UGM Journals, OAI Repository
Not a member yet
    12430 research outputs found

    HAKIKAT KEILMUAN ILMU HUKUM DITINJAU DARI SUDUT FILSAFAT ILMU DAN TEORI ILMU HUKUM

    Full text link
    The essence of jurisprudence can be seen from two perspectivesperspective of philosophy of science and legal theory. From philosophical point of view, the term of science has two meaningsthat is as a product and as aprocess. As a product, science is knowledge which has been verified in certain disciplines and systemized. Legal theory sees that jurisprudence has a specific character (sui generis), which is normatif. Therefore, jurisprudence remains acceptable as a science while respecting the character of jurisprudence. Hakikat keilmuan ilmu hukum dapat ditinjau dari sudut filsafat ilmu dan teori hukum. Oari sudut filsafat, istilah ilmu (science) menyandang dua makna, yaitu sebagai produk dan sebagai proses. Sebagai produk, ilmu adalah pengetahuan yang sudah terkaji kebenarannya dalam bidang tertentu dan tersusun dalam suatu sistem. Teori hukum memandang, bahwa ilmu hukum memiliki karakter yang khas (sui generis), yaitu sifatnya yang normatif. Berdasarkan kenyataan demikian, maka Ilmu Hukum tetap diterima sebagai ilmu dengan tetap menghormati karakter ilmu hukum yang merupakan kepribadian ilmu hukum

    PENERAPAN ASAS ITIKAD BAlK TAHAP PRAKONTRAKTUAL PADA PERJANJIAN JUAL BELl PERUMAHAN

    Full text link
    The goodfaith principle ispresent in thepre-contractual stage of Proliminaty House Sale and Purchase Agreement because all three contractual stages are also characterised by good faith. This Prelimilnary Agreement precedes the actual House Sale and Purchase Agreement and we submit that the Preliminary Agreement is legally binding provided that it be honestly entered 10. The legal remedy that is available for consumers who find promises of their property agent in the Preliminary Agreement not included in the actual House Sale and Purchase Agreement is the Decree of State Minister for Public Housing No. 09/KPTSIM/1995

    STATUS HUKUM ASET PERUSAHAAN NEGARA DALAM HUKUM INTERNASIONAL

    Full text link
    The immunity of state s assets is one of the reason why it has not been easy for private companies to retrieve remedy inforeign disputes. Principles of international law has regulated that a state s asset have immunity unless agreed upon by the state itself. Up until today, there has been no uniformity in determining the status of a state s assets. The legal entity, the government s intervention towards company policies, the nature of the transactions, also the asset s purpose are crucial factors which influence the legal status of the assets in determining whether the assets could be executed or not

    KEDUDUKAN HUKUM KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA MELAKSANAKAN WEWENANG PENEGAKAN HUKUM PERSAINGAN USAHA

    Full text link
    The main discussion of this research is concerning the position of KPPU in conducting the task and obligation to overcome and figure out suspect of monopoly practice and unfairly business competition which violate Act Number 5 of 1999. Research results show that in enforcing business competition law and resolving allegation of monopolistic business practice, the KPPU assumes the role as a state auxiliary organ that is independent from government intervention. In practice, the KPPU is a quasi judicial entity oecause it has the authority to similar to a court S, inter alia the authority to issue decrees and render judgments. Masalah pokok penelitian ini adalah mengenai kedudukan hukum KPPU dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya untuk mengatasi dan menyelesaikan dugaan pelanggaran praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 dalam penegakan hukum persaingan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menegakkan hukum persaingan usaha dan menyelesaikan dugaan pelanggaran praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat, KPPU bertindak sebagai lembaga negara komplementer (state auxiliary organ) yang terlepas dari pengaruh pemerintah. Dalam praktik, KPPU merupakan lembaga quasi judicial karena KPPU memiliki kewenangan yang serupa dengan badan peradilan, salah satunya kewenangan untuk mengeluarkan penetapan dan putusan

    ALTERNATIF KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH PERSPEKTIF GENDER BAGI BURUH MIGRAN PEREMPUAN DI MADURA

    Full text link
    Problemsfaced by Women Migrant Worker partly incurred in connection with the position of their woman role that have occurred since the time of recruitment process until departure and when returning back to their home areas. The presence of a legal loophole in the Law 39 of 2004 is one of the problems. The existence of a gender perspective of regional policy is an effort to guarantee the rights of migrant workers and as a solution to problems related to the position of migrant workers. Permasalahan yang dihadapi Buruh Migran Perempuan sebagian besar terjadi sehubungan dengan posisi keperempuanan mereka yang terjadi sejak saat proses rekrutmen sampai pemberangkatan dan ketika pulang kembali ke daerah asalnya. Terdapatnya celah hukum dalam UU No. 39 Tahun 2004 merupakan salah satu persoalannya. Adanya kebijakan daerah yang berperspektif gender merupakan upaya untuk menjamin terpenuhinya hak-hak buruh migran

    LAJU PENURUNAN LOGAM BERAT PLUMBUM (Pb) DAN CADMIUM (Cd) OLEH EICHORNIA CRASSIPES DAN CYPERUS PAPYRUS = (The Diminution Rate Of Heavy Metals, Plumbum And Cadmium By Eichornia Crassipes And Cyperus Papyrus)

    Full text link
    P berat p enelitian ini bertujuan untuk (l) menganalisis lama waktu (hari) laju penurunan logam berat plumbum dan cadmium oleh Eichornia crassipes dan Cypems papyrus. (2) membandingkan laju penurunan logam lumbum dan cadmium oleh Eichornia crassipes dan Cypems papyrus. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Makassar dengan pemeriksaan sampel air dilakukan di Laboratotium Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau Maros. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik dengan uji T test dan uji Post Hoc Test. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi logam berat plumbum lebih cepat terakumulasi habis dengan menggunakan tumbuhan Eichornia crassipes dibandingkan dengan menggunakan tumbuhan Cyperus papyrus. Logam berat plumbum dan cadmium memiliki laju penurunan yang cepat oleh tumbuhan Eichornia crassipes dibandingkan dengan tumbuhan Cypems papyrus

    PENENTUAN KOMPOSISI KIMIA ABU VULKANIK DARI ERUPSI GUNUNG MERAPI = (Determination of Chemical Composition of Vulcanic Ash from Merapi Mountain Eruption)

    Full text link
    Untuk mengetahui potensi pemanfaatan abu vulkanik sekaligus dampaknya terhadap lingkungan maka pada penelitian ini telah dilakukan penentuan komposisi kimia, baik unsur mayor maupun minor, dari abu vulkanik gunung Merapi yang diambil bulan Desember 201O-Januari2011 setelah erupsi selesai. Selain itu, juga dilakukan penentuan pH abu, dan kandungan besi dalam air di sungai, sumur, maupun bak penampungan air. Lokasi pengambilan sampel adalah Qesadi wilayah Kabupaten Magelang, Sleman dan Klaten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abu Gunung Merapi mengandung berbagai unsur mayor (AI, Si, Ca, dan Fe), minor (K, Mg, Mn, Na, P, S, dan Ti), dan tingkat trace (Au ,As, Ba, Co, Cr, Cu, Mo, Ni, Pb, S, Sb, Sn, Sr, V, Zn, dan Zr), baik yang memiliki kegunaan yang luas (AI, Si, Ca, Fe, Ti, V, dan Zn), memiliki nilai tinggi (Au), hingga yang berpotensi memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan (As, Cr, Cr, Cu, Pb, Ni, dan S). Lokasi pengambilan abu yang berbeda (timur, selatan dan barat, serta jarak yang semakin jauh dari puncak Merapi) tidak memberikan perbedaan komposisi kimia yang berarti. Didasarkan pada kandungan unsur AI, Ca, dan Si dalam abu yang besar (masing-masing 56%, 4%, dan 18 %) maka sangat dimungkinkan dilakukannya pemanfaatan abu tersebut sebagai bahan semen atau barang berbahan semen. Kandungan besi dan titan yang cukup berarti memungkinkan logam,tersebutuntuk diekstraksi dari abu sehingga diperoleh logam atau oksida besi dan titan yang bermanfaat luas. Ditemukannya unsur K dan P dalam abu dengan kadar yang cukup sebagai unsur hara yang diperlukan oleh tanah, maka menarik untuk dikaji terkait dengan kesuburan tanah yang tertutup oleh abu tersebut. Namun demikian, juga ditemukan adanya korelasi antara besamya kadar sulfur dengan pH abu yang cenderung asaro, yang dapat menurunkan kesuburan tanah. Meskipun dalam abu terkandung beberapa logam berat seperti Pb (kadar yang cukup), Cd, Cr, Cu, dan Ni (kadar rendah) namun tidak terdeteksi terjadinya kontaminasi logam tersebut dalam air yang dianalisis. Penyebaran abu Gunung Merapi terindikasikan meningkatkan kadar besi dalam air sungai, sumur, maupun bak penampungan terbuka, namun tidak berefek pada bak penampungan yang tertutup, sehingga air tersebut masih layak digunakan sesuai peruntukannya. Informasi tentang kandungan zat-zat kimia ini diharapkan bermanfaat bagi penelitian dalam bidang teknik sipil, geologi dan mineral, petemakan, pertanian, maupun perikanan

    APPLICATION OF FOURIER TRANSFORM INFRARED SPECTROSCOPY FOR QUALITY CONTROL OF PHARMACEUTICAL PRODUCTS: A REVIEW

    Full text link
    Analysis of pharmaceutical products covers all aspects of quality control of active pharmaceutical ingredients (API) and finished products. Today, Fourier transform infrared (FTIR) spectroscopy, especially in combination with chemometrics software, has emerged as one of the promising analytical techniques to be used in pharmaceutical industry, particularly for quality control of desired pharmaceutical products. Compared with other instrumental techniques, FTIR spectroscopy offers some advantages, namely it is rapid, simple in sample preparation, and not destructive. In this review, the application of FTIR spectroscopy for qualitative and quantitative determinations of API and monitoring drug release are described

    PENGARUH LAMA PENYINARAN SINAR ULTRAVIOLET TERHADAP PERU BAHAN WARNA PADA JENIS ELASTOMER SILIKON ROOM TEMPERA TURE VULCANIZING DENGAN PIGMENTASIINTRINSIK SEBAGAI BAHAN PROTESA MAKSILOFASIAL EKSTRAORAL

    Full text link
    Elastomer silikon room temperature vulcanizing sebagai bahan protesa maksilofasial ekstraoral akan menunjukkan perubahan warna setelah beberapa tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lama penyinaran sinar ultraviolet terhadap perubahan warna pada jenis elastomer silikon RTV dengan pigmentasi intrinsik. Penelitian ini menggunakan 30 balok silikon RTV dimensi 20x15x3mm. Sampel dibagi menjadi 10 sampel per kelompok, yaitu: kelompok silikon RTV-683kelompok silikon RTV-585dan kelompok silikon Elastosil M4503. Warna awal sampel diukur dengan chromameter(Konica Minolta, Jepang), kemudian disinari dengan energi radiasi 1,35 W/m2 sinar ultraviolet buatan dalam 5 waktu pengukuran yaitu: 8, 24, 48, 72, dan 96 jam. Warna akhir sampel diukur tiap selesai penyinaran setelah 8, 24, 48, 72, dan 96 jam. Nilai L*a*b* diperoleh sebelum dan sesudah penyinaran untuk mengetahui perubahan warna, dengan rumus: flE*ab(L *a*b*)= [(flL*)2+(fl a*ab)2+(fl b*ab)2f\u27~. Data dianalisis dengan ANAVA dua jalur dan dilanjutkan uji least significant difference (LSD). Hasil penelitian adalah: 1) terdapat perbedaan signifikan pad a perubahan warna sampel silikon antara lama penyinaran sinar ultraviolet (

    KINETICSAND EQUILIBRIUM MODELOF Pb(lI) AND Cd(lI) ADSORPTIONpNTO TETRAKIS-THIOMETHYL-C-4-METHOXYPHENYLCALIX[4]RESORCINARENE

    Full text link
    The ability of tetrakis-thiomethyl-C-4- methoxyphenylcalix{4}resorcinarenefor trapping Pb(l/) and Cd(l/) from aqueous solution at different pH, contact times, and initial metal concentration was investigated. Concentration of metal ions before and after interaction was analyzed by Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). The result indicated that tetrakis-thiomethyl-C-4-methoxyphenylcalix{4}resorcinarene is a good host for metal ions, where Cd(l/) sorption capacity was higher than that of Pb(I/). Effect of pH on batch experiments for the mentioned ions indicated that the optimum pH for metal binding were 5 for both of lead(l/) and cadmium(I/). In order to investigate the mechanism of adsorption, the 1st-order,pseudo 1st-order,and pseudot1d-orderkinetic models were used. The adsorption model of metal ions on the resorcinarene followedpseudo second order of Ho & McKay expression. The equilibrium adsorption isotherm has been analyzedby Langmuir and Freundlich equations. Langmuir model had the higher correlation coefficient than that of Freundlich model

    10,382

    full texts

    12,430

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UGM Journals, OAI Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇