Walisongo State Islamic University

Walisongo Institutional Repository
Not a member yet
    26964 research outputs found

    Pandangan pasangan nikah beda agama terhadap pemilihan agama anak : studi kasus Dusun Mojopait Desa Curug Sewu kec. Patean kab. Kendal

    Get PDF
    Agama adalah sistem yang mengatur kepercayaan serta peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Esa tata kaidah yang berhubungan dengan budaya, dan pandangan dunia yang menhubungkan manusia dengan tatanan kehidupan. Peneliti juga memeiliki tujuan untuk menjawab rumusan masalah yang dibuat oleh peneliti. Rumusan masalah yang sudah ada dalam penelitian ini adalah: Pandangan pasangan pernikahan beda agama terhadap pemilihan agama anak yang berada di Dusun Mojopait Curugsewu kec.Patean kab. Kendal. Tujuan penelitian dari peneliti sendiri sebagai tujuan yang dicapai dalam skripsi ini adalah: untuk mengetahui tentang pandangan masyarakat yang melakukan pernikahan beda agama di Dusun Mojopait Curugsewu Kec. Patean Kendal Jateng dan untuk mengetahui faktor yang mempengeruhi terjadinya pandangan masyarakat yang terbangun antar masyarakat yang menjalaninya. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode penelitian kualitatif deskritif yang artinya bersifat alami tanpa mengada-ngada. Jadi peneliti akan menggambarkan keadaan Pandangan sebagai terjadi di lapangan. Demikian UUD 1945 Pasal 29 ayat 1 adalah negara berdasarkan atas ketuhanan Yang Maha Esa. Adapun pasal 29 ayat 2 UUD 1945 adalah negara yang menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya kepercayaan itu. Maka dari itu pasal 29 UUD 1945 memberikan kebebasan untuk memeluk agama ini perlu dilihat dari sudut teologi keagamaan yang seharusnya bersifat transenden, yakni memberikan kebebasan manusia untuk memeluk agama secara bebas dan tanpa paksaan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan adalah bentuk pandangan masyarakat terhadap pasangan nikah beda agama Islam dan Kristen di Dusun Mojopait. Dikarenakan adanya perbedaan di antara mereka yang menikah secara sama dengan agama yang dianutnya. Dan cara mendidik anak untuk mencari agama yang akan dia anut atau sebagai pedoman hidup nantinya

    Analisis pandangan Faqihuddin Abdul Kodir terhadap hukum poligami dan relevansinya dengan undang-undang perkawinan di Indonesia

    Get PDF
    Fenomena poligami akhir-akhir ini sering ditemukan. Poligami diatur dalam Undang-undang No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam. Adapun dasar poligami dalam Al-Qur’an terdapat pada surah an-Nisa’ ayat 3 yang pada intinya membolehkan poligami dengan syarat dapat berlaku adil. Tetapi Faqihuddin menolak poligami dengan alasan poligami dapat merusak relasi antara suami dan istri. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis merumuskan dua pokok permasalahan dalam penelitian ini, yaitu Bagaimana pandangan Faqihuddin Abdul Kodir terhadap Hukum Poligami? dan Bagaimana relevansi hukum Poligami menurut Faqihuddin Abdul Kodir terhadap Undang-undang Perkawinan di Indonesia?. Penelitian ini adalah penelitian studi litertur. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara langsung dan studi kepustakaan atau dokumentasi. Sedangkan analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil dalam penelitian ini bahwa poligami beresiko terhadap relasi mubadalah antara satu orang laki-laki sebagai suami satu orang perempuan. Poligami mendatangkan lebih banyak mafsadat, dibanding maslahatnya. Maka pernikahan monogami adalah pernikahan terbaik untuk dilakukan agar relasi suami istri dapat terjaga dengan baik. Penolakan Faqihuddin terhadap poligami lebih mengacu kepada pengkajian hukum lebih mendalam dengan menyertakan aspek keadilan antar sesama manusia, yaitu laki-laki dan perempuan

    Politik hukum SEMA Nomor 2 tahun 2023 tentang petunjuk bagi hakim dalam mengadili perkara permohonan pencatatan perkawinan antarumat yang berbeda agama dan kepercayaan

    Get PDF
    Problematika perkawinan beda agama di Indonesia menjadi perbincangan di masyarakat. Penelitian ini dilatarbelakangi karena masih ada Pengadilan Negeri yang mengabulkan permohonan pencatatan perkawinan antarumat yang berbeda agama, meskipun telah diterbitkannya SEMA Nomor 2 Tahun 2023 oleh Mahkamah Agung yang ditujukan untuk badan peradilan. Selain itu, di Indonesia sendiri memang sudah ada aturan yang melarang perkawinan beda agama melalui Undang-undang Perkawinan, tetapi tidak secara spesifik untuk mengatur perkawinan beda agama. Jadi, adanya SEMA Nomor 2 Tahun 2023 dan Undang-undang Perkawinan belum cukup untuk mengatur perkawinan beda agaa, karena SEMA hanya mengikat di lingkungan peradilan saja. Rumusan masalah yang diteliti dalam penelitian ini yaitu ketentuan SEMA Nomor 2 Tahun 2023 dalam mengatur terjadinya praktik perkawinan beda agama di Indonesia dan politik hukum SEMA Nomor 2 Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan jenis penelitian yuridis normatif, (library reserach) atau penelitian melalui studi pustaka yaitu penelitian dengan cara mengumpulkan data melalui penelusuran bahan pustaka (literatur, putusan, majalah ilmiah, jurnal dan sebagainya) yang membahas tentang SEMA Nomor 2 Tahun 2023 dalam mengatur praktik perkawinan beda agama di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan SEMA Nomor 2 Tahun 2023 dalam mengatur perkawinan beda agama terdapat tiga tujuan hukum. Pertama, kepastian hukum, kepastian hukum dalam SEMA Nomor 2 Tahun 2023 diperlukan untuk mewujudkan sebuah sebuah prinsip di hadapan hukum tanpa adanya diskriminasi. Kedua, kemanfaatan, kemanfaatan yang diambil dengan adanya SEMA Nomor 2 Tahun 2023 adalah untuk merujuk pada nilai atau prinsip bahwa hukum harus berfungsi untuk mencapai kesejahteraan umum atau kebaikan bersama. Ketiga, kaedilan, dalam hal keadilan dapat membantu hakim untuk membuat putusan yang lebih adil dan dapat dipertanggungjawabkan atas dasar hukum yang berlaku. Ketiga nilai dasar hukum tersebut harus saling beriringan, artinya apabila ada hukum harus ada tiga unsur tujuan hukum. Tetapi apabila ada unsur yang bertentangan maka yang menjadi poin utama adalah keadilan

    Peran perempuan pada tokoh Layla dalam film Layla M ditinjau perspektif feminisme

    Get PDF
    Penelitian yang berjudul “Peran Perempuan Pada Tokoh Layla Dalam Film Layla M Ditinjau Perspeketif Feminisme” ini dilakukan dengan latar belakang adanya anggapan bahwa konsep gender dan jenis kelamin adalah hal yang sama. Disamping perbedaan konsep gender dan jenis kelamin, juga terdapat problematika gender yang dialami dalam masyarakat Islam, sehingga muncul gerakan perjuangan yang bertujuan menyetarakan kedudukan perempuan di zaman sekarang yang masih dijumpai ketidakadilan berdasarkan gender. Objek penelitian ini adalah sebuah film berjudul Layla M. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan konstruksi gender yang ada pada tokoh utama bernama Layla dalam film, serta memaparkan peran perjuangan perempuan tokoh Layla dalam film dilihat dari perspektif feminisme. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan menyajikan adegan film Layla M dan menjelaskannya pada suatu analisis. Metode pengumpulan data yang dilakukan diantaranya observasi teks dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, terdapat bentuk ketidakadilan gender dari hasil konstruksi gender yang dialami tokoh Layla seperti lemahnya suara perempuan untuk didengar, kekerasan oleh laki-laki terhadap perempuan, pelabelan negatif yang disematkan perempuan, beban kerja yang ditanggung perempuan, dan penyampaian pesan nasihat yang keliru. Dari bentuk-bentuk ketidakadilan gender tersebut diantaranya disebabkan oleh budaya patriarkhi dan kurangnya ajaran agama yang kaffah. Mendapat perlakuan tidak adil, maka tokoh Layla berinisiatif untuk bangkit menjadi perempuan yang mempunyai pendapat dan pendirian yang teguh dan berani membela jika dianggap salah. Gerakan perempuan yang tokoh Layla gaungkan disebut sebagai gerakan feminisme era post-modernisme, karena terjadi di abad ke-21

    Pandangan para ustadz terhadap kesetaraan gender pada Pondok Pesantren Sadamiyyah Jepara

    Get PDF
    Pondok pesantren adalah bentuk pelembagaan sistem pendidikan dan pembelajaran berdasarkan tradisi lokal yang sudah ada sejak puluhan bahkan juga ratusan tahun. Pondok Pesantren Sadamiyyah, yang berlokasi di Jepara, memegang peranan penting dalam membentuk pemahaman agama dan nilai-nilai sosial masyarakat sekitarnya. Pemahaman para ustaz di Pondok Pesantren Sadamiyyah terhadap kesetaraan gender tidak dapat dipisahkan dari konteks budaya, agama, dan tradisi yang telah melandasi keberadaan pesantren tersebut. Tujuan penelitian yang pertama untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai pandangan para ustaz terhadap kesetaraan gender di Pondok Pesantren Sadamiyyah, kedua untuk mendapatkan pemahaman tentang implementasi kesetaraan gender di Pesantren Sadamiyyah. Metode pengumpulan data ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa di pesantren Sadamiyyah para ustaz ataupun ustazzah sudah menempatkan hak santri putra dan santri putri dengan benar, hak pendidikan, dan juga hak moral. Para ustaz ustazzah menerapkan kesetaraan gender dalam bentuk perlakuan dari segi hal apapun, bukan hanya dalam hal pembelajaran dan kegiatan saja, tetapi dalam semua hal yang ada di Pesantren Sadamiyyah. Kemudian implementasi kesetaraan gender para ustaz ustazzah dalam hal pembelajaran sama semua antara santri putra dan juga santri putri, yang menjadi sedikit pembeda hanyalah tingkatannya saja. Para santri juga semuanya mengikuti peraturan dan kegiatan di pesantren, jika ada yang melanggar maka santri itu akan mendapatkan hukuman, itu berlaku untuk santri putra dan santri putri

    Analisis keberlanjutan kelompok Sari Tani dalam meningkatkan kesejahteraan petani Desa Watukumpul Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung

    Get PDF
    Kelompok Sari Tani merupakan salah satu komunitas petani yang memiliki sejarah penting bagi perkembangan petani di Desa Watukumpul. Kelompok Sari Tani menjadi wahana untuk saling berbagi informasi dan pengetahuan, mengembangkan keterampilan, serta meningkatkan kerjasama dan solidaritas petani di desa Watukumpul. Namun, selama 10 tahun berdirinya kelompok tani, masih terdapat beberapa permasalahan terkait keberlanjutan Kelompok Sari Tani dalam meningkatkan kesejahteraan petani Desa Watukumpul. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis data yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Rumusan masalah penelitian ini terdiri dari 1) Bagaimana proses keberlanjutan Kelompok Sari Tani dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Watukumpul. 2) Bagaimana kondisi kesejahteraan petani setelah adanya keberlanjutan Kelompok Sari Tani di Desa Watukumpul. 3) Apa faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi keberlanjutan Kelompok Sari Tani dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Watukumpul. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Proses keberlanjutan Kelompok sari Tani mencakup keberlanjutan sosial, ekonomi, dan ekologi. 2) Kondisi kesejahteraan petani setelah adanya keberlanjutan Kelompok Sari Tani mencakup kesejahteraan ekonomi, sosial, dan psikologi. 3) Faktor pendukung dan penghambat keberlanjutan Kelompok Sari dipengaruhi oleh 4 faktor yang terdiri dari dua faktor keberlanjutan sosial, satu faktor keberlanjutan ekonomi, dan satu factor keberlanjutan ekologi

    Tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap respon masyarakat pada fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 Tentang Hukum Dukungan Terhadap Perjuangan Palestina : studi kasus fastfood MCDonalds Ngaliyan)

    Get PDF
    Bersamaan dengan terbitnya Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan Terhadap Perjuangan Palestina ramai pula ajakan untuk turut memboikot produk-produk yang terafiliasi pro Israel. Apabila ditinjau dari segi hukum sebenarnya bagaimana memboikot produk Israel berdasarkan Fatwa MUI Nomor Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan Terhadap Perjuangan Palestina. Kebijakan yang dikeluarkan oleh MUI, khususnya fatwa nomor 83 tahun 2023 yang membahas aspek moralitas dalam mendukung perjuangan palestina, menganjurkan untuk menghindari transaksi dan penggunaan produk yang terkait dengan Israel, terutama negara-negara yang mendukung penjajahan dan Zionisme semaksimal mungkin. Penelitian ini akan membahas tentang respon masyarakat dampak pemboikotan produk pro israel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisis hukum pemboikotan produk pro israel Fatwa DSN MUI Nomor 83 Tahun 2023 tentang dukungan terhadap Palestina terhadap produk pro Israel

    تحليل تعليم مهارة الكلام في معهد علوم القرآن القنديلية وونوصوبوا على المدخل الاتصالي

    Get PDF
    إن نوع هذا البحث هو بحث وصفي تحليلي باستخدام المنهج النوعي. ومكان البحث في معهد علوم القرآن القنديلية وونوصوبوا. أساليب جمع البيانات هي الملاحظة والمقابلات والتوثيق والملاحظات الميدانية. تم تحليل البيانات النوعية باستخدام نموذج التحليل التفاعلي Miles dan Huberman. واستخدم اختبار صحة البيانات التثليث البيانات. تشير نتائج هذه الدراسة إلى أن هناك ثلاثة أنشطة في معهد علوم القرآن القنديلية وونوصوبوا تتعلق بمهارة الكلام وهي المحادثة والمحاضرة والمسابقة الدرامية العربية؛ أولها تطبيق تعلم المحادثة باستخدام أسلوب الحوار وأما تطبيق المحاضرة والمسابقة المسرحية العربية فهو استخدام أسلوب لعب الأدوار وتم تقييم الأنشطة الثلاثة عن طريق الاختبارات الشفوية، ومن هذه الأنشطة الثلاثة وصلت الباحثة إلى نتيجة مفادها أن ملاءمة أنشطة المحادثة في معهد علوم القرآن القنديلية وونوصوبوا مع المبادئ المدخل الاتصالي وقفا لAngela Scarino في الإيضاح غير متوافق بنسبة 38% .وفي أنشطة المحادثة والمسابقة الدرامية العربية في الإيضاح غير متوافق بنسبة 75% محسوبة من مدى ملاءمة أنشطة المحادثة في معهد علوم القرآن القنديلية وونوصوبوا مع نقاط مبادئ المدخل الاتصالي وقفا لAngel

    Etika santri terhadap guru dalam perspektif Kitab Adab Al-‘Ālim Wa Al-Muta‘Allim : studi kasus di Pondok Pesantren Putri Mbah Rumi Ngaliyan Semarang

    Get PDF
    Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pandangan KH. Hasyim Asy'ari dalam konteks pendidikan santri sebagai respons terhadap krisis moralitas yang meluas. Melalui nilai-nilai seperti niat tulus, pengamalan ilmu, qona'ah, dan kehati-hatian dalam perilaku, pandangan ini menawarkan fondasi yang kuat untuk membangun karakter yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab. Dengan menerapkan prinsip-prinsip etika ini dalam pendidikan, diharapkan dapat membentuk generasi santri yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif dalam memperbaiki moralitas masyarakat secara luas Dengan mengimplementasikan etika yang diajarkan dalam kitab Adab al-‘Ālim wa al-Muta‘allim, Pondok Pesantren Putri Mbah Rumi Ngaliyan berhasil menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi pengembangan karakter dan moralitas santri. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara guru dan murid, tetapi juga membentuk santri menjadi individu yang mampu menghormati dan menghargai orang lain, baik dalam konteks pendidikan maupun dalam kehidupan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai etika yang terkandung dalam Adab al-‘Ālim wa al-Muta‘allim memiliki dampak yang signifikan dalam membentuk karakter santri yang berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan kehidupan dengan landasan moral yang kuat

    Absurditas manusia dalam film “Miracle In Cell No 7” : dimensi eksistensialisme Albert Camus

    Get PDF
    Ismail, Said. 2024. Abusrditas Manusia dalam Film Miracle In Cell No. 7 (Dimensi Eksistensialisme Albert Camus). Aqidah Dan Filsafat Islam. Fakultas Ushuluddin dan Humaniora. Universitas Islam Negeri Walisongo. Pembimbing: Badrul Munir Chair, M.Phil. Salah satu problem kehidupan manusia yaitu keputusasaan dalam menjalani kehidupannya, keputusasaan terjadi atas realitas yang tidak sesuai dengan harapan manusia yang tak terbatas. Kehidupan yang begitu tidak jelas dalam dunia yang penuh misteri, merupakan fenomena absurditas manusia. Kehidupan yang absurd dalam dunia yang penuh misteri dan ketidakpastian dituangkan di dalam film Miracle in Cell No. 7. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua persoalan masalah, (1) bagaimana bentuk absurditas manusia dalam film Miracle in Cell No.7 versi Indonesia, (2) bagaimana bentuk absurditas manusia dalam film Miracle versi Indonesia menurut pandangan Albert Camus serta upaya keluar dari Absurditas tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis teori Albert Camus. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari sumber primer berupa film Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia, buku mitos Sisifus yang diterjemahkan oleh David Setiawan, dan sumber sekunder berupa jurnal-jurnal yang berkaitan dengan tema yang dibahas. Penelitian ini menunjukkan, (1) kehidupan yang tidak bermakna dari seorang Dodo, kehidupan yang tidak bermakna itu menjadikan absurd untuk manusia, aspek absurditas manusia, pertama, harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan dari seorang Kartika, kedua, penyesalan dan kesedihan Zaki dalam kehidupan penjara, (2) upaya manusia keluar dalam asuditas manusia menurut Albert Camus, pertama manusia melakukan bunuh diri dengan menerima hukuman mati untuk kebahagiaan sang Putri Dodo, kedua penolakan kemampuan individu dalam pencarian makna hidup secara rasional atau pelarian akan absurditas, yaitu kehidupan Dodo yang selalu menjalankan perkataan sang istri, dia lari dari realitas hidupnya sendiri, hidupnya hanya rutinitas perkataan istrinya yang menyuruh untuk selalu berbuat baik kepada sesamanya, yang terakhir keluar akan absurditas menurut Camus, dengan pemberontakan, pemberontakan Hendro terhadap norma penjara dan juga pemberontakan Hendro atas ancaman Willy dalam pengajuan banding untuk Dod

    26,949

    full texts

    26,964

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Walisongo Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇