Walisongo State Islamic University

Walisongo Institutional Repository
Not a member yet
    26964 research outputs found

    Perbandingan metode istinbat hukum Imam Syafi'i Dan Imam Hanafi terhadap status nasab anak hasil zina

    Get PDF
    Perkawinan ialah katan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengn tujuan mmbentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Perkawinan sah apabila apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepcayaannya dan tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Apabila anak dilahirkan di dalam suatu pekawinan yang tidak dicatatkan bahwa dapat di anggap anak tersebut adalah anak hasil zina. Penelitian ini menggunakan metode Library Reasearch yaitu mencari sumber - sumber dari kepustakaan, penelitian ini bersifat deskriptif - komparatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif. Sedangkan metode penulisan penelitian ini adalah komparatif dengan cara membandingkan dua pendapat untuk menemukan kesamaan dan perbedaannya. Metode ini digunakan untuk meneukan persamaan dan perbedaan pandangan antara Imam Hanafi dan Imam Asy - Syafi’I tentang status nasab anak hasil zina. Menurut Imam Hanafi, anak hasil zina masih memiliki nasab hakiki dengan bapak biologisnya, akan tetapi secara hukum telah terputus. Oleh karena itu, anak hasil zina hanya memiliki nasab hakiki dia tidak memperoleh nafkah dari bapak biologisnya. Namun demikian bapak biologisnya tetap dianjurkan untuk memberi nafkah pada anak tersebut, akan tetapi hal tersebut bukan suatu kewajiban. Berbeda dengan Imam Asy - Syafi’I berpendapat bahwa anak hasil zina tidak memiliki hubungan nasab hakiki dengan bapak biologisnya secara mutlak. Oleh karena itu bapak biologisnya tidak memiliki kewajiban ataupun dianjurkan untuk memberi nafkah untuk anak tersebut. Namun demikian tetap boleh memberikan bantuan yang dalam hal ini dianggap sebagai sedekah. Imam Hanafi dan Syafi’I sependapat dalam hak nasab, bahwa nasab anak hasil zina telah terputus fari ayah biologisnya. Akan tetapi Imam Hanafi mengakui akan adanya nasab hakiki

    Pemberian remisi kepada pelaku tindak pidana pembunuhan dalam perspektif hukum positif dan hukum pidana Islam

    Get PDF
    Remisi merupakan pengampunan yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang dijatuhi sanksi pidana yaitu berupa pengurangan masa hukuman. Remisi diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang berkelakuan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dalam Keppres RI No 174 Tahun 1999 diatur tentang jenis, syarat, dan banyaknya remisi yang diterima. Penelitian ini menganalisis pandangan hukum positif dan hukum Islam terhadap pemberian remisi kepada pelaku tindak pidaa pembunuhan dalam perspektif hukum pidana dan hukum Islam. Penelitian ini bersifat kualitatif jenisnya hukum normatif dengan data bersumber dari keputakaan atau library research. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis maslahah mursalah, teori hukum positif, dan teori hukum pidana Islam. kemudian data-data tersebut disajikan dengan metode deskriptif analitik. Hasil dari penelitian ini adalah, Tidak ada spesifikasi dalam pemberian remisi bagi pidana pembunuhan yang telah menghilangkan hak hidup seseorang. Dalam pandangan hukum Islam, kewenangan dalam pemberian remisi atau disebut juga dengan pengampunan khususnya dalam pidana pembunuhan diberikan kepada wali atau keluarga korban, dimana hal ini berbeda dengan ketentuan pemberian remisi dalam hukum positif. Selain itu, penulis mengkategorikan remisi sebagai maslahah mursalah karena sejalan dengan tujuan syara’ meskipun tidak ada nash yang secara tekstual membahasnya

    Perlindungan hak reproduksi istri dalam Hukum Islam : studi pemikiran K.H. Husein Muhammad

    Get PDF
    Pernikahan memiliki tujuan yang berkaitan dengan hak reproduksi dan hubungan seksual karena manusia diciptakan dengan adanya sahwat sehingga memliki ketertarikan seksualitas. Fuqaha berpendapat bahwa pelayanan seksual harus dipenuhi oleh istri. Ketika suami menghendaki hubungan, istri tidak boleh menolaknya. Jika menolak maka dianggap nusyuz. Berbeda dengan K.H. Husein Muhammad berpendapat istri memiliki hak menolak hubungan seksual. Sehingga ada paradoks dan pertentangan dalam interpretasi teks agama maka perlu ada nya perlindungan hak reproduksi untuk istri dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, menggunakan penelitian hukum normatif (legal research), Di samping itu juga menggunakan sumber data primer dengan wawancara dengan K.H. Husein Muhammad. Dalam Penelitian ini buku yang dijadikan sumber bahan hukum primer adalah karya K.H. Husein Muhammad yang berjudul Fiqh Perempuan: Refleksi Kiai Atas Tafsir Wacana Agama Dan Gender, Perempuan, Islam, dan Negara serta Islam Agama Ramah Perempuan. Sementara sumber data sekunder meliputi dokumen�dokumen pendukung penelitian lainnya. Hasil penelitian, hadis yang berkaitan hak reproduksi tentang kewajiban istri dalam menolak hubungan seksual karena sama-sama berkaitan dengan seksualitas. Istinbat K.H. Husein Muhammad penolakan istri terhadap hubungan seksual, hukum yang perlu digaris bawahi yaitu jangan berhenti dalam sebuah pernyataan, dan selalu bertanya lagi. Relevansi pada masa sekarang tentang istri boleh menolak hubungan seksual menjadi relevan karena menawarkan perlindungan terhadap hak istri dalam pernikahan

    Tradisi mujahadah pembacaan Ratib al-Haddad sebagai wirid di Yayasan Hidayatul Mubtadiin Desa Sodong Dopang, Sayung : studi living Qur’an

    Get PDF
    Penelitian ini berfokus untuk mengkaji tentang pelaksanaan Tradisi Pembacaan Ratib al-Haddad di Yayasan Hidayatul Mubtadiin desa Sodong yang didalam bacaannya mengandung tiga unsur, yaitu ayat-ayat al-Qur’an, hadist, dan sholawat. Jenis penelitian ini adalah field research yang menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Resepsi. Dalam pengumpulan data Penulis terjun langsung untuk observasi, wawancara, mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada di lapangan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif analitis yang bertujuan untuk mengetahui respon Jama’ah terhadap pembacaan Ratib al-Haddad. Adapun hasil dari penelitin ini yaitu, Pertama penerimaan masyarakat dalam tradisi pembacaan Ratib al-Haddad di Yayasan Hidayatul Mubtadiin dengan tiga bentuk teori resepsi yaitu, resepsi eksegesis, resepsi estetis, resepsi fungsional. Kedua hasil penerimaan masyarakat ketiga respon pembacaan dzikir Ratib al-Haddad di Yayasan Hidayatul Mubtadiin yaitu, penerimaan masyatrakat dalam respsi eksegesis meliputi, Pembaca mampu memahami isi kandungan bacaan Ratib al-Haddad melalui penafsiran ayat-ayat al-Qur’an. Penerimaan masyarakat dalam resepsi estetis yaitu, keindahan gerakan tubuh saat membaca dzikir Ratib al-Haddad. Penerimaan masyarakat dalam resepsi fungsional yaitu, respon masyarakat memaknai tradisi pembacaan Ratib al-Haddad sebagai tameng, sebagai pendekatan diri kepada Allah Swt. dan lain-lain

    Paradigma tafsir feminis : studi analisis pemikiran Husein Muhammad

    Get PDF
    Kajian Feminisme merupakan salah satu kajian di era modern yang banyak di bahas oleh masyarakat merupakan seorang ulama kontemporer yang fokus pada pengkajian Feminisme. Salah satu yang membahas tentang feminisme adalah Husein Muhammad seorang intelektualis yang mahsyur. Beliau kemudian menyusun Tafsir Feminisme sebagai kajian baru dalam paradigma Tafsir Kontemporer. Dengan menggunakan analisis kontekstual dan maknawi Husein Muhammad menafsirkan beberapa ayat al-Qur’an yang dinilai melemahkan perempuan. Penafsiran Husein Muhammad tidak hanya berbatas pada kajian tafsir atas pemikiran beliau sendiri namun tetap menggunakan referensi ulama terdahulu serta bidang ilmu lain seperti Fiqih, Tafsir dan Hadis. Penelitian ini merupakan studi pustaka dengan menggunakan sumber data primer yang berasal dari tafsir feminisme karya Husein Muhammad. Kemudian data sekunder dengan menggunakan buku, artikel jurnal lain yang berkaitan dengan Tafsir Feminisme. Disamping itu data juga dilengkapi dari beberapa konten di sosial media tentang pemikiran feminisme Husein Muhammad. Husein Muhammad merupakan ulama yang sangat aktif menyuarakan perempuan. Buah dari pemikiran beliau memiliki relevansi pada masa sekarang ini bahwasanya derajat laki-laki dan perempuan adalah sama di mata Allah dan perempuan berhak atas beberapa hal dalam kehidupannya. Teks-teks keagamaan yang melemahkan perempuan telah dikaji ulang oleh Husein Muhammad Muhammad dan membebaskan perempuan dari belenggu patriarki

    Konsep nafkah dalam Al-Qur’an : studi komparatif Tafsir Al-Misbah dan Al-Azhar

    Get PDF
    Perdebatan terkait nafkah di dalam kehidupan di masyarakat mengacu pada persoalan tersebut dipraktikan; seputar tanggungan kewajiban nafkah serta peruntukannya dan apa saja yang termasuk di dalam nafkah itu sendiri. Berangkat dari persoalan tersebut, peneliti menggunakan dua tafsir yaitu ; al-Misbah dan al-Azhar sebagai representasi rujukan mengenai perdebatan yang terjadi di masyarakat Indonesia. Selanjutnya, peneliti mengungkap persamaan serta perbedaan antara kedua penafsiran tersebut. Bertolak dari QS al-Baqarah (2): 233, an-Nisa’ (4): 34 dan at-Thalaq (65): 6-7 yang menjadi senter dari pembahasan seputar nafkah dalam kitab suci. Untuk menuntun penelitian, peneliti menggunakan metode kepustakaan. Yaitu, penggunaan data-data tertulis sebagai sumber data yang diperlukan. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif. Kedua tafsir dari Quraish Shihab dan Hamka menjadi sumber primer yang dipakai, disamping berbagai karya-karya akademik lain dalam bentuk apapun yang ditempatkan pada sumber sekunder. Setelah terkumpul datanya, maka dalam skripsi ini menggunakan metode analisis data berupa komparasi antara penafsiran dua tokoh tafsir mengenai ayat-ayat nafkah. Hasilnya, bahwasannya kedua tokoh tersebut memiliki penafsirannya masing-masing. Terdapat titik temu dan titik perbedaan kedaunya. Persamaannya bahwa wacana tentang nafkah merupakan hal wajib diberikan kepada istri dan menyesuaikan dengan ekonomi suami

    Pengaruh penerapan model pembelajaran pogil pada materi kesetimbangan kimia terhadap kemampuan literasi sains peserta didik

    Get PDF
    Fokus utama implementasi kurikulum merdeka adalah meningkatkan kemampuan literasi sains terutama pada pelajaran sains. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan literasi sains yaitu dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, seperti model POGIL. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model POGIL pada materi kesetimbangan kimia terhadap kemampuan literasi sains peserta didik khususnya di SMAN 11 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan rancangan quasi experimental berdesain non-equivalent control group design dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah kelas XI dengan peminatan kimia. Sampel penelitian yang diteliti dari populasi penelitian yaitu Kelas XI C1 sebagai kelas eksperimen dan Kelas XI C2 sebagai kelas kontrol. Data yang didapatkan melalui hasil pretest dan posttest kelas kontrol dan eksperimen selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji independent sample t-test pada data posttest di taraf signifikansi 5% diperoleh sebesar 0,000 < 0,05, yang artinya hipotesis alternatif (Ha) diterima sedangkan hipotesis nol (Ho) ditolak. Berdasarkan hal tersebut maka terdapat pengaruh penerapan model POGIL terhadap kemampuan literasi sains peserta didik

    Implementasi model pembelajaran inkuiri terbimbing menggunakan media perangkat praktikum pada materi titrasi asam basa terhadap keterampilan berpikir kreatif

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan keterampilan berpikir kreatif dalam pembelajaran kimia, khususnya materi titrasi asam basa, melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing yang melibatkan keaktifan peserta didik dalam praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing menggunakan media perangkat praktikum pada materi titrasi asam basa terhadap keterampilan berpikir kreatif serta respons peserta didik terhadap model tersebut. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pretest posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas XI yang dipilih secara cluster random sampling, di mana satu kelas berfungsi sebagai kelas eksperimen dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan yang lainnya sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan berpikir kreatif dan angket respons peserta didik. Hasil uji statistik hipotesis menggunakan independent sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai sig. 2-tailed sebesar 0,000 (p < 0,05). Peserta didik di kelas eksperimen mengalami peningkatan keterampilan berpikir kreatif yang lebih tinggi dan memberikan respons positif terhadap model pembelajaran ini

    Penerapan parenting islami dan perkembangannya anak laki-laki menurut dr. Aisah Dahlan, CHt, CM.NLP.

    Get PDF
    Ruang lingkup dalam pendidikan agama Islam, keluarga merupakan suatu kelompok sosial yang memiliki peranan yang penting dalam membentuk perilaku. Maka dari itu di dalam Islam dikenal dengan istilah Parenting Islami, yaitu metode pendidikan pola asuh yang akan menjadi acuan dalam hidup agar dapat menjadikan seseorang yang kelak dapat melaksanakan peran sebagai seorang khalifah. Parenting anak laki-laki menurut Dr. Aisah Dahlan, anak laki-laki mempunyai otak kanan yang meransang karena ada program yang Allah masukkan di dalam otaknya. Dalam otak kanan anak laki-laki tumbuh terlebih dahulu, disebabkan isinya olahraga dan main. Sehingga ia akan lebih sering bermain, tetapi disisi lain ia juga tetap akan belajar. Hal ini dikarenakan bahwa adanya penelitian bila anak laki-laki sejak kecil ia senang bermain, itu merupakan bekal persiapan untuknya nanti saat bekerja setelah usia dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode penelitian (Library Research) atau studi kepustakaan. Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah buku dr. Aisah Dahlan, CHt., CM.NLP yang berjudul “Maukah Jadi Orang Tua Bahagia”?. Sumber data sekunder diambil dari buku-buku pendukung yang membahas parenting isalami, skripsi, jurnal, youtube dan bacaan lainnya yang dapat mendukung sumber data dalam penelitian. Hasil penelitian ini ialah dalam menerapkan Parenting Islami menurut dr.Aisah Dahlan pada perkembangan anak laki-laki yaitu mendidik dengan menerapkan teladan pada anak. Contoh teladan pada anak yaitu mengajak anak beribadah bersama atau membaca Al-Qur’an. Berbicara santun dan tidak bertengkar di hadapan bayi ataupun anak. Hal ini dikarenakan neuron cermin anak akan merekam perilaku dari orang tuanya. Lalu cara berkomunikasi dengan anak laki-laki jika ingin memberikan nasihat yang baik ialah dengan nada yang lemah lembut

    Prinsip-prinsip demokrasi menurut Farid Esack dalam buku Qur’ān, Liberation, and Pluralism : an Islamic Perspective of Interreligious Solidarity Againt Oppression

    Get PDF
    Kajian tentang demokrasi hingga saat ini masih menjadi perdebatan antar kesarjanaan muslim. Farid Esack, seorang cendikiawan asal Afrika Selatan melakukan pendekatan yang lebih inklusif daln kontekstual lterhadap tleks-teks lAl-Qlur’an agar bisa menjadi solusi untuk menjembatani perbedaan ini, dengan menekankan bahwa prinsip-prinsip dasar Islam bisa diimplementasikan dalam kerangka demokrasi yang menghormati nilai-nilai keadilan, kesetaraan, dan kebebasan. Fokus kajian dalam penelitian ini adalah prinsip-prinsip demokrasi menurut Faridl Esack dlalam karyanya Qulr’ān, Libleration, And Pluralislm dan pendekatan yang digunakan dalam menafsirkan teks al-Qur’an. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui prinsip-prinsip demokrasi yanlg terdapat dalam buku Qulr’ān, Liberatlion, andl Pluralism serta pendekatan yang digunakan dalam menafsirkan ayat al-lQur’an. Pelnelitian ini mengglunakan jenis penellitian kepustalkaan delngan memanfaatkan pendekatan kualitatif. Sumbelr datla primernya adalah buku Qulr’ān, Libleration, And Pluralislm klarya Farid Elsack. Metode pengumpulan data dalam penelitilan inli menggunlakan teklnik dokumlentasi, yaitu penulis melngumpulkan literatur yang berkaitan dengan fokus kajian penulis, mencakup karya-karya Farid Esack, buku atau jurnal tentang demokrasi. Adapun dalalm menganallisis dlata, penulis melnggunakan metode analisis deslkriptif, yaitul mendeskripsikan prinsip-prinsip demokrasi secara umum dan menurut Farid Esack. Hasil dlari penelitian inil adalah prinsip-prinsip demokrasi Farid lEsack dalam buku Qulr’ān, Libleration, And Pluralislm ada tiga, yaitu prinsip pembebasan, prinsip keadilan, dan prinsip pluralisme. Ketiga prinsip tersebut membentuk prinsip-prinsip kemanusiaan yang menjadi pilar demokrasi. Dalam melakukan pembacaan terhadap teks Al-Qur’an, Esack menggunakan pendekatan tafsir kontekstual praksis – liberal dengan mengedepankan aksi dan kebebasan -yang bertanggung jawab sehingga Al-Qur’an dapat menjadi solusi atas permasalahan yang sedang terjadi

    26,949

    full texts

    26,964

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Walisongo Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇