkan pada pemakaian band dan braket pada alat ortodontik, juga akibat tekanan yang ditimbulkan pada jaringan periodontal. Kesimpulan. untuk meminimalkan dampak pemakaian alat ortodontik tersebut, seharusnya ditekankan pentingnya plak control, juga harus dipertimbangkan tekanan yang diberikan pada jaringan periodontal. Maj Ked GiDesember 201219(2): 181-18

    ANALISIS POLA IN TERAKSI SERANGGA-GULMA PADA EKOSISTEM SAWAH SURJAN DAN LEMBARAN YANG DIKE LOLA SECARA ORGANIK DAN KONVENSIONAL (Analysis of Insect-Weed Interaction Pattern in Surjan and Lembaran Rice Farm Ecosystems

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur food web dalam pola interaksi serangga-gulma pada ekosistem sawah surjan dan lembaran yang dikelola secara organik dan konvensional. Penelitian dilakukan pada enam petak sawah surjan dan enam petak sawah lembaran di daerah Kulon Progo dalam dua musim tanam pada bulan Desember 2009 sampai Juli 2010. Baik sawah surjan maupun sawah lembaran, masing-masing dibedakan dalam dua pengelolaan, yaitu pengelolaan organik dan konvensional, dengan ulangan masing-masing tiga petak. Lima plot ukuran 1x1 m ditempatkan pada masing-masing petak yang tidak diubah posisinya sampai berakhir satu musim tanam. Inti dari penelitian lapangan ini ada1ah menghitung jenis dan kelimpahan gulma setiap tiga minggu sekali untuk setiap petak, demikianjuga untuk jenis dan kelimpahan dari serangga herbivora untuk setiap jenis tanaman/gulma pada setiap plot. Analisis data dilakukan dengan program Bipartite in R statistics 2.12.0, dan dilakukan uji pengaruh tipe sawah dan cara pengelolaan lahan terhadap struktur dan netWork level (jumlah jenis trofik atas, jumlah jenis trofik bawah, keterhubungan, diversitas Shannon, dan kemerataan interaksi) dengan menggunakan General Linear Model (GLM) dalam program SPSS 17.0. Hasil penelitian sawah surjan yang dike1ola secara organik mempunyai pola interaksi serangga-gulma yang lebih kompleks dengan 1ebih banyak link interaksi, jumlah jenis trofik atas dan bawah, indeks diversitas Shannon, dan kemerataan interaksi yang lebih tinggi, serta keterhubungan (connectance) yang lebih rendah

    MACRONONE, A NOVEL DIEPOXYLIGNANFROM BARK OF MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) AND ITS ANTIOXIDANTACTIVITY

    No full text
    Mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) which is belong to family of Thymelaeaceaeis one of Indonesian traditional medicines. Chemical constituent has been isolated from bark of mahkota dewa. Sample was extracted with methanol. Concentratedmethanol extract was extracted by n-hexane, chloroform and ethyl acetate.A Compound that separated and purified by column chromatography from ethyl acetate extract is a red spherical crystal (m.p. 94-95 °C). Its spot gave yellow fluorescence at TLCElate (UV366)and has optical rotation of -9.30(c. 2 mg/mL, ethanol).Structureelucidationby UV, IR, 1H-NMR,1 C-NMRand NMR 2 dimension(HMQC,COSY, HMBC and DEPT-135) spectroscopy show that the compound gives a name macronone. Computational chemistry calculation using Hyperchem on the level of semiempirical method PM3 was confirmed the conformation of macronone. DPPH method shows that macronone has lower antioxidant activity compare to the ethyl acetate .extract

    ADJEKTIVA DENOMINAL DALAM BAHASA JAWA

    Get PDF
    This articles investigates the forms and meanings of denominal adjectives in Javanese, especially those derived through affixation. A qualitative-descriptive method was adopted in the data analysis. The results show that denominal adjectives in Javanese can take the forms of N-D. mi-D. -um-D. D-an, D-en, and N-D-i. Each form expresses a particular meaning. Some derived adjectives express the meaning of \u27having characteristics of D\u27, some express the meaning of \u27being in the state of D\u27, and others the meaning of \u27having or being affected by D\u27

    UJI PERFORMASI MESIN PENEPUNG TIPE DISC (Disc Mill ) UNTUK PENEPUNGAN JUWAWUT (Setariaitalica(L.) P.Beauvais) = Disc Mill PerformanceTest for Juwawut (Setariaitalica (L.) P.Beauvais

    Get PDF
    Juwawut merupakan bahan pangan dari biji-bijian termasuk dalam spesies Setaria ita/ica (L.) P Beauvais. Juwawut dalam bentuk tepung telah lama menjadi bahan pangan di berbagai negara seperti di Eropa bagian tenggara, Afrika Utara, Cina bagian utara, dan India. Uji performansi mesin penepung tipe disc meliputi karakteristik mesin yakni kapasitas, rendemen, susut tercecer, kebutuhan tenaga dan efisiensi serta kualitas tepung yakni ukuran partikel, derajat kehalusan dan kadar air tepung. Uji performansi dilakukan dengan menggunakan biji juwawut seberat satu kg tiap perlakuan dengan empat kecepatan putar atau rotasi per menit (rpm) yakni 1.425,2.850, 4.750 dan 5.700 rpm serta menggunakan saringan 80 dan 100mesh. Hasil pengujian performansi mesin penepung menunjukkan bahwa kapasitas optimum diperoleh pada 5.700 rpm dengan menggunakan saringan 80 mesh yakni kapasitas mesin 20,43 kg/jam, rendemen mesin 91,6 6 %, dan susut tepung tercecer 1,77 %. Mesin penepung pada 5.700 rpm dengan saringan 80 mesh dan menggunakan motor listrik 3 fasa membutuhkan daya sebesar 519 watt dengan efisiensi motor listrik 0,20 %. Ditinjau dari segi kualitas tepung menunjukkan bahwa berdasarkan ukuran partikel tepung yang dihasilkan berukuran berkisar 0,016 inchi, derajat kehalusan tepung 96,25% dengan kadar air tepung rata-rata 6,80 % dengan kadar air awal biji juwawut 12,03 %. Berdasarkan analisa sidik ragam dan uji lanjut Duncan, perlakuan rpm berbeda nyata terhadap kapasitas penepungan dan rendemen penepungan. Untuk analisa susut tepung tercecer menunjukan bahwa perlakuan pada 2.840 rpm tidak berbeda nyata terhadap perlakuan pada 4.750 rpm, namun berbeda nyata terhadap perlakuan pada 5.700 rpm

    KAJIAN SEMANTIK TERHADAP PRODUK HUKUM TERTULIS DI INDONESIA.

    Get PDF
    This study aims at revealing two prime points (1) how is Indonesian Language utilized in legal practice in Indonesia and (2) which method isfrequently used by legal practitioners in interpreting a certain word? This is a descriptive-qualitative study. The data of the research are sentences or phrases taken randomly from the criminal code (KUHPidana), civil code (KUHPerdata), trade code (KUHDagang), decrees, explanations of legislation (laws). The analysis employed is descriptive and prescriptive. It was figured out that the use of Indonesian language in legal aspect was manifested in seven processes: translation, abstraction, association, typology, meaning emphasis, simplicity, and legal choices. While the interpretive method used is interpretations and construction methods. Keywords: Indonesia language, legal practitioner

    TANGGUNG JAWAB KEPERDATAAN BIDAN DALAM PELAYANAN KESEHATAN

    Get PDF
    In carrying out their health services obligations, midwifes need to comply with professional standards because failure to observe careful and diligent practice may be a ground for holding the midwife accountable. Injured patient reserves the right to file a lawsuit against the midwifes by invoking breach of contract or wrongful acts as the basis of liability. Therefore, in carrying out his/her profession, a midwife must comply with professional standards, standard operating procedures, and regulated code of conduct. This article will analyse matters pertinent to profession, malpractice, and their efforts to heal. Keywords: midwife, health services, civil duties

    10,382

    full texts

    12,430

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UGM Journals, OAI Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇